Setelah pelantikan selesai, mereka mendapatkan fasilitas kusus .
Leon mendapatkan fasilitas rumah dinas yang elite dan juga beberapa kendaraan dinasnya.
Begitu juga dengan rekan seperjuanganya.
"ayah, aku tidak mau keluar negeri!" ujar Tania yang membantah.
"ini untuk kebaikanmu, jika ayah membiarkanmu berkeliaran di sini,entah apalagi yang akan kau lakukan!" ujar Hatta Latif.
"tidak, aku tidak mau pergi!" teriak Tania yang menangis berlari masuk ke kamar.
"nona...!" panggil bibi pengasuh Tania namanya bibi chu.
"sudah, biarkan saja bi?,kita tidak bisa terus-terusan memanjakanya!, segera bersiap untuk pergi menemani nona keluar negeri,tolong jaga dan rawatlah dia sementara waktu di sana, karna negara ini masih belum aman, masih banyak konflik didalamnya!" ujar Hatta latif pada bibi chu.
"Baik tuan!" jawab bibi Chu menurut, karna memang ini yang terbaik untuk nona Tan-tan.
Saat Tania tertidur, beberapa anak buah Hatta Latif membawa Tania pergi terbang bersama bibi chu dan beberapa ajudan kusus untuk menjaga Tania di sana.
*****
Tania terbangun mengusap matanya, dan mulai membuka perlahan terlihat sesuatu yang tak biasa semua benda-benda asing yang terlihat olehnya.
"nona Tantan sudah bangun!"ujar Bibi chu menyapa
"Bibi, Tantan dimana?" tanya Tania yang merasa ditempat asing.
"nona berada di kediaman Tuan tetua!" Jawab Bibi chu
"apa???Tania sudah tidak di Indonesia? Ayah jadi membuangku dirumah kakek?"tanya Tania terkejut.
"Ayah nona tidak membuang Nona, ini demi keamanan Nona Tantan!" ujar bibi chu menjelaskan.
Tania segera berdiri menemui kakeknya
"kakek, kakek, kakek huhuhu Tania ingin pulang, Tania tidak ingin tinggal di sini!" ujar Tania merengek pada kakeknya.
"cucuku, jangan menagis lagi, di sini kau bisa bebas bermain senjata kesukaanmu!" ujar Kakek Tania yang juga pensiuanan TNI.
Seketika Tania menghentikan tangisnya.
"sungguh?" tanya Tania
"apa kakek pernah berbohong?" tanya balik kakek Tania.
"Tidak, kakek Tania akan tinggal di sini!"ujar Tania yang tidak jadi merengek minta pulang.
"anak pintar, kakek akan mengenalkanmu pada seseorang, dia yang akan menemanimu dan mengajarimu berbagai macam senjata yang kau inginkan!" ujar kakek Tania.
Tak lama seseorang masuk dengan pakaian militernya,namun bukan seragam yang sama seperti di negara Tania.
"dia adalah anak teman kakek di sini, dia seorang perwira di sini, saat senggang dia akan menemani dan mengajarimu bermain!, Julio ini adalah cucu kesayanganku Tania !" ujar kakek Tania mengenalkan
"Hai tania, kau bisa memanggilku kakak!" ujar Yulius menyapa.
"kakak, apa kita bisa bermain sekarang?" Tanya Tania yang sudah jenuh, ya barang kali Yulius mau mengajarinya senjata!"
"oh, tentu aku akan membawamu ke distrik militer hari ini!" ujar Yulius pada Tania
"Kakek, aku pergi sekarang!"ujar Tania bersemangat
"hahahah yayaya pergilah,Yulius kakek percayakan padamu!" ujar kakek Tania.
"Baik kek!"Jawab Julio membawa Tania pergi ke markas militernya.
"Hehehehe,dia sungguh mirip dengan ibunya!" ujar Kakek Tania yang teringat dengan anaknya, ya ibu Tania adalah anaknya
"iya Tuan, nona sangat mirip dengan Nyonya Rania!" ujar Bibi chu menyambung.
"Ya, waktu berlalu begitu cepat,aku mengerti ke khawatiran Hatta untuk putri semata wayangnya!" ujar Kakek Tania, kakek Tania bernama Santosa atau biasa dipanggil Tuan Santo.
" Ya, tuan !" jawab Bibi Chu
Semenjak hari itu Tania sangat senang tinggal bersama kakeknya,dia sudah tidak merengek untuk pulang ke Indonesia.
Tania bisa melakukan apa saja yang ingin dilakukanya tanpa harus dimarahi ayahnya.
Tania bersekolah, dan memiliki banyak teman.
Like dan komen dulu deh😇😇😇😇
Lanjut
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 291 Episodes
Comments
bungaAaAaA
lah yg bener yulius apa julio si
2022-09-04
0
Aditya Efendi Efendi
lanjut jangan sampai putus
2021-12-17
1
Anggiiewii
wahh anak seumuran dia biasanya suka bonekah ini langka banget sih sukanya senjata
2021-08-23
0