Seorang penggemar anime tiba-tiba terbangun di sebuah pulau terpencil di dunia Naruto. Saat kebingungan mencari jalan keluar, sebuah sistem misterius muncul.
One Piece System.
Dengan sistem ini, ia dapat memperoleh karakter-karakter dari dunia One Piece sebagai bawahannya. Namun, untuk mendapatkan mereka, ia harus membangun reputasi dan pengaruh.
Bajak laut, Angkatan Laut, hingga tokoh-tokoh besar One Piece—semuanya bisa menjadi bagian dari kekuatannya.
Di dunia Naruto yang penuh konflik, ia harus menentukan jalannya sendiri.
Membangun kekuatan dari balik bayangan, atau menjadi legenda yang dikenal seluruh dunia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RabilMuhammadTahir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27: Tempaan Besi Chakra dan Badai Perbatasan
Sinar matahari sore perlahan meredup di balik garis cakrawala Celah Kabut Barat, meninggalkan guratan warna ungu keemasan yang terpantul indah pada permukaan air selat. Tiga kapal perang milik faksi Gale—Kapal Perang Lautan Merah, Kapal Sloop Bertiang Dua, dan Kapal Perintis 01—melaju perlahan memandu empat kapal dagang milik Serikat Pedagang Bebas keluar dari celah tebing karang.
Di anjungan geladak Flagship Kapal Perang Lautan Merah, Rian berdiri tenang dengan mantel bertudung hitamnya yang berkibar perlahan ditiup angin laut. Di samping kirinya, Izo berdiri anggun mengibaskan kipas perang bajanya, sementara di samping kanannya berdiri perwira tingkat Epic yang baru saja direkrut—Kaku.
Topi capik berbintik cokelat milik Kaku terpasang rapi di kepalanya. Di bahu kiri Kaku, seekor burung merpati putih bernama Hattori berdiri tegap seraya membetulkan dasi merah kecilnya dengan paruh, mengeluarkan suara coo... coo... yang halus.
Paulie melangkah mendekati anjungan seraya membetulkan kacamata pelindung di dahinya. Ia menyipitkan mata menatap hidung persegi panjang Kaku yang sangat khas, lalu membuang asap cerutunya ke udara.
"Oi, Kaku!" gertak Paulie dengan suara kasarnya. "Aku masih tidak percaya kau berada di sini! Bagaimana mungkin tukang kayu paling pendiam dari Dock 1 Galley-La mendadak muncul di lautan ini bersama Boss?!"
Kaku menoleh pelan, meraba paruh hidungnya dengan jari tangannya seraya menyunggingkan senyum kaku yang sangat tenang. "Oho? Paulie... Lautan ini memang penuh dengan pertemuan yang tidak terduga. Namun harus kuakui, pelapisan lunas bertulang Seastone dan Ancient Ore pada tiga kapal ini dikerjakan dengan sangat presisi. Keterampilan kayumu tidak memudar sedikit pun."
Paulie membusungkan dadanya bangga, menyeringai lebar. "Tentu saja! Siapa yang kau kira sedang bertugas sebagai Kepala Galangan di sini?! Aku adalah Foreman Dock 1!"
Smoker yang berdiri di dekat roda kemudi utama menyedot dua cerutunya dalam-dalam, menghembuskan asap pekat ke udara seraya melirik Kaku dengan mata yang sangat tajam. Sebagai mantan Captain Marine dari Loguetown, Smoker memiliki insting alami yang mampu mengenali aura berbahaya dari seorang agen pembunuh CP9 (Cipher Pol Number 9).
"Pria berhidung panjang itu..." gumam Smoker dingin pada Rian. "Aura fisiknya sekeras besi, dan cara berdirinya menunjukkan disiplin pembunuh bayaran kelas atas. Dia bukan sekadar tukang kayu biasa."
Rian merapatkan mantel hitamnya, menjawab dengan suara datar. "Kaku adalah master dari enam teknik Rokushiki dan ahli pedang empat gaya (Yontoryu). Di bawah komando faksi Gale, kemampuan assassination dan keahlian perkapalannya adalah aset taktis tertinggi bagi kita."
"Selama dia mematuhi komando faksi, aku tidak punya masalah," sahut Smoker seraya mengetukkan Jitte batu lautnya ke papan geladak dengan dentang logam yang mantap.
Di empat kapal dagang yang berada di tengah formasi pengawalan, Kapten Kenzo dan tiga ketua serikat pedagang melambaikan tangan mereka gembira. Sorak-sorai rasa syukur bergema dari puluhan awak kapal dagang yang baru saja diselamatkan dari ancaman eksekusi Hunter-nin Kirigakure.
