Chapter 12 : Melawan penjaga penjara

Ketika sudah mencapai dasar dari tangga tersebut, mereka berempat disambut oleh seseorang

"Selamat datang musuh yang lemah, apa tujuan kalian kemari?. Menyelamatkan teman kalian atau ingin mengalahkan Tuan Zoid" Dia seperti seorang manusia biasa dan mendekati mereka lalu memberi hormat palsu.

"Perkenalkan nama saya adalah Draken, dan saya adalah penjaga penjara ini. Jika kalian berniat untuk menyelamatkan teman kalian, maka akan ada tantangan yang harus kalian lewati, Yaitu mengalahkan saya!" Laki laki itu menatap mereka berempat dengan mata sinis setelah mengucapkan hal tersebut. Dia kemudian berjalan mundur untuk kembali tempat awalnya berdiri, dan kemudian berbicara lagi

"Untuk bisa masuk ketempat ini lebih jauh lagi, kalian berempat harus bisa mengalahkan saya, tapi hal itu tidak semudah yang kalian pikirkan. Kau!" Dia menunjuk Zuan Li "Kekuatan dewa penghenti waktu milikmu tidak bisa digunakan ditempat ini"

Anehnya Iblis itu bisa mengetahui kalau Zuan Li mempunyai kekuatan dewa. Apa yang harus mereka lakukan sekarang, dan sebesar apa kekuatan yang dimilikinya?.

...***...

"Tuan, apa yang harus kita lakukan dengan perempuan ini?" Tanya salah satu iblis itu kepada Zoid

"Hm..., temannya sudah membunuh raja kita, jadi kita harus lakukan hal yang sama pada anak itu" (yang dia maksud adalah Geok su yang telah membunuh raja mereka) "Kalau begitu, sebaiknya kita penggal kepalanya di altar persembahan raja".

Altar persembahan raja adalah tempat para iblis memberikan makanan dan tumbal Manusia ataupun makhluk hidup lainnya setiap tahunnya, dan tepat pada hari ini, hari persembahan itu diadakan.

"Tuan, apakah saya harus memanggil Tuan Hiten dan Tuan Xang?"

"Tidak usah, biarkan untuk hari ini saya saja yang hadir"

"baik Tuan"

Pada saat mereka ingin mengeluarkan Mizuzu dari penjara untuk dibawa ketempat altar persembahan, kemudian datanglah seorang iblis dengan tubuh tegap dan tatapan mata yang tajam seakan dia hanya perlu melihat wajah seseorang untuk bisa membunuhnya. Dia datang ke tempat itu karena ingin memberitahukan kepada Zoid bahwa Geok Su dan kawan-kawannya sudah tiba untuk mengalahkan Dia.

Zoid yang mendengar hal itu hanya tertawa dan menyuruh mereka untuk tetap melanjutkan upacara persembahannya.

Dia berjalan menuju iblis yang membawakan kabar tadi dan mengatakan suatu hal kepadanya

"Dengar ya!" Sambil memegang pundak iblis itu dan mencengkram nya "mereka tidak akan bisa membunuh saya. Rasa panas dari api yang saya terima saat ini memang tidak bisa hilang, tapi ingat! hal sekecil ini masih belum cukup untuk mencabut nyawaku!"

Iblis itu hanya bisa terdiam dan merasakan rasa sakit dipundaknya karena cengkeraman dari Zoid sangatlah kuat. Dia hanya bisa tersenyum sambil merasakan rasa sakitnya

"Maaf tuan, saya telah lancang dengan nada bicara saya tadi"

Kemudian Zoid melepaskan cengkeramannya dari iblis itu dan berjalan kearah tempat altar persembahan. Dia ingin segera menyaksikan kepala Mizuzu terpenggal dihadapannya secara langsung. Zoid ingin memberikan kepala Mizuzu kepada Geok su dan darahnya akan dia persembahkan untuk rajanya yang telah mati. Raja iblis memang sudah mati, tapi dia akan hidup kembali setelah para pengikutnya memberikan 10 kali persembahan darah manusia. Dengan kata lain, dia akan hidup kembali dalam waktu 10 tahun di dimensi ini. Tapi persembahannya harus dengan darah manusia. Jika tidak, maka dia tidak akan bisa hidup kembali dalam waktu dekat.

...***...

