NovelToon NovelToon
The Ragen Book 2 : Rise Of The Legendary Warrior

The Ragen Book 2 : Rise Of The Legendary Warrior

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Sci-Fi / Zombie / Fantasi Timur
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: Aria Monteza

Buku ke-2 dari The Ragen.
Baca dulu The Ragen : Escape From Zombie Apocalypse

Hari-hari setelah kemenangan pasukan Venus atas Demon membawa harapan baru bagi umat manusia. Para Ragen dan MoRag melemah, memberi kesempatan bagi Army untuk membasmi mereka dengan lebih mudah. Beberapa wilayah berhasil disterilkan dan kembali layak huni. Pangkalan Venus terus menyiarkan pesan ke seluruh negeri, menawarkan perlindungan bagi para penyintas.

Namun, di balik kemenangan itu, ada pihak-pihak yang diam-diam memanfaatkan situasi. Mereka memburu serum MoRag peninggalan Demon demi keuntungan, menjualnya kepada negara-negara tertentu untuk menumbangkan saingan mereka. Salah satu target utama mereka adalah UK, negeri yang menyimpan banyak harta berharga dari era sebelum perang nuklir.

Akankah Leo dan kawan-kawannya kembali ke tanah air mereka untuk menyelamatkan rakyatnya? Mampukah mereka mempertahankan negara itu dari kehancuran?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aria Monteza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1. Welcome to The New World

Hujan deras yang turun menghapus debu, disambut dengan sorak-sorai oleh para penghuni daratan yang sudah lama mengalami kekeringan. Orang-orang yang tengah bekerja membangun dinding pembatas, menghentikan sejenak pekerjaannya dan beralih menari menyambut hujan. Kini hujan tidak lagi menjadi teror mengerikan bagi manusia di bumi setelah peperangan berakhir.

Sejak kematian Demon dalam perang besar, para Ragen menjadi lemah bahkan tidak sedikit yang mati tanpa sebab. Hal ini dimanfaatkan orang-orang untuk menyingkirkan para Ragen untuk kembali membangun peradaban baru yang sempat porak-poranda. Mereka membakar mayat-mayat Ragen untuk memastikan virus itu tidak menyebar lagi.

Kabar baik lainnya setelah perang, anti virus Ragen berhasil diciptakan. Meski pun Anti virus itu hanya bisa digunakan untuk orang-orang yang tergigit atau pun tertular virus Ragen saat gejala awal mulai muncul, setidaknya itu sangat membantu kelangsungan hidup umat manusia. Semua itu berkat Matthew yang merupakan tahanan perang, yang harus menjalani hukuman di laboratorium Venus untuk menebus kesalahannya selama ini.

Namun kemenangan dan kesuksesan menghadapi Ragen, ada rasa kehilangan besar sejak kematian Sang Guardian dalam medan pertempuran. Tidak hanya Sang Guardian yang mengorbankan diri demi keselamatan umat manusia, banyak juga Army yang gugur dalam medan pertempuran. Demi mengenang jasa mereka, Venus membangun sebuah monumen di depan markas besar yang kini penuh dengan bunga dan lilin sebagai simbol penghormatan.

Bunga-bunga di sana pun terus bertambah setiap harinya, seperti saat ini. Di bawah hujan seorang pria membawa setangkai bunga Magnolia dan meletakkan tepat di depan foto Sang Guardian. Pria itu mengusap foto itu pelan, jelas terlihat rasa pedih yang mendalam dari wajahnya. Pria itu adalah Leo, yang masih tidak bisa merelakan kepergian Selena untuk selamanya. Dadanya masih disesaki rasa penyesalan telah melimpahkan semua kesalahan pada Selena, tanpa mau mencari kebenarannya terlebih dahulu.

"Aku selalu berharap ini hanya mimpi buruk dan segera terbangun, agar aku bisa melihatmu kembali di sisiku," ucap Leo sendu.

