NovelToon NovelToon
Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Penyesalan Suami / Pelakor
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Karena pria yang mencintainya meninggalkan dirinya di hari pernikahannya membuat Lavanya mau tidak mau harus menikah dengan Mike.
Mike berusaha untuk menjalani pernikahan mereka meski pernikahan itu didasari tanpa cinta dan Lavanya tidak mudah membuka hatinya.
Percekcokan terjadi di antara mereka, Lavanya benar-benar tidak ingin mencoba untuk rumah tangganya dan tidak mungkin berpisah karena keluarga calon suaminya itu dikenal oleh orang banyak dan sangat terhormat.
Sahabatnya masuk dalam rumah tangga mereka dan menghancurkan rumah tangga itu dengan Mike mencari kenyamanan pada Arumi.
Ketika Lavanya menyadari adanya yang tidak sehat dalam rumah tangganya, bagaimana dirimu manfaatkan dan terlalu sibuk untuk dirinya dan sampai akhirnya mengetahui perselingkuhan suaminya. Lavanya ternyata tidak mundur dan justru maju untuk merebut suaminya kembali.

Bagaimana kelanjutan hubungan pernikahan antara Mike dan Lavanya. Apakah pada akhirnya Lavanya kembali mendapatkan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1 Insiden

Di bawah langit malam terlihat sebuah rumah mewah yang berdiri tegak dan kokoh di kediaman perumahan elit yang dikenal di pusat kota Jakarta. Rumah mewah dengan bangunan klasik eropa, dengan dinding marmer berwarna cerah dan jendela jendela kaca besar yang memantulkan cahaya keemasan senja.

Halaman depan tertata rapi dengan tanaman hijau yang indah, air mancur yang memancarkan gemercik tenang, serta deretan lampu taman yang menyala hangat.

Melalui jendela besar, ruang makan tampak suasana yang begitu elegan. Sebuah meja panjang dihiasi taplak mewah berwarna putih. lilin-lilin dekoratif dan rangkaian bunga besar yang tertata sempurna menciptakan keteladanan meja makan.

Terlihat penghuni rumah dua pria tampan yang sekitar berusia 30 tahunan yang tampak menggunakan pakaian formal dan terlihat satu pria sekitar berusia 50 tahun keatas dengan wanita yang mungkin lebih mudah 2 tahun di bawahnya tampak terlihat elegan dengan penampilannya yang berwibawa.

Wajahnya tegas, meski berumur tetapi penampilannya tetap modis dan elegan. Juga terlihat seorang wanita muda sekitar berusia 20 tahunan keatas yang tidak kalah dengan penampilan elegannya.

Mereka mulai menikmati makan malam tersebut bersama yang terasa hangat namun tetap berkelas dengan lampu kristal yang berada tepat di atas meja makan. Para pelayan berkali-kali menyajikan makanan dan ada pelayan yang juga stand by duduk menunggu tuannya untuk makan.

"Saya akan segera menikah dengan Lavanya," keheningan seketika berubah menjadi suasana menegangkan dengan saraf mata tertuju pada seorang pria yang mulai berbicara.

"Maksudnya bagaimana Damian?" tanya Maria. Wanita yang mana tapi tampak serius dengan suaranya terdengar begitu dingin.

"Saya dan Lavanya sudah menjalani hubungan 2 tahun terakhir ini, kami cukup saling mengenal dan memutuskan untuk melanjutkan hubungan kami ke jenjang pernikahan," jawab Damian terdengar begitu yakin.

"Apa tidak ada wanita lain di dunia ini, kenapa juga harus menikahi gadis miskin seperti itu, cupu dan tidak modis," celetuk Clara tampak mewah dengan mulutnya yang terus semuanya.

"Papa tidak menyuruh kamu untuk berkomentar Clara!" tegur Brahmana.

Clara menghela nafas, sudah pasti pendapatnya tidak diperlukan dalam situasi apapun.

"Kamu yakin akan menikah dengan Lavanya?" tanya Brahmana memastikan.

"Benar. Pa," jawabnya dengan sungguh-sungguh dan tampak ada keraguan sama sekali.

"Damian, kamu harus memikirkan pernikahan yang kamu jalani dengan Lavanya. Lavanya hanya gadis biasa yang tidak setara sosialnya dengan kita, jangan mencari permasalahan memulai hal yang justru menjatuhkan keluarga ini. Ingat Papa kamu tahun depan akan menjadi pemimpin negara ini!" tegas Maria.

"Saya mencintai Lavanya, saya menerima apa adanya, saya pikir menikah dengan gadis setara atau gadis biasa saja tidak akan mempengaruhi apapun," jawab Damian dengan yakin atas keputusannya.

"Baiklah kalau begitu siapkan saja pernikahan kamu," sahut Brahmana ternyata setuju begitu saja.

Maria melihat ke arah suaminya dengan serius memastikan apakah dukungan itu benar-benar diberikan kepada Damian. Sementara Mike pria yang sejak tadi duduk di sebelah Damian tidak berkomentar apapun. Memilih untuk melanjutkan makannya.

****

"Papa serius akan memberi restu atas pernikahan Damian dengan gadis biasa itu?" tanya Maria saat berada di dalam kamar bersama dengan sang suami yang saat ini mengganti pakaiannya dengan pakaian santai untuk beristirahat.

"Kenapa tidak. Lavanya tidak terlalu jelek dan kita juga mengenalnya dengan baik, tidak ada masalah dalam hal itu," jawab Brahmana.

"Lalu bagaimana dengan image keluarga ini, jika salah satu anggota keluarga ini menikah dengan orang biasa yang artinya citra keluarga ini benar-benar akan buruk, Papa juga bisa mendapatkan masalah untuk mencalon sebagai pemimpin negara!" sahut Maria mengingatkan suaminya untuk berpikir lebih matang lagi.

"Kamu salah Maria, justru pernikahan yang akan dilakukan Damian, untuk bekal menambah citra kepercayaan masyarakat kepada kita," sahut Brahmana membuat Maria mengerutkan dahi.

"Maksud. Mas?" tanyanya.

"Masyarakat akan memandang kita sebagai keluarga yang sederhana, tidak memilih dalam bergaul dan tetap sama rata kepada siapapun dan artinya mereka akan mempercayakan kita sebagai pemimpin yang merakyat karena menantu dari keluarga mereka juga adalah gadis biasa tanpa melihat kesetaraan," sahut Brahmana ternyata di balik setujunya dirinya dengan cepat ada sesuatu yang menguntungkan baginya.

Maria tampak berpikir, masih ragu dan apakah keputusan suaminya benar-benar menguntungkan.

"Sudahlah Maria, biarkan saja Damian memilih untuk menikah dengan wanita yang dia cintai, tidak ada masalah yang terpenting bagaimana keluarga ini akan terus mendapatkan citra yang baik dari masyarakat, sampai akhirnya tiba pada pemilihan nanti," ucap Brahmana.

*******

Lavanya, gadis sederhana, dengan penampilan yang menggunakan kacamata dan berpakaian tampak sederhana, gadis itu tampak menulis di bawah pohon rindang yang terdapat salah satu batu besar.

Menggunakan kacamatanya yang terlihat anggun dan cantik, suasana taman di belakang yayasan panti asuhan dengan keramaian anak-anak yang sibuk dengan permainannya tidak menghilangkan konsentrasi Lavanya dalam berkarya.

"Lavanya....." seorang wanita menyapanya dan kemudian duduk di sebelahnya.

Wanita cantik tanpa menggunakan hijab, dengan penampilan yang akan dan modern, memakai dress berwarna merah semata kakinya dengan lengan panjang, rambutnya digerai dan diberi gelombang di bagian bawahnya.

"Arumi," sahut Lavanya.

"Kamu kapan kembali ke Jakarta?" tanyanya.

"Tadi sekitar jam 10.00 pesawatku baru saja tiba di Jakarta dan aku langsung ke panti untuk menemui kamu, aku merindukan panti asuhan ini dan juga kamu," ucap Arumi.

"Alhamdulillah jika kamu selamat dalam perjalanan," ucap Lavanya.

"Hmmmmm, aku dengar-dengar kamu akan menikah dengan putra pertama dari tuan Brahmana dan Nonya Maria?" tanya Arumi memastikan.

"Mas, Damian melamarku, aku sudah membicarakan dengan ibu dan juga para pengurus panti yang menyetujui hal itu," jawab Lavanya.

"Kita sama-sama beruntung Lavanya, meski dibesarkan di panti asuhan ini dan mendapatkan orang tua asuh, tapi nasib kita cukup baik, aku sekarang menjadi selebritis yang dikenal dan sementara kamu akan menikah dengan salah satu orang terkaya di negara ini," ucap Arumi.

"Jika kita terus berbuat baik, maka Allah akan mempermudah segalanya," sahut Lavanya.

"Tetapi tetap semua itu karena usaha yang kita lakukan," sahut Arumi sepertinya kurang setuju jika sang pencipta terlibat dalam keberuntungan yang mereka dapatkan saat ini.

"Ya, aku berdoa semoga saja pernikahan kamu langgeng dan kamu jangan melupakanku, meski sekarang kamu akan menjadi nyonya Brahmana, hidup dipenuhi dengan kemewahan dan sudah pasti tidak perlu bekerja seperti, ketemu pagi ketemu malam dan terus berangsur-angsur," ucap Arumi.

"Bagaimana mungkin aku melupakan sahabatku yang sejak lama kita bermain di tempat ini, tempat yang menjadi rumah untuk kita dan orang tua yang mengangkat kita adalah rumah kedua kita. Arumi kita akan terus saling bersama, saling menyayangi dan saling menghargai," ucap Lavanya.

"Benar sekali, kita akan terus menjadi sahabat selamanya," sahut Arumi dengan tersenyum.

Keduanya sama-sama menatap lurus ke depan, melihat anak-anak yang masih asik bermain, keduanya masih mengingat bagaimana perjalanan mereka di masa kecil yang sama seperti anak-anak tersebut hidup di panti asuhan dan Arumi juga mengenal keluarga Brahmana, karena mereka adalah penyalur donasi terbesar di panti asuhan itu.

Keduanya sama-sama diangkat oleh dua orang yang memiliki derajat. Arumi diangkat keluarga kaya raya sehingga hidupnya mewah dan juga karirnya berhasil.

Lavanya diangkat oleh keluarga yang sederhana, sakit tetap dia bersyukur dan menikmati kehidupannya.

Bersambung....

...Para pembaca saya kembali menyajikan karya terbaru, besar harapan saya untuk para pembaca terus mendukung karya saya, sedikit banyaknya dukungan yang kalian berikan merupakan hal terbesar bagi saya, jangan lupa untuk membaca dari bab 1 sampai bab akhir dan jangan biasakan menabung bab, like, koment, dan subscribe, vote yang banyak....

...Terima kasih para pembaca salam cinta dari saya author.........

1
sunaryati jarum
Itu kelakuan adikmu kan,Mike
sunaryati jarum
👋👋 untuk Lavanya
sunaryati jarum
Jika hubungan kamu dengan Arumi tidak segera kau akhiri , reputasimu akan buruk,Mike, apalagi ayahmu peserta pemilu.
sunaryati jarum
Kamu masih mengejar Mike, Mikenya juga bodoh tidak segera memutuskan hubungan perselingkuhannya dengan Arumi.
sunaryati jarum
Kata ingin memperbaiki seharusnya momen seperti itu kesempatan.untuk lebih dekat
sunaryati jarum
Isinya masih tulisan lama
sunaryati jarum
Namanya pelakor ya tidak tahu malu bahkan nekat
sunaryati jarum
Mike segera putuskan hubungan kamu dengan Arumi, dan langsung blokir kartu kreditnya,dan antisipasi jika dia tidak terima,atau berbuat onar.Ingat ayahmu mengikuti pemilihan,jika skandal perselingkuhan kamu terendus media atau terkuak publik biasa menghancurkan t
reputasinya , kamu dan seluruh keluarga
sunaryati jarum
Kamu sungguh bodoh mengapa harus menemui.Arumi? Tinggal blokir kartu kredit yang dibawanya,bereskan!! 🤣🤣 Itulah selingkuh yang telah dicurigai,ada yang mudah dan simpel pilih yang rumit
sunaryati jarum
Nah tak bisa jawab ,Mike
sunaryati jarum
Ganti Thoor,judulnya
Nonecis: Kenapa ganti Kak?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!