NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Harem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Status adik angkat tak pernah membuatku aman dari mereka."

​Bertransmigrasi ke tubuh figuran yang diangkat anak oleh keluarga Sterling, Ceira berniat kabur dari alur novel. Namun, jiwa barunya yang tangguh justru memicu obsesi gelap Kaiser dan King Sterling.

Satu tubuh adik angkat, dua raga kembar, dan empat jiwa penguasa yang terobsesi mengunci hidupnya. Lari bukanlah opsi saat jerat liar mereka sudah mengunci mati.

"Mampukah dia lolos dari jerat liar mereka?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jiwa Baru dan Dua Gerhana

​Bau antiseptik yang menyengat adalah hal pertama yang menyapa indra penciuman Ceira. Diikuti oleh suara ritmis alat pemantau detak jantung yang berbunyi teratur di celah kesunyian.

​Bip. Bip. Bip.

​Rasa sakit yang hebat menjalar di sekitar dadanya. Paru-parunya serasa terbakar, seolah-olah baru saja menenggak literan air yang memaksa masuk secara brutal. Ceira terbatuk pelan, tubuhnya menegang otomatis.

Tunggu... apa aku masih hidup? batin Ceira. Tapi ini dimana?

​Memori terakhirnya sangat jelas dan brutal. Bus tour anak-anak panti asuhan yang ia tumpangi mengalami rem blong, menghantam pembatas jalan, dan jatuh meluncur ke dalam jurang yang dalam.

Sebagai gadis panti asuhan yang tumbuh keras di jalanan—bertahan hidup dengan kepalan tangan di ring tinju ilegal, mencari uang lewat kejeniusan hacking, dan meluapkan trauma lewat goresan lukisan—refleks bertahan hidup Ceira sangat cepat.

​Secara insting, Ceira tidak langsung berteriak. Ia menahan napasnya sejenak, memasang mode waspada, lalu perlahan membuka matanya.

​Namun, penglihatan pertamanya bukan ruang ICU rumah sakit umum yang kumuh dan berbau obat murah.

​Ia berada di sebuah kamar VIP yang luar biasa luas dan mewah. Dindingnya terbuat dari marmer hitam elegan, berpadu dengan furnitur monokrom bergaya minimalis modern yang memancarkan aroma kekayaan tak terbatas.

​Dan yang paling mengejutkan... tepat di samping ranjangnya, berdiri dua anak laki-laki kembar sangat tampan, berusia tujuh belas tahun.

​Kedua bocah itu mengenakan setelan jas hitam buatan penjahit kelas atas yang melekat sempurna di tubuh mereka. Wajah mereka luar biasa tampan, bak pahatan porselen mahal yang tak tersentuh noda. Namun, yang membuat bulu kuduk Ceira berdiri adalah mata mereka.

​Dingin. Gelap. Kosong. Bagaikan sumur tua tanpa dasar yang menelan seluruh cahaya di sekitarnya.

"Dia sudah sadar, Kaiser," ucap bocah di sebelah kiri. Suaranya terdengar lembut, dilengkapi dengan senyuman tipis yang sangat memikat. Namun, mata peraknya tidak memancarkan kehangatan sedikit pun.

​Bocah yang dipanggil Kaiser—berdiri di sebelah kanan—hanya menatap Ceira datar. Tangannya dimasukkan ke dalam saku celana bahan mewahnya.

Tanpa mengeluarakan sepatah kata pun, aura dominasi yang memancar dari tubuh kecilnya terasa begitu berat, seolah sanggup menekan napas siapa saja yang berada di satu ruangan dengannya.

​Deg!

​Jantung Ceira berdegup kencang. Naluri bertahannya sebagai petinju langsung menyala merah. Tubuhnya memberi sinyal bahaya yang amat sangat: Orang-orang di depannya adalah predator puncak.

​Seketika itu pula, rasa pening yang luar biasa menghantam kepala Ceira. Berbagai ingatan asing yang bukan miliknya berjejal masuk secara paksa, berputar seperti rol film berkecepatan tinggi.

​Nama tubuh yang ia tempati ini adalah Ceira.

​Seorang bocah perempuan berusia tiga belas tahun yang diangkat anak ketika masih bayi secara resmi oleh keluarga Sterling. Ibu kandung Ceira tewas mengenaskan dalam kecelakaan tragis bersama suaminya tepat di hari Ceira dilahirkan. Karena rasa utang budi dan kasih sayang mendalam pada sang sahabat, orang tua Sterling membawa Ceira kecil ke kediaman mereka dan merawatnya bagai putri bungsu.

​Dan dua bocah kembar di hadapannya saat ini... adalah Kaiser Sterling dan King Sterling.

Dua gerhana! batin Ceira menjerit.

​Anak kembar pemilik takhta Sterling yang kelak akan membagi dunia menjadi dua kekuasaan mutlak: dunia atas yang dikuasai bisnis dan politik, serta dunia bawah yang dikuasai darah dan hukum mafia.

