NovelToon NovelToon
Anak Kembar Mafia

Anak Kembar Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:13.1k
Nilai: 5
Nama Author: Buna Seta

Hana Yasmin adalah lambang dari ketegaran wanita yang luar biasa. Enam tahun yang lalu terpaksa diusir dari rumah orang tuanya sendiri karena telah mengandung benih pria yang tidak dia kenal. Sebuah tragedi kelam merenggut paksa kesucianya. Trauma mendalam itu sempat meruntuhkan dunia Yasmin. Namun, takdir berkata lain. Bayi yang dititipkan dalam tahimnya lahir sepasang malaikat kecil laki-laki dan perempuan yang ia beri nama Fatir dan Fathia.

Yasmin berjuang sendiri membesarkan anak kembarnya itu hingga tumbuh menjadi anak yang cerdas, padahal masih usia 5 tahun dan sekolah TK. Yasmin yang bekerja di restoran bertemu Marco Bellini. Pria itu jatuh cinta kepadanya bahkan mengajak menikah dan berjanji untuk membesarkan si kembar, tapi rasa trauma membuat Yasmin tidak mudah untuk menerima.

"Yasmin, menikahlah denganku demi kamu dan anak-anak."



Apakah Yasmin akhirnya menerima Marco? Bagaimana kisah selanjutnya? Kita ikuti kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Malam itu langit mendung sangat pekat, seolah-olah tahu bahwa sepotong kisah kelam akan segera tertulis.

Hana Yasmin gadis polos yang menduduki bangku kuliah semester dua, setiap malam minggu seharusnya menjadi momen melepas lelah yang menyenangkan, cukup membaca novel di handphone sambil tiduran. Namun, ia ingat teman-teman kampus bahwa malam ini akan menjemputnya keluar dengan dalih makan malam bersama.

"Sekali-kali apa Yasmin, jangan di kamar terus, bisa-bisa loe jadi kutu kasur," kata Sonya ketika Yasmin nebeng kendaraan temannya siang tadi.

Begitulah cara tiga temannya membujuk Yasmin hingga hatinya tergoyahkan.

Dengan malas, Yasmin bangun dari ranjang ketika mendengar klakson di luar sana, tangannya menarik gorden sedikit, tampak mobil mewah parkir di halaman kost.

 Keluar teman-temannya dari kendaraan tersebut, serentak memanggil-manggil namanya. Tanpa menjawab, Yasmin segera menggunakan baju santai kemudian menemui mereka.

"Ayo, Yas. Naik," seru Leny dari kaca mobil yang terbuka setengah.

Yasmin menjadi ragu ketika melihat penampilan ketiga temannya yang hanya menggunakan baju tanpa lengan, dan rok mini di atas lutut, padahal malam ini dingin sekali.

"Yasmin, ayo... keburu malam," kata Mila dengan alasan tidak makan lebih dari jam 9 malam karena sudah jam diet.

Yasmin akhirnya ikut mereka masuk ke dalam mobil. Namun, perjalanan malam itu membawanya jauh dari zona nyaman, ketika mobil berhenti di salah satu gedung dengan lampu kerlap-kerlip dan dijaga oleh beberapa pria yang berbadan tetap.

Detak jantung Yasmin mulai berpacu cepat saat ia dan teman-temannya melangkah masuk. Ada rasa ingin keluar lagi ketika hati nuraninya menolak tempat seperti itu. Dentuman musik bas terdengar memekakkan telinga, aroma alkohol seketika menyengat hidungnya dan lampu warna-warni yang pernah ia tonton di salah satu drama, seketika ia tahu bahwa tempat ini adalah club malam.

Yasmin hendak pergi meninggalkan teman-temannya, tapi salah satu dari mereka menarik tangannya.

"Tidak akan kenapa-napa Yas, tenang saja sih," ujar mereka menenangkan.

Yasmin merasa asing dengan tempat seperti itu maka hanya terpaku di tengah sofa. Seseorang menyodorkan segelas minuman berwarna merah muda.

"Ayo Yas, kita minum," teman-temannya mengadu gelas hingga berdenting sebelum meneguk minuman itu, tapi tidak untuk Yasmin. Dia bukan orang bodoh tidak percaya jika minuman itu benar-benar jus.

Awalnya teman-temannya masih menghargai Yasmin yang hanya diam dalam ketakutan di dunia orang-orang yang menurutnya gila. Tiba-tiba saja, muncul seorang pria yang tidak ia kenal mulai merayu.

