"Bagaimana cara kita agar bisa bertemu dengan raja iblis tersebut?" tanya Geok Su
Dia sangat menantikannya Karena dia tau bahwa orang yang bergelar raja pasti mempunyai kekuatan yang sangat hebat.
Sejak pertama kali merasakan seperti apa itu bertarung, dia seminggu terakhir selalu menggila untuk membasmi para monster yang terus-menerus berdatangan. Rei dan Mizuzu sebenarnya bisa menyerahkan semuanya pada Geok Su, tapi karena mereka tau bahwa itu adalah pelatihan yang diberikan oleh laki laki yang tidak mereka tau namanya, Rei dan Mizuzu terpaksa harus ikut andil dalam pertarungan tersebut, jika tidak, maka hanya Geok Su saja yang akan menjadi lebih kuat.
Malam telah tiba...
"Rei...! Rei...! bangun, hari sudah malam, dan ditempat ini hanya ada kita berdua" Rei terbangun dari tidur dengan sangat terkejut, pasalnya ditempat itu memang hanya ada dia dan Mizuzu saja. Geok Su dan dua orang tadi tidak mereka ketahui berada dimana, mereka pergi tanpa meninggalkan pesan.
Rei dan Mizuzu tidak mendengarkan pembicaraan Geok Su pada siang hari tadi, karena mereka berdua langsung tertidur pulas. Perempuan yang malang, tapi sangat hebat karena bisa tertidur dengan pulas diatas pasir tanpa beralaskan apapun.
Akhirnya mereka berdua terpaksa untuk bertarung melawan para monster malam ini tanpa mendapatkan sedikitpun bantuan dari Geok Su.
"Mizuzu, Gunakan saja hujan panah milikmu untuk melindungi kita berdua, nanti jika tenaga mu habis aku bisa menyelamatkan kita berdua dengan cepat." Saran Rei agar mereka berdua bisa membagi tugasnya masing-masing. Mizuzu menyetujui saran yang diberikan oleh Rei tersebut kemudian melakukannya.
Para monster berdatangan dan menyerbu mereka berdua, tapi monster tersebut tidak dapat mendekat karena hujan panah yang dikeluarkan oleh Mizuzu menghalangi mereka, tapi monster-monster itu tidak kenal takut, walaupun rekan-rekannya mati seketika didepan mereka, monster tersebut tetap berlari maju untuk menyerang, walaupun tidak pernah berhasil melukai Mizuzu dan Rei.
"Rei!, tenagaku hampir habis"
Ketika mendengar perkataan temannya itu, Rei dengan cepat membuka portal agar Mizuzu bisa memulihkan tenaganya dengan maksimal.
...***...
Lebih lama dari biasanya, Mizuzu terheran dengan situasi saat ini.
"Rei, mengapa kita lebih lama dari biasanya berada ditempat ini?"
"Karena tenagaku masih banyak, makanya kita bisa berada ditempat ini lebih lama dari biasanya" jawab Rei dengan tenang.
Merasa tenaganya sudah pulih Sempurna, Mizuzu menyuruh Rei untuk membawa mereka berdua kembali ke sana. Tapi bukannya berada ditempat awal, Rei dan Mizuzu tiba tiba berada didalam hutan. Sontak hal ini mengejutkan mereka berdua, pasalnya hutan tersebut sangat gelap bahkan sinar bulan purnama tidak dapat menembusnya. Rei dan Mizuzu tidak tau dimana lokasi mereka saat ini, jika hutan ini adalah hutan tempat mereka latihan, itu cukup bagus, tapi jika hutan ini bukanlah hutan yang mereka harapkan, maka itu bukanlah hal yang baik.
Pada saat masih berada dalam kebingungan, tiba tiba terdengar suara patahan ranting kayu dibelakang mereka. Mereka sadar bahwa sudah diintai oleh seseorang, dan bersiap siap melakukan penyerangan duluan.
"Rei!, sekarang!" teriak Mizuzu
Kemudian Rei membuka portal, dan Mizuzu lari kearah portal tersebut dan langsung berada ditempat asal suara ranting kayu tadi. Tapi pada saat Mizuzu tiba disana, tidak ada seorangpun di situ. Dia bingung, padahal suara ranting kayu tadi dengan jelas terdengar dari arah situ.
"Gilaaa..! Kalian berdua bisa mengkombinasikannya dengan cepat. Baru ditinggal beberapa jam sudah bisa melakukan hal seperti itu" Suara Geok Su terdengar dari belakang Rei, dia Hampir tidak percaya melihat kedua temannya bisa melakukan kombinasi yang sangat bagus.
Lalu Geok Su menghampiri mereka berdua dan disusul oleh Zuan bersaudara yang tadi bersembunyi di belakang pohon besar. Mizuzu meluapkan amarahnya pada Geok Su, dia menendang perut laki laki itu karena pergi tanpa meninggalkan satupun pesan.
