NovelToon NovelToon
Batalyon Cinta Mas Tentara

Batalyon Cinta Mas Tentara

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Militer
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: NaraY

Ini adalah novel ringan yang terkadang terjadi di kalangan anggota militer, soal kehidupan rumah tangga, percintaan dan pekerjaan dari seorang abdi negara.

Di dalamnya tidak hanya mengisahkan satu cerita rumah tangga, tapi ada beberapa percintaan beberapa orang anggota dan bagaimana penyelesaian pelik saat mereka harus bertatap muka dalam satu lingkungan kerja padahal mereka sedang memiliki masalah pribadi di luar pekerjaan.

Story 1. Tak bisa kita menolak datangnya cinta dan menjatuhkan pada siapa. Saat R. Ranggi Tanuja tiba di Batalyon baru.. hatinya tergerak pada wanita yang salah, tapi takdir Tuhan sungguh tak bisa di tebak. Perasaan sayang itu sungguh semakin besar dan tidak dapat di kendalikan.

Story 2. Berawal dari pertemuan di sebuah angkot.. mereka berkenalan dan Dinar salah menebak pria yang berkenalan dengannya.

Sang om tentara yang awalnya hanya ingin kenal.. akhirnya pun punya benih cinta untuk Dinar.

Tidak ada yang menyangka jalannya cinta om baju loreng.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2. Baru dalam hidupku.

Malam tiba.

Dinar pulang dari acara hotel. Suasana malam cukup sepi tapi sepi itu berubah menjadi ricuh saat segerombolan orang berlarian membawa b****i, c*****t dan b**u.

Tak lama ada beberapa truk polisi dan tentara yang berhenti di lokasi tersebut dan mengamankan suasana.

Seorang pria berlari sampai akhirnya menabrak Dinar hingga ia terjungkal masuk parit. Untung masih di raih, ada tangan menggenggam nya.

"Terima kasih" ucap Dinar pada pria yang menolongnya.

"Dinar??"

"Iya Bang. Abang kenapa disini?" tanya Dinar.

"Harusnya Abang yang tanya.. kenapa malam begini kamu ada di tempat seperti ini?" Bang Ares balik bertanya.

"Magang Bang" jawab Dinar.

"Hasdin.. tolong antar Dinar, aku nggak bisa tinggalin lokasi" perintah Bang Ares.

"Siap..!!"

"Ayo dek, Abang antar" kata Bang Hasdin.

Dinar dan Bang Ares saling sejenak saling menatap hingga genggaman tangannya terlepas.

"Jagain ya Has..!!" pinta Bang Ares sekali lagi.

"Siap..!!"

"Hati-hati ya kamu dek" kata Bang Ares.

"Iya Bang"

:

"Tak ada percakapan berarti di antara Bang Hasdin dan Dinar sampai akhirnya Bang Hasdin membuka percakapan di antara mereka.

"Kuliah di perhotelan dek?" tanya Bang Hasdin.

"Iya Bang, Abang baru kah disini Sepertinya Dinar baru lihat Abang?"

"Abang baru satu bulan disini"

"Sama Bang Ares?" tanya Dinar lagi.

"Iya.. kok kamu tau?" Bang Hasdin mengerutkan keningnya.

"Semalam Dinar sudah ngobrol sama Bang Ares." jawab Dinar.

Bang Hasdin mengangguk, raut wajahnya terlihat datar.

Ares masih sama Vani. Apa kira-kira Ares mau mendua? Tapi dengan Vani.. Ares selalu ribut.

"Ada masalah Bang?"

"Nggak ada" jawab Bang Hasdin.

...

Bang Ares meletakan senjatanya. Wajahnya terlihat lelah sekali.

"Sudah kamu antar?" tanya Bang Ares

"Sudah.. ternyata dia putri Pak Yasin" Bang Hasdin duduk bersandar dengan senyumnya.

"Haaahh.. yang benar lu? Makanya kemarin pagi Dinar nunggu angkot nggak jauh dari rumah Pak Yasin" jawab Bang Ares cukup kaget karena Dinar putri seorang perwira rohani di Batalyon.

"Menurutmu.. kalau aku naksir Dinar, gimana bro?" tanya Bang Hasdin tertawa lebar.

"Tak jungkir wolak-walik.. berani sama atasanmu?" ledek Bang Ares.

"Tapi aku sahabatmu" sambar Bang Hasdin.

"Dalam persahabatan.. tidak kenal kata uang dan perempuan.. keduanya bisa buat pecah, geger geden"

"Sepertinya aku naksir Dinar Bro" kata Bang Hasdin sambil menghisap rokoknya.

Bang Ares menepuk pundak sahabatnya sembari menyunggingkan senyum.

...

Dinar tersenyum mengingat dua pria yang sibuk dengannya tadi.

"Kalau Bang Ares itu anggota.. kenapa aku tidak pernah melihatnya? Dia warga sipil biasa, anggota seperti Bang Hasdin atau jangan-jangan... Intel?" gumam Dinar bingung. Ia hanya berguling memikirkan hal yang tidak penting.

