NovelToon NovelToon
Tawanan Presdir Kejam

Tawanan Presdir Kejam

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dendam Kesumat / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Asri Faris

Bagai mimpi buruk yang nyata, jelas, lagi menekan seorang gadis bernama Sharena setelah dijadikan alat tukar hutang ayahnya pada seorang Presdir kejam, Keanu Abraham. Bukan hanya itu, kehidupannya bagai di neraka semenjak terperangkap dalam kebencian Keanu yang menuduhnya sebagai penyebab kematian saudaranya. Benci, dendam, berselimut luka dan cinta.

“Tegakkan kepalamu, sambutlah neraka di depanmu!” (Keanu Abraham)

“Aku tidak pernah melakukan seperti yang kamu tuduhkan.” (Sharena)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asri Faris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Dering telepon siang itu cukup mencengangkan Keanu yang tengah bersiap untuk meeting hari itu. Pria dua puluh delapan tahun itu tercengang tak percaya begitu mendapat kabar bahwa saudaranya meninggal. Pasalnya, Keanu baru saja bertelponan satu jam yang lalu. Dengan mengatakan kalau saudaranya akan pulang esok ke rumah utama karena sudah lama tak mengunjungi rumahnya.

"Tidak mungkin, Fiona tidak mungkin meninggal!" gumam Keanu tak percaya.

Pria itu langsung menutup pekerjaannya dan bertolak ke Surabaya. Dengan perasaan tak menentu ditemani asisten pribadinya. Keanu menuju tempat dinas saudaranya.

Saat pria itu sampai, dibuat tercengang berdasarkan keterangan yang di dapat dari tim medis yang memeriksa. Bahwa saudaranya meregang nyawa setelah mengkonsumsi makanan olahan rumahan.

Tangis batin langsung mendera. Ekspektasi esok hari akan segera bertemu merayakan tahun baru bersama harus berakhir setragis ini.

Keanu menuju ruang jenazah, menyaksikan sendiri bahwa saudaranya sudah terbujur kaku tanpa pesan. Terlihat jelas betapa terpukulnya pria itu kehilangan saudaranya yang selama ini begitu Keanu sayangi.

Setelah mengurus kepulangan jenazah ke rumah utama. Keanu tidak langsung pulang. Melainkan mencari tahu sejenak ke rumah tinggal Fiona selama di sana. Barang kali ia menemukan jejak kejahatan yang tak terduga. Termasuk mengecek CCTV rumahnya.

Pria itu dibuat tercengang setelah menemukan sebuah rekaman seseorang bertandang ke rumahnya. Nampak akrab sembari memberikan sebuah bingkisan.

Setelahnya, vidio itu terjeda dan tidak lagi menampilkan keduanya. Entah apa yang salah. Yang jelas, Keanu langsung mengarah pada satu orang yang terakhir bersamanya.

Brakk!

Suara dentuman pintu menabrak dinding hingga terjadi kerusakan di setiap sudut dan sisi. Berbarengan dengan seorang pria menyembul dari balik pagar. Siluet tubuhnya yang kekar masuk tanpa permisi.

"Ada apa, ini? Siapa Anda? Kenapa masuk rumah orang tanpa sopan santun!" tanya seorang gadis langsung berhambur keluar mencari tahu siapakah gerangan yang bertamu tak tahu aturan.

Seorang lelaki menyorotnya tajam dan dingin. Berjalan mengikis jarak, hingga membuat Sharen mundur teratur dengan wajahnya kaget.

"Makanan apa yang kau berikan untuk Fiona!" bentak Keanu murka. Langsung mencengkram rahang gadis itu hingga kesulitan bernapas.

Sharen terbatuk seraya berusaha meloloskan diri dari cengkraman sadis pria itu. Namun, tangannya yang kekar, tak mampu membuat perlawanan imbang di antara sisa tenaganya. Dengan ringan Keanu menghempaskan hingga perempuan itu terhuyung ke belakang. Terhempas ke lantai keramik begitu saja.

