NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Tuan Muda Elbara

Mengejar Cinta Tuan Muda Elbara

Status: tamat
Genre:CEO / Gangster / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Roman-Angst Mafia / Cintapertama / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:173k
Nilai: 5
Nama Author: seoyoon

Valerie Anastasya seorang gadis yang periang dan selalu menebar senyum cerah pada siapapun yang ditemuinya. Gadis yang memiliki tinggi 160 cm dengan berat sekitar 48kg itu tumbuh disebuah desa kecil yang jauh dari keramaian serta gemerlapnya kehidupan dipusat kota.

Pahit, asam, manis telah ia rasakan sejak dirinya diadopsi oleh keluarga petani yang selalu memimpikan memiliki seorang putri cantik jelita bak putri dalam Negeri dongeng. Meski hidupnya tak bergelimang harta bahkan bisa dibilang cukup sederhana, gadis itu tak pernah sekalipun mengeluh akan kerasnya kehidupan.

Sampai suatu hari kemudian, ia mendapati jika ternyata ayahnya telah menjual dirinya pada para rentenir sebagai pelunas hutang judi.

Disaat-saat kritisnya munculah sesosok lelaki asing berperawakan tinggi besar yang bersedia membawanya pergi dari tempat yang lebih seperti neraka baginya.

“Tolong… tolong aku tuan, kumohon tolong aku!! Aku akan melakukan apapun untukmu sebagai gantinya! Kumohon…”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seoyoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1

Seorang lelaki berperawakan tinggi besar tengah membungkukan tubuhnya sembari menatap cermin besar dikamar mandi yang memantulkan paras tampannya. Masih dengan jubbah mandinya ia hanya terdiam seakan tengah berfikir keras untuk mencari solusi dari rentetan masalah yang sedang dihadapinya saat ini.

Sesekali jemarinya mengetuk ke pinggiran wasteful seiring dengan otaknya yang terus berkerja tanpa henti.

Sampai… tok.. tok.. suara ketukan pintu membuyarkan keheningan kala itu.

“Tuan muda! Sudah waktunya kita pergi, Tuan besar sudah menunggu di dek kapal,” serunya dari balik pintu setelah 3 kali mengetuk pintu kamar mandi majikannya.

“Ciih!!” namun lelaki yang berada dikamar mandi itu hanya berdecak kesal lengkap dengan lirikan tajamnya yang ia tujukan pada pintu kamar mandi seolah ia bisa melubangi pintu tersebut dengan sinar laser dari kedua bola matanya.

“Tuan muda!! Tuan muda!!” panggilnya lagi dengan nada paniknya sebab orang yang berada dalam kamar mandi itu tak juga menanggapi panggilannya.

Brugghh!! Brugggh!! Bruggh!! Ketukan itu berubah menjadi gedoran yang lebih agresif, membuat lelaki yang tengah merunduk dihadapan cermin itu kini menegakan tubuhnya dan lantas berjalan menuju pintu dengan langkah tegasnya.

“Tuan muda baik-baik saja?! Tuan muda!! Tuan muda!!” seru pelayannya yang makin menggila takut jika terjadi sesuatu pada majikannya didalam.

Ceklek! Pintu kamar mandi pun terbuka seiring dengan kemunculan lelaki yang masih memasang wajah dinginnya di ambang pintu.

“KATAKAN PADA KAKEK TUA ITU! BERHENTI MENGUSIK KEHIDUPANKU!

AKU TAK AKAN MENIKAH DENGAN SIAPAPUN!!” bentaknya sampai membuat sang pelayan pun dengan cepat menarik langkah ke belakang karena saking takutnya menghadapi amukan majikannya yang sudah seperti singa tengah meraung ganas.

“Tapi tuan muda…,”

“PERGI!!” bentaknya lagi hingga membuat sang pelayan mengerutkan tubuhnya berkali-kali karena terkejut mendapat teriakan yang bertubi-tubi.

“ba.. baik tuan,” dengan muka lemas ia pun pamit undur diri dari kamar tuannya.

...****************...

Usai mengenakan pakaiannya, lelaki yang penuh dengan aura hitam itu pun berjalan menuju pintu utama dan keluar meninggalkan kamarnya.

“Selamat malam tuan muda!” sambut para anak buahnya yang memang sedang berjaga didepan kamarnya.

Ia hanya melenggangkan kakinya dengan dagu terangkat, melewati para anak buahnya yang tengah berjejer dipinggir-pinggir lorong dengan setelan kemeja serba hitam.

“Sepertinya kakek tak ingin menyerah kali ini, dia bahkan sudah mengerahkan puluhan anak buahnya untuk membawamu pulang,” seorang lelaki tiba-tiba saja muncul dari belakangnya untuk melaporkan situasi terkini.

