NovelToon NovelToon
Menikahi CEO Yang Dingin

Menikahi CEO Yang Dingin

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: kittin

Cerita ini saya sajikan atas pemikiran saya. dan cerita ini menceritakan. Pernikahan seorang gadis berusia 17 tahun menikahi CEO yang dingin dan kejam. Apakah pernikahan dan percintaan mereka akan terus berjalan. Terus baca cerita ini yah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kittin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#1. KEHIDUPAN MILLA

Hallo, aku Milla. Aku berumur 17 tahun, aku berasal dari keluarga yang sederhana dan serba kecukupan. Aku memiliki badan yang ideal, baik, tidak sombong, murah senyum, imut, tinggi, dan kulit ku tidak terlalu putih, dan aku manis. Aku siswa baru di sekolahan GGG .

Aku masuk sekolah ternama ini dengan jalur Beasiswa, karena jika aku mendaftar lewat jalur reguler orangtua ku tidak sanggup membayar uang gedung, spp perbulan dan membayar keperluan lainnya.

Dihari pertama ku untuk memasuki lingkungan sekolah, aku merasa senang dengan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. Setelah melihat-lihat sekeliling sekolah, aku pun buru-buru menuju ruang kelas ku karna bel sudah berbunyi.

Saat memasuki ruang kelas, aku melihat temen-temen baru ku yang begitu kebingungan. Mereka memandangku dengan tatapan yang berbeda-beda. Ada yang menatapku dengan sinis, menatapku dengan terheran-heran, dan menatapku dengan hangat dan tersenyum kepadaku.

"Saat bel berbunyi, tidak lama Pak guru Wisnu sebagai guru pelajaran matematika pun masuk dan memulai pelajaran. " Teman sebangku sepertinya merasa senang ada yang ingin duduk bersamanya, karna selama ini tidak ada yg ingin duduk bersamanya, apalagi sampai tidak ingin berteman padanya.

Teman sebangku pun memulai pembicaraan dengan memperkenalkan dirinya. "Hallo namaku fia".

Nama kamu siapa? (sambil menjulurkan tangannya ke milla). dan Milla pun menjabat tangan fia yang di julurkan ke Milla. " Hallo nama ku Milla".

Dan fia pun tersenyum kepada Milla dan berkata "senang bertemu dengan mu disini. Akhirnya aku pun memiliki teman☺. Semoga kita bisa berteman yah. Ujar fia kepada Milla sambil tersenyum".

Bel pun berbunyi menandakan pelajaran Pak Wisnu sudah usai. Dan bel itu menandakan jam istirahat. Setelah Pak Wisnu keluar dari kelas, Fia pun mengajak Milla ke kantin untuk jajan dan makan bersama disana, Fia dan Milla pun menuju ke kantin bersama-sama".

Disaat mereka sampai di kantin mereka pun memesan makanan mereka.

Setelah mereka mendapatkan makanan mereka, mereka pun mencari tempat kosong untuk makan bersama di kantin.

Setelah mereka mendapatkan tempat kosong, mereka pun makan bersama-sama. Disaat mereka makan, "datanglah seorang perempuan cantik, tinggi, sombong, berkuasa karena merasa orangtua nya telah mendanai sekolah ini dengan dana yang cukup besar.

Sehingga dia berkuasa di sekolah ini. Dia memanfaatkan kecantikannya dan kekayaannya untuk menindas orang, dan membuly siswa-siswa lain. Dan semua siswa takut dengannya.

Nama perempuan itu Misel. Ujar Fia". Setelah mendengar tentang Misel dari Fia, Milla pun gedek dengan tingkah mereka. Karena Milla anak baru di sekolah GGG, Dia tidak ingin mencari masalah dengan Misel.

Setelah Fia dan Milla selesai makan, mereka pun kembali ke kelas.

Disaat mereka ingin menuju ke kelas, gerombolan Misel pun menghentikan mereka.

Dan Misel pun berkata kepada Fia " Tolong iketin tali sepatu gue dong" dan Fia pun mau tidak mau harus melakukannya, jika dia membantah maka dia akan di keluarkan dari sekolah ini.

Dan Fia pun menjawab "Baiklah". Disaat Fia ingin jongkok untuk mengikat tali sepatunya Misel, Milla pun menahan Fia agar tidak melakukannya. Disaat Milla menahan Fia agar tidak melakukannya, Misel pun marah kepada Milla.

