NovelToon NovelToon
JODOHKU SAHABATKU

JODOHKU SAHABATKU

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Tamat
Popularitas:32.7k
Nilai: 5
Nama Author: Aquarius97

Kisah dua sahabat yang dipertemukan kembali setelah sama-sama berpisah dari pasangan mereka masing-masing.

Gadis Ayudia Zahira tak pernah menyangka, pertemuan itu justru membawanya pada sebuah permintaan yang mengubah hidupnya. Demi memenuhi harapan terakhir ibu dari sahabatnya, Gadis terpaksa menerima pernikahan yang tak pernah ia rencanakan sebelumnya.

Dipertemukan kembali di usia yang tak lagi muda, dengan luka dan kecewa yang masih tersisa, mampukah mereka menumbuhkan benih-benih cinta di antara hubungan yang awalnya hanya sebatas sahabat?

Atau, mereka justru akan kembali berpisah seperti sebelumnya?

Yuk, ikuti kisah mereka!

Jangan lupa like dan komentar setelah membaca. Terima kasih 🖤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aquarius97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jakarta

Seorang wanita baru saja menginjakkan kakinya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, di tangan kirinya sibuk menyeret koper besar dan tangan kanannya senantiasa menggenggam jemari sang buah hati.

Gadis Ayudia Zahira, ia memutuskan untuk mengadu nasib ke Ibukota setelah lima tahun menyandang status sebagai janda.

Gadis di karuniai seorang putra yang diberi nama Narendra Adi Wijaya. Ya, pernikahan nya dengan Wisnu Adi Wijaya kandas tepat disaat putranya berumur lima tahun.

Setelah kakek dan nenek Gadis meninggal, ia menjadi bulan-bulanan warga kampung karena betah sekali menjanda, padahal mantan suaminya sudah lama menikah lagi.

Memang terkadang omongan orang kampung itu lebih pedas dari cabai rawit level 100 ya, xixixig, betul gak Reader's ???

Setelah lima tahun menjadi bulan-bulanan warga, Gadis pun lelah juga menanggapinya. Walaupun sudah berusaha menutup kedua telinga tapi entah kenapa rasa capek itu muncul juga. Akhirnya dengan tekad yang kuat, Gadis memutuskan mengadu nasibnya ke Jakarta, ia menjual beberapa petak tanah peninggalan kakek dan neneknya, tapi tidak semua. Rencananya, uang penjualan tanah akan ia gunakan sebagai modal usaha, juga untuk menyewa rumah dan kios disana.

Dan untuk rumahnya di kampung, sementara ia percayakan kepada Syifa, sepupunya.

Sebelumnya di kampung, Gadis hanya menjalankan bisnis online, pekerjaan yang bisa dilakukan tanpa meninggalkan sang anak tentunya.

Barulah sekarang disaat putranya menginjak usia ke sepuluh tahun, ia memberanikan diri mengajaknya merantau, berharap bisa merubah nasibnya di kemudian hari. Gadis berpikir, di usia sang anak saat ini mungkin sudah mulai bisa berpikir dan bersikap sedikit dewasa, meskipun sisi kanak-kanaknya masih mendominasi.

Sebenarnya banyak ibu-ibu kampung yang menyayangkan kepergian Gadis, karena di kampung pun hasil usahanya terbilang lumayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan barang yang dijual Gadis pun terbilang berkualitas bagus dengan harga yang terjangkau di banding dengan usaha online yang lain.

Tapi, yang membuat Gadis kekeh pergi dari kampung, banyak juga ibu-ibu yang tidak suka pada dirinya lantaran takut anaknya tergoda dengannya yang notabene nya seorang janda. Mereka tidak mau mempunyai menantu seorang janda apalagi beranak satu.

Hmm... Memang apa salahnya sih jendes itu??Heran othor mah,

**

Gadis dan putranya menuju taksi yang sudah di pesan lewat aplikasi online.

Sebelum datang ke Jakarta Gadis sudah mendapatkan rumah yang akan ia sewa, ia mendapatkan info juga lewat aplikasi online terpercaya.

Jadi, begitu ia sampai di ibukota, Gadis dan Rendra bisa langsung menuju alamat rumah tersebut. Sampai disana, mereka berdua sudah disambut oleh pemilik nya, lalu diajak berkeliling melihat suasana di dalam rumah dan sekitarnya. Rumahnya tidak terlalu besar, namun tampak asri dan terawat.

Pak Sastro selaku pemilik rumah pun bertanya, "Bagaimana mba Gadis, apakah mba menyukai rumah ini?"

Gadis mengangguk, "Suka pak, sesuai ekspektasi saya, tidak terlalu besar tetapi terasa nyaman."

Setelah bernegosiasi sedikit, Gadis segera melakukan transaksi pembayaran sekaligus untuk satu tahun kedepan.

"Oh iya pak, apakah di sekitar sini ada kios yang disewakan?"

Pak Sastro mencoba mengingat-ingat,

"Oh ada mba, di ujung jalan tepat di gang masuk tadi ada beberapa kios yang disewakan, tapi tidak terlalu besar. Kalau mba minat saya bisa mengantar ke pemiliknya."

"Hmm, boleh pak nanti saya hubungi bapak ya,"ucapnya senang.

"Baiklah mba, sedikit informasi juga disekitar sini ada sekolah yang tidak terlalu jauh, saya perhatikan adik mba ini sepertinya masih sekolah dasar ya,"ujar Pak Sastro mengira-ira.