“Sial! Tua Bangka itu benar-benar tidak tahu malu sama sekali, beraninya dia mengatur kehidupanku setelah apa yang sudah dilakukannya pada kedua orang tuaku!” pekiknya seraya menghentikan langkahnya sejenak sembari mengepalkan kedua tangannya.

“Panggil Stevan kemari, dan alihkan semua perhatian mereka, aku akan pergi lewat pintu timur!” perintahnya yang kemudian langsung direspon anggukan patuh oleh lelaki yang tampak seumuran dengannya.

Lelaki yang memberikan perintah itu pun mengubah haluannya, kemudian mempercepat langkahnya ditengah situasi genting yang terjadi saat ini.

Segera setelah atasannya pergi ke arah lain, para anak buah yang tidak ikut melindungi atasannya, berpencar untuk mengecoh para anak buah utusan kakeknya yang kini tengah sibuk melakukan perburuannya.

Tak.. tuk.. tak.. tuk!! Terdengar suara langkah kaki yang ramai berlarian didalam lorong-lorong kapal, ketika para anak buah utusan sang kakek melihat sekilas cucu majikannya itu tengah berusaha kabur ke sisi lain.

Sontak saja suasana di dalam kapal pun menjadi kacau balau. Iya, melihat ada puluhan orang bersetelan jas hitam tengah berlarian dikapal membuat mereka semua ketakutan dan saling berlarian mencari tempat persembunyian. Belum lagi saat orang-orang utusan sang kakek menodongkan pistol yang berisikan jarum bius pada anak buah cucunya, hal itu membuat para penumpang semakin histeris dan tak terkendali hingga beberapa diantaranya pingsan tak sadarkan diri.

Ditengah kericuhan yang terjadi, seorang gadis dengan gaun putih yang dipenuhi noda darah bergegas keluar dari sebuah kamar, meski harus tertatih tapi ia tetap berusaha memacu langkahnya sembari berpegangan pada dinding kapal.

Tak hanya gaunnya yang tampak lusuh, keadaan wajah serta tubuh mungilnya saat ini pun terlihat sangat tragis, dengan luka lebam dan goresan disekujur tubuhnya membuat dirinya kesulitan bernafas kala tubuhnya terus saja memaksa berlari sekuat tenaga menjauh dari tempat sebelumnya ia disekap.

“Hikkksss.. hikssss.. tolong!! Tolong aku!!” ia mencoba memanggil siapapun yang tertangkap oleh mata kanannya, sebab kondisi mata kirinya saat ini cukup bengkak hingga membuatnya tak dapat melihat secara normal.

Namun orang-orang itu hanya berlarian kesana kemari melewati dirinya yang saat ini sudah tak sanggup lagi berjalan.

Alhasil dirinya hanya bisa menangis sejadi-jadinya ditengah hiruk pikuk orang-orang yang hanya mengabaikannya sedari tadi.

Padahal gadis malang itu berulang kali mencoba menahan serta mencengkram lengan baju orang-orang yang melintas dipinggirnya, tapi mereka hanya menepis dan pergi begitu saja lengkap dengan raut wajah ketakutannya seolah tengah diburu oleh seseorang.

“Kumohon tolong aku!! Hikkksss.. aku sangat takut!” pekiknya yang lagi-lagi mencoba mencengkram ujung kemeja seorang bapak-bapak.

“Kau fikir kami pun tidak takut huh?! Selamatkan dirimu sendiri, aku tak memiliki waktu untuk menolongmu!” serunya nyaring seraya mendorong tubuh malang gadis tersebut hingga membentur dinding kapal, bapak-bapak itu pun kembali berlari meninggalkan gadis tersebut tanpa ada rasa iba terhadapnya.

“Arrghh!” ringis gadis malang itu yang tak mampu menahan rasa sakit disekujur tubuhnya.

Tak ingin menyerah begitu saja, gadis tersebut kembali bangkit dan berjalan dengan kedua kakinya yang gemetaran.

Namun baru saja ia memijakan kakinya 2 langkah, telinganya kembali mendengar suara hentakan sepatu ke lantai kapal, berbeda dari yang sebelumnya, kali ini langkahnya cukup ramai hingga membuatnya sangat ketakutan dan lantas berjongkok ditepi dinding sembari memeluk tubuh mungilnya.

Tak.. tuk.. tak.. tuk.. langkah itu semakin dekat menuju ke arahnya membuat gadis malang itu hanya bisa menundukan kepalanya untuk menyembunyikan wajahnya, kalau-kalau mereka yang datang adalah segerombolan orang-orang yang sudah berbuat jahat padanya.