"Lihat! Dermaga Pelabuhan Komersial Hagi sudah terlihat di depan!" seru Kapten Kenzo dari haluan kapal sutranya. "Panji abu-abu Gale benar-benar menjadi perisai keselamatan kita di lautan!"
Jelang pukul tujuh malam, konvoi armada faksi Gale memandu empat kapal dagang tersebut merapat dengan selamat di Sektor Komersial Pelabuhan Hagi.
Gordo, juru lelang utama yang mengelola pasar gelap, telah menunggu di dermaga kayu bersama puluhan pengawal swasta. Ketika melihat empat kapal dagang kembali secara utuh bersama empat peti kayu berisi Chakra Metal Ores / Sei Seikō, mata Gordo melotot lebar bercampur rasa takjub yang luar biasa!
Gordo berlari mendekati Kapal Perang Lautan Merah, membungkuk sangat dalam di hadapan Rian yang baru melangkah turun ke dermaga bersama Tashigi, Izo, dan Kaku.
"T-Tuan Rian yang mulia!" suara Gordo bergetar emosional seraya menyapu keringat dingin di keningnya. "Kabar tentang pertempuran di Celah Kabut Barat baru saja sampai ke telinga para informan pelabuhan! Anda tidak hanya mematahkan blokade, tetapi juga menumbangkan Tokubetsu Jonin Terumi Koga dan seluruh Pasukan Hunter-nin Kirigakure!"
Tashigi melangkah maju satu titik, membetulkan letak kacamatanya seraya merujuk pada dokumen di tangannya. "Empat kapal dagang milik Serikat Pedagang Bebas telah diserahterimakan secara utuh tanpa kerusakan. Seluruh muatan mineral konduktif chakra telah diamankan."
Gordo membungkuk sekali lagi, menyerahkan kantong kain tebal berisi koin-koin Ryo tambahan. "Tuan Rian, para ketua serikat pedagang secara sukarela memberikan bonus imbalan keamanan sebesar 15.000 Ryo di luar pampasan perang militer Koga! Selain itu, seluruh toko persenjataan dan bahan baku di Sektor Utama Hagi secara resmi memberikan hak prioritas pembelian bagi faksi Gale!"
Rian menerima laporan tersebut dengan pandangan tenang. Transaksi dan pembayaran pampasan perang senilai total 35.000 Ryo (20.000 Ryo dari peti kas Koga + 15.000 Ryo bonus pedagang) telah dicatat secara mutlak ke dalam pembukuan kas faksi oleh Tashigi pada bab sebelumnya.
"Gordo," kata Rian dingin. "Tetap pantau pergerakan kapal patroli Kirigakure yang berada di perairan luar. Jika ada tanda-tanda pengerahan armada balasan dari desa utama, kirim laporan langsung ke Gudang Sektor Sekunder #08."
"Siap, Tuan Rian! Perintah Anda akan dilaksanakan oleh seluruh jaringan informan balai lelang!" jawab Gordo tegas.
Setelah menyelesaikan proses serah terima armada pedagang di Pelabuhan Komersial Hagi, tiga kapal faksi Gale memutar haluan kembali menuju benteng rahasia Pos Terdepan 2 di Teluk Karang Hantu.
Pelayaran malam melintasi perairan utara Kepulauan Hagi berlangsung sangat tenang dan lancar. Dengan bantuan keahlian Navigation (Basic) Rian dan keahlian perkapalan Kaku yang memantau tekanan gelombang pada lunas kapal, tiga kapal perang Gale meluncur bagaikan bayangan siluman menembus malam.
Jelang pukul sembilan malam, Kapal Perang Lautan Merah, Kapal Sloop Bertiang Dua, dan Kapal Perintis 01 memotong celah sempit terumbu karang rahasia, merapat dengan mulus di sepanjang dermaga kayu jati Teluk Karang Hantu.
Kaguya Gen bersama delapan warga pengungsi klan Kaguya dan Yuki telah menunggu di pantai pasir putih dengan membawa obor-obor minyak. Ketika melihat Rian dan para perwira turun membawa empat peti kayu berisi Chakra Metal Ores, Gen melangkah mendekat dengan mata berbinar-binar gila khas pengrajin senjata!
Gen berlutut di atas pasir, meraba permukaan bijih besi yang memancarkan pendar kebiruan halus di bawah sinar obor.