" Berani banget ya lo, membantah perintah gua. Lo gatau gua siapa hah?".Ujar Misel ke Milla (dengan nada yang tinggi)

"Lo anak baru di sekolah ini gausah banyak gaya deh lo, anak miskin aja bangga lo!" ujar Misel.

Milla tidak terima keluarga nya dihina oleh Misel. Milla pun membantah omongan Misel, (dimana semua orang kaget dan menontoni mereka di kantin karena semua orang tidak ada yang berani membantah omongan nya Misel).

Milla pun memberanikan diri untuk melawan nya. Walaupun aku orang miskin dan tidak sekaya kamu, setidaknya aku tidak merepotkan keluarga ku.

Ujar Milla kepada Misel yang tidak dapat lagi menahan kekeselan nya kepada Misel". (Misel pun benci dan marah kepada Milla yang berani sekali membentak dirinya).

"Milla dan Fia pun kembali ke kelas dan meninggalkan Misel di kantin dengan ekspresi Milla yang legah telah mengeluarkan unek-uneknya dia".

" MILLA DAN FIA PUN SUDAH SAMPAI DI KELAS MEREKA"

Bel pun telah berbunyi menandakan jam istirahat telah usai.

Milla, Fia, dan teman-temannya yang lain duduk di tempat mereka masing-masing karena Ibu guru Rista sedang jalan menuju ke kelas.

Bu Rista sangat di takuti oleh murid-muridnya karena Bu Rista mengajari mereka dengan sangat tegas. Bu Rista sendiri adalah guru KIMIA. (Dimana Mata pelajaran kimia sangat dibenci oleh siswa).

"Mil, nanti kita pulang bareng yah" ujar Fia. Dan Milla pun menjawab "iya", dan mereka pun terus mengobrol di belakang, tanpa disadari Milla dan Fia, sebenarnya Bu Rista sudah memperhatikan mereka yang berbicara sendiri di belakang.

Dan Bu Rista pun merasa tidak di hargai oleh mereka, dan disaat mereka tertawa, Bu Rista pun marah kepada mereka. Milla dan Fia pun kaget.

Kalian berdua lagi membicarakan apa dibelakang? Apa kalian tidak menghargai Ibu di depan yang sedang menjelaskan materi? Ujar Bu Rista (yang sangat marah). Dan mereka pun dihukum disuruh maju untuk menjawab pertanyaan masing-masing dari Bu Rista.

Gimana tidak deg-deg gan, Fia tidak mengerti sama sekali tentang Kimia dan disuruh mengerjakan soal Bu Rista didepan. Lain dari Milla, dia sangat pintar di semua mata pelajaran.

Dia sanggup menjawab pertanyaan Bu Rista, dan Bu Rista pun kaget karena Milla begitu lihai dengan soalnya.

Karena Milla bisa menjawab pertanyaan dari Bu Rista dia pun di suruh kembali ke tempat duduknya lagi.

Tapi Fia tidak beruntung, dia tidak bisa menjawab pertanyaan dari Bu Rista dan akhirnya dia dihukum di suruh membersihkan ruang kelas. "Dengan rasa kecewa dia pun melakukannya karena ini juga salah nya".

Milla tidak meninggalkan Fia sendirian, walaupun dia tidak membantu Fia untuk membersihkan ruang kelas nya.

Karena Milla dilarang oleh Bu Rista untuk membantu nya. Dengan berat hati, dia pun hanya bisa melihat sahabat nya melakukannya sendirian.

Setelah 10 menit membersihkan kelasnya, akhirnya kelasnya pun sudah bersih. Milla dan Fia pun beranjak dari kelas untuk pulang bersama-sama.

Disaat dalam perjalanan. Fia pun bertanya kepada Milla. " Mil kalau aku perhatiin yah kamu pintar di semua pelajaran". (Fia merasa kagum kepada sahabat nya itu).

Milla pun menceritakan tentang dirinya yang dari dulu hanya belajar agar bisa masuk ke sekolah terfavorit dia kota mereka. Milla menjelaskan bahwa "dulu dia tidak pintar bahkan di dalam hidupnya hanya ada main, main dan main.

Saat dia berpacaran dulu saat SMP. Dulu dia hanya berfikir tentang gimana caranya aku selalu bersama dengannya. (kekasihnya). TAPI......

