NovelToon NovelToon
ARROGANT WIFE

ARROGANT WIFE

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Nikahkontrak / Aliansi Pernikahan / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / CEO / Tamat
Popularitas:867.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: ROZE

Alexa Elora William harus kembali ke negara asalnya setelah lima tahun gadis itu pergi. Dia dijodohkan
dengan Zion Melviano Wilson, anak dari sahabat sekaligus rekan bisnis ayahnya.

Lexa bersikeras menolak pernikahan itu namun kedua orang tuanya tetap memaksa.

Sementara itu ada David yang selalu menjaga dan melindungi Lexa sejak kecil dan tidak akan membiarkan Lexa jatuh begitu saja dalam genggaman Zion.

"Jangan harap aku akan menerima perjodohan ini!"

"Pernikahan ini akan tetap terjadi, suka atau tidak."

Aku akan menghancurkan kesombonganmu dan membuatmu menyesal - Zion

Bermimpilah sesuka hatimu selagi dirimu mampu - Lexa

Aku akan selalu menjagamu seumur hidupku - David

Ada cinta dan benci ...
Ada harapan dan keputus asaan ...
Ada yang bahagia maka ada juga yang akan tersakiti ...

Semuanya ada di ARROGANT WIFE

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROZE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1 KEMBALI

Orang-orang memandang sosok gadis cantik yang sedang berjalan sambil menarik kopernya. Gadis itu tinggi dan putih. Rambutnya panjang sedikit bergelombang. Hidungnya mancung dan bibirnya terlihat seksi. Matanya bulat dan terlihat bening. Mengundang decakan kagum bagi siapa saja yang melihatnya.

Lexa menarik kopernya dengan pelan, helaan nafas berkali-kali dia keluarkan. Sudah lima tahun dia pergi meninggalkan negara ini. Tidak ada niat darinya untuk kembali tetapi keinginan orang tua yang ingin dia segera pulang harus dia turuti.

Hanya satu koper kecil yang dia bawa karena dia tidak ingin berlama-lama ada di negara ini.

Seorang sopir yang sudah cukup tua menghampirinya dan membawakan koper miliknya.

"Ini saja, Non Lexa?"

"Iya Pak Dirman."

Pak Dirman segera melajukan mobilnya. Lexa memandang ke luar jendela, tidak lama kemudian ponselnya berbunyi.

"Kamu sudah sampai?" tanya David.

"Iya, sekarang sudah menuju rumah."

"Baiklah kalau begitu, nanti malam aku akan menghubungi kamu lagi."

"Oke, bye."

Satu setengah jam kemudian Lexa tiba di rumahnya.

"Sayang, akhirnya kamu pulang juga. Bunda kangen sekali sama kamu."

"Lexa juga kangen sama ayah dan bunda. Dimana ayah?"

"Ayah lagi pergi sebentar lagi juga pulang."

Asisten rumah tangga yang sudah lama bekerja di rumah itu segera membuatkan minuman dingin untuk nona mudanya.

"Terima kasih, Bi Nung."

"Ada apa sih Bun, kenapa menyuruh aku pulang? Ayah dan bunda kan tahu, aku tidak ingin kembali ke Indonesia."

Sang bunda hanya mengusap dengan lembut kepala anak gadisnya dan tidak mengatakan apa-apa.

"Lexa, kamu sudah sampai, Nak?"

"Ayah, Lexa kangen."

Ayah dan anak itu berpelukan saling melepas rindu.

"Ayo kita makan siang dulu. Bunda sudah menyiapkan makanan kesukaan kamu."

Suara dentingan sendok dan piring mengiringi makan siang mereka.

"Ayah, Bunda, Lexa mau istirahat dulu ya," ucap Lexa setelah mereka menyelesaikan makan siang itu.

"Iya, istirahat lah!"

Lexa langsung menuju kamarnya. Suasana kamar itu masih nampak sama. Foto-foto, boneka juga buku-buku masih tertata rapih di tempatnya. Dia segera membaringkan tubuhnya di atas kasur empuk itu, dan tidak lama dia pun tertidur.

☆☆☆

Jam empat sore Lexa terbangun. Dia melihat ke sekelilingnya dan baru menyadari dimana kini dia berada. Dia melihat ponselnya dan ada pesan masuk dari Hanie, sahabatnya.

[Kapan kembali ke Jepang?]

Lexa segera membalas pesan tersebut.

[Secepatnya, aku juga tidak betah di sini.]

Lexa meletakan ponsel itu dan segera ke kamar mandi. Dia berendam dalam bathub. Merilekskan badannya dengan air hangat dan sabun aroma terapi. Tiga puluh menit kemudian dia selesai dan menggunakan dress berwarna abu-abu selutut.

