NovelToon NovelToon
Junna dan Rhine

Junna dan Rhine

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:609.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Anggun Kartika Mundikasih

Junna : Kamu suka air teh
Rhine : Kamu suka air perasan lemon

Junna : Kamu suka warna biru
Rhine : Kamu suka warna pink

Junna : Kamu adalah public figure
Rhine : Kamu adalah orang biasa dan anti fan ku

Junna : Kamu orang yang complicated
Rhine : Kamu orang yang terlalu simple

Junna : Kamu orang yang narsis
Rhine : Kamu orang yang tidak perduli

Junna dan Rhine : Bagian mana dari kami yang cocok?! Berurusan satu sama lain saja sudah membuat kami frustasi

Bukankah air teh dan air perasan lemon jika digabungkan menjadi lemon tea?

Bukankah warna biru dan pink jika digabungkan menjadi ungu?

Bukankah seorang public figure harus berdampingan dengan seorang yang biasa untuk bisa merasakan bahwa ia tetap menginjak bumi?

Bukankah sesuatu yang complicated itu ujungnya simple?

Bukankah pribadi yang narsis dan tidak perduli sama-sama seorang manusia?

Apakah jawaban itu bisa menjawab bahwa ada kecocokan didalamnya?

-Jungkir-balik dunia Junna yang harus bertetangga dan terlibat urusan apapun dengan seorang penyanyi pria terkenal bernama Rhine yang sangat dibenci sang gadis karena sikap Narsisnya-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggun Kartika Mundikasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prolog

“KYAAAA!!!"

Teriakan histeris terdengar dan menggema diseluruh penjuru TA Square, Mall terbesar disini. Hari ini adalah launching album terbarunya Rhine. Dan seperti biasanya, aku yang memang sejak awal sangat sangat sangat membenci idola yang satu ini, aku tekankan sekali lagi ya, sangat membenci idola yang satu ini, terpaksa harus membantu teman-temanku yang merupakan fans setianya dengan memintakan atau lebih tepatnya memaksaku untuk menemani mereka membeli album terbaru plus harus menjadi korban antrian tanda tangan eksklusifnya. Sebenarnya aku juga ingin membeli albumnya sih, karena memang lagu-lagu ciptaannya sangat easy listening ditelinga. Tapi jika melihat orangnya... nggak jadi deh!

Kalian tentu penasaran siapa itu Rhine sehingga membuat orang-orang rela antri panjang kali lebar kali tinggi jadi isi hanya demi sebuah album barunya?

Rhine, adalah seorang penyanyi idola misterius yang tidak pernah diketahui nama aslinya. Ia tiba-tiba saja datang menggebrak pasar musik Indonesia dengan aliran musik yang entah apa namanya, dan aku akui kalau yang satu ini memang tidak ada orang yang menandinginya!

Ciri khas dari penyanyi ini adalah penampilannya yang super nyentrik, futuristic dan gothic. Rambut hitam pekat model Emo acak di belakang, ditambah pirsing alias tindikan dibagian telinga serta cat kuku senada dengan rambutnya menambah unik image-nya. Secara penampilan dan musikalitas aku memberi acungan jempol dan kuberi nilai seratus! Tapi soal kepribadian si idola ini...nol besar! Dia adalah orang yang NARSIS-nya najis-najis!

Mengapa aku katakan demikian? Jawabannya hanya satu, Rhine selalu menyebut dirinya adalah orang yang paling sempurna di muka bumi ini dan GENIUS! Serta yang parahnya lagi, dia selalu membuat pernyataan bahwa hanya dirinya lah yang paling dia cintai di dunia ini! Huek! Mendengarnya saja sudah mau muntah! Terlalu lebay dia jadi orang! OVER ACTING! Seumur-umur baru kali ini aku melihat orang se-NARSIS itu! Enggak banget! Sumpah, enggak kebayang cewek seperti apa yang mau jadi pacarnya? Kalau aku, meskipun di dunia ini makhluk yang bernama cowok tinggal dia satu-satunya, sampai mati pun aku nggak mau sama dia! Amit-amit!

