Leon memandang ke arah Tania yang menunduk malu, Leon penasaran dengan paras gadis kecil yang mengajaknya menikah.
Ada apa dengan panglima Leon? Biasanya dia tidak pernah sesopan ini pada orang lain
Dalam hati Donie
"Ya, lain kali belajarlah mengetuk pintu sebelum memasuki ruangan orang lain!" Jawab
Tania mengangkat kepalanya memandang ke arah Leon Zang
Kenapa wajah ini sangat tidak asing!
Dalam hati Tania.
"oh, tentu nona!, apa ini milik nona?" tanya Leon Zang menunjukan ikat rambut pada Tania.
"Ya, ini barang berharga milik saya, terimakasih!" ucap tania segera mengambil ikat rambut di tangan Leon dan kemudian mengikat rambutnya.
Gadis kecilku tumbuh dengan sangat baik, bahkan tubuh yang kulihat sangat indah,dia semakin cantik dan berkarisma, tatapan matanya yang berani membuat jantungku tak beraturan.
Dalam hati Leon Zang.
"Dokter, Tania permisi dulu terimakasih dokter sudah di ijinkan untuk menumpang mandi!" ujar Tania bergegas pergi mengabaikan Leon.
"panglima, ada perlu apa?" tanya Donie.
"ah, tadinya aku ingin menanyakan sesuatu padamu! Tapi aku sudah menemukan jawabanya!" ujar Leon Zang.
"Donie, kelihatanya hubunganmu sangat dekat dengan gadis itu!"ujar Leon
"ah, dia gadis yang sangat pemberani dan menarik panglima, namun sayangnya dia sangat sulit untuk di dekati!" ujar Donie.
"oh, jadi kau menyukainya?" tanya Leon penasaran.
"Ya, namun sepertinya sudah ada seseorang dihatinya!" ujar Donie menebak.
"siapa itu?" tanya Leon
"entah, jika dia bercerita dia tidak bisa melupakan penyelamat hidupnya!,namun permasalahanya dia tidak mengingat baik wajah penyelamatnya!' ujar Donie.
"memang sebaiknya begitu, itu baru orang yang tahu diri tidak melupakan kebaikan orang lain!" ujar Leon tersenyum puas.
"kalau begitu aku harus kembali!" ujar Leon yang segera meninggalkan ruangan Donie
Leon segera kembali ke rumahnya.
Hatinya sedang berbunga-bunga ternyata penantianya selama ini tidak sia-sia gadis kecil itu sangat mengggenggam erat janjinya,dan tidak melupakanya.
"Ya sudah aku ikuti saja jalannya!" ujar Leon merebahkan tubuhnya ke tempat tidur
"astaga, Leon kenapa kau bisa berpikiran kotor!" ujar Leon yang mengingat kejadian tadi, yang tak sengaja melihat lekuk tubuh indah milik Tania.
Pertama kalinya dia melihat tubuh wanita, dan itu milik gadis yang akan dia nikahi.
"Baiklah gadis kecil,kau sudah datang!,maka tidak ada tempat lagi untuk wanita lain di sini! " ujar Leon gembira.
****
"sial-sial ahhhhh aku bisa gila jika mengingatnya!" ujar Tania yang kesal karna keteledoranya sendiri.
"tapi orang itu sungguh tidak asing untukku! Siapa dia apa aku mengenalnya? Ah bodo amat, yang terpenting adalah kesembuhan kakek dulu, baru aku mencari Kakak Leon!"ujar Tania berbicara sendiri.
Tania memasuki ruang perawatan kakeknya,
Kakeknya yang terbaring tak berdaya dengan alat bantu kedokteran ditubuhnya
Tania memegang tangan kakeknya dan menangis
"hiks hiks hiks, kakek ayo bangunlah, kakek sudah berjanji pada Tania jika kembali ke tanah air kakek akan segera sembuh,hiks hiks hiks kakek, kakek harus segera bangun!" ujar Tania yang menginginkan kakeknya segera kembali sehat dan menemaninya bermain senjata lagi,
Tiba-tiba kakek Tania kejang-kejang ,
"Kakek,kakek!" Tania segera memencet tombol darurat,tak lama kemudian Donie datang dengan perawat.
"Tania keluar dulu!" ujar Donie menyuruh Tania menunggu di luar.
Tania segera memeluk bibi Chu.
Dan menangis tak karuan, nona jangan menangis Tuan pasti baik-baik saja kita berdoa saja nona.
Ujar Bibi Chu menenangkan Tania.
Like dan komen dulu deh...
Yuk Lanjut😆😆😆
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 291 Episodes
Comments
Ar Dini
cerita FTV Haha
2024-01-01
0
S P Lani
ga ini cerita nya buka super power ya panglima nya orang normal biasa ga bisa kultivasi ya sebisa ini cerita nya ga ada bau bau jagoan nih
2023-06-13
0
࿅xena_wild ˡⁱᵒⁿあᬊ𝄞༗
lanjuuut
2021-07-20
0