Hana menggeser duduknya hingga mentok di ujung sofa, tapi pria itu terus mendekat. Bau Alkohol campuran rokok membuat Yasmin jijik lalu mendorong dada pria kekar itu dengan cepat.

Yasmin berdiri hendak keluar tapi tubuhnya tertangkap oleh pria yang sudah terpengaruh oleh minuman.

"Sonya, Mila, Leny..." Yasmin berteriak minta bantuan teman-temannya. Namun, ketika mereka mendekat bukan pertolongan yang Yasmin terima, tiga temannya yang ia anggap malaikat penolong justru memaksa nya minum dan bekerja sama membuka mulunya, hingga satu botol minuman mereka tuang ke mulut walau sebagian tumpah ke lantai.

Hanya butuh waktu lima menit pandangan Yasmin mulai kabur. Kepalanya berputar hebat dan seluruh persediaan merasa lemas. Suara teman-temannya yang mentertawakan masih terdengar di telinganya, seolah semua ini sudah mereka rencanakan.

Dalam kondisi setengah sadar, Yasmin merasa tubuhnya di papah menjauh ke lorong-lorong gelap seolah tak berujung.

Ternyata naas bagi Yasmin, bukan hanya tubuhnya yang tidak perdaya, tapi yang membuatnya lebih hancur kesuciannya direnggut paksa oleh kebiadaban pria yang tidak ia kenal. Hingga fajar menyingsing Yasmin yang tak lagi utuh pergi dari tempat itu dengan perasaan hancur.

Hari-hari selanjutnya Yasmin hanya meninggalkan sesal di dalam kamar kost, tidak lagi keluar rumah kecuali jika sedang membeli makanan hingga dua bulan kemudian, masa liburan semester habis, Yasmin ingin melanjutkan kuliah. Tidak mau mengecewakan kedua orang tuanya yang sudah menaruh harapan mengirim uang setiap bulan untuk keperluan kuliah, kost dan kebutuhannya. Namun, ketika hendak berangkat ke kampus Yasmin mual dan muntah-muntah.

"Astagfirullah... aku sudah terlambat, jangan-jangan..."

Dengan perasaan campur aduk, Yasmin membeli alat tes kehamilan dan ternyata positif. Hilang sudah semangat Yasmin untuk berangkat kuliah pagi itu. Ia menyusun keberanian yang tak lagi utuh pulang ke orang tuanya.

Plak!!!

Tempat yang akan Yasmin jadikan untuk mengadu dan minta perlindungan justru menolak kehadirannya. Tamparan keras bergema di ruang keluarga di rumah besar itu. Yasmin hanya bisa menangis tergugu memegangi wajahnya yang panas bekas tamparan Amir sang Ayah.

"Siapa yang melakukan ini Yasmin?!" Tanya Amir menggelegar.

Yasmin hanya menggeleng, menangis terisak-isak, tentu saja tidak ingat wajah pria yang tidak bertanggung jawab itu.

"Jika kamu masih ingin tetap menjadi anak saya, gugurkan!" Perintah pak Amir, membuat dada Yasmin sakit, lebih sakit dari tamparan baru saja.

"A-aku ti-tidak, mau menambah dosa lagi, Ayah," jawab Yasmin putus-putus.

"Memalukan kamu! Pergi dari rumah ini! Pergiiii..." usir Amir. Pria 50 tahun itu berteriak, tangannya menyambar gelas di atas meja hendak melempar ke wajah putrinya. Namun, ibu Maryam merampas gelas tersebut dari tangan suaminya, jika mengenai tubuh Yasmin entah apa yang terjadi.

"Yasmin, pergilah Nak..." titah ibu Yasmin dengan hati hancur. Ia tidak ingin putrinya mati di tangan ayahnya sendiri..

Dengan hati yang lebih hancur, Yasmin meninggalkan rumah kedua orang tuanya yang awalnya akan ia jadikan tempat untuk berlindung, tapi kini justru di tendang pergi hanya karena kesalahan yang tidak sepenuhnya ia sengaja.

6 tahun kemudian.

"Sayang... kita sarapan dulu..." Panggil Yasmin yang sudah selesai menata tiga piring nasi dengan telur ceplok di piring.