"B-Besi Konduktif Chakra murni (Sei Seikō)!" seru Gen dengan suara gemetaran haru. "Tuan Rian... Ini adalah material logam tingkat tertinggi yang biasa digunakan oleh para penempa senjata kerajaan dan desa-desa ninja besar! Jika logam ini dilebur bersama besi tempa murni, kita bisa menciptakan senjata yang sanggup mengalirkan chakra dan menembus zirah besi biasa dengan sangat mudah!"
Paulie melompat turun dari geladak, menepuk bahu Gen seraya menyeringai lebar. "Bukan cuma senjata ninja, Gen! Kaku dan aku bisa menggunakan leburan logam chakra ini untuk merancang amunisi khusus senapan Flintlock dan melapisi bagian pelindung meriam berat kita!"
Kaku melangkah mendekati peti kayu, mengambil sebongkah bijih besi chakra, lalu menimbangnya dengan telapak tangannya. Burung merpati Hattori di bahunya memiringkan kepala mengamati logam tersebut.
"Massa jenis dan struktur molekul logam ini sangat unik," ujar Kaku dengan suara tuanya yang khas. "Dengan teknik peleburan ganda menggunakan tanur batu karang di dalam gua, kita bisa menaikkan efisiensi penghantaran energinya hingga delapan puluh persen."
Rian merapatkan mantel bertudung hitamnya, menatap Kaku, Paulie, dan Kaguya Gen.
"Pindahkan empat peti Chakra Metal Ores ini ke dalam bengkel tempa gua karang," perintah Rian tegas. "Malam ini kita akan mengeksekusi proyek penempaan persenjataan baru faksi."
"Siap, Boss!" seru Paulie, Kaku, dan Gen serentak.
Di dalam gua karang bertingkat dua Teluk Karang Hantu, udara terasa hangat dan berhembus oleh nyala api merah dari tanur peleburan batu karang. Api berkobar dahsyat ditiup oleh dua unit pompa angin mekanis yang dijalankan oleh prajurit klan Kaguya.
Rian berdiri di dekat Meja Perencana Tempa di bagian tengah gua bersama Tashigi dan Izo.
Rian memanggil antarmuka semi-transparan biru Shop Level 4 di dalam pikirannya. Dari total 1.850 System Point yang dimilikinya saat ini, Rian meneliti opsi-opsi blueprint penempaan militer khusus yang tersedia di toko sistem.
[SYSTEM SHOP LEVEL 4 - FORGING & ARSENAL BLUEPRINTS]
Advanced Weapon Forging Blueprint: Chakra-Conductive Marine Arsenal - Cost: 350 SP (Cetak biru teknik penempaan ganda tingkat lanjut untuk melebur Chakra Metal Ores dengan besi tempa murni. Memungkinkan pembuatan 20 bilah Pedang Sabut Angkatan Laut Konduktif Chakra/Beshin Katana serta 300 butir Peluru Timah Penembus Chakra untuk senapan Flintlock).
Den Den Mushi Fleet Broadcast Sub-Station - Cost: 150 SP (Upgrade siput komunikasi khusus untuk melakukan siaran komando serentak ke seluruh kapal perang armada Gale dalam radius lima puluh mil laut).
Rian mempertimbangkan dua opsi tersebut secara cermat. Skor Intelligence 14-nya mengonfirmasi bahwa memiliki persenjataan yang sanggup mengalirkan chakra bagi personel biasa dan amunisi Flintlock konduktif bagi Divisi Penembak Jitu Izo akan melipatgandakan efisiensi tempur faksi secara masif.
"Sistem," perintah Rian secara mental, "beli Advanced Weapon Forging Blueprint: Chakra-Conductive Marine Arsenal dan Den Den Mushi Fleet Broadcast Sub-Station."
[Membeli Blueprint: Advanced Weapon Forging Blueprint... Berhasil.] [Membeli Item: Den Den Mushi Fleet Broadcast Sub-Station... Berhasil.] [System Point Berkurang: -500 SP (350 + 150)] [Sisa System Point: 1.350 SP]
WUSH!
Seketika, dua gulungan cetakan biru besar berisikan rumus peleburan logam dan mekanisme tempa ganda muncul secara material di atas meja perencana, diapit oleh satu unit siput komunikasi Den Den Mushi tambahan bercangkang abu-abu dengan tiga antena pemicu siaran.
Kaku dan Paulie segera membuka gulungan blueprint penempaan tersebut. Mata Kaku berkilat cerdas saat membaca rumus presisi perbandingan leburan antara Chakra Metal Ores, besi tempa, dan belerang murni.