Gadis tersenyum canggung melirik ke arah putranya, "Oh, ini anak saya pak bukan adik saya."

Pak Sastro terkejut, "Lohh, anaknya toh hehehe, maaf mba saya kira tadi adiknya soalnya mba kelihatan masih muda,"seketika Pak Sastro menggaruk kepalanya.

Gadis hanya bisa tersenyum melihat Pak Sastro salah tingkah karena salah menebak, "Iya pak, terimakasih ya pak atas segala informasinya."

"Baik mba, saya permisi, semoga kalian betah tinggal disini,"kata pak Sastro penuh harapan.

Setelah pemilik rumah pergi, putra Gadis menggerutu, "Enak aja aku dibilang adikmu bun,"

Gadis mengusap rambut putranya, "Hehehe..biasalah Ibun kan masih kaya anak SMA Ndra."

Rendra bersedekap, "Iya iya percaya, masih pantes juga kok bun kalo punya suami," ceplos Rendra dengan santai.

Seketika raut wajah Gadis berubah tidak suka, "Apaan sih ndra, ibun lebih nyaman kok kayak gini?"bibirnya menggerutu.

Rendra mendengus, "Ya tapi sampai kapan, Bun? Rendra juga pengen Ibun bahagia."

"Ibun bahagia kok nak selagi sama kamu, udah-udah ! nggak ada habisnya kalau bahas ini. Sekarang mandi habis itu tata baju-baju kamu di kamar ya, semoga betah dirumah ini nak."

"Pasti bun, kan yang penting sama ibun," Rendra mencium pipi ibunya.

**

Mempunyai seorang putra, membuat Gadis seperti punya sahabat.

Terkadang Gadis kagum dengan putranya, di usia nya yang baru menginjak sepuluh tahun bocah itu bisa mengerti dan memahami Gadis, ia juga tak selalu protes ini itu.

Dulu di saat ia di ajak tinggal dengan ayahnya pun anak itu menolak dengan kemauannya sendiri, padahal usianya masih lima tahun.

"Kalau rindu...ayah bisa temuin Rendra, tapi kalau untuk berpisah sama ibun Rendra tidak bisa yah." ucap Rendra kecil kala itu.

Gadis bersyukur mempunyai Rendra, hanya dia yang Gadis punya, walaupun Gadis masih mempunyai Ayah, tapi jarak yang memisahkan mereka. Ia berharap usaha yang akan ia rintis disini diberi kemudahan dan kelancaran. Aamiin

...****************...

...Hallo gaes ?? Selamat datang di Novel baruku...

...yang baru bergabung bisa mampir dulu di "SECRET OF LOVE" karena novel ini adalah lanjutan ceritanya...

...Jangan lupa dukung author dengan like dan komen setelah membaca yaa...

...Terimakasih!...

1
Miu.Nuha
wong anakny Oma sendiri kan ya dokter Alan ini 🤭🤭 rendra2 gimana sih...
Miu.Nuha
berasa msh bocil ya Ma lihat cucu segede itu datang 😭😭, sayang deh sama oma...
MULIANA💦
padahal yang di berikan gadis halal. dan belum tentu juga isi dalam tas nenek itu, lebih banyak 🤭
MULIANA💦
kelamaan karena sibuk sama paksunya 🤭
Miu.Nuha
ya udh terima aja pernikahannya
semoga berkah 😭
Miu.Nuha
aah mami, sedih tau dgn kabar sakitmu 😭
MULIANA💦
halah, laki-laki emang begitu kan? kalo nggak, mana ada kasus permekaoss /Smug//Smug/
MULIANA💦
pamtesan sebenci itu sama ayahnya /Smug/
MULIANA💦
bagus didikan mami rosa. karena bagaimana pun rendra hanya seorang cucu tak ada sangkut pautnya tentang masalah gadis dan ayahnya
MULIANA💦
mami rosa, bohong kah?
Xlyzy
suuttt ngomong nya ih positif aja lah mami pasti bisa bertahan
Xlyzy
Mami udah rentan sakit jadi ga usah nyalahin diri gitu , lagian udah jalan nya jugak
Cimol krispy
Enak banget jadi kamu ya Ren, belum juga lulus udah mau dikasih restoran
Miu.Nuha
mendadak dangdut begitu apakah ada menu spesial 🤔 ,, tpi mami ketemu sama udh seneng bngt tuh...
Sarifah_Aini97
Wkwkwk Rendra! Masih sakit tapi jiwa jahilnya tetap nomor satu ya bun. Pintu baru tertutup, radar ceng-cenginnya langsung aktif. Ibunya polos banget lagi, dikira anaknya batuk pengen minum, padahal kode keras itu 🤣🤣
Sarifah_Aini97
Oalah, si Alan ini ternyata dokter juga toh, pakai ada operasi dadakan segala. Btw, panggilan 'Dis' ke 'Gadis' lucu juga ya. Tapi kok berasa buru-buru banget pamitnya, padahal baru juga menjenguk. Semangat berjuang di ruang operasi ya dok
Filan
sedekat itu mereka tapi kok sampai putus kontak dulu.
Three Flowers
turuti kemauannya, Gadis.. kelihatannya Alan baik, dan kamu juga bisa merawat mami rossa yang sakit keras
Three Flowers
nah kan .. mami rosa sakit parah .. aduh, gimana nih, ada-ada saja ujiannya 😭
Three Flowers
apa isi amplop itu? apakah ada yang sakit keras?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!