"Apa maksud Anda? Makanan? Saya tidak memberikan apa pun. Selain kue yang Fiona minta untuk testimoni buatan besok yang ia pesan."

"Kamu tahu akibat fatal yang kamu lakukan!" sentak pria itu bertambah murka. Berjongkok mendekati Sharena yang masih bersimpuh di lantai merasakan suasana kaget tiba-tiba didatangi pria asing yang langsung menghardiknya tanpa ampun.

"Pembunuh!" pekik Keanu menggelegar memenuhi telinganya.

Sementara di kediaman Abraham, tengah dirundung duka begitu Keanu memberikan kabar berpulangnya saudaranya, Fiona. Keluarga langsung bersiap menyambut jenazah dan memberikan penghormatan terakhir untuk saudaranya yang gugur di medan tugas.

Keanu sendiri langsung pulang begitu mengultimatum perempuan bernama Sharena itu. Usut punya usut mereka adalah berteman baik selama masa kuliah.

Pria itu akan mencari bukti dan akan melempar dengan tangannya sendiri ke jeruji penjara jika terbukti bersalah.

Usai pemakaman yang masih menyisakan duka mendalam di lubuk hati keluarga besar. Kematian Fiona yang begitu mendadak tentu menjadi tanda tanya besar. Namun, lagaknya Keanu tidak puas jika langsung mengirimnya ke penjara tanpa gadis itu melewati rasa sakit berdarah-darah dulu. Pria itu pun menaruh dendam dan kebencian yang siap dimuntahkan.

Di sisi lain, Sharen nampak masih shock duduk di ruang kosong mengetahui kematian sahabatnya. Kenapa pria itu malah menuduhnya. Apa yang sebenarnya terjadi? Sungguh Sharen tidak tahu pasti. Apalagi menghabisi nyawanya. Jelas saja itu tidak mungkin.

"Fiona, kenapa bisa jadi seperti ini, siapa yang telah melakukan ini," gumam gadis itu masih belum percaya.

Bingung hendak melakukan apa, Sharen juga merasa tak aman, takut-takut pria asing itu akan datang kembali menuduhnya. Sharena malam itu terpaksa pergi dari rumah dengan membawa baju dalam tubuhnya saja. Niat hati ingin menepi sejenak. Mungkin ia akan merasa aman jika di rumah orang tuanya dari pada tinggal dikontrakan.

"Mau ke mana pembunuh!" sentak Keanu tiba-tiba muncul mengagetkan Sharen. Hingga ponsel gadis itu terjatuh. Namun, dengan sigap Keanu menginjaknya tanpa ampun.

Tatapannya yang dingin dan tajam, seakan mengulitinya hidup-hidup. Sharen jelas ketakutan mendapati pria itu lagi. Belum sempat menenangkan diri setelah hampir dua hari merenungi, kini apa yang dikhawatirkan terjadi. Pria jelmaan iblis itu datang kembali dengan tuduhan yang tak pasti.

Sharen berlari sejauh mungkin, terseok-seok menghindari langkah lebar pria itu. Dirinya bagai di ujung mimpi buruk.

Suara deru napas dalam dadanya seakan mau lepas. Sharen sudah tidak kuat lagi setelah lari begitu jauh. Perempuan itu bahkan tidak menyadari sekarang ada di mana. Hendak meminta bantuan seseorang pun urung lantaran ponselnya tertinggal jauh bersama pria itu.

"Wah ... cewek cantik, Bro!" ucap seorang lelaki menembus pendengarannya.

Sharen langsung menoleh, suasana agak gelap membuatnya tidak begitu paham dengan wajah-wajahnya.

Mengetahui situasi yang tidak aman, gadis itu kembali mengambil ancang-ancang. Bersiap melesat setelah tiga hitungan mundur.

Sharen kembali ke arah awal. Membuatnya tanpa sadar kembali mendekati singa lapar yang ingin menghakiminya.

Keanu langsung terhenti begitu mendapati gadis yang tengah ia cari menyerahkan nyawanya sendiri.

