"Tania, apa kau menyukainya?" tanya Suzy
"oh, apa yang kau bicarakan Suzy?, ayo kita merapikan barang-barang kita!" Tania merubah topik.
"okokok, wah aku kira kita akan tidur di ruangan seperti di panti asuhan, berjejer-jejer rapi!" ujar Suzy.
"sama aku pikir kita tidur di asrama wanita!, ternyata kita diberi ruangan ini!"
'mungkin kau special untuk panglima!"
"ahahahahhaa,special apanya!" namun tania memikirkan perkataan sahabatnya,
Special?, apa-apaan Tania!, kau ini jangan goyah!, ingatlah orang yang kau ajak menikah itu mungkin masih menunggumu.
Dalam hati Tania dilema.
"tok tok tok"
"Permisi!"seseorang mengetuk pintu
"Wooooog woooooog" mikel menggonggong.
Tania melihat ke arah pintu yang masih terbuka,
"Mikel, tenanglah!, siapa ya?"tanya Tania yang melihat sesosok berdiri di depan pintu.
"Saya, diminta untuk membawa kalian ke ruangan Jendral Petter!"
"oh, oh ya Sebentar!, Suzy ayo kita ikut kakak itu!" ajak Tania.
"oke, sebentar aku pakai lipstic dulu!"Suzy mengambil tempat make up dan berdandan dulu.
"astga Suzy, kita tidak sedang ingin kondangan!, kau ini benar-benar!"
"sedikit saja Tania, aku tidak mau terlihat pucat seperti mayat! Jawab Suzy sambil mengoles lipstic ke bibirnya.
Orang suruhan Jendral yang melihat Suzy berdandan menggaruk kepala.
Ini artis dari mana?, masak iya wanita begini mau ikut pendidikan militer?
Kalau yang satunya iya masih bisa diterima, kenapa wanita macam ini bisa masuk asrama
Dalam hati oranh suruhan petter.
" maaf ya kakak!, heheheh temanku memang agak repot!"ujar Sasha tak enak hati.
"tidak papa nona!, itu mikelnya panglima kan nona?"
"mmm, kau tahu?"
"Ya, panglima dulu membawanya kemari, kenapa dia menurut dengan anda?"
"entahlah, heheheh"
"aku sudah selesai!"Suzy segera keluar.
Orang suruhan Petter menahan tawa melihat Suzy berdandan.
"mari ikut saya!"
Tania dan Suzy mengikuti bawahan Petter menuju ruangan Petter.
"Jendral mereka sudah datang!"
"oke, kau boleh pergi!"jawab Petter yang masih berdiri menghadap Lukisan di dindingnya.
Suasana sangat hening, seketika.
"Mulai dari sekarang kalian adalah tanggung jawabku!" ujar Petter berbalik badan.
Gantengnyaaaaaaaaa,....
Dalam hati Suzy.
"kamu, ini mau manggung?" tanya Petter menunjuk Suzy
"ammmm, sa saya mau ikut latihan!"jawab Suzy.
"hapus riasanmu!" bentak Petter
"apa?"Suzy terkejut.
"apa?, hapus riasanmu!, apa kau tuli!" Petter melempar kotak tisu ke arah Suzy.
"Hiks hiks hiks, huaaaaaaaaa, hiks hiks hiks!" Suzy malah menangis keras, seumur - umur dimarahi baru kali ini , karna Suzy adalah anak manja .
"Suzy tenanglah!, jangan menangis, ayo cepat hapus riasanmu!" Tania membantu Suzy menghapus riasannya.
" hik hik, hik, mama huhuhuhu" Suzy masih menangis sesenggukan.
Petter memegangi pelipis kepalanya,
Panglima ini benar -benar pandai membawa ke susahan pada orang lain.
Ya kali, yang satu kelihatan sangat berani,tapi satunya anak mami , kenapa di ijinkan masuk asrama?
Ini bukan tempat bermain?, ini area latihan perang
Dalam hati Petter.
"Jendral, maafkan kami ya!, lain kali kami tidak akan membuat Jendral marah lagi!, mohon bimbinganya!" ujar Tania santun.
Inikah gadis yang di selamatkan panglima?,hmmm tidak heran panglima menunggumu selama ini, kau tumbuh menjadi lebih cantik dari 5tahun lalu, dan keberanianmu memang ku acungi jempol.
Petter tersenyum melihat Tania.
"Baiklah, baiklah!, kalian masih pemula tidak seharusnya aku membentak tadi, siapa nama kalian?"tanya Petter.
"siap, Saya Tania Latif!"jawab Tania tegas
"sa sa saya, Suzy Lexan" jawab Suzy
"yang tegas!" pinta Petter
"Siap, saya Suzy Lexan!" teriak Suzy
"tidak perlu teiak -teriak aku tidak tuli!"ujar petter.
Sial dia menyebalkan, menyesal mengatakan dia tampan,
Dalam hati Suzy.
"besok, bangun jam 5 pagi harus sudah bergabung dengan yang lain!, perhagikan semua atribut jangan sampai ada yang tidak lengkap!, ingat tidak boleh berdandan!"