***

"Hasdin itu pangkatnya Pratu, sedangkan Ares Letda. Mereka memang seperti kembar karena mereka sahabat"

"Ooohh.. jadi pangkat mereka beda pa? Dinar kira tamtama semua" kata Dinar kemudian melanjutkan makannya.

"Kenapa? Naksir Hasdin?? Atau Ares??" tanya Pak Yasin.

"Nggak kok Pa" jawab Dinar malu-malu.

"Naksir juga nggak apa-apa ndhuk, lupakan Mahmudi.. Papa nggak sreg kamu sama dia" kata Pak Yasin.

"Mas Mahmudi baik kok Pa"

"Kalau baik.. dia tidak akan seperti itu sama kamu Ndhuk." Papa Yasin mengusap rambut Dinar.

Dinar terdiam. Rasanya ia ingin menangis saja bila mengingat tentang Mas Mahmudi.. prianya yang saat ini masih menjadi kekasihnya. Pria itu sebenarnya baik, hanya terkadang cemburunya membuat pria itu sangat temperamen.

...

"Dimana dek? Abang jemput ya?" tanya Bang Hasdin.

"Di hotel yang kemarin Bang. Memangnya Abang nggak ada kerjaan bisa jemput?"

"Abang free, turun piket" jawab Bang Hasdin.

...

Bang Hasdin mengajak Dinar makan bakso di daerah sekitar puncak, ada senyum di balik wajah tampannya. Dinar bukanlah tipe wanita pemilih seperti yang ia takutkan. Gadis itu amat sederhana dan apa adanya.

"Enak nggak baksonya?" tanya Bang Hasdin.

"Enak kok Bang. Malah enak banget.. Terima kasih sudah kenalkan Dinar di tempat seperti ini" jawab Dinar.

"Maaf.. Abang hanya kuat jajanin kamu disini" kata Bang Hasdin sambil melanjutkan makannya.

"Memang.. harusnya jajan dimana Bang? Begini saja sudah lebih dari cukup" Dinar tersenyum menikmati semangkok bakso yang cukup pedas.

"Biasanya perempuan itu.. kalau di ajak laki-laki makan, paling anti dan ogah makan di pinggir jalan. Nggak bersih lah.. nggak enak lah" entah mengapa Bang Hasdin sampai bisa mengatakan hal itu di hadapan Dinar.

"Mungkin ada yang begitu.. tapi Dinar tidak begitu Bang. Dinar ini perempuan yang masih suka nyemil gorengan dan makanan pinggir jalan.. hobby makan.. makan.. dan makan. Abang ilfeel nggak?" tanya Dinar.

"Sama sekali nggak. Makanlah sepuasmu kalau sama Abang. Abang malah malu kalau Abang bawa perempuan sampai kelaparan" jawab Bang Hasdin.

Mereka berdua saling menatap dan melempar senyum, kemudian melanjutkan acara makan mereka lagi.

.

.

.

.

1
Sofia VV
nikah siri kah kok kilat....bukane ribet ya nikah am tentara...
kok pd disembunyiin jujur donk dinar sm bang hasdin kasihan....bang ares jg sm shabat hrus jujur
Nuraisyah
seruuu.. tp pngn taun gimana mama Dinar dan papa Ares beserta anak anak nya..
Yukavi Tata
suka sekali alur ceritanya thor bikin greget gemes semangat terus Thor
werdi kaboel
semoga bang Ranggi selalu dalam lindungan Nya. Siap menjalankan tugas Negara.
Fiani Arifin Arifin
🤣🤣🤣🤣
Fiani Arifin Arifin
karyamu bener2 amejing Thor, bikin nangis dan tawa koyo wong edan aku 😄
Al Fatih
alur ceritanya kayak permen nano2....,, manis asem pedas,, kadang ngakak,, kadang nangis,, kadang greget,, campur aduk,, menghibur bngt ka Nara ...,, makasih utk karyanya
Al Fatih
opa Rico 😭😭😭😭,, aq sudah baca kisahmu dgn Oma Jihan....
Al Fatih
opa Garin sudah berpulang ya...😭
Al Fatih
jadi serba salah faham kan....
Al Fatih
iya betul,, ternyata bang ranggi anakx papa Rico dan mama Jihan....,, barusan baca kisah mrk,, ngambil acak,, ternyata kisah anaknya 🤭
Al Fatih
aku suka tiap karya ka Nara ...,,
Al Fatih
ternyata bukan bukan suaminya Hana yg jadi penerus papa Garin...,, tapi bang ranggi....
Al Fatih
ka Nara. ,, nanti ga ad scene dmn bang hasdin donorx matanya utk Cherryl kan? ga ap2 sih,, tp kan itu berarti....😭😭😭
Al Fatih
apakah nanti bang hasdin seperti papa Garin....,, juaranya bikin ngakak tanpa liat sikon 😅
Al Fatih
jangan bosan ya ka Nara,, aq mampir lagi nih....
Risma Riskita
Luar biasa
Sunarti Mantingan
bagud
Nina Maryanie
asem kecut nya rumah tangga yo mas ranggi...
Nina Maryanie
jadi kangen somplak nya opa sanca ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!