Berkali-kali Leo mendatangi tempat di mana mereka bertempur terakhir, mencari keberadaan Selena. Namun usahanya sia-sia. Sejak awal pencarian di bekas tempat itu yang hancur rata, hanya ditemukan mayat Demon sedangkan tubuh Selena sampai sekarang tidak pernah ditemukan. Karena itulah Leo masih berharap ada keajaiban yang menyelamatkan Selena saat itu dan bertemu kembali dengannya suatu hari nanti.

Tepukan pelan di pundak, membuyarkan lamunan Leo. Teman-temannya sudah menghampiri Leo, semua tampak masih bersimpati dengan keadaan sahabatnya itu. Terutama Ignis yang tertua dari mereka, selalu setia mendampingi dan menguatkan Leo. Ia tahu apa yang dilalui Leo saat ini sangat tidak mudah. Pria itu pernah kehilangan orang tuanya secara bersamaan dan sekarang dia harus kehilangan orang yang dicintai lagi. Leo sangat membutuhkannya dan juga teman-temannya untuk terus menguatkan hati pria itu.

"Sebaiknya kita masuk. Selena pasti tidak senang melihatmu menyiksa diri seperti ini terus," ucap Ignis mengajak Leo untuk kembali ke asrama.

"Bukankah aku pantas mendapatkan ini," ujar Leo sendu.

"Ayo kawan."

Ignis merangkul Leo dan membawanya pergi dari tempat itu. Sedangkan teman-temannya yang lain mengikuti di belakang. Tak ada lagi percakapan di antara mereka, semua tampak tenggelam dalam pikiran masing-masing. Hanya air hujan yang menjadi pengiring setiap langkah yang membawa duka di hati.

***

Berhari-haripun berlalu tanpa ada banyak perubahan. Semua orang masih menjalankan aktifitas masing-masing. Para Army berpatroli untuk memastikan semuanya aman, sisanya dikirim ke tempat-tempat yang menjadi sarang Ragen untuk pembasmian. Saat ini mereka lebih memprioritaskan daerah pedesaan dan menghindari pusat kota serta hutan yang masih banyak dihuni Ragen.

Kelompok Leo termasuk pasukan yang dikirim untuk membasmi para Ragen. Leo memang sengaja memilih bagian itu untuk mengalihkan rasa sakitnya ditinggal Selena. Kesibukan membuatnya bisa melupakan sejenak, meski saat sendiri ia kembali terpuruk. Sayangnya hari ini tidak begitu banyak Ragen yang bisa dijadikan sasaran pelampiasan, sehingga hanya membutuhkan waktu sampai tengah hari mereka sudah membersihkan semua.

"Tempat ini sepertinya cocok kalau dijadikan daerah sumber pangan."

Sayup-sayup terdengar suara Ignis yang berjalan di depan bersama Bryan mengawasi sekitar. Walaupun tempat itu tidak begitu banyak ladang, tetapi tanah terbengkalai tak sedikit jumlahnya.

"Tapi di sini terlalu jauh dari Venus dan butuh banyak sumber daya untuk membangun dinding perlindungan," sahut Bryan ragu.

"Tidak perlu dinding pembatas. Tempat ini jauh dari kota dan juga hutan, aku rasa pagar perimeter sudah bisa mengatasi keamanan di sini," terang Ignis.

"Apa kau yakin soal itu?" Bryan mengedarkan padangan ke sekitar sembari menimbang apa yang diusulkan Ignis.

"Coba saja kau bicarakan pada para petinggi Venus," usul Ignis yang langsung diangguki Bryan.

Memang saat ini mereka membutuhkan tempat baru untuk keperluan pendukung, dan juga memindahkan para pengungsi yang semakin hari semakin banyak. Tempat-tempat yang mereka gunakan sejauh ini baru di dekat Venus, itu pun masih kurang mampu menampung pengungsi. Tempat ini seperti yang dikatakan Ignis, memiliki potensi bagus untuk menjadi sumber pangan. Bryan bisa membicarakan itu nanti dengan ayahnya dan juga pemimpin lainnya.

