NovelToon NovelToon
ALFRED SYSTEM

ALFRED SYSTEM

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:357.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Abdee Dalem

Albert Quick, adalah seorang Laki-laki Yatim Piatu yang dirawat oleh Paman dan Bibinya, walaupun Bibinya tidak terlalu baik kepadanya, tapi Pamannya tetap menjaganya hingga saat ini, dirinya Kuliah di tahun ke tiga.

Di dalam kampusnya Albert selalu diejek dan di bully, karena dirinya bekerja sambilan setelah pulang Kuliah.

Disaat dirinya pulang dari kerja sambilan, Hujan sangat lebat. Disaat itu Albert Quick tersambar petir dan dirinya langsung Pingsan. "Ting. Sistem Alfred saat ini sedang mendeteksi tuan rumah dan akan menginstal. Apakah tuan rumah setuju? 'Ya/Tidak'?"

Cerita ini hanya Fiksi dan Imajinasi dari Author. Mohon maaf jika ada kesamaan karakter dan tempat yang tidak disengaja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdee Dalem, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Mendapat Sistem

"Eh maaf ya, Aku minta tolong untuk pesan minuman lagi dong." Salah satu temannya Vina, yang mencoba mengejek Albert.

Mereka adalah Rita, Shila, dan Jeny. Saat ini mencoba untuk sengaja mengejek Albert, dengan melihat bahwa, Vina dan dirinya bagaikan langit dan bumi, Sungguh sangat tidak cocok.

Vina yang dikenal sebagai bunga kelas dan Putri Tunggal dari salah satu pengusaha di Kota Southern, sangatlah tidak pantas untuk berhubungan dengan Albert, walaupun Albert Pintar dan Tampan, tapi tanpa adanya uang bagaimana mereka bisa hidup di zaman seperti ini.

Beberapa kali mereka mencoba untuk mempermalukan Albert, dan disisi Albert karena membutuhkan pekerjaan ini, dirinya tetap diam dan patuh, karena Customer adalah Raja.

"Hai Pelayan. Cepat ambilkan sendok yang baru lagi, karena sendok yang kamu bawakan sudah tidak higienis, dan jangan lupa untuk ditutup dengan serbet makan sebelum diberikan, karena Aku takut terhadap kuman kemiskinan." Cibir dari Shila.

Beberapa Customer yang melihatnya pun merasa kasihan terhadap Albert, tapi mereka juga tidak dapat melakukan apapun karena bagi Restauran yang mengedepankan servicenya, maka Customer adalah Raja.

"Huh kasihan, pelayan itu." Ucap beberapa Customer yang melihat Albert sudah tampak kewalahan.

"Huh, kenapa kalian lihat-lihat." Bentak Rita kepada Customer lainnya, yang melihat mereka berempat.

Albert yang masih melayani mereka hanya bisa bersabar karena ini adalah bagian dari Service standart di Restauran.

Setelah beberapa saat, Akhirnya Vina dan kawan-kawannya telah selesai makan, dan memanggil kembali Albert. "Pelayan ini uangnya buat bayar, dan ambil kembaliannya ya!"

Vina dengan sikap sombongnya kepada Albert, yang secara jelas memberitahu bahwa, dirinya dan Albert adalah dua orang dari golongan yang berbeda.

'Huh, apa salahnya menjadi orang yang tidak punya.' Ucap Albert dalam hatinya.

Akhirnya, Waktu pulang kerja telah tiba. Dan Albert yang seperti biasanya pulang dengan menaiki Bus untuk menuju kembali ke Asrama.

Saat Albert menuju halte Bus, tiba-tiba terdengar suara petir yang menggelegar, dan tampak Petir sedang menyambar-nyambar, yang diikuti dengan hujan yang turun sangat lebat.

Albert segera berlari menuju Halte Bus, untuk berteduh dari hujan sekalian menunggu Bus datang.

"Duar .. duar, Jleger .. jleger." Suara Petir yang menggelegar.