Disaat aku mulai sayang banget sama dia, apapun akan kuberikan kepadanya. Dia menjawab yang bikin aku sakit hati banget mendengarnya Fi (sambil meneteskan airmata).

Setelah berkata " Apa yang bisa Kamu kasih ke Aku? Kamu miskin dan tidak memiliki apapun.Maaf mungkin hubungan kita sampai disini". (Sambil menahan sakit oleh kata-kata dari orang yang dia sayang).

Aku sangat sakit hati disaat itu dan memutuskan untuk mengubah hidup aku Fi, yang dimana hanya memikirkan main, berpacaran sekarang aku berfikir untuk mengubah pola pikir aku.

Dan aku memutuskan untuk belajar agar bisa masuk ke sekolah terfavorit yaitu SMA GGG. Sekarang aku merasa senang perjuangan ku tidak sia-sia.

Aku bisa masuk sekolah ini dengan hasil perjuanganku sendiri. Aku cukup senang. Dan disitulah aku belajar semua mata pelajaran agar bisa lulus jalur beasiswa." Ujar Milla.

Mendengar kisah Milla yang begitu menyakitkan buat dia Fia pun menghibur temannya itu agar dia tidak teringat oleh cowok brengsek itu.

Tidak lama kemudian mereka pun sampai dirumah mereka masing-masing. Jarak rumah Milla dan Fia hanya 10 langkah saja.

Sekian dulu ceritanya. Jikaa ingin memberikan masukan silahkan komen saja yah. Terimakasih

Saya akan melanjutkan ceritanya lagi besok. Semoga kalian suka☺

laffyouAll😘

1
Wahyu Ti Ti
Luar biasa
Kenzie Kenzie
tuan atau pak ...
Melda Simamora
lebih konsen lagi ya, apa jam sarapan di London dan indo sama.. hal2 seperti ini lah...
Kanza Nia
up dong tor cerita y
Kasmawati S. Smaroni
lebai,gak nyambung
Kasmawati S. Smaroni
mila ambil jurusan disigner salah,mestinya mila jadi detektif.jadi gimana kalau ada teman bismisnya verrel mau jahatin verrel terus si milanya msh di london kuliah.ayo siapa yg akan tolong berrel dati kejahatan
Kasmawati S. Smaroni
sampai kapan sih mila move on,kalo jodoh jg gak akan kemana,jalani aja hidup kamu seperti air mengalir.
Kasmawati S. Smaroni
setiap baca novel kalau wanitanya patah hati krn putus cinta pasti lama buanget mobe on nya,
Kasmawati S. Smaroni
verrel gak cocok sm mila,mila lebih dewasa cara berfikurnya di banding verrel
Kasmawati S. Smaroni
setiap novel yg sy baca,wanitanya yg terlalu bucin,hilang akal sehatnya
Ratnawati S
Thuor mana lanjutannya kami sangat rindu
Aqiyu
tiket Inggris -Indonesia murah ya pada ikut bolak-balik naik pesawat padahal kalau mahasiswa itu ga sekaya dan segampang itu untuk.......
Aqiyu
lagi pada disandera kok Varel bebas bisa ,ngapain aja bukannya telp Martin dan anak buahnyq masa ngalahin Lusiana yang jalang itu aja sampai berhari-hari
jadi ga nyambung gini...... masa harus nunggu Mila pulang🤦‍♀️
Aqiyu
rada ga masuk akal ngomongin rencana licik ditempat umum.
kan bisa dirumah ataw ditempat pribadi yang sepi🤦‍♀️ apalagi rencana pembunuhan.........
Aqiyu
Varel selama seminggu bungkan aja tuh mulut ga mau gitu minta maaf.....
Aqiyu
halah batin aja ngomongnya.gengsi loo ketinggian ada didepan mata bukannya ngomong malah ga diperjuangin sama sekali

ajak jalan ke sebelum balik ke Inggris.bener bener ga ada action nya sama sekali
Aqiyu
Varel masih sama aja ga berubah.....
diglenditin diam ajah
Aqiyu
diulang
Aqiyu
sultan mah bebas hadiah aja kasihnya MALL jiwa misquin quh merontah
Aqiyu
harusnya mila kasih ciri khusus disetiap desainnya jadi dengn itu bisa mudah menunjukkan identitas si desainer
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!