Tapi anehnya, kenapa semakin lama justru fansnya semakin banyak ya?! Benar-benar anomali tingkat dewa! Ampun, aku benar-benar nggak habis pikir, berapa kalipun dipikirkan alasannya tetap tidak ada gunanya karena sudah pasti tak akan menemukan titik temunya dan hanya menguras energiku saja!

Sejak tadi hanya pikiran negatif itu saja yang ada dibenak Junna. Gadis energik nan manis dengan rambut hitam diikat tinggi seperti ekor kuda menyisakan sedikit poni menyamping ini terpaksa mewakili keempat sahabatnya atau tepatnya menjadi tumbal mengantri demi sebuah tanda tangan dari Rhine hanya karena alasan konyol keempat sahabatnya itu. Dengan dalih takut pingsan jika harus berhadapan langsung dengan idola tercinta mereka, semakin memperparah kebenciannya kepada Rhine, penyanyi berkarismatik dan sedikit narsis yang berhasil membius banyak orang dengan lagu-lagu easy listening serta suara bariton yang sangat merdu nan seksi memikat siapapun yang mendengarnya.

Aduh, kakiku pegal nih, sampai berapa lama lagi sih aku harus mengantri? Sialan! Keluh Junna sambil mendecakkan kakinya ke lantai beberapa kali untuk mencegahnya kram dan kesemutan. Ingin rasanya ia melarikan diri dari situasi yang tidak menyenangkan saat ini jika saja ia tidak mengingat rengekan memohon-mohon keempat sahabatnya. Cih, menyebalkan!

"Yak, yang berikutnya!" Suara Rhine menyadarkan pikiran Junna yang sibuk mengawang-awang tidak jelas dikarenakan terlalu lelah ngantri.

"Eh iya," Spontan Junna meletakkan empat buah CD album terbaru Rhine tepat di depan sang penyanyi yang sedang duduk santai dengan kaos tanpa lengan warna hitam corak abstrak warna-warni, jaket putih berkerah tinggi terbuka tidak diresleting dan celana cargo yang senada dengan warna jaketnya. Tak lupa beberapa aksesoris kalung dan anting serta sepatu boots yang melengkapinya.

"Wah, kamu pasti salah satu fans beratku ya, sampai membeli CD albumku empat buah?" Rhine memasang senyum komersilnya sementara tangan kanannya sibuk membubuhkan tanda tangannya di atas CD album terbarunya. "Nah, selesai!"

Tuh kan, narsisnya mulai kumat... jijay!  Junna memutar bola matanya bosan. Rasanya ingin muntah ditempat dan saat itu juga jika diperbolehkan setelah mendengar statement yang baru saja didengarnya langsung dari bibir Rhine.

"Terima kasih, TU-AN PE-NYA-NYI TER-KE-NAL," Junna membalas senyum Rhine dengan senyum yang sangat dipaksakan dan nada suara penuh penekanan. "Tapi sayangnya aku bukan fans beratmu, aku hanya memenuhi permintaaan keempat temanku yang sedang menungguku di pintu keluar." Jari telunjuk Junna menunjuk kearah empat orang gadis berusia sebaya dengan dirinya yang memasang ekspresi harap-harap cemas. "Mereka bilang takut mati berdiri jika harus berhadapan denganmu secara langsung!"

Junna dengan santainya berjalan meninggalkan Rhine. Seluruh orang yang ada disana, termasuk Rhine hanya bisa tercengang mendengar komentar pedas yang keluar dari bibir mungil Junna sambil menatap kepergian sang gadis.

"Nih, gue sudah menepati janji gue! Satu untuk Tia, satu untuk Riri, satu untuk Cia, dan satu untuk Lily. Impaskan?" Junna menyerahkan CD album terbaru Rhine ke tangan keempat sahabatnya.

"Thank you Junna," Balas keempat sahabatnya itu kompak sambil memeluk Junna erat.

"Sekarang mana traktiran pizza-nya?" Junna menjulurkan telapak tangan kanannya menagih janji.

"Dasar perhitungan!" Ledek Tia.

