Setelah Alex pingsan, semua orang yg ada di sana panik. Clarisa yg melihatnya semakin berteriak meraung raung memanggil nama Alex dan memeluknya meski sang papah dengan susah payah berusaha memisahkan.
"Maaass .. banguun, Clarisa mohon mas bangun"
"Lepas Risa, biarkan Alex menjadi tanggung jawab papah. Kalian kemasi barang barang kalian dan pulang bersama om Leon" titah Andri
"Enggak, aku mau di sini. Aku mau di sini sampai mas Alex sadar"
"Enggak, besok kamu sudah harus berangkat ke amerika. Jadi kamu pulang sekarang juga" teriak Andri dengan menarik Clarisa dari hadapan Alex
"Ndri .. udah, dia anak lo" tahan Leon
"Anak yg gak tau diri, papah gak nyangka kamu semurahan itu menyerahkan diri kamu pada laki laki yg lebih pantas kamu jadikan papah" bentak Andri di depan Villa setelah menarik paksa Clarisa
"Apa selama ini Risa pernah bantah papah, apa slama ini Risa pernah jadi anak yg gak penurut, apa slama ini masih kurang pengorbanan Clarisa untuk papah dan perusahaan papah. Apa sekarang Clarisa harus mengorbankan perasaan Risa untuk papah juga."
Hening .. hanya keheningan yg saat itu di rasakan. Semua terkejut dengan pengakuan Clarisa. Terlebih Andri yg tidak menyangka anak nya akan berbicara seperti itu.
"JAWAB"
"Apa papah juga mau mengatur hati Clarisa, mau mengatur siapa yg pantas menjadi suami Clarisa. Atau papah mau aku menikah dengan anak pak Ridwan itu. Kalo memang itu mau papah, besok papah nikahkan aku dengan dia."
Andri lebih terkejut lagi mendengar permintaan Clarisa. Memang ini yg dia mau, menikahkan anaknya dengan anak pak Ridwan. Tapi jika melihat manik mata Clarisa yg sama sekali tidak memancarkan kebahagiaan, membuat hati Andri berdenyut nyeri. Dia tidak tega melihat anak satu satunya di landa kesedihan seperti ini.
"Risa .. uhuk .. uhukk" panggil Alex dengan di bopong Leon
"Mas"
"Lo boleh pukul gua lagi Ndri .. bahkan kalo lo mau, lo bunuh gua sekarang. Tapi gua benar benar mencintai anak lo Ndri, gua menyayangi nya bukan sebagai anak melainkan sebagai seorang wanita dewasa yg ingin gua jadikan istri." jelas Alex dengan terbatah batah
"Satu hal yg lo belom tau kalo lo nikahin Clarisa sama anaknya Ridwan. Kehancuran perusahaan lo"
"Maksud lo apa, lo mau ngejelek jelekin Ridwan dan anaknya" tanya Andri dengan emosi
"Lo lupa siapa gua .. dari awal lo bilang punya niat buat jodohin Clarisa sama anaknya Ridwan, gua udah langsung cari tau siapa Ridwan dan kenapa sampai dia mau menjodohkan anaknya. Dan ya, dia hanya ingin memanfaatkan perusahaan lo untuk menopang perusahaannya yg sedang di landa krisis keuangan"
"Lo bisa tanya anak lo Le, karna Vivian di mintai tolong oleh asisten anak nya Ridwan untuk memata matai Ridwan"
Leon dan Andri secara bersama menatap Vivian. Dan Vivian yg di tatap hanya bisa diam dan pasrah.
"Vi" panggil Leon
"Tadi Bima pacarnya Diva telfon aku, dan gara gara telfon itu aku ketauan om Alex waktu keluar dari pintu kamar yg sama dengan kak Risa" jelas Vivian
"Aku minta orang suruhan ku buat ngerjain, dan ini laporan mereka" ucap Vivian dengan memberikan handphone nya pada Andri
Di handphone Vivian, ada sebuah rekaman hasil penyadapan dari ruang kerja pak Ridwan. Dan terdengar suara Ridwan yg mangatakan keinginannya untuk menghancurkan perusahaan Andri.
