Wanita paruh baya itu langsung berdiri mendekati Zhang Xian En dan memeluknya. mendapat pelukan dari wanita itu dia hanya diam saja serta hatinya sedikit bergetar. Sudah sejak lama dirinya tidak lagi mendapatkan pelukan dari seorang ibu yang telah dia rindukan setelah kepergian mereka.
"Zhang'er.. Apa kau mau menjadi menantu kami dan menikahi Lie'er ?" pria itu berkata kearah Zhang Xian En yang melihat istrinya memeluk pemuda itu.
Mendengar pertanyaan dari pria pria paruh baya itu, Zhang Xian En langsung terkejut didalam hatinya serta raut wajahnya yang tadi kelihatan sedih sekarang berubah menjadi merah dan gugup. dia sendiri bingung mau menjawab apa atas pertanyaan itu.
"Iya nak,bibi juga mau menanyakan hal yang sama seperti yang dikatakan oleh paman hue" wanita itu menyambung perkataan suaminya. sebelumnya sebelum Zhang Xian En keluar dari ruangannya, mereka telah membicarakan hal ini langsung kepada Zhang Xian En.
Zhang Xian En sekarang tidak tau harus menjawab apa dari pertanyaan dari kedua orang tua dihadapannya.
"Benar kak..aku pikir kakak Lie juga menyukai kakak Zhang.." Anak kecil itu juga memberi peryataan sambil tersenyum ke arah kedua orang tuanya. Xiao Hue sebenarnya sudah berumur 13 tahun dan dia sedikit mengerti dengan perasaan kakak perempuannya itu disaat bersama Zhang Xian En.
Kedua suami isteri itu hanya tersenyum kearah anak kecil mereka sambil menunggu jawaban dari Zhang Xian En.
Zhang Xian En sendiri hanya menghela nafas panjang. Dia tidak tau lagi harus memulai mengatakan jawaban untuk menanggapi mereka diruangan itu. Selama ini, dirinya belum pernah merasakan apa itu Cinta apa lagi menjalin hubungan kepada seorang wanita. Tetapi dia sebenarnya diam-diam sudah mengagumi dan menyukai putri mereka itu entah sejak kapan.
Lie Hue adalah seorang wanita cantik jelita. badannya ramping dan berisi serta kelihatan sexy. Bibirnyapun tak kalah sexy dan kulitnya halus seputih giok serta mata indahnya memancarkan keanggunan tiada tara dan lemah lembut.
Dimata setiap pria yang akan bertemu dan melihat kecantikkan wanita muda itu pasti akan terpana.Tetapi sayang, Semua pria yang mau mendekati maupun ingin mencuri hatinya semua ditolak mentah-mentah olehnya. Walaupun dirinya hanya seorang wanita dari keluarga sederhana dia tidak kalah cantiknya kalau dibandingkan dengan kecantikan anak perempuan yang ada dikeluarga kaya atau kalangan bangsawan.
Zhang Xian En juga bisa dikatakan seorang pemuda yang sangat tampan dan gagah serta parasnya bakal menarik perhatian wanita yang melihatnya.
Zhang Xian En juga bisa dibilang salah satu jenius beladiri dikekaisaran Ming walaupun dia masih belum muncul untuk saat ini. Tahap pendekarnya yang masih muda dibawah umur 20 sudah berada pada Tingkat tahap Langit. Antara Lie hue dan Zhang Xian En, mereka berdua bisa dikatakan pasangan yang cocok dan serasi.
Zhang Xian En sendiri sebenarnya merasakan sesuatu yang beda belakangan ini karena wanita itu sudah mencuri perhatiannya tanpa sadar dia sendiri sudah menyukai wanita cantik itu., Sebaliknya Lie Hue malah menyukai Zhang Xian En sejak dari awal mereka bertemu.
"Bibi" sambil menundukkan wajahnya,
"Aku menyukai Lie'er tetapi tidak mungkin bagiku untuk menikahinya sekarang. masih banyak hal yang perlu aku lakukan dan aku juga masih ingin pergi mengembara untuk mencari jati diriku sebagai seorang pendekar pedang."
Zhang Xian En juga mengatakan masih banyak yang perlu dia lakukan dan tidak mau menempatkan mereka janji bahwa dia akan baik baik saja dalam perjalanannya. Dia yakin diluar sana masih banyak bahaya yang datang menghampiri dirinya.
"Jangan bilang seperti itu ! aku akan menunggumu disini Tuan Zhang Xian En" Suara seorang wanita itu akhirnya terdengar karena sebelumnya dia sudah mendengarkan pembicaraan mereka dari tadi.
