NovelToon NovelToon
One Night Tragedy

One Night Tragedy

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

Dipusingkan oleh pekerjaan, membuat Dakota Cynthia Higgins melampiaskan rasa lelah dengan bersenang-senang di club malam bersama teman. Dia yang sedang mabuk pun ditantang untuk menggoda seorang pria yang tak lain adalah Brennus Finlay Dominique.

Dalam kondisi terpengaruh alkohol, mabuk berat hingga kehilangan akal sehat, Dakota sungguh merayu Brennus hingga terjadi satu malam penuh tragedi. Padahal sebelumnya tak pernah melakukan hal segila itu dengan pria manapun.

Ketika sadar, Dakota benar-benar menyesal. Bukan akibat kehilangan mahkota yang selama ini dijaga, tapi karena pria itu adalah Brennus, salah satu keturunan Dominique. Di matanya, keluarga itu memiliki sifat menyebalkan.

Brennus berusaha untuk menerima segala konsekuensi atas apa yang terjadi malam itu, tapi ternyata Dakota tidak menginginkan hal serupa. Wanita itu sudah anti dengan keluarga Dominique.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 2

Brennus Finlay Dominique baru saja menerima gelas pertama yang dipesan. Menikmati tegukan awal dengan penuh penghayatan supaya sensasi alkohol terserap secara maksimal. Dia memang sering datang ke Patt night club hanya untuk menikmati kebisingan dari musik yang begitu memekakkan telinga. Niatnya sebatas membuang rasa lelah ketika banyak masalah.

Seperti malam ini, Brennus baru saja bertengkar dengan kekasihnya. Hanya masalah sepele. Dia seharian sibuk dan lupa tidak menjemput di klinik kecantikan. Tapi, di mata wanita yang sudah menjalin hubungan dengannya sejak di bangku sekolah, hal itu adalah kesalahan fatal.

Paling anti dengan keributan yang terlalu berlebihan, maka Brennus memilih untuk menenangkan diri. Bahkan ia datang ke club malam memakai kaos dan celana pendek biasa, outfit yang lebih cocok digunakan untuk tidur.

Tidak ada teman yang diajak, Brennus rencananya hanya ingin menghabiskan beberapa gelas saja. Mendengar suara bising selalu berhasil membuatnya lebih relax.

"Satu lagi," pinta Brennus. Menyodorkan gelas yang sudah kosong.

Mata pria itu fokus pada cairan yang terjun ke dalam gelas secara perlahan. Memastikan diisi sesuai batas yang diinginkan.

Brennus seketika terhenyak kala merasakan ada seorang wanita yang mengusap pahanya. Mata pun melotot dan menelisik sosok itu dari atas sampai bawah.

"Kau sekretaris Aloysius, kan?" tanya Brennus. Tentu ia kenal wanita itu karena sering melihat dan bertemu jika sedang ada urusan dengan kembarannya.

"Diam ...." Dakota membekap mulut Brennus supaya tidak mengatakan kalimat tadi. "Jangan kau sebut nama bosku yang gila itu!" Dia mulai meracau, bisa dikatakan kewarasan telah dilahap habis oleh alkohol.

Brennus sedikit menarik pergelangan tangan Dakota supaya membiarkan ia bicara. "Kenapa?"

"Karena aku kesal dengan dia." Dakota memukul dada Brennus saat meluapkan segala amarah.

Kedua alis Brennus naik serempak. Seburuk itu sifat kembarannya dalam urusan pekerjaan, sampai membuat seorang sekretaris yang rajin dan cekatan pun frustasi.

"Aku bukan Aloysius. Jadi, jangan pukuli aku terus." Brennus berbisik di telinga Dakota agar terdengar karena harus berlomba oleh suara musik. Sejak tadi ia membiarkan dada merasakan hantaman yang tidak terlalu menyakitkan dari tangan kecil itu.

Dari marah-marah, Dakota kini berubah kilat menjadi tertawa seperti orang gila. "Oh ... sorry." Kepalanya sedikit menunduk sempoyongan.