"Siapa yg nyadap ruangan Ridwan" tanya Andri
"Orang suruhan ku lah, di bantu sama Bima dan Reno, anak pak Ridwan. Karna ternyata Reno selama ini tidak pernah akur dengan pak Ridwan. Makanya waktu pak Ridwan minta Reno pulang ke Indonesia, dia udah curiga dan minta tolong Bima buat nyari mata mata " jelas Vivian
Diva dan Nisa hanya bisa diam. Mereka tidak tau apa apa dengan masalah keluarga sultan ini. Sementara Clarisa yg sudah berada di dekat Alex, dia ikut menopang Alex dengan tangan menggenggam tangan Alex.
"Gua mau lo cari bukti lebih lengkapnya Le, dan buat lo" ucap Andri dengan menunjuk Alex
"Sampai semuanya terbukti, kalian berdua tidak di perbolehkan untuk bertemu"
Clarisa yg mendengar itu pastinya terkejut tapi sekaligus bingung. Apakah sang papah akan merestuinya dengan Alex atau ini hanya cara papahnya untuk mengulur waktu agar bisa memisahkannya secara perlahan.
"Kalian kemasi barang barang kalian, kita pulang sekarang. Lo bawa anak anak Le, dan lo ikut sama gua. Masih banyak yg harus kita bicara kan" titah Andri dan di balas anggukan oleh semua orang di sana
"Mas"
"Percaya sama mas ya sayang" ucap Alex meyakinkan Clarisa
CUP
Sebuh kecupan Alex berikan di kening Clarisa sebagai tanda untuk meyakinkan Clarisa jika semua akan baik baik saja.
Semua orang sudah mulai berkemas, termasuk Diva dan Nisa. Mereka tidak menyangka liburan kali ini berubah menjadi sebuah drama keluarga.
"Sa" panggil Diva dan di balas deheman oleh Clarisa
"Kalo lo mau nangis, mau peluk, gua siap kok"
Kegiatan Clarisa terhenti dan langasung menuju Diva. Clarisa menangis sesenggukan di dalam pelukan Diva. Nisa yg baru datang dan melihatnya hanya bisa diam, lalu ikut bergabung memeluk Clarisa.
"Sa .. ada kita kok" ucap Nisa
"Hiks .. hiks .. hiks .. hiks"
"Apa gua salah .. gua udah bentak papah tadi hiks .. hiks .. kok gua **** banget ya Div, Nis hiks .. hiks .. bokap udah berkorban banyak buat hidup gua, tapi gua malah jadi anak durhaka hiks .. hiks .. harus nya gua ikutin aja kan permintaan papah hiks .. hiks .. harusnya gua masa bodo kan sama diri gua sendiri hiks .. hiks.. dan harusnya papah itu nomer satu dalam hidup gua hiks .. hiks .." tangis Clarisa semakin pecah dalam pelukan Diva dan Nisa
Namun suasana tiba tiba berubah saat Vivian datang dan meminta maaf pada Clarisa.
"Kak .. maaf .. maaf karna udah ikut campur urusan kakak" ucap Vivian
"Aku .. aku .. aku cuman"
"Gak apa Vi .. gua tau ini cuman tugas lo, lo di percaya bokap buat jadi bodyguard tersembunyi gua, yg artinya tugas lo itu ya ngelindungi gua. Gua paham kok Vi"
"Udah ya Sa, bokap lo pasti sekarang lagi berfikir keras untuk kehidupan lu selanjutnya. Inget Sa, gak ada orang tua yg mau menjerumuskan anaknya." ucap Nisa meyakinkan
Clarisa, Diva, Nisa, dan Vivian pulang bersama dengan menaiki mobil Clarisa. Sementara mobil papahnya di bawa oleh supir. Dan sang papah bersama Alex, karna mereka masih ingin berbicara panjang lebar.
Beneran panjang loh chapter ini, sepanjang si jo 🙈🙈
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 87 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Noh shock kan kamu Andri.. Untung Alex udah tau semuanya..👍👍
2024-06-01
0
NidtaZivankaMinho
jo panjangnya brp😂
2021-05-18
1
Endang Ayu Endang Ayu
isshh...emang si jo,brp panjang sih?🤣🤣🤣
2021-03-04
3