Dia turun menuju ruang keluarga, disana sudah ada ayah dan bundanya.

"Lexa, besok kamu ikut ayah ke perusahaan. Ayah mau mulai besok kamu membantu ayah di perusahaan."

"Aku kan sudah membantu perusahaan ayah di Jepang. Lagi pula aku tidak akan lama di sini."

Ayah dan bundanya saling melirik.

"Biar orang lain saja yang mengurus di Jepang. Kamu bantu ayah di sini!"

"Tapi ayah ... "

"Tidak ada tapi-tapian!"

Lexa hanya menahan kekesalannya.

"Lexa mau jalan-jalan dulu."

Sebenarnya dia tidak ingin jalan-jalan, namun dia juga tidak ingin di rumah. Lexa melajukan mobilnya menuju sebuah mall.

Teringat kalau dia tidak membawa banyak baju, akhirnya dia membeli kebutuhannya di mall itu. Sepatu, tas, baju dan jam tangan untuk dia pakai bergantian dengan yang sudah ada. Akhirnya dia belanja dengan kalap.

Dimanapun dia berada, selalu mengundang banyak perhatian. Wanita cantik yang menenteng banyak paper bag bermerekan barang-barang branded. Sudah bisa dipastikan kalau dia bukanlah gadis biasa.

Lexa tidak peduli dengan tatapan itu, baginya itu sudah biasa.

Brugh!

Seseorang menabrak Lexa dan membuat dirinya terjatuh.

"Kalau jalan hati-hati, bodoh!" Lexa segera bangun dan mengambil barang-barangnya yang berantakan.

"Hei, kamu yang ... " Lexa tidak mempedulikan ucapan orang itu dan segera pergi sambil mendengus kesal.

Dia memasuki sebuah restoran yang ada di dalam mall itu. Setelah memesan makanan, Lexa kemudian mengirim pesan pada David dan Hanie.

Lexa

[Sepertinya aku akan lama di sini. Ayah menyuruhku untuk membantunya di perusahaan.]

Hanie

[Sampai kapan?]

Lexa

[Entahlah.]

David

[Lalu bagaimana pekerjaanmu di Jepang?]

Lexa

[Orang lain yang akan mengurusnya.]

Hanie

[Kenapa tiba-tiba?]

Lexa

[Aku juga tidak tahu.]

David

[Ya sudah, kalau ada apa-apa langsung kabari aku.]

Lexa

[Tentu saja.]

Hanie

[Jaga dirimu!]

Makanan datang, Lexa pun mengakhiri percakapan tersebut.

Seorang pria memandang Lexa dari jarak yang sedikit jauh. Pria itu nampak berpikir hingga suara ponselnya membuyarkan pikirannya.

Daddy

[Segera pulang!]

Pria itu segera menghabiskan kopinya dan beranjak pergi, namun sebelum itu dia menyempatkan diri untuk melirik Lexa.

☆☆☆

Mobil sport memasuki sebuah mansion mewah. Seorang pria tampan berbadan tegap dan berkaca mata hitam turun dari mobil tersebut.

"Ada apa Daddy?"

"Duduklah dulu!"

"Besok ikut Daddy rapat di perusahaan AW Group."

"Baiklah!"

Pria itu lalu menuju kamarnya dan duduk di sofa. Pikirannya kembali pada sosok gadis cantik yang tadi dia lihat di mall. Senyum merekah di wajahnya, dan lagi-lagi suara ponsel membuyarkan pikirannya. Dia berdecak kesal namun segera membaca pesan tersebut.

Ellina

[Sayang, kamu dimana? Nanti malam ke apartemen aku ya. Aku kangen!]

Zion

[Lihat nanti saja, aku sibuk.]

Setelah itu Zion langsung mematikan ponselnya, melanjutkan pikiran tentang gadis di mall tadi.

☆☆☆

Setelah makan malam, Zion menyalakan lagi ponselnya. Puluhan pesan masuk langsung memenuhi notifikasi.

Ellina

Susan

Putri

Anggita

Dara

Alisa

Sandra

Anggun

Sinta

Aurel

Aruna

Sinta

Naumi

Maudy

Masih banyak lagi. Tidak perlu dibaca satu persatu karena itu akan membuang-buang waktu saja. Dia sendiri lupa yang mana itu Sandra, Alisa, Dara dan yang lainnya. Dia langsung menghapus semua pesan dari wanita-wanita itu tanpa ada niat untuk membacanya. Sebagai gantinya, dia mengambil laptop dan membaca laporan perusahaan yang dikirimkan oleh Aron, asistennya.

