Jam 7 pagi, Clarisa sudah bersiap. Diva dan Nisa pun sudah datang dari jam set 7, karna jika mereka telat, mulut Clarisa yg manis akan berubah menjadi seperti toak mushola.
"Kita nunggu siapa lagi ini beb" tanya Diva yg sudah bosan menunggu
"Anak tirinya Andri Nugroho" jawab ketus Clarisa
Diva dan Nisa saling pandang, di pikiran mereka bertanya tanya, siapa anak tiri om Andri.
"Kakaaaaaaaak" teriak vivian
"Brisik .. lama banget sih, kan gua bilang jam 8 harus on time kenapa lu telat" tanya Clarisa dengan kesal
"Tuh liat .. masih 5 menit lagi jam 8 nya" ucap Vivian dengan memperlihatkan jam mewahnya pada Clarisa
"Udah buruan masuk"
"Morneeng kak Diva, morneeng kak Nisa" sapa Vivian dengan gaya alaynya
"Morning Vi" balas Diva dan Nisa
Di sepanjang perjalanan Vivian mengoceh tak henti, membuat seisi mobil kesal kecuali pak supir yg senang karna ada hiburan.
"Duh Vi, udah stop .. lu gak bisa diem dulu apa, sedetik aja deh diem. Pusing gua sumpah dengerin lu dari tadi ngoceh mulu" bukan Clarisa tapi Diva yg sudah merasa risih dengan Vivian
"Ih kan biar seru kak gak ngebosenin"
"Iya non, saya jadi gak ngantuk nih dengerin non Vivian dari tadi" ucap pak supir kompak dengan Vivian
"Astaga" balas Nisa dengan menepuk jidatnya
"Sa .. lu diem aja sih dari tadi, Sa .. Clarisa" panggil Diva dengan mengguncang badan Clarisa
Namun saat di lihat, ternyata Clarisa tertidur dengan memakai headset di telinga nya. Dia sudah antisipasi terlebih dahulu, karna dia yakin jika pergi dengan Vivian, suasana akan menjadi seperti pasar.
• • • • •
2 jam sudah perjalanan mereka dari ibu kota menuju puncak. Tapi saat pak supir mengarahkan mobilnya menuju villa milik keluarga Clarisa, dengan cepat dia memberhentikannya.
"Stop dulu pak di pinggir" pinta Clarisa
Diva dan Nisa bingung tapi memilih diam, tidak dengan Vivian yg sudah mengajukan berbagai macam pertanyaan.
"Diem gak, gua turunin lu di sini ya" kesal Clarisa
*Hallo om* panggil Clarisa tiba tiba, membuat semua orang di dalam mobil itu heran.
*Yank, ikutin sedan hitam depan kamu ya*
*Oh ok*
Panggilan terputus dan Clarisa meminta pak supir untuk mengikuti mobil sedan hitam yg ada di depannya.
"Itukan mobil om Alex" ucap Vivian dalam hati
"Kita bukannya nginep di villa keluarga lo Sa" tanya Nisa
"Bukan, tapi di villa om Alex. Sekali kali gak apa kali biar gak boring juga kan. Tiap ke puncak pasti ke villa bokap, bosen juga lah." jelas Clarisa dan di balas anggukan oleh Diva dan Nisa
30 menit sudah perjalanan mereka dari tempat tadi mereka berhenti sampai ke villa om Alex.
"Uwooooowww" ucap mereka setelah turun dari mobil
"Indah banget" kali ini Vivian yg terpesona dengan keindahan sekitar Villa Alex yg di penuhi dengan ladang kebun teh milik Alex sendiri.
"Norak" goda Diva dan Nisa bersamaan
"Om" panggil Clarisa dan di balas Alex dengan bibir yg di kerucutkan karna kesal dengan panggilan Clarisa
"Hai semua" sapa Alex
"Hai om" balas mereka semua bersamaan
"Ok .. nanti kalian bisa tempatin villa ini ya, kebetulan om juga sedang refreshing di sini jadi bisa sekalian jaga kalian."
"Lah .. kita udah gede om, gak usah pake di jagain" ucap ketus Diva
"Hahaha .. walaupun kalian sudah besar, tapi setidaknya harus ada yg mendampingi kan. Kalo terjadi sesuatu sama kalian bagiamana ?"
"Tenang om, Vivian udah sabuk hitam" ucap bangga Vivian
"Hahaha .. yasudah ayo kita masuk"
"Di sini kamarnya banyak, kalo kalian mau tidur sendiri sendiri juga bisa. Kalian tinggal pilih aja mau di kamar yg mana"
Saat mereka sedang berjalan jalan keliling villa, Alex yg sudah sangat rindu dengan Clarisa, memilih menarik Clarisa ke sebuah kamar yg ada di sana.
"Mas rindu banget sayang" ucap Alex dengan melanjutkan pagutannya dengan tangan yg sudah bermain area favoritnya.
"Stop"
Clarisa menghentikan tangan Alex yg akan memegang area sensitivnya, dia tidak mau melakukan hal lebih sebelum menikah.
"Marry me Sa"
"Mas .."
Ucapan Clarisa terhenti karna teriakan teman temannya di luar sana yg memanggil manggil namanya.
"Kamu keluar duluan sana, nanti mas nyusul. Bilang aja tadi kamu gak tahan pengen pipis" ucap Alex dan di angguki oleh Clarisa
Ceklek
"Astaga Clarisa .. gua kira lo ilang" ucap Nisa yg sudah berbalik setelah mendengar suara pintu di buka
"Ngaco aja, gua tadi kebelet, yaudah gua buka aja kamar ini buat nyari toiletnya. Udah yuk, kita cari om Alex, gua laper banget"
Clarisa mengajak teman temannya untuk segera pergi dari depan kamar itu, agar Alex dapat segera keluar. Tapi ternyata tidak dengan Vivian. Vivian yg sudah curiga akhirnya bersembunyi untuk melihat apakah benar kecurigaannya, jika ada Alex di dalam atau tidak.
Ceklek
Suara pintu kamar terbuka, dan Alex keluar dari dalam kamar yg sama di mana tadi Clarisa juga keluar.
"Fix mereka ada hubungan"
Author : kenapa author gak di ajak sih om
om Alex : korona thor, jakarta PSBB, udh diem diem aja di rumah ngapa
Author : author bikin clarisa nikah sama reno nih
om Alex : lah lu di serang readers lu
author : kabooor
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 87 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Modusnya si Om..😄😄😄😄 Wahh kaya banget Alex,punya kebun teh sendiri..
2024-06-01
0
Qaisaa Nazarudin
Lah ternyata bener Vivian itu cewek,Ku kira cowok,soalnya dia jadi bodyguard nya Risa..🤔🤔Wahh pasti Vivian pandai ilmu beladiri nih..👏👏👍👍
2024-06-01
0
Lilik Juhariah
hebat ini Intel Vivian, feeling-nya kuat
2021-11-01
1