"Sial, tumben hari ini Busnya lama banget sih, sudah hampir jam dua belas tapi kok gak ada Bus lewat, sial banget hari ini." Keluh Albert.

Tiba-tiba disaat Albert sedang menggigil kedinginan dan sudah basah kuyup karena Hujannya sangat lebat, sehingga Halte Bus yang kecil itu tidak dapat melindungi dari terpaan air hujan yang sangat lebat. "Jleger, Duar." Sebuah Petir yang menyambar Halte Bus, yang saat ini Albert berada di dalam Halte tersebut.

Petir yang mengenai Halte tersebut, seketika menyambar Albert yang sedang duduk di bangku Halte, dan seketika Albert yang terkena Petir langsung Pingsan di tempat.

Setengah jam kemudian.

"A .. apa yang terjadi! apakah Aku sudah mati!" Dengan meraba-raba dirinya sendiri. "Jika ini surga, kenapa masih terlihat seperti Halte Bus?" Albert yang masih bingung dan mencoba melihat sekitar.

"A .. aku belum mati, Syukurlah ya Tuhan!" Dengan gembira Albert langsung duduk dari tempatnya.

"Ding!. Sistem Alfred mengenali Pemain baru. Apakah Pemain baru bersedia atau tidak?"

"Apa ini, kenapa Aku mendengar suara yang aneh, di mana orangnya." Albert yang bingung dan melihat sekitarnya tapi tidak ada seorangpun.

"Su .. suara siapa tadi, kenapa jelas sekali."

"Ding!. Sistem Alfred mengenali Pemain baru. Apakah Pemain baru bersedia atau tidak?"

"Hitungan mundur di mulai dari sepuluh, jika Pemain menolak, maka Pemain akan segera mati. Hitungan mundur dimulai."

"A .. apa, Mati!" Albert yang terkejut.

"Sepuluh, sembilan, delapan, tujuh, enam, lima, empat, tiga." Suara sistem yang menghitung mundur.

"Aku bersedia!" Jawab Albert.

"Menginstal Sistem, dan bergabung ke tubuh pemain. 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90% 100%. Proses Install sukses."

"Ding! Selamat kepada pemain baru mendapat hadiah untuk pemula, uang sebesar Lima ratus juta. Serum penguat tubuh tipe satu, 100 poin untuk pemula."

"Hadiah uang segera di transfer ke rekening pemain, dan Serum penguat tubuh berada di kotak inventory. Apakah Pemain ingin menggunakan serum tersebut?"

"Ya!" Jawab Albert mantap.

"Silahkan untuk memasukkan tangan ke dalam kantong celana bagian kanan, Serum penguat tubuh, dapat segera digunakan."

Albert segera merogoh saku celananya dan menemukan sebuah cairan berwarna biru muda dalam sebuah botol plastik kecil, kemudian segera membuka tutupnya dan segera meminumnya. Setelah diminum, tubuh Albert terasa panas, dan tubuh Albert terasa sangat sakit, seperti tulang hancur kemudian seperti dibentuk kembali.

"Ah, sakit sekali. A .. ah." Teriak Albert, karena kesakitan.

Sepuluh menit kemudian.

"Hosh .. hosh .. hosh. Akhirnya sudah selesai." Albert masih ngos-ngosan.

"Ding. Selamat kepada Pemain, karena telah meningkatkan performanya. Pemain dapat melihat statusnya di panel informasi."

"Ding, Alfred Sistem Type 1."

Status.

Pemain ~ Albert Quick

Usia ~ 21 Tahun

Skill ~ Tidak ada

Pesona ~ 35 / 100

Power ~ 50 / 200

Saldo ~ 500 Juta

Aset ~ Tidak ada

Poin ~ 100

Toko Sistem ( One Day Sale)

Saat ini Albert sedang melihat sebuah tulisan hologram di depannya.

"tit .. tit .. tit." Suara pesan di handphone Albert.

"Dari Bank Center Arenia, Transfer masuk ke rekening 123456, An Albert Quick sebesar Lima ratus juta. Saldo saat ini Lima ratus satu juta."