"tapi kita gabung kemana?"tannya Tania.
"besok anak buahku akan menjemput kalian!, kalian harus disiplin, tidak membangkang, jika kalian membuat masalah, aku yang akan turun tangan mendisiplinkan kalian!"
"siap jendral!, dimengerti!"jawab Tania.
"Suzy, kenapa diam saja?" tanya petter
"oh, siap Jendral, dimengerti!"jawab Suzy
"Bagus!, kalian boleh kembali!" ujar Petter.
Suzy dan Tania segera kembali kekamarnya.
"Gila, dia itu makan petasan apa? Kenapa kalau ngomong meledak-ledak begitu? Biki orang jantungan aja!"ujar Suzy kesal.
"ahahahahha, dia lebih galak dari panglima, ahahhaha tapi dia masih punya rasa belas kasihan, kalau panglima wah, jika tidak suka habislah kau!" Tania menrtawakan Suzy.
"kau ini bisa tertawa begitu, ini sungguh mengerikan!"
"kau menyesal ikut denganku?"tanya Tania.
"tidak, selagi ada Tania Suzy senang-senang saja!" jawab Suzy.
"kau masih tidak berubah Suzy!" Tania mengambil tempat makan mikel dan memberikan dry food pada mikel.
" aku lupa tidak membeli makanan untuk Mikel, apa boleh keluar ya?"
"mana kutahu !" jawab Suzy.
"boleh tidak boleh aku harus tetap keluar!,jika tidak Mikel bisa mati kelaparan!"
"Mikel suruh makan Jendral Petter saja!" ujar Suzy
"ahahahahha kau ini masih pendendam!"
"biar saja, dia galak begitu!"jawab Suzy kesal.
"mmmmm, aku titip Mikel ya?, aku akan tanya dulu ke tempat informasi!" ujar Tania.
"apa dia akan baik padaku jika tidak ada kau?"tanya Suzy agak ngeri melihat Mikel.
Tania mendekat pada Mikel dan mengelus kepalas mikel.
"Hallo kawan, kau tidak boleh menyakitinya!, kau harus baik padanya!" Tania menunjuk ke arah Suzy.
"oooouugh , ooouuggh"
"Mikel pintar, aku pergi dulu untuk membeli makanan!" ujar Tania segera pergi
Suzy melirik ke arah Mikel,tapi mikel terlihat tenang
"kau mengerti bahasa kami?"tanya Suzy.
"oooug oooug"
"ahahahhahaha, ternyata hatimu tak segarang wajahmu, bolehkah kita berteman baik?" Suzy mengulurkan tanganya.
Mikel diam, tidak merespon
"apa kau sedang berpikir?,wah kau juga harus mempertimbangkan lebih dulu ya jika ingin berteman? Padahal aku teman baik Tania loe!, apa Mikel tidak mau jadi temanku juga? " tanya Suzy
Mikel masih diam tidak merespon.
"ahhh, anjing dan majikan sama saja ya, Tania juga keras kepala sepertimu!,dia sangat mempertimbangkan dalam menjalin hubungan, jika tidak sesuai kehendak hatinya dia susah di bujuk, jika A ya A, tidak akan berubah menjadi B!"
Suzy mengobrol dengan Mikel
"baiklah aku tidak akan memaksamu, kau tidak galak padaku saja itu sangat bagus mikel, kau sangat menurut dengan Tania!, aku akan istirahat dulu!, kau boleh tidur denganku jika mau!"
Mikel mengabaikan Suzy dan berjalan menuju kaca jendela, mungkin sedang menanti Tania.
Di kediaman Xian-Xian.
"ayah, kenapa ayah menyetujui pertunangannya di undur?, sekarang Leon pergi bertugas, itu akan lama! Xian -xian mau di percepat!"Xian -xian merengek tak karuan.
"Kau ini, sapa suruh kau menyinggung istri Huan Zang!, kau harus mengerti keadaan!, saat nyonya huan sakit, kenapa kau memaksakan untuk memgganti disaigner lain kau ini bodoh!" ayah xian-xian mengomeli Xian-xian.
"lalu bagaimana?"
"mau bagaimana lagi, panglima sudah berangkat tugas!, mau tidak mau kau harus menunggunya!"jawab Ayah xian-xian.
"huhuhuhu, pokoknya Xian-xian harus sege
ra menikah jika panglima kembali" Xian-xian masih merengek.
"ayah akan usahakan!, sudah sana , ayah masih banyak pekerjaan!"
"oke ayah terimakasih!"Xian-xian merasa lega karna Xian -xian sangat menykai Leon sejak pertama bertemu saat itu keluarganya diundang makan malam keluarga Zang, dan Xian-xian langsung jatuh cinta saat melibat Leon yang super cuek itu ,dan Xian-xian meminta ayahnya di jodohkan dengan Leon.
Author
Like dan komen dulu deh😆😆😆
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 291 Episodes
Comments
Eri trn
Sasha saha?
2022-02-12
1
Anggiiewii
ngakak gue🤣🤣
2021-08-24
0
Lasmi Kasman
ya ampun suzi
2021-06-05
0