"Luar biasa..." puji Kaku seraya meraba garis blueprint tersebut. "Teknik penempaan ganda ini memadukan struktur pedang Wano dengan presisi pengerjaan senjata Angkatan Laut. Paulie, bantu aku memisahkan dua peti bijih besi chakra untuk leburan pedang, dan dua peti sisanya untuk leburan amunisi Flintlock!"
"Serahkan padaku, Kaku!" seru Paulie penuh semangat seraya mengikat tali suspender celananya.
Selama empat jam berikutnya, suasana di dalam gua tempa dipenuhi oleh dentang pukulan palu besi dan desis uap air pendingin logam.
TAK! TAK! TAK! CIIIISSS!
Kaku mengeksekusi teknik pemotongan kayu dan logam Rokushiki-nya dengan sangat presisi, membagi batangan besi panas menjadi seragam, sementara Paulie dan Kaguya Gen menempa bilah-bilah pedang dengan ketukan palu yang berirama kokoh. Izo memperhatikan proses pemuatan bubuk belerang dan leburan besi chakra ke dalam cetakan peluru senapan Flintlock-nya dengan kepuasan yang mendalam.
Jelang pukul satu dini hari, proyek penempaan pertama selesai secara sempurna.
Di atas rak kayu bengkel tempa, berjejer rapi:
20 Bilah Pedang Sabut Konduktif Chakra (Chakra-Conductive Marine Cutlasses / Beshin Katana): Pedang bermata tunggal berbahan baja hitam keperakan yang sanggup mengalirkan chakra elemen atau Haki secara mulus, meningkatkan ketajaman tebasan hingga tiga kali lipat.
300 Butir Peluru Timah Penembus Chakra (Chakra-Penetrating Flintlock Ammunition): Amunisi khusus senapan Flintlock yang dilapisi leburan besi chakra, sanggup menembus pertahanan Jutsu elemen air atau pelindung chakra musuh dari jarak jauh.
[SISTEM NOTIFIKASI: Penempaan Senjata Selesai]
Persenjataan Diperoleh: Chakra-Conductive Marine Cutlass (20) & Chakra-Penetrating Flintlock Ammunition (300 Butir).
Penggunaan Material: 4 Peti Chakra Metal Ores / Sei Seikō terpakai penuh.
Izo mengambil sebutir peluru chakra baru dari meja, memasukkannya ke dalam laras senapan Flintlock-nya, lalu menyunggingkan senyum anggun di balik riasan wajah Wano-nya.
"Dengan amunisi konduktif chakra ini," suara Izo halus namun memancarkan daya hancur yang mematikan, "bahkan ninja tingkat Jonin tidak akan sanggup menahan tembakan senapan Flintlock kami dari jarak jauh."
Denting suara sistem berdenting nyaring merespons keberhasilan produksi persenjataan tingkat tinggi ini.
[ACHIEVEMENT UNLOCKED: Master Arsenal Forger]
Berhasil menempa persenjataan khusus berbasis logam konduktif chakra (Chakra Metal Ores) untuk memperkuat seluruh divisi tempur faksi.
Reward: +250 System Point.
[Kalkulasi System Point:] 1.350 SP (sisa) + 250 SP (achievement) \= 1.600 SP!
Setelah proyek penempaan selesai, Rian, Smoker, Tashigi, Izo, dan Kaku melangkah menuju kabin kayu utama untuk mengulas laporan intelijen terbaru.
Tashigi memasang siput siaran Den Den Mushi Fleet Broadcast Sub-Station di atas meja komando, menghubungkannya dengan dua siput jaringan bisnis di Gudang Sektor Sekunder #08 Hagi dan Markas Utama Tebing Barat Pulau Ren.
Siput komunikasi bercangkang abu-abu itu berdering halus sebelum memproyeksikan suara Dogo dari Pulau Ren dan staf pedagang utama dari Kota Pelabuhan Hagi secara bersamaan.
Puru-puru-puru... Katchan!
"Tuan Rian! Nona Tashigi!" suara Dogo terdengar sangat jernih dan bersemangat melalui pemancar siaran. "Laporan penting dari Markas Utama Pulau Ren! Dua hari lalu, kapal pedagang bahan pangan dari wilayah perairan barat mengonfirmasi bahwa gelombang reputasi faksi Gale telah menyebar hingga ke pelabuhan perbatasan Negara Api!"
Smoker menghembuskan asap cerutunya, menyipitkan mata. "Negara Api? Kabar tentang faksi kita sudah menyeberangi samudera laut lepas?"
"Benar, Captain Smoker!" jawab Dogo mantap. "Para pedagang lintas negara membicarakan kehebatan faksi Gale yang sanggup menjamin keselamatan konvoi kapal dagang di perairan Negara Air tanpa tergantung pada militer desa ninja! Nilai reputasi faksi kita melambung tinggi di mata para pialang internasional!"
Staf pedagang utama dari Gudang Hagi menyela jernih, "Tuan Rian, laporan dari pusat Kota Pelabuhan Hagi juga mengonfirmasi guncangan besar di markas utama Kirigakure! Kekalahan Tokubetsu Jonin Terumi Koga dan hilangnya unit Hunter-nin di Celah Kabut Barat membuat petinggi Anbu Kiri berada dalam situasi kepanikan penuh!"
"Bagaimana reaksi petinggi Kirigakure?" tanya Rian dingin.
"Mereka menduga bahwa faksi Gale adalah milik faksi militer pemberontak yang bekerja sama dengan klan-klan terbuang!" terang staf tersebut. "Mizukage Keempat Yagura Karatachi dikabarkan telah mengeluarkan perintah khusus untuk memperketat garis patroli laut dalam, tetapi mereka tidak berani mendekati perairan luar Kepulauan Hagi karena takut memicu kehancuran pasokan logistik dari Serikat Pedagang Bebas!"
Denting suara sistem yang sangat nyaring dan bergema membahana di dalam pikiran Rian merespons dampak politik dan reputasi internasional tersebut.
[SISTEM NOTIFIKASI: Peningkatan Reputasi Internasional & Regional]
Berita kehancuran unit Hunter-nin Terumi Koga dan perlindungan resmi armada pedagang menyebar ke perbatasan Negara Api dan seluruh wilayah Negara Air.
Public Reputation Berkembang: +200 Poin (Total Public Reputation: 1.500 - Diakui Sebagai Kekuatan Pelindung Laut Utama).
Underworld Reputation Berkembang: +200 Poin (Total Underworld Reputation: 2.600 - Penguasa Bawah Tanah Mutlak di Perairan Luar).
Military Reputation Berkembang: +200 Poin (Total Military Reputation: 1.200 - Dicatat Sebagai Musuh Utama Militer Kirigakure).
Rian menyunggingkan senyum dingin penuh kalkulasi dari balik tudung hitamnya.
Guncangan politik di Kirigakure berjalan persis sesuai skenario strategi dua sayapnya. Dengan memegang kendali atas armada pengawal Serikat Pedagang Bebas, faksi Gale telah mengunci urat nadi ekonomi Kirigakure tanpa perlu melakukan penyerangan langsung ke desa utama.
"Pekerjaan yang bagus, Dogo dan Staf Hagi," respon Rian melalui Den Den Mushi. "Tetap pertahankan kewaspadaan jaringan komunikasi di kedua posisi."
"Siap, Tuan Rian!" jawab kedua perantara sebelum panggilan ditutup dengan dentang Katchan!.
Usai pencerahan intelijen jaringan komunikasi, Rian bersama Smoker, Izo, dan Kaku melangkah turun menuju ruang tahanan bawah (brig) Kapal Perang Lautan Merah untuk mengeksekusi pemeriksaan terhadap Terumi Koga—Tokubetsu Jonin pimpinan Pasukan Hunter-nin Kirigakure yang ditangkap pada pertempuran sebelumnya.
Di dalam sel tahanan redup yang berdinding kayu jati berlapis rantai besi tebal, Terumi Koga terikat rapat pada tiang kayu kapal. Di sel-sel sekitarnya, Jonin Kurosawa, Kapten Gark, Hozuki Ryuji, Yuki Hyouba, dan sembilan anggota Anbu Kiri menatap kedatangan Rian dengan pandangan mata yang dipenuhi oleh rasa takut dan kepasrahan mutlak.
Rian melangkah mendekati sel Koga, merapatkan mantel bertudung hitamnya. Radar Kenbunshoku Haki (Intermediate)-nya aktif penuh, memindai detak jantung dan emosi Koga secara terperinci.
Terumi Koga mendongak, matanya yang memar menatap Rian dari balik rambut cokelat kemerahannya yang berantakan.
"Kau... Pemuda bertudung hitam..." suara Koga parau dan tersengal-sengal. "Kau pikir dengan menahanku di tempat ini, Kirigakure akan berlutut padamu? Desa Kabut dipimpin oleh Mizukage Keempat yang tidak mengenal rasa ampun! Pasukan Pembunuh berikutnya akan memburu kalian sampai ke ujung samudera!"
Kaku melangkah maju dua titik di samping Rian, membetulkan topi capiknya seraya menatap Koga dengan pandangan stoik yang sangat dingin.
"Ancaman yang sangat tidak efisien," suara Kaku tenang dan bernada tua yang khas. "Seorang Tokubetsu Jonin yang kalah dan tertangkap hidup-hidup oleh musuh dalam tradisi Hunter-nin Kirigakure dianggap sebagai liabilitas yang harus dimusnahkan. Tuan Rian sudah mengetahui bahwa desamu tidak akan pernah mengirimkan pasukan penyelamat untukmu."
Wajah Koga seketika memucat pasi. Kata-kata Kaku menghantam kesadarannya secara telak. Sebagai komandan Hunter-nin yang tugas utamanya adalah membunuh dan menghapus mayat ninja pelarian Kiri agar rahasia jutsu tidak bocor, Koga tahu betul doktrin kejam desanya sendiri: seorang Hunter-nin yang tertangkap tidak memiliki nilai kemanusiaan bagi Kirigakure.
Rian melangkah mendekati jeruji sel, menatap Koga dingin. "Terumi Koga, berikan informasi mengenai posisi benteng pertahanan pesisir dan gudang amunisi rahasia Kirigakure di sektor barat."
Koga gemetaran hebat, detak jantungnya berpacu cepat—fluktuasi ketakutannya terbaca jelas oleh Kenbunshoku Haki Rian.
"J-Jika aku memberitahumu..." suara Koga bergetar, "apa yang akan kau lakukan padaku dan lima anak buahku?!"
"Kalian akan tetap hidup di ruang tahanan ini sebagai pekerja galangan kapal di bawah pengawasan Kaku dan Paulie," jawab Rian datar. "Tetapi jika kau mencoba memalsukan informasi, Shigan milikku dan pedang Kaku akan menuntaskan nyawamu detik ini juga."
Koga menundukkan kepalanya dalam-dalam, menghembuskan napas kepasrahan total.
"Baik... Aku akan katakan!" terang Koga dengan suara serak. "Di tepi perairan pulau utama Kirigakure sektor barat—sekitar tiga puluh mil laut dari tempat ini—terdapat Benteng Karang Hitam (Black Fort Kirigakure). Benteng itu adalah pangkalan pasokan senjata dan pos pengawasan utama bagi kapal-kapal perang militer Kiri yang menuju perairan luar! Di dalam gudang benteng itu tersimpan lebih dari 50.000 Ryo kas operasi militer, puluhan gulungan jutsu rahasia, dan pasokan amunisi kapal perang!"
[SISTEM NOTIFIKASI: Informasi Intelijen Benteng Terbuka]
Memperoleh peta lokasi dan rincian pertahanan Benteng Karang Hitam Kirigakure (50.000 Ryo kas militer, gulungan jutsu rahasia, dan pasokan persenjataan kapal).
Rian merenungkan informasi intelijen mengenai Benteng Karang Hitam tersebut. Skor Intelligence 14-nya langsung menyusun skenario kalkulasi taktis: Benteng Karang Hitam adalah simpul pertahanan militer Kirigakure terdepan di sektor barat. Jika faksi Gale sanggup melumpuhkan benteng tersebut secara terselubung, dominasi faksi Gale di seluruh perairan Negara Air akan menjadi mutlak dan tak tertandingi!
Denting suara sistem yang sangat nyaring dan bergema membahana di dalam pikiran Rian, memicu lahirnya misi strategis skala gergasi.
[MISSION TRIGGERED: Penumbangan Benteng Karang Hitam]
Tujuan Misi: Pimpin armada Gale bergerak menuju Benteng Karang Hitam Kirigakure, lumpuhkan sistem pertahanan benteng, kuasai gudang amunisi dan kas militer 50.000 Ryo, serta tegakkan dominasi mutlak faksi Gale di perairan barat Negara Air.
Kondisi Kemenangan: Lumpuhkan pertahanan Benteng Karang Hitam & Amankan seluruh pasokan kas/jutsu tanpa membiarkan sinyal darurat Kiri terkirim ke desa utama.
Hadiah Misi:
+1.000 System Point
+50.000 Ryo (Kas Perang Benteng)
+400 Public Reputation
+400 Underworld Reputation
+500 Military Reputation
Unlocked: Character Recruitment Ticket (Legendary/Epic) (1).
