JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹
Rafa yang sudah berganti pakaian langsung pergi meningalkan Ririn yang masih pingsan dengan kepalanya yang masih mengeluarkan darah pria tampan itu menuruni tangga lalu memanggil kepala pelayan.
" Nanti akan ada dokter yang akan memeriksa gadis itu, dan kamu temani dokter itu, " titah Rafa pada pelayan itu dan langsung diangguki sang pelayan.
Setelah memberitahu pelayan nya Rafa langsung keluar rumah nya mengemudikan mobil nya dengan kecepatan biasanya, mobil BMW milik Rafa membelah jalanan malam yang sepi hingga setelah beberapa saat kemudian Rafa merasa aneh dengan perasaan nya yang merasa kasihan dengan gadis yang iya siksa tadi.
" Ada apa dengan ku, kenapa aku kasihan padanya. jelas dia pantas mendapatkan itu bahkan itu belum sebanding dengan apa yang di lakukan kakak nya dulu pada Nabila. " Ucap Rafa berusaha menyingkirkan kata hati nya yang terus gelisah memikirkan nasib gadis yang telah menjadi istrinya itu.
25 menit Rafa mengendarai mobil akhirnya BMW mewah itu berhenti tepat di sebuah Mansiun besar yang ada tengah hutan, Rafa keluar dari mobil nya dan langsung berjalan masuk ke dakam mansiun.
" kenapa bisa gagal? " Pertanyaan pertama yang keluar dari mulut Rafa setelah sampai di salah satu ruangan khusus di dalam mansiun.
pria berbadan tegap yang memakai baju serba hitam itu menunduk takut akan kemarahan bosnya. " Maaf Tuan, sepertinya ada yang mengetahui rencana transaksi malam kemarin. " Ucap Rey sambil menunduk.
Rafa tersenyum menyerigai lalu kaki jenjangnya berjalan melewati semua pria berbadan tegap di depannya.
" Apa aku harus mengeluarkan dulu pistol kesayangan ku untuk mengeetahui siapa pengkhianat yang telah membocorkan transaksi kita , " Suara Rafa mengelegar hingga membuat salah satu pria berbadan tegap itu bergetar dan tak mampu menopang tubunya.
Rafa terus tersenyum sambil mengusap pistol kesayangan nya yang harganya setara dengan 1 rumah mewah itu. " Aku itung sampai tiga jika di antara kalian tidak ada yang mau mengaku maka kalian tau sendiri apa akibatnya, " Ucap Rafa tersenyum menyerigai.
1..
2..
3..
Dorrr..
Sebuah tembakan melayang tepat ke arah jantung salah satu pria yang tadi bergetar dan dalam hitungan detik pria itu sudah kehilangan nyawanya.
" Bereskan pengkhianat itu seperti biasanya," Titah Rafa pada Rey dan langsung di angguki Rey.
" Baik Tuan, " Ucap Rey lalu mengusur pria yang sudah kehilangan nyawa itu ke arah luar dan di masukan ke dalam mobilnya, Karna iya akan membuang mayat pengkhianat itu kedalam perut Alena si Hiu cantik.
Suasana hening seketika. Rafa nampak terlihat marah dan kesal karna jumlah transaksi kemarin malam sangatlah besar dan itu harus gagal karna salah satu anak buahnya menjadi pengkhianat. " dan untuk kalian semuanya. apa gajih yang ku berikan pada kalian tidak cukup hah !! Aku mengajih kalian lebih besar dibandingkan kalian harus menjual ginjal seperti orang di luaran sana yang hanya menjual organ tubuhnya dengan harga 100 juta saja. " Rafa mengema karna kesal dan marah jelas saja iya marah bahkan iya mengajih anak buah nya lebih besar dari gajih seorang pekerja kantoran.
lagi2 semua pria berbadan tegap itu hanya bisa menunduk tanpa bisa berkata apa2. " Apa kalian tau apa yang di terima si pengkhianat itu? sebuah tawaran yang sangat menjijikan dia di bayar dengan satu tubuh wanita jalang. " Ucap Rafa lagi lalu pergi keluar dari ruangan itu.
Rafa kembali mengendarai mobil nya dengan kecepatan cepat wajah nya terlihat marah dan kesal karna telah mendapatkan kerugian besar karna salah memperkejakan seorang pengkhianat.
jelas iya tahu siapa pengkhianat nya karna iya diam2 memasang alat penyedap suara di setiap baju yang akan di kenakan anak buahnya.
" Sial.. kau mau bermain2 dengan ku lagi Dev? haha dasar banci beraninya main belakang. " Ucap Rafa sambil menyerigai.
________
Rafa kembali ke rumah nya lalu berjalan ke arah kamar utama yang ada di lantai dua.
sebelumnya iya sudah mengetahui keadaan Ririn karna di perjalanan tadi dokter pribadinya sudah memberitahukan keadaan Ririn padanya.
" Cih kenapa kau tidak mati saja.. kenapa kau harus menyusahkan ku, " Ucap Rafa yang sudah masuk kedalam kamar nya.
Dilihatnya wajah Ririn yang pucat pasi itu, entah mengapa meski bibirnya berkata kejam tapi hatinya justru menolak dan malah merasa iba.
" Sampai kapan kau tidur !! bangun aku tidak sudi tidur dengan mu gadis kotor. " Ucap Rafa lagi sambil menguncangkan tubuh Ririn.
" Aww..sakit.. kakak.. bunda sa..kit.. Ririn capek." Ucap Ririn dengan mata yang terpejam spertinya gadis itu sedang mimpi buruk itulah yang ada di pikiran Rafa.
" Bunda.. kakak.. jangan tingalin Ririn sendirian..Ririn mau ikut bunda, Ririn ngak mau disini. "Ucao Ririn lagi dengan mata terpejam yang membuat Rafa naik darah karna jengah melihat Ririn yang terus meminta untuk mati.
" Baiklah aku akan mengabulkan keinginan mu gadis kecil, mau mati? oke aKu akan melakukan nya untuk mu agar Kakak mu disana dapat melihat betapa malang nya nasib adik kesayangan nya itu." Ucap rafa sambil berjalan keluar kamar hendak pergi keruagan rahasianya yang ada di ruang baca.
Sesampainya di ruangan rahasianya dimana sudah ada tempat tidur dan bebrapa hiasan Rafa langsung merebahkan tubuhnya ke dalam ranjang empuk miliknya dan tak butuh waktu lama pria tampan itu masuk kedalam mimpinya.
______
🌹🌹🌹🌹🌹
TBC😚
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 285 Episodes
Comments
Dia Amalia
padal bukan kakaknya ririn yg bunuh desi keparat itu 🤔🤔
2024-08-02
1
bee
..
2022-03-12
0
Hendra Yenni
Rafa iba sm ririn??? Itu karena kontak batin,pSangan yg sah sbgai suami isteri. Rafa kamu Akan msnyesal
2022-02-24
0