​Ceira menelan ludahnya dengan susah payah. Matanya membelalak kecil.

Ini... ini adalah dunia novel dark romance yang pernah kubaca! jerit Ceira kembali dalam hati.

​Di dalam alur asli novel tersebut, sosok Ceira hanyalah seorang figuran sepele. Karakter yang harusnya mati tenggelam hari ini di kolam renang mansion setelah didorong secara tak sengaja saat bermain bersama sang Pemeran Utama Wanita dan karakter Antagonis. Mati muda, dilupakan, dan hanya menjadi footnote singkat di bab awal.

​Tapi masalah terbesarnya bukan itu.

​Masalah utamanya adalah dua bocah kembar di hadapannya. Di dalam novel, Kaiser dan King adalah sosok psikopat yang tidak memiliki empati. Mereka memiliki sisi gelap dan alter ego yang sangat mengerikan. Siapa pun yang berani mengusik lingkaran mereka akan berakhir mengenaskan.

​"Kenapa kamu menatap kami seperti itu, Adik kecil?" suara King memecahkan kesunyian. Bocah sepuluh tahun itu melangkah mendekat, menumpukan kedua tangannya di pinggir ranjang tempat tidur Ceira.

​Senyum King terkembang manis, tetapi matanya mengunci pergerakan Ceira bagaikan seekor ular yang sedang mengamati mangsanya. "Kamu kelihatan... beda. Biasanya kalau melihat kami, kamu akan menangis dan bersembunyi di balik gaun Ibu."

​Ceira mengepalkan jemarinya di balik selimut putih. Buku-buku jarinya memutih.

​Jika ini adalah Ceira yang asli—si bocah penakut dan lemah—dia pasti sudah gemetar ketakutan dan meminta maaf. Tapi jiwa yang ada di dalam tubuh ini sekarang adalah Ceira si petinju jalanan dan peretas dingin.

​Ceira mengatur napasnya yang sempat memburu. Ia memaksakan matanya menatap lurus ke dalam manik mata King. Naluri petinjunya menolak untuk menunjukkan kelemahan di hadapan lawan, meski tubuh kecil sepuluh tahun ini sejujurnya sangat rapuh.

​"Aku cuma... sedikit pusing," jawab Ceira dengan suara serak. Ia berusaha keras membuat nada suaranya terdengar datar dan tenang.

​Alis King terangkat tipis. Ada kilatan ketertarikan yang asing melintas di matanya. Ia berpaling menatap kembarannya. "Kaiser, dengar itu? Adik kecil kita yang penakut tidak menangis sama sekali hari ini."

​Kaiser tidak langsung menjawab. Langkah kakinya yang teratur bergema di lantai marmer saat ia berjalan mendekati sisi ranjang Ceira.

​Setiap langkah Kaiser terasa bagaikan hitungan mundur menuju kematian. Ketika Kaiser berdiri tepat di samping ranjang, ia menunduk, menatap Ceira dari atas ke bawah.

​Tidak ada ekspresi di wajah Kaiser. Tatapannya begitu dingin, menusuk hingga ke tulang hitam Ceira.

​Kaiser mengulurkan tangannya yang mungil namun bersih, jemarinya yang dingin menyentuh dagu Ceira, memaksa gadis kecil itu untuk mendongak menatapnya.

​Deg.

​Sensasi dingin menyengat kulit Ceira. Pada detik itu, Ceira bisa merasakan sesuatu yang membahayakan di balik mata Kaiser. Sesuatu yang terlelap, liar, dan mematikan—sisi kegelapan yang kelak akan dikenal sebagai Zero.

​"Matamu," ucap Kaiser pelan. Suaranya datar tanpa nada, namun sanggup membekukan udara di dalam kamar. "Sejak kapan matamu memiliki tatapan menantang seperti ini, Putri kecil?"

​Ceira menahan napas. Jantungnya berdegup begitu kencang sampai-sampai ia takut suara detak jantungnya bisa terdengar oleh Kaiser. Tubuh kecilnya bereaksi secara alami terhadap aura intimidasi mutlak milik sang kakak tertua.

​Naluri bertahannya berteriak. Berbahaya! Berbahaya! jangan menentang orang ini! batinnya cemas.

​Secara tidak sadar, keberanian Ceira yang tadi sempat menyala perlahan luntur. Otot-otot tubuhnya menegang, dan untuk pertama kalinya sejak sadar, Ceira menurunkan pandangan matanya. Ia tidak sanggup menatap mata Kaiser lebih lama lagi. Rasa ciut dan ketakutan yang mendalam mendadak menjalar ke seluruh pembuluh darahnya.

​Kaiser yang menyadari perubahan reaksi Ceira—bagaimana gadis itu mendadak gemetar dan pasrah di bawah cengkeraman jarinya—memiringkan kepalanya tipis. Ada rasa puas yang aneh menyelinap di benak bocah kembar tertua itu.

​"Bagus," bisik Kaiser dingin. Ia melepaskan dagu Ceira secara perlahan. "Tetaplah tunduk seperti itu."