Batas Waktu: Tiga Hari Dari Sekarang.
Rian menatap rincian misi gergasi tersebut. Hadiah 1.000 System Point, 50.000 Ryo kas perang, serta tiket perekrutan tingkat Legendary/Epic adalah kesempatan emas tertinggi yang dapat membawa faksi Gale ke tingkatan faksi militer adidaya di dunia Shinobi!
"Smoker, kunci sel ini," perintah Rian mantap.
"Dimengerti, Rian," jawab Smoker seraya memutar kunci besi sel tahanan dengan dentang KANG yang kokoh.
Dua hari berikutnya di Pos Terdepan 2 Teluk Karang Hantu diisi oleh persiapan tempur skala masif untuk menghadapi operasi penyerangan Benteng Karang Hitam Kirigakure.
Di bawah komando Rian, seluruh divisi tempur faksi Gale bergerak dalam keteraturan yang sempurna:
Divisi Garda Laut (Smoker & Tashigi): Menyiapkan Kapal Perang Lautan Merah (Flagship) dan Kapal Perintis 01. Dua puluh pedang Chakra-Conductive Cutlasses dibagikan kepada anggota Unit Alpha dan Beta, sementara enam meriam berat Angkatan Laut diperiksa amunisinya oleh Paulie.
Divisi Armada Bayangan (Izo, Kaku, Johnny): Menyiapkan Kapal Sloop Bertiang Dua. 300 butir peluru Chakra-Penetrating Flintlock Ammunition dibagikan kepada lima anggota Unit Penembak Jitu Izo. Kaku memeriksa kelenturan tali derek dan sistem pengintai Kenbunshoku Haki-nya di atas tiang layar.
Di pantai pasir putih, Kaku membagikan teknik pemantauan Rokushiki dan latihan dasar Kami-e kepada Johnny dan anggota Unit Beta, sementara Smoker meningkatkan ketahanan fisik prajurit klan Kaguya menggunakan pandangan Marine Physical Training Manual.
Pada malam hari ketiga, seluruh jajaran perwira utama—Smoker, Tashigi, Paulie, Johnny, Izo, dan Kaku—berkumpul di anjungan pantai pasir Teluk Karang Hantu di bawah sinar rembulan yang jernih.
Tiga kapal perang faksi Gale yang dilapisi lunas Seastone Coated Hull bersandar anggun di sepanjang dermaga kayu jati, memancarkan aura ketahanan fisik gila dan daya tempur yang menakutkan.
Rian melangkah ke ujung anjungan pantai, merapatkan mantel bertudung hitamnya. Di tangannya, ia memegang gulungan peta lokasi Benteng Karang Hitam Kirigakure.
"Malam ini, faksi Gale bergerak menuju perairan pulau utama Kirigakure," suara Rian bergema dingin, berat, dan memancarkan otoritas kepemimpinan tak tergoyahkan. "Kita akan menumbangkan Benteng Karang Hitam dan mengunci dominasi lautan ini secara mutlak."
"Siap, Tuan Rian!" seru seluruh perwira serentak dengan nada penuh dedikasi dan semangat tempur yang membara!
Rian memanggil antarmuka status sistemnya secara menyeluruh untuk mengonfirmasi seluruh data canon, status finansial, inventaris, dan reputasinya yang terbarui secara mutlak, akurat, dan tanpa retcon.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
SYSTEM STATUS
Nama: Rian Usia: 20 Level: 1
Strength: 15 Speed: 15 Vitality: 12 Stamina: 12 Intelligence: 14
System Point: 1.600 SP Reputation:
Public Reputation: 1.500 (1.300 + 200 - Pelindung Laut Internasional)
Underworld Reputation: 2.600 (2.400 + 200 - Penguasa Bawah Tanah Mutlak)
Military Reputation: 1.200 (1.000 + 200 - Ancaman Utama Kirigakure)
Skills:
Rokushiki: Kami-e (Basic)
Rokushiki: Geppo (Basic)
Rokushiki: Tekkai (Basic)
Rokushiki: Soru (Basic)
Rokushiki: Rankyaku (Basic)
Rokushiki: Shigan (Basic)
Navigation (Basic)
Kenbunshoku Haki (Intermediate)
Busoshoku Haki (Basic)
Characters:
Johnny (Uncommon - Bounty Hunter) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Smoker (Rare - Marine Captain) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Tashigi (Rare - Marine Ensign) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Paulie (Rare - Galley-La Dock 1 Foreman) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Izo (Epic - Whitebeard Pirates 16th Division Commander) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Kaku (Epic - CP9 / Galley-La Dock 1 Foreman) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Inventory:
Basic Hunting Knife (1)
Kapak Besi Kecil (1)
Kompas Kuningan (1)
Tali Tambang Rami (Sisa 3 meter)
Pelindung Dahi Kirigakure Tergores (1)
Jurnal Pelayaran Kuno (1)
Kantong Air Kulit (2 Liter)
Roti Gandum Kering (2)
Kunai Standar Kiri (45)
Senbon Konduktif (78)
Ninjato Standar/Hunter-nin Kiri (30)
Parang Pemotong Kayu Tebal (5)
Kapak Ganda Bajak Laut (2)
Pedang Berantai Koga (1)
Gulungan Peta Rahasia Anbu Kiri (1)
Peta Patroli Perbatasan Timur Kirigakure (1)
Peta Lokasi Benteng Karang Hitam Kirigakure (1)
Topeng Porselen Anbu Terbelah (1)
Buku Catatan Pialang Es Hitam (1)
Den Den Mushi Pair (1 di Pos Hagi, 1 di Markas Pulau Ren)
Encrypted Den Den Mushi Sub-Station (1 di Gudang Hagi)
Den Den Mushi Fleet Broadcast Sub-Station (1 di Kabin Pos 2)
Dokumen Sewa Gudang Sektor Sekunder #08 (1)
Dokumen Kontrak Pengawalan Resmi Serikat Pedagang Bebas (1)
Heavy Marine Cannon Package (6 Units - Installed on Flagship & Perintis)
Blueprint: Seastone Coated Hull & Marine Sub-Keel (Applied to 3 Ships)
Flintlock Musket & Precision Ammunition Package (20 Sets - Dipergunakan Unit Penembak Jitu Pos 2)
Marine Physical Training Manual (1 - Dipergunakan Smoker)
Civilian Merchant Staff Package (3 Persons - Bertugas di Gudang Hagi)
Advanced Weapon Forging Blueprint: Chakra-Conductive Marine Arsenal (Applied)
Chakra-Conductive Marine Cutlass (20 - Dipergunakan Unit Alpha & Beta)
Chakra-Penetrating Flintlock Ammunition (300 Butir - Dipergunakan Unit Penembak Jitu Izo)
Uang Tunai: 225.400 Ryo (215.400 Ryo di Pos Hagi/Kabin + 10.000 Ryo di Markas Pulau Ren)
Dokumen Kepemilikan & Kunci Kabin Sloop (1)
Kapal Sloop Bertiang Dua (1 - Pelapisan Lunas Seastone/Ancient Ore)
Kapal Perang Lautan Merah (1 - Flagship, Pelapisan Lunas Seastone/Ancient Ore)
Kapal Perintis 01 / Eks-Anbu Cutter (1 - Pelapisan Lunas Seastone/Ancient Ore)
Achievement:
First Survival
World Discovery
Tactical Advantage
Civilized Footprint
Founder
Naval Dominance
Fleet Expansion
Martial Mastery
Shinobi Hunter
Commander Assembly
Marine Bureaucracy
Anbu Suppressor
Multi-Island Expansion
Master Shipwright
Underworld Merchant
Six Powers Initiate
Bloodline Protector
Ancient Material Collector
Merchant Escort Hegemony
Master of Escorts
Jonin Suppressor
Fleet Commander
Haki Dual Wielder
Dual-Front Strategist
Hunter-nin Hunter
Chakra Ore Acquisition
Master Arsenal Forger
Organization: Gale (Level 3 - Regional Maritime Power) Territory:
Markas Utama: Tebing Barat (Pulau Ren)
Pos Terdepan 2: Teluk Karang Hantu (Kepulauan Hagi)
Aset Bawah Tanah: Gudang Sektor Sekunder #08 (Kota Pelabuhan Hagi)
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Tiga kapal perang faksi Gale—Kapal Perang Lautan Merah, Kapal Sloop Bertiang Dua, dan Kapal Perintis 01—mengarahkan haluannya membelah ombak malam perairan luar Negara Air.
Dengan kas sebesar 225.400 Ryo, 1.600 System Point, enam perwira unggulan dari dunia One Piece (Smoker, Tashigi, Paulie, Johnny, Izo, dan Kaku), persenjataan tempaan besi chakra baru, serta pasukan tempur berdisiplin tinggi, faksi Gale berlayar menuju panggung pertempuran terbesar mereka: Penumbangan Benteng Karang Hitam Kirigakure.