Albert yang melihat pesan di Hpnya, sungguh sangat terkejut karena di saldo rekeningnya saat ini telah bertambah sebesar Lima ratus juta. "Jadi! ini bukan mimpi."

"Sistem, Apakah boleh jika aku memanggilmu Alfred?" Tanya Albert.

"Ding, Diperbolehkan." Jawab Sistem.

"Alfred, apa kegunaan Poin?" Tanya Albert lagi.

"Poin berguna untuk membeli, beberapa produk didalam toko. Seperti beberapa Skill dan dapat membeli power atau stamina. Toko Sistem hanya dibuka sehari sekali"

"Bagaimana caranya untuk mendapatkan poin?" Tanya Albert lagi.

"Sistem akan memberikan misi kepada pemain, dan setelah menyelesaikan misi, pemain akan mendapat poin dan hadiah kejutan."

"Oh begitu, baiklah. Aku mau lihat Toko." Ucap Albert.

"Ding, Toko Sistem dibuka! Skill Manajemen tingkat master. Skill Bahasa tingkat master. Skill menyanyi tingkat master. Skill musik tingkat master. Skill Driver tingkat master. Skill memasak tingkat master. Skill hacker tingkat master. Dan masih banyak paket lainnya. Semua harganya 25 poin." Jelas Sistem kepada Albert.

"Beli Skill manajemen tingkat master." Ucap Albert bersemangat.

"Ding! mengurangi 25 poin, membeli paket Skill Manajemen tingkat master."

"Ding! Selamat kepada pemain untuk pembelian pertama, mendapatkan hadiah paket Skill Beladiri tingkat master."

"Proses instalasi, Paket Skill Manajemen, dan Beladiri dimulai. 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, 100%. Ding! Proses instalasi paket Skill berhasil." Jelas Sistem kepada Albert.

Saat ini di kepala Albert, telah masuk informasi berupa ilmu Manajemen yang sangat beragam dari tingkat dalam dan luar negeri, sehingga saat ini Albert bisa dibilang sebagai salah satu genius bidang Manajemen.

Dilanjutkan dengan Skill Beladiri. Terdapat berbagai macam ilmu beladiri, yang saat ini diketahui oleh Albert. Dengan keahlian tingkat master, Albert sudah dapat disamakan dengan seorang ahli beladiri.

1
radja gultom
parah sih ini untung saja gw blom VIP terlalu mengecewakan bacanya
Jeme Merinem
ini ceritanya kek novel pewaris pewaris rahasia gitu,berbelit belit
Jeme Merinem
MC nya penakut sama cewek wkwkw
Jeme Merinem
ni MC kalo nyelesaikan masalah knp nanggung nanggung?bunuh aja kocak
Jeme Merinem
lanjut jgn di umbar dulu ntar cepat tamat novel ini
Jeme Merinem
Diriku dan dirimu dan diriku bukan lah diriku
Jeme Merinem
Dirimu mengecewakan diriku,dan dirimu bukan lah dirimu,diriku bukan pula diriku dan dirimu
'Satria Pininggit
ok
naik pintu sebelah boleh tak tau. logik akallah sampah buat cerita pun. dasar bodoh.
Abbie Jard
perusahaan banyak.tapi deviden nya tidak pernah masuk
Jasmin Melor
Luar biasa
Didi Wahyudi
up nya di tunggu
radja gultom
Hiatus 2 tahun ?
Tidak Jr.
udh kaya ternyata mc ny impoten baca mpek sni jalah
aq arif
lanjutan
Jung kookie😘😘🥰
bknnya poin nya udah bnyak ya..sbb kan sarah sama andrea udah jtuh cinta sama albert..
cahaya
kenapa Sarah gk dikasih kamar yang lain aja sih kalo gitu bikin ribet juga kan
cahaya
para wanitanya MC masa jadi nambahin beban MC doang
Muhammad Naqiuddin Bin Hassan
kok kurang ?
Tidak Jr.
baca mpek sni jalah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!