Belum jauh mereka menyusuri tempat itu, dari kejauhan terlihat beberapa mobil militer mendekat. Bryan yang merupakan pemimpin pasukan tampak menatap heran mobil-mobil itu, pasalnya pasukan yang ia bawa baru sampai tadi pagi dan bertugas di sana selama dua hari. Namun baru tengah hari sudah ada pasukan lain yang datang. Mobil-mobil itu berhenti tepat di depan pasukan Bryan.

"Apa ada masalah?" tanya Bryan begitu salah satu anggota pasukan yang berada di dalam mobil itu mendekat.

"Ada tamu untuk Pangeran, kalian harus pulang sekarang," kata Army itu memberitahu.

"Siapa?" tanya Leo bingung sekaligus penasaran.

"Dari UK."

Mendengar itu Leo tampak terkejut. Setelah sekian lama pergi dari negaranya, baru kali ini ada yang mencarinya. Apalagi sejak wabah Ragen muncul, negara UK langsung menutup semua akses keluar masuk dari negara itu sehingga negara itu menjadi satu-satunya yang selamat dari wabah Ragen sampai sekarang.

"Sebaiknya kita pulang dan menemuinya," kata Ignis melihat Leo tampak bingung.

"Bagaimana dengan tugas pembersihan di sini?" tanya Leo.

"Kami di sini dikirim untuk menggantikan tugas kalian."

Leo mengangguk mengerti. Akhirnya, mereka kembali ke Venus untuk menemui orang yang mencari Leo, meninggalkan tugas pembersihan di desa terpencil itu. Perjalanan mereka dipenuhi dengan kebisuan dan masing-masing dari mereka tenggelam dalam pikirannya sendiri. Leo bertanya-tanya siapa sebenarnya orang yang mencarinya dan apa yang diinginkan darinya. Sementara itu, bayangan desa yang porak-poranda masih terpatri dalam benaknya, mengingatkan mereka akan tugas yang belum sepenuhnya selesai. Namun, mereka tahu bahwa ada hal yang lebih mendesak menanti di Venus.

1
Hanif Purwo nugroho
thor, novel mu dah tamat kah?
Hanif Purwo nugroho
thor, up lg donk😁😙
Hanif Purwo nugroho
kalo pilihannya bukan lagi tentang benar dan salah. tapi tentang bertahan hidup. berarti bisa jadi menghalalkan segala cara donk. misalnya, dg memanfaatkan kemampuan dr Mathew merancang virus berbagai jenis ragen. di tambah fasilitas super canggih yg dimiliki fortress. plus para penjahat kelas berat di Alcatraz nya UK dan namrej yg bisa dirubah jadi ragen tandingan. siap dikirim ke garis depan untuk setidaknya berusaha mmembalik keadaan.
Aria Monteza: terus nanti perangnya mutan vs mutan /Proud/
total 1 replies
Hanif Purwo nugroho
aroma logam?? kalo aroma besi, berarti bau amis. 😅
Aria Monteza: bau karat
total 1 replies
Hanif Purwo nugroho
thor. aku bayangin nya. tembok terluar benteng negara uk. itu bulat sempurna mirip yg di attack on titan. bedanya, tembok di novelmu cuma terdiri 1 lapis kayak tembok laut Konstantinopel di masa lalu. berdiameter (mungkin) beberapa ratus kilometer. yg di bagi jadi 5 zona utama. tengah (capital), utara, timur, selatan dan barat.

lalu ada kota² dan desa² nya. dan di setiap kota/desa dilindungi tembok. aku kepikiran ini pas baca yg bagian evakuasi raja ke zona utara.

mungkin kalo di lihat dari udara. UK di novelmu penampakannya mirip punggung kura². dg garis² nya sebagai benteng tiap kota/desa.