Meskipun begitu ia tetap ingin memastikan siapakah gerangan yang kini hendak melewatinya, ia pun mencoba mengintip dari celah kecil lipatan tangannya berharap jika mereka bukanlah orang-orang yang akan berniat jahat padanya.

Mengetahui ternyata mereka bukanlah orang yang sama dengan orang jahat yang menyekapnya, ia pun lantas kembali melakukan aksinya dengan mencengkram erat kaki seseorang yang berada diposisi kedua, setelah yang pertama terlewatkan olehnya.

“Tolong… tolong aku tuan, kumohon tolong aku!! Aku akan melakukan apapun untukmu sebagai gantinya! Kumohon…” rengeknya ditengah cengkraman kuatnya pada kaki jenjang lelaki tersebut.

Sontak para anak buahnya bergegas menarik paksa tubuh gadis malang itu yang menempel di kaki tuannya.

Sementara itu sang tuan hanya menatap tajam ke arah wajah gadis malang tersebut yang masih berusaha mencengkram kuat kakinya. 

...****************...

Bersambung...

1
Latipah Hashim
Manasambungannya
Has Suny
ceRita NY goblok amat..di lanjut Carita tambah goblok pantes ng da yg komen
.
Akun Lima: goblok masih aja kaga nyadar ni othor
total 2 replies
Windy Anggita
Campur aduk banget rasanya 😭
Indah Setiawati
crazy up thorr 🥺
Yeonso: pengennya sih gitu, tapi aku pulang kerja malem, lanjut ngerjain tugas kuliah, berimajinasi nya curi-curi waktu aja, /Whimper//Whimper//Whimper/🥹🥹🥹🥹
total 1 replies
Bang Sule
Bara nya plin-plan,Valeri nya bodoh..!
Bang Sule
Elbara tidak konsisten..!
Mimin
bau bau sad ending ini mah kaya nya, /Drowsy/
Yeonso
Hari ini update ya, proses review, agak kurang semangat akhir-akhir ini, yg bacanya makin berkurang si /Grin//Grin//Grin/ wkwkwk
Mimin
kesian banget si Alan thor, giliran udah pengen bener, eh malah cewe nya demen sama yg laen.
Popo lana: mantap thor🤣
total 2 replies
Indah Setiawati
luar biasa
Yeonso
Makasih temen-temen yg masih setia nungguin per-episode nya, maaf kalau ada alur yg ga sesuai dengan ekspektasi, atau alur yg terkesan ngebosenin karena cerita nya bertele-tele, ga kelar-kelar gtu.
hihihihi.
Saran, kritik boleh kok. /Smirk/
Widya Ningsih
yeeeeyy
Yeonso
Episode 151 mungkin terbit besok, karena banyak mengandung unsur dewasa, jadi proses review nya bakal lama /Grin//Grin//Grin/
Anonim
si Bara visualnya aja yg cakep kelakuannya kek *********
Bundanya 2R
Iya gag usah ke mansion Elbara Valerie, btw Alan mana sich tunangannya ditimpa musibah koq gag pernah muncul ? Pdhl sy pendukung Alan dan Valerie lho , Apa jangan2 dia disuruh ke LN sama mamanya yg jahat itu ? Biar dia nda tahu kejadiaan yg menimpa valerie.
Yeonso: Waaaaahh tebakan nya jitu beneerrr wkwkwkwk /Joyful//Joyful//Joyful/
total 1 replies
Widya Ningsih
gek ndang Thor, muter2 si thor. pake nyemplung segala. awas aja cuma mbayangke 🥵
Mimin
Apa ini???
Tamatkah??
Mana kebahagiaan untuk Valerie thor!!
Jangan kejam" amatlah!!
Bundanya 2R
Curiga ada dalang dibalik musibah ini semua, sengaja ada yg mengorder nasi box biar paman seno ke hotel tsb, trus diskenariokan temannya suruh nyalakan kompor biar meledak, semuanya hanya untuk membuat Valerie menderita. Kalo bukan kakeknya Elbara mungkin mamanya si Alan,. Dan nanti Valerie akan meminta bantuan sama pamannya Jin dengan syarat Valerie harus ikut tinggal sama pamannya secara di Pandora dia sdh tdk punya siapa2 lagi . Tapi gag tau juga sich soalnya saya hanya ngarang aja , berimajinasi 😅🤣
Bagoes
Bara goblok 😒😒
Bagoes: Sangat thor.. esmosi ni bacanya 😤😤 masa CEO yg katanya pintar gitu pun masih ragu.. apa lagi punya chacha jelas punya alergi susu sapi beda sama echa.. ya kali masa masih ga bisa bedain.. kan sebell 😑😑
total 2 replies
Bundanya 2R
Ahhhh so sweet, jgn sampe si Elbara menggagalkan rencana pertunanagan Aam dan Valerie 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!