Sharena langsung mengerem kakinya yang hampir oleng menabrak seseorang yang berdiri tegap dengan gagah. Ia dihadapkan dengan situasi rumit. Maju orang jahat, mundur pria kejam yang menginginkan penebusan.

Tiga pemuda yang mengejar Sharen ikut terhenti, menyorot tajam pria di depannya yang berdiri tanpa getar.

"Serahin cewek itu, dia memasuki kawasan kami, mengumpan dirinya sendiri!" ucap salah seorang pemuda menunjuk Sharen dengan penuh minat.

Sharen menggeleng resah, memperhatikan kiri dan kanan yang seakan sama-sama membuatnya dalam kesusahan. Apakah gadis itu akan berakhir di tangan Keanu, atau tiga pemuda yang menatapnya dengan lapar.

Pria itu menarik lengan Sharen, mencengkramnya begitu kuat.

"Sudah saatnya kamu menerima atas balasan yang menimpa adikku!" bisik Keanu dengan tatapan mengarah ketiga pemuda yang tengah menyorotnya galak.

Dengan tubuh gemetar Sharen menggeleng resah. Berharap ada keajaiban malam ini yang akan membuatnya selamat sampai esok hari. Agar bisa membuktikan bahwa apa yang dituduhkan padanya tidaklah benar.

"Aww ...," desis Sharen merasa kakinya begitu ngilu setelah terkantup benda kasar di tanah. Dengan kasar pria itu menariknya lalu menghempaskan ke belakang. Sakit, itulah yang dirasakan. Namun, setidaknya ia merasa lebih bersyukur terhindar dari tiga manusia yang saat ini tengah adu kekuatan dengan Keanu mempertahankan lawan.

1
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Ibnu Rizqi
satu kata buat Kenken ...syukurin...di tinggal sama Shasha
Ibnu Rizqi
baca dari bab 1 sampai 43 ,yang ku tangkap hanya kebodohan seorang Keanu, masa sekelas Keanu tdk bisa mengungkap kematian Fiona,atau hanya modus krn pengin menikahi Sharen ...ayo Sha tuntut balik si Ken Ken gendeng /Cry//Cry//Cry/
*💞 𝘍𝘭𝘰𝘸𝘦𝘳𝘴 💞*
kurang asem tuh mulut c keen
*💞 𝘍𝘭𝘰𝘸𝘦𝘳𝘴 💞*
mau ketawa tapi kasian 🤭
Katherina Ajawaila
mengalah lah Sha demi baby. mu, kasihan juga anak. kan pengen dekat dgn dadymya.
Katherina Ajawaila
ngk jelas kamu Keanu, ngk. punya prinsip, ngk. mikir istri lg hamil malah di usir di depan org yg mmg benci istrimu. mikir siti sendiri
Katherina Ajawaila
blng Keanu, biar mm mu tau siapa sebenarnya kel mesya. jalang ngk tau diri
Katherina Ajawaila
lama2 nanti sharen ngk boleh bikin apa pun, buat bucin. thour, Keanu nya
Katherina Ajawaila
Keanu spertinya bibit unggul sekali menabur langsung numbuh tuh. semoga kwmvar ya thour 😁
Katherina Ajawaila
semoga Keanu, selalu menjaga Sharen ya thour, benci liat kelakuan Daniel, kriminal perlu tuh telusrinkenapa Fio meninggal
Katherina Ajawaila
nyesel kan Keanu 🧐🧐🧐
Katherina Ajawaila
jgn2 yg bunuh Fio, mesya
Katherina Ajawaila
Mesya, bodat juga ngk malu 🤬
Katherina Ajawaila
merinding, ini nya dendam tak sudah 🙅‍♀️
Siti Sumarni
sha jangan smpe kamu jatuh cinta SM monster Keanu..
antha mom
jangan bilang rindu nengok dek bayi ya kean 😂😂🤭
antha mom
kapan bahagia nya
antha mom
manusia jahat
antha mom
hanya di jadikan istri untuk menghindari perjodohan dengan maysa, kelakuan mu Keanu terlalu kejam ke sharen yg notabene istri sah mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!