coba donk thor. next update bikinin peta UK kalo dilihat dari udara
Hanif Purwo nugroho: mungkin ditengah² gambar pulau british di bikin tembok lingkaran besar gtu. bentuk nya bulat kayak tembok yg di attack on titan

dg kota London atau kota lain sebagai pusatnya. lalu di tulis lokasi kota itu sbg capitol yg terletak di area tengah. misalnya

pandai² kau lah bikin nya.
toh setting waktunya kan ribuan tahun setelah perang nuklir. jadi letak ibukota kerajaan, nama² tempat nya juga gak harus sama persis dg peta UK saat ini. bahkan kalo kau bikin cerita ngarai tempat eksperimen ragen mutan terbentuk dari proses geologis abnormal akibat efek perang nuklir di masa lalu. bisa² aja kok. atau kau tulis kalo kota London udah berubah jadi danau yg dalam akibat ledakan tsar bomba. lalu capitol UK yg baru terletak di utara Scotland. gak masalah kok.

palingan karna yg kau bahas negara UK, maka lokasi negaranya bisa, sama persis dg UK di masa kini
total 2 replies
Hanif Purwo nugroho
lalu, di novelmu sebelumnya, kan pahlawan super yg bisa punya keturunan cuma 4. darkness, guardian, shaman, dg yg 1 lg. coba donk thor. kemampuan ke 4 nya lebih kau explore di novelmu yg ini
Aria Monteza: kekuatannya leo ya, yg Knight.
Emang belum banyak jatahnya, nanti semakin ke belakang makin banyak munculnya
total 1 replies
Hanif Purwo nugroho
thor, yg masih bikin aku penasaran. di novelmu kan ditulis. kubah pelindung di gunakan untuk melindungi rakyat UK. Tapi, cara kerjanya gimana thor.?
Aria Monteza: nanti ya, aku cariin gambar yg pas buat gambarin seperti apa kubah energinya,
sebenere itu terinspirasi dari film final fantasy XV yg kingsglaive
total 1 replies
Hanif Purwo nugroho
misalkan, anak nya leo cowok
anaknya selena cewek
pas gede, mereka berjodoh.
fix, leo jadi besan dg mantan pacarnya😁
Hanif Purwo nugroho: bisa tuh thor, kau bikin kayak gtu
total 2 replies
Hanif Purwo nugroho
mulai dari chapter 15. ketika terjadi perdebatan antara leo dg Abraham. seolah, Abraham ingin leo mengabaikan keamanan tembok perbatasan dari ancaman ragen. aku dah curiga ada yg gak beres dg Abraham. seolah dia bakal berkhianat.
Hanif Purwo nugroho
thor, daripada sosok raja ganteng Nan gagah. dari novelmu yg pertama, di fikiran ku, justru si leo ini sosok nya sama persis kayak si botak pemimpin alien jahat yg sibuk berburu batu angkasa berpendar biru di film "number four". botak, kocak, kayak gtu🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Aria Monteza: jangan merusak image leo ya 👊😭
Padahal dari dulu aku bayanginnya tuh MC Final fantasy xv Si Noctis itu lho 😭
total 1 replies
Hanif Purwo nugroho
masalalu yg coba di kubur dalam².
bisa kembali muncul ketika leo akhirnya bertemu lagi dg selena
Aria Monteza: sebenernya dulu konsepnya trilogi, cuma buku 1 dan 2 udah dijadiin satu jadi buku pertama itu 🤣
jadinya tinggal 2 buku dah ini
total 4 replies
Mega Kristina
jangan lupa up terus yah thorr,, semangat terusss,, di tunggu in loh
Aria Monteza: siap, insya allah up tiap hari
total 1 replies
Mega Kristina
akhirnya up lagi
Hanif Purwo nugroho
thor, novelmu dah tamat kah?
Hanif Purwo nugroho: thankyou thor, udah update lagi 👍🏿
total 3 replies
NauraNazifaNauzan
msh hiatus k.?
Aria Monteza: udah up bab baru ya sekarang 😁
total 1 replies
NauraNazifaNauzan
1th neh blm.up jg../CoolGuy/
Mega Kristina
ayo dong thor up
Aria Monteza: udah up bab baru ya sekarang 😁
total 1 replies
Mega Kristina
ayo dong thorr up lagii
Mega Kristina
up lagi dong thorr
Mega Kristina
kapan up lagi thor?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!