Geok Su yang merasa perutnya sangat sakit, meminta kepada Zuan Yu agar bisa menyembuhkan dia. Tapi Zuan yu menolak
"Maaf kawan, tidak semua rasa sakit yang kita terima harus disembuhkan dengan cepat. Terkadang kita harus menerimanya dengan sabar agar suatu hari kita bisa mengingatnya". Zuan yu mengatakannya dengan nada ejekan. Lalu suasana disitu pecah karena perkataan Zuan yu, yang membuat Geok Su langsung lari dari tempat itu karena malu.
Hampir terlupakan, Mizuzu kemudian bertanya kepada Zuan yu kemana mereka bertiga pergi pada saat dia tertidur tadi.
Zuan yu menjawab dan langsung menjelaskan kepada Mizuzu kalau mereka berniat mencari raja iblis yang berada dihutan ini, dan dia memberitahukan kepada mereka berdua, mengapa dia ataupun Geok Su tidak ada meninggalkan pesan sedikitpun. Mereka bertiga tidak ada meninggalkan pesan kepada Mizuzu dan Rei karena pada saat itu mereka berdua sudah sangat terlelap dalam tidurnya
"Kawan, bagaimana kalau kita memberitahukan kepada mereka berdua tentang kepergian ini" tanya Zuan Li
mereka bertiga menghampiri Rei dan Mizuzu dan pada saat sampai disana,
"Zuan Yu, apakah kita harus membangunkan mereka berdua?" tanya Geok Su
"Saya pikir jangan, karena dua perempuan cantik ini sudah tidur terlelap, mungkin mereka sedang mengumpulkan tenaganya" Sahut Zuan yu
Zuan Li menyarankan kepada Geok Su untuk meninggalkan pesan di atas pasir, dia tidak setuju dan memilih untuk meninggalkan mereka berdua tanpa satupun pesan. Sebenarnya Zuan yu dan Zuan Li agak tidak setuju, tapi ada suatu alasan yang membuat mereka berdua tiba tiba setuju dengan saran Geok Su.
Dihutan saat ini, Rei kemudian bertanya kepada Zuan yu, mengapa mereka bisa bertemu disini.
"Oh itu, Geok Su menggunakannya untuk membawa kalian kesini, lebih tepatnya itu adalah Jin yu, jiwa yang ada didalam tubuh Geok Su"
Mizuzu dan Rei masih bingung mengapa Geok Su bisa melakukan hal tersebut, dan masih banyak lagi hal yang ingin mereka tanyakan, tapi saat ini bukanlah hal yang tepat, pikir mereka.
"Haahh, menyusahkan sekali mencari beruang ini" Geok Su tiba tiba mengeluh ketika kembali berkumpul bersama keempat temannya
"Mau bagaimana lagi, jika ingin keluar dengan cepat, kita harus menemukan dia terlebih dahulu" Ucap Zuan li.
Mereka berlima terus menyusuri hutan itu dan sesekali bertemu dengan beberapa monster. Monster yang ada disitu tidak terlalu banyak seperti yang ada dipinggir pantai, tapi kekuatan mereka sangatlah kuat, bahkan kekuatan api abadi milik Geok Su pun harus beberapa kali dikeluarkan untuk membasminya. Setelah melawan monster-monster itu, mereka berlima merasa kecapaian. Karena sudah cukup jauh berjalan dan diperjalanan ada banyak monster yang menganggu sehingga menguras banyak sekali energi.
Merasa ditempat itu cukup aman untuk beristirahat, mereka memutuskan untuk bergantian untuk berjaga dan sisanya akan tidur. Dan yang mendapatkan giliran adalah Rei dan Mizuzu, karena mereka berdua sudah tidur pada saat siang hari tadi.
Keesokan paginya, mereka berjalan melanjutkan perjalanannya. Tadi malam tidak sepenuhnya aman, karena monster-monster kuat berdatangan selang beberapa jam. Tapi untunglah mereka masih bisa dapat tidur dengan nyenyak. Di perjalanan, Mizuzu bertanya seperti apa tampang raja iblis tersebut dan seperti apa kekuatannya
Zuan Li menjawabnya "Raja Iblis tersebut tidaklah kuat, dan tidaklah terlalu lemah, dia berbentuk beruang dan sangat susah sekali untuk menemukannya. Jika sudah dikalahkan, dia akan memberikan jawaban untuk kita bagaimana cara untuk keluar dari dunia ini"
"lalu bagaimana cara kita membedakannya dengan beruang yang lain?" tanya Rei
"Oh, kalau hal itu sangat mudah. Ditempat ini tidak ada beruang lain, jika ada menemukan beruang, itu berarti dia adalah raja iblis tersebut" ucap Zuan Li dengan senang.
Tapi Rei, Mizuzu dan Geok Su merasa sangat gugup dan tingkah mereka seperti seorang anak yang sedang menahan kencingnya dicelana.
Kesalahan yang buruk telah mereka lakukan sejak awal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments