NovelToon NovelToon
My Teacher Is My Husband

My Teacher Is My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Balas Dendam
Popularitas:932
Nilai: 5
Nama Author: Rosemary Mary

Bagaimana perasaan mu jika kau terpaksa harus menikah muda? Terutama dengan orang yang usianya jauh lebih tua dari mu? Inilah yang terjadi dengan Clara Adeline Ferguson. Ia adalah putri tunggal keluarga Ferguson yang terkenal kaya. Papa nya juga adalah salah satu donatur terbesar sekolah SMA Citra Kirana di kota X.

Kenapa? Scandal apa yang telah dia lakukan sehingga ia harus menikah begitu dini? Ya. Jawaban nya adalah. Clara itu sangat nakal dan juga tidak pernah mendengarkan kedua orang tuanya,ia bahkan bisa di bilang anak manja dengan perilaku buruk, tidak jarang ia membuat onar di sekolah, ia bahkan selalu mendapat nilai merah di raport nya dan terancam tidak naik ke kelas tiga karena sering bolos sekolah.

Sementara itu Zidan, adalah seorang guru laki-laki termuda di sekolah SMA Citra Kirana yang katanya adalah keponakan kepala sekolah, namun identitas Zidan ini tidak lah akurat seperti sedikit tertutup dan tidak ada yang tau tentang keluarga nya kecuali sang paman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosemary Mary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode #01

"pak Ferguson, saya benar-benar minta maaf, kali ini sudah merepotkan Anda untuk datang ke sekolah lagi karena ada hal penting yang ingin saya bicarakan kepada anda sebagai papa dari Clara." ucap pak kepala sekolah yang bernama Adnan kepada Ferguson.

"Saya mengerti, pak dan kali ini apa lagi yang sudah di lakukan oleh Clara sehingga saya harus menemui anda?" tanya Ferguson sambil menahan malu nya terhadap kepala sekolah yang ternyata ini bukan pertama kalinya Ferguson sebagai seorang papa dari Clara datang ke sekolah tersebut karena di pangil.

"Sebenarnya saya sangat malu untuk mengatakan ini kepada anda yang status nya adalah donatur terbesar di sekolah saya, namun ini demi kebaikan Clara sejujurnya saya cukup menghormati anda makanya saya tidak pernah memberikan hukuman terhadap Clara." ujar sang kepala sekolah lagi dengan penuh hormat.

"Saya mengerti pak, teruskan," jawab papa Ferguson sudah tidak sabar.

"Dua hari yang lalu Clara kembali membuat ulah, dia memukuli temannya, sehingga gadis itu masuk rumah sakit," jelas kepala sekolah dengan terpaksa." Ini adalah tindakan bulian yang di lakukan Clara di sekolah dan in juga bukan yang pertama pak," kata kepala sekolah melanjutkan ucapannya.

Papa Ferguson terdiam, rasanya sangat ingin sekali dia memarahi Clara dan menampar nya setelah mendengar ucapan dari sang kepala sekolah.

"Apa lagi yang dia lakukan setelah itu pak?" kata papa Ferguson ingin kepala sekolah menjelaskan lagi.

"Poin pentingnya adalah, saya tidak bisa menjamin kalau Clara akan naik ke kelas tiga, karena dia sering sekali bolos sekolah dan tidak mematuhi ucapan guru-guru yang mengajar nya, saya tidak habis fikir." Kata kepala pelayan sambil geleng-geleng kepala.

Papa Ferguson menarik nafas panjang dan membuangnya dengan kasar, sesungguhnya ia ada di puncak emosi paling tinggi namun ia masih berusia menjaga image nya sebagai seseorang yang terpandang di sana.

"Pak kepala sekolah, sekali lagi aku benar-benar minta maaf, akan aku urus anak itu kalau perlu aku akan memindahkan dia ke luar negeri dengan fasilitas terbatas biar dia tau hukuman dari ku bukan lah sebuah hal yang bisa dia buat main-main," kata papa Ferguson yang kemudian berdiri dari tempat duduknya.

Mendengar hal itu wajah kepala sekolah seketika pucat pasi, ia memikirkan tentang satu hal, ya itu di mana jika Clara keluar dari sekolah tersebut maka ada kemungkinan suatu saat Ferguson mengundurkan diri sebagai seorang donatur terbesar di sekolah nya.

"Tidak pak, jangan itu terlalu berlebihan,biar bagaimanapun Clara adalah murid saya dia bersekolah di sini dari sejak lama jika dia di keluarkan dan pindah sekolah itu sama saja akan merusak nama baik anda sebagai seorang papa, banyak orang tua mungkin akan berfikir kalau anda tidak bisa mendidik nya," ujar kepala sekolah dengan segala keberanian nya karena ia khawatir tidak ada lagi donatur yang tidak pelit seperti Ferguson.

"Lalu apa yang harus saya lakukan? Saya sudah beberapa kali menghukum nya dengan berbagai hukuman bukan nya jera dia malah semakin menjadi-jadi dan apa pak kepala sekolah pikir dia membuat teman nya masuk rumah sakit itu tidak memalukan?" ujar papa Ferguson lelah dengan ujian yang menimpa kelaurga nya.

"Saya punya satu ide cemerlang dan mungkin hanya ini lah yang akan berhasil membuat Clara yang bandel dan tidak bisa di atur bisa berubah sepenuh nya, namun saya tidak tau pak Ferguson akan setuju atau tidak dengan ide yang saya punya," kata kepala sekolah ikut berdiri dari duduknya dan menghampiri papa Ferguson.

"Apa itu pak?" tanya papa Ferguson penasaran dengan ide pak kepala sekolah.

"Nikah kan saja Clara," ujar pak Adnan dengan tatapan serius menatap papa Ferguson.

Papa Ferguson tercengang mendengar usul kepala sekolah yang baginya sama sekali tidak masuk akal itu.

"Apa yang anda katakan? Ini benar-benar di luar nalar, bagaimana mungkin putri semata wayangku menikah di usia muda dan dia masih sekolah,dan juga jika aku ingin menikahkan dia dengan siapa? Kepala sekolah kau mengada-ada saja," kata papa Ferguson sambil memijat alis nya.

"Saya tau anda akan mengatakan kalau ini tidak masuk akal pak, tapi jika anda mengirim nya ke luar negeri jika dia tetap tidak bisa merubah sikap nya anda juga yang akan kembali kerepotan mengurus dia, jika anda setuju dengan usulan saya, tentu ada seseorang yang menurut saya pantas menjadi suaminya Clara dan membimbing nya hingga dia lulus," kata kepala sekolah melanjutkan ucapannya.

Perkataan kepala sekolah barusan berhasil membuat papa Ferguson termakan di pikiran nya, ia pun penasaran dengan siapa usulan kepala sekolah tersebut.

"Siapa yang kau bilang pantas untuk nya?" tanya papa Ferguson lagi.

"Keponakan ku, Zidan." kata kepala sekolah tudepoin.

"Apa? Siapa dia dan apa pangkat nya sehingga kau berani mencalonkan keponakan mu itu untuk menjadi menantu ku?" Kata papa Ferguson lagi.

"Dia adalah guru terbaik di sekolah ini, dan aku rasa dia lah yang pantas mendidik Clara kita bisa melakukan pernikahan kontrak selama satu tahun sampai Clara lulus sekolah setelah itu Clara bebas untuk berpisah dengan Zidan," kata kepala sekolah.

"Maksud mu kau menyuruh anakku menjadi janda muda dan menikah dengan keponakan mu yang aku sama sekali tidak kenal itu? Ada-ada saja, meskipun ini adalah pernikahan kontrak aku tidak bersedia," ujar papa Ferguson tidak setuju.

"Aku hanya memberikan saran pak, setuju atau tidak nya anda punya banyak waktu untuk memikirkan hal tersebut, jika kasus teman dari Clara yang masuk rumah sakit sampai ke tangan polisi aku sama sekali tidak bisa membantu," kata kepala sekolah terdengar sedikit mengancam.

"Beri aku waktu," kata Ferguson yang kemudian berjalan keluar dari ruangan kepala sekolah.

Sebenarnya papa Ferguson tidak khawatir dengan polisi karena dia mengenali ayah dan ibu dari korban yang di buat Clara masuk rumah sakit itu. Namun ia hanya khawatir tentang ulah jahat Clara ini.

Kepala sekolah tersenyum melihat kegundahan hati Ferguson setelah mendengar hal tersebut.

Sementara itu di sisi lain,

Terlihat seorang gadis cantik dengan rambut panjang lurus dan selalu terurai sampai ke siku nya, sedang duduk di taman sambil memakan cemilan yang barusaja di bawa oleh temannya dari kantin.

"Clara, Lo tau nggak? Kemarin gue ketemu pak Zidan di taman pas lagi joging. Dia ganteng banget tau gak sih ughh makin cinta deh gue sama dia," kata Nola sahabat baik Clara yang selalu bersama dengan nya.

"Gue gak peduli, apa ganteng nya sih dia gantengan juga kak Brayen ya gak sih? Tapi sayang dia gak suka sama gue kenapa ya dia gak suka sama gue? Padahal gue kurang apa sih?" Kata Clara tak mengindahkan ucapan Nola dan malah memuji Brayen yang menjadi dambaan nya selama ini.

Clara Andeline Ferguson. Putri tunggal dari keluarga Ferguson yang terkenal kaya raya dan juga salah satu donatur terbesar di SMA Citra Kirana,SMA tempat Clara sekolah saat ini.

Ia adalah seorang gadis cantik dengan rambut lurus dan panjang, hidung nya mancung bibir mengoda dan juga selalu merah seperti buah strawberry, dan Clara memiliki kulit putih dengan mata besar berkilauan dan bulu mata yang panjang dia sangat cantik dan di juluki dengan julukan putri salju di sekolah nya.

Bersambung ....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!