"Biarin! Kalian berempat kan sudah menyiksa gue untuk ngantri panjang banget cuma demi tanda tangan CD itu! Sekarang boleh dong gue minta imbalannya? Hmm, kayaknya pizza ukuran large enak nih," Junna merangkul pundak keempat sahabatnya dengan erat dan memaksa mereka memasuki salah satu restoran pizza paling lezat dan mahal yang ada di Mall tersebut.

Ia tidak sadar bahwa kebenciannya pada sang penyanyi yang terlalu berlebihan itu akan menjadi bumerang untuk dirinya kelak.

***

1
Ita Xiaomi
Keren ceritanya. Perjalanan cinta yg tulus meski banyak rintangan. Perjuangan utk meraih cita-cita meski sempat berpisah lama tanpa khabar berita. Tetap hormat ama ortu&restu ortu. Bersahabatan yg solid. Ceritanya santun. Tdk ada drama para pelakor. Berkah&Sukses selalu utk authornya.
Anggun Kartika: terima kasih atas apresiasinya, semoga menghibur 🙏🏻
total 1 replies
Srimulyani
nanti benci jadi cinta,susah loe melupakan nya.hihihi
Kustri
lanjut lg ke karyamu yg lain..... cuuuuuuss
Kustri
sempet bingung baca'a.... eee ternyata malah udh hamil😄
Kustri
diiih... km melukai hati anakmu sndiri tau!
Kustri
oalah.... amnesia to
mudah bagimu u/ tau siapa yg memakai baju putih itu Yuda
nursanti Santi
ceritanya gak ngebosenin ❤️❤️❤️
nursanti Santi
suka semua cerita mu Thor...semoga sukses ya n semangat untuk berkarya🥰🥰
Anggun Kartika: Akun IG : anggun_kartika_m
total 4 replies
Ayunda Permata
🥰🥰🥰
Anonim
Kerrrreeeennn Thooorrr semoga banyak yg baca 👍🏻👍🏻👍🏻
nowhere🌱
Cerita milikmu alurnya baguuuus dan kereeen 😊 baru pertama kali nemu cerita bagus di noveltoon. ceritamu juga gak terlalu berbasa-basi jadinya gak ngebosenin kayak ... ekhem. Semangat selalu untuk berkarya, Thor.
nowhere🌱
perasaan aku aja atau emang semakin ke akhir isi chapternya makin dikit :"
nowhere🌱
jarak nya sama kayak dari rumah ku ke sekolah:'
Anggun Kartika: Semangat untuk terus menuntut ilmu 💪🏻💪🏻
total 1 replies
Aen Nurrohmah
endingnya mantap dah
Anggun Kartika: Terima kasih sudah mengapresiasi cerita author 😆🙏🏻, silahkan membaca 2 cerita author lainnya yang juga sudah tamat. Happy Reading 🙌🏻
total 1 replies
nowhere🌱
astagaaa, kirain Juna yg cowok terus Rhine yg cewek
Kustri: iya, ampe ngulang baca'a😄
total 1 replies
Aas Yasaroh
Mantap.. T-O-P deh
makasih suguhanya yg enak di baca thor🙏
Anggun Kartika: Terima kasih atas apresiasi cerita ini, jangan lupa membaca dua cerita author lainnya yang sudah tamat ada di sini juga 🤗🤗🤗
total 1 replies
Aas Yasaroh
kok banjir ya, padahal nggk hujan..
kamu hebat thor bisa bikin banjir dadakan👍😀
Wiwik Syifa
kerennn.....
bagus banget ceritanya...beda dari novel2 yg lain...
recomended pokok nya...
hayyuk yg belum baca cepet tambahin ke favorit😁😁
soalnya saia juga gitu sblm baca pasti liat koment2nya dulu trus endinge gimana wkk...wkkk
Anggun Kartika: Terima kasih sudah mengapresiasi cerita author ini 😆🙌🏻, silahkan membaca dua cerita author yang juga sudah tamat di sini, Happay reading 🤗
total 1 replies
Mezut Ozil
nata
Meknong Rustiani
x
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!