"Geok su!" Zuan yu memanggilnya dengan suara yang agak kecil agar iblis yang ada didepan mereka tidak mendengarkan perkataannya "alihkan perhatiannya, biar saya yang menyerang dia"

Geok su setuju dengan apa yang dikatakan oleh Zuan yu dan mulai menyerang iblis itu dengan kekuatan penuh. Tapi dengan mudahnya dia menangkis semua serangan Geok Su. Bahkan api abadi milik Geok su yang pada saat itu dengan mudahnya membasmi para monster, kini dapat ditahan oleh iblis penjaga itu.

"Hahahaha, hanya ini kekuatanmu?" iblis tersebut mengejek Geok su

Kemudian Draken menyerang Geok su dengan kekuatan magisnya. Dia menggunakan kekuatan berelemen kan angin.

Geok Su terpental kebelakang karena kekuatan milik Draken tadi, tapi sebelum dia terjatuh menyentuh tanah, Geok Su tiba tiba menghilang. Mereka yang ada disitu mencari-cari kemana dia pergi, dan iblis itu meningkatkan kewaspadaannya dengan menoleh ke kiri dan ke kanan berulang-ulang untuk bisa mengantisipasi serangan dadakan dari Geok su.

"Ini kesempatanmu" Suara yang hanya bisa terdengar terdengar oleh Zuan yu. Dia kemudian memberikan Serangan kejutan untuk iblis yang ada didepan dengan cara melumpuhkan kaki Draken. Tanah tempat Draken berdiri saat itu sudah tercampur dengan racun yang dibuat oleh Zuan yu. Ilmu yang dimiliki oleh Zuan yu tidak hanya ilmu pemulihan, melainkan juga ilmu untuk memberikan berbagai macam penyakit. Zuan yu dan Zuan Li adalah anak dari dewa bencana, sehingga kekuatan yang mereka miliki adalah kekuatan untuk menciptakan musibah ataupun malapetaka.

Serangan yang diberikan oleh Zuan yu itu dia kira berhasil, sehingga Geok su langsung menampakkan dirinya dan menyerang Draken dari atas dengan melempar tombak api miliknya. Tapi sayangnya, Draken dengan mudah menghindari serangan itu, dan tidak terjadi apa apa pada kakinya. Sepertinya Draken hanya berpura-pura kalau dia terkena serangan dari Zuan yu.

Draken yang berhasil menghindari serangan Geok su tersebut, langsung menyerangnya kembali dengan melemparkan sebuah batu kerikil kecil. Serangannya itu sangat cepat dan kuat, dan Geok su hampir tidak dapat menghindarinya. Tapi serangnya tidak hanya berakhir di situ, Draken melanjutkannya lagi dengan melempar lebih banyak kerikil kepada Geok su, dan itu membuatnya semakin kewalahan.

Melihat temannya yang kesusahan menghindari lemparan itu, Rei dengan cepat langsung membantu Geok su dengan membuat portal teleportasi didepannya, agar seluruh serangan itu tidak mengenai Geok Su. Niatnya seperti itu, tapi semua itu tidak mempan. Portal teleportasi Rei yang dijadikan Geok su sebagai tamengnya itu, tidak mempan. Seluruh kerikil yang dilemparkan oleh Draken tersebut bisa menembus portal Rei, bahkan mengenai telapak tangan Geok su.

Telapak tangan Geok su yang terkena serangan itu menjadi bolong, besarnya sebesar ukuran kerikil yang dilempar oleh Draken. Geok su tercengang dengan serangnya yang sangat kuat dan cepat, bahkan bisa melewati portal Rei dengan mudah.

Sekarang mereka menjadi lebih pusing, bagaimana cara mereka bisa melawan iblis ini dan apa kelemahannya. Jika ada laki laki itu disini mungkin akan lebih mudah, pikir Geok su.

"ahh, sudahlah, jika terus bergantung dengan laki laki itu, kapan aku bisa menjadi kuat"

Geok su memfokuskan pikirannya dan secara perlahan dia menghilang lalu bersembunyi

"Astaga, saya kira dia itu pemberani, ternyata hanya seorang pengecut yang sombong" ucap Draken dengan suara yang keras agar Geok su bisa mendengarkan perkataannya.

Geok su saat ini sedang menyusun rencana dengan ketiga makhluk yang ada didalam tubuhnya untuk bisa mengalahkan iblis itu, dan dia juga tidak lupa membawa ketiga temannya. Mereka saat ini berada dalam dunia kekosongan, tempat ruang dan waktu tidak bekerja.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!