NovelToon NovelToon
Perjalanan Menuju Kebahagiaan

Perjalanan Menuju Kebahagiaan

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: elva19 fitriani

Ruqqaya, gadis cantik dan cerdas berusia 19 tahun, memiliki impian besar untuk masa depan nya. Namun, keputusan orang tua membuat nya harus meninggalkan mimpi-mimpi nya. masalah demi masalah datang, perdebatan antar kakak adik dan orang tua semakin memanas.
ketika sang ibu yang tiba-tiba pergi tanpa kabar, Membuat Ruqqya dan adik-adik nya harus berjuang untuk menemukan sang ibu dan memperbaiki kehidupan keluarga mereka.
Bagaimana kelanjutan kisah nya? Mari ikuti kisahnya di "Perjalan Menuju Kebahagiaan"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elva19 fitriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Di pagi hari yang cerah di desa terpencil di jawa timur, setelah adzan subuh berkumandang, di rumah sederhana keluarga pak. harun dan bu. sekar menjadi saksi bisu perdebatan kecil antar pasutri itu.

Mereka berdebat tentang uang SPP anak-anak mereka, Ruqqya dan adik-adik nya yang semakin hari semakin membesar. suasana pagi yang tenang tiba-tiba menjadi tegang.

"Ayah gimana sih!! terus uang SPP Fajar gimana?" kata ibu dengan sedikit membentak...

"sabar dong bu... ini ayah juga lagi usahain uang nya ada besok." jawab ayah pelan.

Ibu mendengus pelan "huuuh.. besok besok melulu, gimana sih yah?"

Ayah menghela nafas pelan "Ayah janji bu.. besok uang nya pasti ada" kata ayah yakin.

Ibu menatap ayah dalam "janji? kata ibu "janji bu" kata ayah meyakinkan kan. Ibu mengangguk sambil beranjak bangun dari ranjang tidur nya.

"ya sudah, ibu mau bangunin anak-anak dulu.. "kata ibu sambil membuka pintu kamar. sebelum ibu menutup pintu. "Hmmmmmm.. "jawab ayah.

Ibu berjalan kelakar kedua anak gadis nya, yang masih nyenyak dalam tidur nya.

tok tok tok.. ibu mengetuk pintu kamar kedua anak gadis nya itu.. "Ruqqa, amalia bangun, yuuuuuk.!!! Ruqqa Lia.. tok tok tok..., ibu terus memanggil sambil mengetuk pintu kamar itu.

"Ruqqa, amalia bangun dong... udang siang ini..."kata ibu lagi. sedangkan di dalam kamar, keduanya menggeliat pelan sambil mengerjap-ngerjapkan mata nya.

"iya bu... udah bangun kok".. jawab Ruqqa sambil menggeliat. "bangunin juga adik mi ya.. cepat mandi dan buruan kemeja makan, ayah udah nunggu buat sarapan. "titah nya lagi, sambil menggeser langkah menuju kamar putra satu-satu nya itu. tok tok tok... Fajar, bangun nak.. udah siang.. "kata ibu sambil mengetuk pintu.

ckleek.. pintu terbuka dan menampakkan wajah fajar "aku udah bangun bu... " jawab nya sambil tersenyum.

di rumah itu hanya fajar lah yang paling rajin dan disiplin di antara kakak dan adik nya itu.. "tinggal ganti seragam sekolah aja. " kata nya lagi... "bagus.... ayo buruan ganti lalu sarapan, ayah usah nunggu di meja makan". titah nya "siap bu... "jawab nya fajar....

di sisi lain, di kamar kedua gadis bu. sekar sedang terjadi perdebatan kecil antar kakak adik itu. "Lia aku dulu yang mandi, baru kamu yang mandi. " kata Ruqqa sambil mencekal pengelangan tangan sang adik.

"enggak mau!! wleeeek... "jawab Lia sambil menjulurkan lidah nya menggoda sang kakak. dia tahu jika sang kakak tidak bisa mandi dengan cepat. "ayolah lia... kan kamu tahu kalau kakak enggak bisa mandi dengan cepat, huuuuh... jawabnya sambil mendengus jengkel.. "oke.. tau cepat dikit ya Kak.? nanti ibu marah-marah lagi... pasrah Lia akhirnya. "okey" jawab ruqqa sambil berlalu menuju kamar mandi.

Di meja makan sudah terlihat ayah, ibu dan fajar yang terlihat sedikit kesal karena kakak dan adik nya belum juga keluar dari kamar nya. "duuuuh.... lama banget sih Bu.? aku udah lapar banget nih.! keluh fajar.

"sabar dong, kayak enggak hafal sifat kakak dan adik mi itu." kata ibu santai "huuuuuh,,,, fajar hanya bisa menghela nafas pelan, sambil menoleh kearah sang ayah yang sedang sibuk dengan koran pagi hari nya. "yah gimana uang SPP ku? tanya fajar pada sang ayah.

"sabar ya nak.!! ayah sedang berusaha cari kerja tambahan. "jawab ayah sambil melipat koran yang tengah di namanya sambil menoleh kerah sang putra.

"tapi besok terakhir bayar yah.. kata nya lagi.

"sudah sudah... kamu yang sabar aja ya nak... Ayah sama Ibu usahain kok.. kata sang Ibu menengahi perdebatan di antara Ayah dan putra nya itu.

"Eem.. Jawab Fajar mengangguk.

1
Celty Sturluson
Kurang tidur demi baca ini, thor cepetan terbitkan yang selanjutnya!
bellvania28: alhamdulillah, kalau kakak suka cerita nya. doa kan semoga amanah ya kak.
total 2 replies
★lucy★.
Aku suka banget tokoh-tokohnya. Jangan berhenti nulis thor.
bellvania28: doakan yak semangat nulisnya ya... makasih supir nya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!