"Ok, ada apa kau menghampiriku?" tanya Brennus. Meski orang yang diajak komunikasi tidak fokus menatapnya, tapi ia selalu menatap lawan bicara, siapapun.

Dakota tersenyum. Sangat tidak waras, nyaris menyerupai orang gila. "Aku mau menggodamu." Jemari membelai pipi dan dagu pria yang entah siapa, tak melihat jelas karena wajah sedikit kabur.

Kening Brennus mengerut dalam. "Kau mabuk berat, ya?" tebaknya kemudian. Ia menahan tangan Dakota yang mulai membelai tengkuk. Itu salah satu titik sensitifnya.

"Mabuk? Tidak, aku sangat kuat minum banyak." Dakota merubah posisi, dari berdiri di samping, sekarang di depan pria itu.

"Aku yakin kau mabuk." Brennus mendekatkan wajah untuk menghidu aroma alkohol dari bibir Dakota. "Pasti kau minum banyak."

Mata Brennus mengerjap ketika bibir merasakan dikecup oleh Dakota. Dia tidak menolak atau mendorong wanita itu karena terjadi hanya sekilas, tidak lebih dari tiga detik.

"Diamlah ... aku mau mulai menggodamu." Dakota melancarkan aksinya. Kedua telapak mulus memegang paha pria itu yang tidak tertutup kain. Dia membuka lebar dan mencondongkan tubuh hingga posisi sekarang mendempel pada tubuh Brennus.

1
mamaqe
asik
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
lah udah tamat aja thor...🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya sah juga, babby nya sudah ngerjain ortunya tuh pengen tau kali masih lanjut apa batal nikahnya kalau dia tes.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
wooyy halalin dulu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
wkwkwkk baru sebentar di cuekin saja sudah hampir nyerah apa kabar dengan Brennus yg lebih lama berjuang buat kamu Dakota
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sekarang berbalik arah jadi kamu yg harus ngebujuk Brennis, Dakota jadi tau kan rasanya di cuekin dan ngebujuk itu kayak gimana.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sudah terbukti kan kalau Brennus prioritain kamu jadi nunggu apa lagi Dakota.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
oowhh punya trauma dari keluarganya toh makanya susah percaya pada orang lain trs gimana tuh ortuny Dakota apa ga nyoba cari anaknya ya, kenapa sih mesti ada perbedaan gender hanya untuk mendapatkan kasih sayang dari ortu sendiri padahal yg melahirkan sosok laki² juga kan seorang perempuan kenapa mesti pilih² anak perempuan di abaikan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kegedean gengsi kamu Dakota tar giliran Brennusnya ngilang kamu yg nyesel juga.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmmm Brunnes ga bisa tegas sama Laura jadinya nambah masalah lg
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
coba tuh cara om mu Brennus siapa tau manjur.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hebat perjuangan Brennus pantang menyerah, kayaknya babby'nya ga mau jauh tuh dari daddy nya makanya muntah² trs kalau berjauhan dan giliran nempel sama daddy nya nyaman kan makanya jangan ngeyelan Dakota.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bener kan hamil, udahlah Dakota terima takdirmu harus masuk ke keluarga Dominiqeu lagian ngatain mereka keluarga pongah tapi kamu sendiri sama lebih pongahnya berasa serba bisa sendiri padahal hidup itu juga butuh orang lain.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
manut bae lah Dakota ga usah banyak nolak.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Dakota keras kepala ga mau denger omongan orang lain berasa paling bener sendiri saja...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sudahlah Dakota nurut saja sama Brennus ke rs buat diperiksa biar tau kondisimu benar ga nya hamil baru putusin lagi gimnanya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmmmm tanda² Brennus junior hadir nih jadi kesempatan Brennus menikahi Dakota.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
waduuhhh jadi curiga apa Dakota hamil ya.🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
gkgkgkk moduuss kamu Brennus, pangku² jadi berakhir lebih dari sekedar duduk doang.🫣🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
siap² gumoh kamu di ganggu sama Brennus Dakota.🤣🤣
gass lah Brennus maju yrs jangan mundur takut nabrak.🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!