☆☆☆

Lexa meletakkan barang-barang belanjaannya di atas kasur. Rasanya dia tidak sanggup untuk merapihkan barang-barangnya saat ini karena sudah kelelahan. Dia membuka lemari bajunya, di dalamnya masih ada baju-bajunya sejak lima tahun yang lalu. Tentu saja baju itu sudah kekecilan karena dia meninggalkannya sejak lima tahun yang lalu ketika lulus SMA.

"Bibi!" teriak Lexa, tidak lama kemudian asisten rumah tangga tersebut datang.

"Tolong rapihkan barang-barang Lexa di lemari ya, Bi. Baju-bajunya sudah tidak muat lagi kayaknya."

"Baik Non."

"Lexa, besok malam kita akan makan malam bersama di restoran. Bunda sudah siapkan gaun untuk kamu." Bunda memberikan paper bag kepada Lexa.

"Ada acara apa, Bun?"

"Makan malam dengan rekan bisnis ayah."

Lexa mengangguk mengerti. Sang bunda hanya tersenyum memandang anak gadisnya itu.

.

.

.

.

.

Semoga kalian suka ya sama cerita ini. Silahkah tinggalkan jejak.

1
Shifa Burhan
biar adil beri juga zion sahabat wanita yang selalu ada untuknya

berani tidak kau beri zion sahabat wanita

fakta wanita, dia merasa dia bebas berteman dengan lelaki lain bahkan bebas memuji lelaki lain, tapi suami tidak boleh berteman dengan wanita lain, dan fakta nya inilah adalah sikap egois wanita yang terbungkus dengan kemunafikan
Qaisaa Nazarudin
Pasti skandal pelecehan itu ulahnTiara..Dan ini semua juga rencana Tiara..Karena Tiara selalu iri dgn Alexa dari dulu sampai sekarang..Jadi Tiara lah biang keroknya..
Qaisaa Nazarudin
Nah di sini khilap nya Ale,seharusnya ortu nya harus tau semua ini,Jadi gak akan ada drama perjodohan sekarang..
Qaisaa Nazarudin
Belum terlambat David, Sekarang kamu punya alesan utk membawa Ale pergi dari mereka semua yg gak punya otak..
Qaisaa Nazarudin
Jadi Ortu jangan terlalu Egois,Liat kan sekarang akibat dr ulah kalian yg selalu memaksa,yg selalu bikin Ale stress..🙄🙄🙄😡😡
Qaisaa Nazarudin
Bener2 ya kamu thor, ternyata adek kakak,Lalu siapa suami Hanie?
Qaisaa Nazarudin
DUA2 Egois... Sekarang kamu denger Hannie apa yg David katakan..Kamu cumanndia jadikan penghangat ranjangnya doang..
Qaisaa Nazarudin
Ini lah yg bikin Ale muntah2 dan mual,Makan banyak tapi badannya kurus..
Qaisaa Nazarudin
Bagus,Biar ortunya sedar..Jangan pernah maksa lagi kehendak mereka..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan Bener..Kok semua pada hamil sih??
Qaisaa Nazarudin
Apa Tiara juga hamil?? Anak Zion kah?? 👏👏👏👏 Woooww semakin membingungkan...
Qaisaa Nazarudin
Alexa bukan hamil tapi sakit..yg hamil itu Hannie..Selingkuh sama David,Aku juga heran sebenarnya David ada dendam apa dgn Ale? kenapa dia gak mau Ale bahagia dgn yg lain,dan seperti ngasih harapan ke Ale,Tapi malah selingkuh dgn Hanie..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Inilah dia muka2 yg Egois..
Qaisaa Nazarudin
Kalo emang Lexaningin cerai dgn Zion kenapa dia gak rakam aja kelakuan zion di belakangnya,Dan juga perkataan Tiara saat ini,Dan kasih bukti itu ke ortu mereka,Jadi mereka gak perlu EGOIS dan maksa juga berharap lagi,Zion juga aku heran,Mau nya dia itu apa sih gak mau cerai dgn Alexa tapi masih berhubungan dgn Tiara,Heran aku..
Pudjiati Puji
pokoknya aku suka banget ceritanya thor /Good/
Roze: Makasih banyak, kak.

Baca ceritaku yang lain juga ya, dan follow akunku biar dapat info cerita terbaru 🙂😀😃🤗🤩🙏
total 1 replies
Pudjiati Puji
wjwkwkwk ketawa terus/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Pudjiati Puji
sampai air mata keluar ketawa terus/Grin/
Pudjiati Puji
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Amelia
salam kenal ❤️🙏
Fhebrie
apakah David kakaknya lexa yg katanya meninggal.. secara wajah mirip darah pun juga sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!