​King yang memperhatikan dari samping menyeringai lebar. "Ibu dan Ayah sedang mengurus anak yang mendorongmu ke kolam renang. Tapi sepertinya... tenggelam di air dingin membuat otakmu sedikit lebih berguna, Adik Kecil."

​Ceira mengatupkan bibirnya rapat-rapat. Ia menghela napas panjang saat kedua bocah kembar itu berbalik dan berjalan menuju pintu keluar.

​Sebelum membuka pintu, Kaiser sempat berhenti sejenak tanpa menoleh ke belakang. "Istirahatlah. Karena mulai hari ini, kamu tidak akan pernah bisa lari dari rumah ini, Ceira."​

Brak.

​Pintu kamar VIP tertutup rapat. Kesunyian kembali melingkupi ruangan.

​Ceira menyandarkan kepalanya ke bantal empuk, menyapu keringat dingin yang membasahi dahi mungilnya. Tangannya yang mungil masih gemetar hebat.

​Ia sudah masuk ke dalam tubuh figuran ini. Dan secara tidak sengaja, sikap barunya baru saja memancing perhatian dua predator paling berbahaya di dunia ini.

​Di alur asli novel, si kembar seharusnya terobsesi pada sang Pemeran Utama Wanita. Tapi respon mereka padanya hari ini... memberikan sinyal buruk.

​"Aku harus memanfaatkan kemampuan hacking-ku untuk mengumpulkan uang secara rahasia," gumam Ceira lirih, menatap jemari tangannya. "Aku juga harus melatih tubuh kecil ini agar bisa bertarung lagi. Begitu aku dewasa... aku harus kabur dari keluarga Sterling."

​Namun Ceira tidak menyadari, jauh di luar ruangan, dua bocah kembar Sterling sedang berdiri di balik kaca transparan, memperhatikan gerak-geriknya dengan tatapan obsesif yang mulai mengakar kuat.

​Jerat liar itu telah terpasang. Dan Ceira... baru saja melangkah masuk ke dalamnya.

1
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪😍
namice: 😘😘😘, siap kak, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan juga supportnya 😘😘😘💪🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
kok jadi penakut sih padahal kemarin berani loh
namice: karena ceira memiliki sisi rapuh kak, nanti akan ada dimana masa lalu Ceira kenapa memiliki alter ego kak😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku kaj😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya dan juga telah membaca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹💪
total 1 replies
°RhaiKen™
gak sabar pengen adegan bucin nya para tuan ni sama Scarlett dong kak 🤭🤭✌️💞💞
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Syadza
Aaaa lanjut kam thorrr, semangat moga update nya byk ya😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍💪
xuer jinghao: sama'
total 2 replies
Irsyad layla
lagi thor GK cukup 1
namice: 😍😍😘😘😘, sudah aku kirim satu bab lagi kak😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
up banyak banyak lah thor nggak cukup ini
namice: 😄😄, nanti aku tambahkan satu bab kak.... terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
kasihan clara😭😭😭
namice: 😄😄, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
lanjut........
namice: 😍😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
good
namice: 😍😍😘😘😘😘, terimakasih banyak ya kak bintangnya 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 6 replies
Restu
semangat Thor......lanjut
namice: 😘😘😍, terimakasih support dan terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Restu
mampir thor.jangan setengah jalan thor🙏
aku tunggu👍👍👍👍
semangat......
Restu: sama-sama
total 2 replies
°RhaiKen™
/Scare//Scare/ ngeri nya KLO jdi MC cwe..
gak jdi tuker tempat ma kamu ah..atutt 🤣🤣🤣🤣 jiwa halu ku meronta 😩😩
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
°RhaiKen™
Keren abis pokonya...
namice: 😍😘😘🌹 dan ❤️ rose🌹 dan love ❤️ untukmu sekebon juga😘😘😘
total 5 replies
°RhaiKen™
Makin seru ceritanya..🥰🥰
aahhh...gak sabar up lgi..👏👏👏
namice: 😘😘😘... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Adidatur Rizki
kok sama sih ka,
namice: maaf kak salah kirim, sudah aku hapus dan aku ganti🙏🙏, terimakasih banyak ya infonya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Syadza
lanjut secepatnya dongs🥰
Semangat
namice: 😍😍, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku.. besok aku update doubel kak..ini novel baru tapi setiap hari nanti aku doubel up.. terimakasih banyak ya kak 😘😘😘😍😍😍
total 1 replies
Feni sang penulis novel
saya izin memberikan komentar ya dan saya izin memberikan bintang 5 kita saling bantu aja ya kak saling mendukung aja karya kita masing-masing
Feni sang penulis novel: terima kasih atas sukanya kak boleh kak di sebarluaskan ke teman-teman dari aplikasi kakak bawa novel saya yang berjudul jalan menuju masa depan tolong promosikan oleh kakak dari novel kakak pun akan dipromosikan oleh saya ke teman-teman saya terima kasih kak assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!