Zhang Xian En yang mendengar perkataan Wanita cantik itu tidak bisa lagi menyembunyikan perasaannya.
Akhirnya mereka semua tertawa bahagia dan mulai merencanakan langkah selanjutnya. keesokan harinya, Keluarga itu melakukan pertunangan Zhang Xian En dan Lie Hue.
Sehari sebelum keberangkatannya, Zhang Xian En mengunjungi penginapan dan sekalian mengajak wanita yang sudah menjadi tunangannya untuk menemaninya membeli beberapa keperluan untuk bekal perjalanan nya ke ibu kota kekaisaran.
Semenjak mereka bertunangan, Lie Hue tidak lagi memanggil Tuan muda Zhang Xian En melainkan dengan panggilan Kakak En. "Kakak En,, apa kakak tidak mau membawaku untuk ikut bersama dan menemani kemanapun kakak pergi? Tanyanya kepada Zhang En.
"Lie'er...bukan aku tidak mau membawamu untuk ikut bersamaku.. Tetapi perjalananku kedepan mungkin sangat berbahaya. aku tidak mau menempatkanmu dalam bahaya karena tidak setiap saat aku tidak bisa menjagamu terus jika aku bertemu lawan yang lebih kuat dariku."
Mendengar perkataan Zhang Xian En, Lie Hie langsung membalasnya "Baiklah kak..Aku harap, setelah kakak En selesai menyelesaikan semua urusannya, kakak harus sering berkunjung kesini untuk menemuiku. dan ingat!!" Sambil memasang wajah menyeramkan ,
"Jangan mencoba macam macam mencari wanita lain selain diriku "
Mendengar perkataan wanita cantik yang sedang menatapnya, Pemuda itu akhirnya tertawa dan langsung memeluk wanita itu dengan mesra " Iya... Percayalah hatiku akan selalu untukmu "
Lie Hue hanya tersenyum manis dan langsung mencium pipi Zhang Xian En sambil melepaskan pelukannya dari pemuda itu lalu berlari meninggalkannya.
Setelah menyiapkan semua bekal perjalanannya, Zhang Xian En segera pamit untuk segera menuju ibu kota kekaisaran. Dia juga tidak lupa mengeluarkan 1 peti koin emas dari cincin penyimpanannya hasil dari harta peninggalan Kelompok Hantu bayangan dan memberikannya kepada keluarga itu untuk membantu kebutuhan ekonomi mereka dimasa yang akan datang.
Hal ini dia lakukan karena mereka sekarang memiliki hubungan dan Zhang Xian En menganggap mereka juga sudah menjadi bagian keluarganya dimasa depan."
"Koin ini aku berikan kepada Paman dan Bibi. paman dan bibi harus membuat usaha dan membangun rumah ini lagi agar lebih besar. kalau bisa, Aku tidak mau Lie'er kerja dipenginapan lagi. Aku ingin dia membantu Paman dan bibi."
"iya kak. Aku akan membantu ibu dan ayah" jawab Lie hue sambil memeluk lengan
Zhang Xian En sebelum kekasihnya itu sebelum melanjutkan perjalannya.
Melihat koin-koin itu, Kepala keluarga Hue atau ayah Lie Hue langsung merasakan perasaan senang dihatinya. Pria itu tau koin sebanyak itu tidak akan ada habisnya. Selama ini kehidupan nya untuk menghidupi keluarganya dengan cara berburu dan hasil dari buruannya dijual untuk menghidupi keluarga kecilnya. Dengan Koin emas itu dia pasti akan membuat usaha dan sebagian untuk membuat rumah yang sedikit lebih besar dari rumahnya sekarang sesuai dengan perkataan Zhang Xian En.
Akhirnya Zhang Xian En pamit dan langsung Berjalan meninggalkan keluarga itu beserta kekasihnya. Tanpa menunggu lama lagi, dia langsung melesat terbang meninggalkan mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 750 Episodes
Comments
Indah Hidayat
nanti kalau si mc tdk setia, sy berhenti baca
2024-06-17
1
Muhammad AL Fazil Ishak
judulnya pengembara.. masih banyak cewek cantik di luar sana.. kenapa baru turun gunung dah langsung tunangan... kek kambing baru keluar kandang aja.. pertama lihat wanita langsung kawin...
2023-07-07
1
Muttono Andis
belum2 udah tunangan tor..alur ceritanya ni perjalan seorang pendekar apa perjalana percintaan si...baru aja keluar an d tueung gunung udah tunangan tu gimn si...alur perjalan dulu tor...sambil meningkatkan kekuatannya..cari wanita tu yg sama pendekar..jadi bisa saling membantu dan mewujudkan cita-cita nya menjadi pendekar nmr satu..
2023-06-05
1