"Iya... bunda..." suara itu terdengar serentak, muncul dua anak laki-laki dan perempuan cantik dan tampan sudah menggunakan seragam sekolah TK. Wajah-wajah ceria itu segera duduk mengisi tikar kosong.

"Anak-anak Bunda mamang pintar," Yasmin bangga, setahun terakhir anak-anaknya sudah mandi sendiri, pakai baju sendiri.

"Kan Bunda yang ajari," jawab mereka.

"Ya sudah... sekarang makan dulu," Yasmin mendekatkan piring ke hadapan Fatir dan Fathia.

"Yayyy... telur mata sapi," seru Fathia anak perempuan yang mengenakan kerudung segera menyendok nasi.

"Berdoa dulu Fathia," balas Fatir, anak laki-laki yang tidak kalah tampan itu mengingatkan. Wajah anak kembar itu seperti bukan anak orang Indonesia.

"Oh lupa," Fathia tertawa kecil.

"Sekarang Fatir pimpin doa dulu, sayang..." ujar Yasmin. Fatir mengangguk lalu memimpin doa sebelum makan.

Tok tok tok.

Namun, belum sempat sendok mereka masuk ke dalam mulut, pintu kontrakan diketuk dari luar disertai suara wanita yang menggema.

"Kalian lanjut makan, Nak. Biar bunda keluar dulu," Yasmin menarik napas panjang. Pemilik kontrakkan marah-marah tentu ia sudah paham apa alasannya.

"Bu Retno kebiasaan, deh. Pagi-pagi sudah marah-marah, kan kata Bunda jauh rezeki, iyakan Kak?" Tanya Fathia, raut wajah ceria tadi tergantikan oleh kesedihan memikirkan bundanya sering kali dimarahi.

"Pasti mau nagih uang kontrakan, kita kerjain yuk," Fatir berdiri dari tikar mencari sesuatu.

...~Bersambung~...

1
@alfaton🤴
bener kan suruhan sang Marco......gimana kabarnya keluarganya Yasmin ya ....masa ga merasa kangen kasihan.....sejahat jahatnya mestinya ya masih punya rasa kangen ama anak ada cucunya lagi......udah lima tahun masa ga ingin ketemu sih
Eka ELissa
kan art kiriman Marco...🤣🤣🫣buat bantuin kmu di rumah yass
sbar dong Marco dia itu GK mudah percaya ma orang tau yass itu orang nya hati2 percaya ma orang..
ardiana dili
lanjut
vj'z tri
kan udah di bayar 😅
vj'z tri
ini pasti ulah Dady Marco 😅
🌷💚SITI.R💚🌷
ini wati di kirim budimarcopolo kayanya
Rina
Semoga kalian selalu bahagia ya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Lia siti marlia
marco bisa aja ngerayu nya pake kasih perhiasan 🤗🤗kalau yasmin gak mau buat aku aja 🤭🤭🤭🤭
hadeh siapa tuh cewe jangan jangan yang nyari marco lagi😌
Eka ELissa
jngn 2 itu art yg di kirim Marco buat bntuin kmu...yass....
entah lah hanya emak yg tau
Eka ELissa
Marco udh jatuh cinta pada pandangan pertama yass dgn mu TPI kmrin dia lgi eror mknya lupa ma kmu yass 🤣🫣
Teh Yen
siapa yah itu ?
🌷💚SITI.R💚🌷
sopo mene iki
🌷💚SITI.R💚🌷
Aamiin. smg perjuangan kamu berhasil ya marcopolo walau pastiy ga mudah
🌷💚SITI.R💚🌷
lbh aman ya marcopolo dr pada ketahuan mau sunat
@alfaton🤴
kayaknya art buat kamu Yas.....biasa sang Marco pastinya yang nyuruh.....
@alfaton🤴
kamu pasti bohong kan Mar.......ga mungkin lah seorang pria memberi perhiasan tanpa pamrih.......dah kalau Yasmin ga mau nerima buat aku aja sini Mar......toh kamu ga ada maksud apa apa kan daripada nanti kamu buang kan sayang 😂😂😂😂😂
ardiana dili
lanjut
@alfaton🤴
lewat kotak itulah Yas yang nantinya akan ada jalinan......dua hati jadi satu keluarga .......maka diterima ya Yas....
🌷💚SITI.R💚🌷
kan udh tau tujuanya ngelamar kamu..tp caray aja marcopolo yg nyeleneh
Rina
Waduh Marco kamu terlalu gercep ya 🫢🫢🫢
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!