JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹
Jam masih menunjukan pukul 04 dini hari Rafa membuka matanya tubuhnya terasa sangat sakit lalu iya teringat terakhir iya mabuk bersama rekan bisnis nya untuk merayakan pernikahan nya. jujur saja iya tidak mau namun iya tidak bisa menolak karna yang mengajaknya minum itu adalah orang2 yang cukup berpengaruh untuk perusahaan nya.
Matanya masih belum sepenuhnya terbuka iya mengerakan tangan nya hendak mengambil minum yang biasanya disiapkan pelayan untuk nya namun saat iya ingin mengambil gelas di atas nakas itu matanya terbalak melihat gelas nya kosong lalu matanya menatap tajam pada gadis yang sedang tertidur di sampingnya dengan tangan yang memeluk guling nya posesif.
" Brugkk...
Ririn terjatuh atau lebih tepatnya Rafa sengaja menendang tubuh kurus Ririn dari ranjang nya.
" Awww... sakit.. !! " ringis Ririn merasakan sakit karna seluruh tubuhnya jatuh ke lantai.
iya mengelus jidatnya yang agak benjol itu lalu berdiri hendak kembali tidur namun niatnya terhenti karna melihat tatapan tajam dark pria yang sudah menjadi suaminya itu.
" Mau ngapain kamu !! Cepat pergi beres2 bersama pelayan, kamu pikir kamu siapa bisa seenaknya tidur di ranjang mahal ku, " Ucap Rafa lantang dengan suara yang mengelegar.
Deg.. jantung Ririn seolah terhenti saat mendengar suara lantang Rafa yang menyuruhnya pergi bersih2 itu, " Apa dia masih terpengaruh minumanan, " Batin Ririn
menerka2.
" Mas.. apa mas butuh sesuatu? minum? atau apa biar aku ambilkan, " Ririn mencoba berbicara selembut mungkin meski tatapan tajam Rafa masih nampak jelas di penglihatan nya.
" Dengar baik2 Ririn Anatasya..aku adalah Tuan mu dan kau adalah boneka ku mengerti !! Ucap Rafa lantang tanpa keraguan sedikitpun yang membuat Ririn bergetar mendengarkan tutur kata yang keluar dari pria yang beberapa jam lalu menikahinya itu.
" Segera enyahlah dari hadapanku sebelum aku bertindak lebih kasar lebih dari ini, " Ucap Rafa lagi sedangkan Ririn masih mematung dengan mata yang hampir menumpahkan air mata.
Sungguh hatinya sekarang sangat hancur sakit hati dengan ucapan suaminya yang menyebutnya boneka ingin sekali iya menangis sekencang2 nya atas semua penderitaan yang iya rasakan selama hidupnya.
Dengan langkah getir Ririn berjalan ke arah pintu meski waktu masih terlalu pagi iya tak bergeming kebiasaanya di rumah sang Ayah pun juga sama sering di jadikan pembantu oleh ibu tirinya jadi iya sudah terbiasa jika harus membersihkan rumah sebesar apapun.
Ririn membersihkan rumah besar nan mewah itu seorang diri karna waktu masih menunjukan pukul 4 lebih 15 menit gadis bertubuh kurus itu menyapu, mengepel dan mengelap debu2 yang menempel do setiap sudut ruangan rumah mewah itu dengan tatapan wajah kosong.
sungguh rasa sakit yang iya rasakan saat ini lebih sakit dari pada perlakuan sang ibu tiri padanya, di bentak dan tidak di anggap sebagai istri siapa yang akan bisa kuat? apa ada seorang wanita yang mau di anggap hanya sebagai boneka yang hanya untuk di mainkan dan di jadikan budak? naas Nasib buruk itu seakan tak mau lepas menyelimuti kehidupan gadis bertubuh kurus itu.
Para pelayan yang baru terbangun dari mimpi indahnya sudah siap2 akan membereskan rumah tempat mereka mencari nafkah namun saat mereka hendak membereskan ruang tamu mata mereka terbalak melihat ruangan rumah itu yang sudah nampak rapih dan bersih begitupun dengan ruangan lainya yang sudah terlihat amat bersih.
lalu terdengar suara bising di arah dapur karna penasaran para pelayan yang berjumlah 7 orang itu pun langsung berjalan ke arah dapur dan sesampainya disana mereka di kagetkan dengan gadis bertubuh kurus yang sedang berkutat dengan alat pengorengan.
" Astaga Nona muda.. sebaiknya biar kami yang menyiapkan makanan untuk Tuan muda," Ucap soorang kepala pelayan merasa tak enak hati karna pekerjaan mereka semua telah di selesaikan oleh istri Majikan nya.
Ririn membalikan badan karna mendengar suara di belakang nya. " Tidak apa bu, saya sudah terbiasa.. Oh iya apa kalian sudah sarapan? " Tanya Ririn sambil mengambil roti yang iya pangang tadi dan teko berisi teh panas.
Ririn menghitung jumlah pelayan di hadapan nya lalu menumpahkan teh panas itu kemasing2 gelas yang sudah iya siapkan.
" Mari bu..mbak.. sarapan dulu, tidak baik bekerja dengan perut yang kelaparan, "Ucap Ririn menyuruh semua pelayan di depan nya untuk ikut sarapan bersamanya.
Semau pelayan nampak terdiam jujur mereka tersentuh karna baru pertama kalinya ada seorang majikan yang menyiapkan sarapan untuk pelayan nya. bahkan Ririn mengerjakan semua pekerjaan rumah sendirian.
" Ko diem bu, mbak.. ayo makan atau mau Ririn suapin? " Ucap Ririn dengan wajah cerianya gadis bertubuh kurus itu memang sangat pandai menutupi kesedihan nya.
Dengan ragu para pelayan itu mengambil roti pangang yang sudah di lapisi coklat dan stroberry itu semuanya nampak tertegun melihat roti bakar itu yang nampak sempurna tidak gosong tidak terlalu keras juga.
Sungguh mereka merasa kalau Ririn adalah bidadari yang di turunkan tuhan untuk mengubah sikap kekejaman sang majikan.
Ririn yang melihat semua pelayan duduk sambil memakan roti buatan nya pun tersenyum iya merasakan hal yang sama seperti di rumah nya karna setiap pagi rutinitasnya adalah membuatkan roti panggang untuk para pelayan di rumah nya juga, Sambil memasak beberapa menu masakan yang iya bisa Ririn menyiapkan beberapa piring dan mangkuk untuk wadah masakan nya.
Jam menunjukan pukul 07 : 00 Ririn hendak ke atas untuk membersihkan diri berniat untuk pergi kuliah karna iya ada kelas pukul 09 namun langkahnya terhenti saat melihat Rafa yang sudah rapih dengan pakaian kerjanya. " Jangan halangi jalan ku, " Ucap Rafa lantang sambil menubruk tubuh kurus Ririn.
" Aww.. " ringis Ririn sambil mengusap2 tangan nya yang terpentok ke pegangan besi yang ada ditangga.
" Kalo jalan pake mata, dasar tidak becus." Ucap Rafa sambil berjalan ke arah meja makan.
Prengggg... suara piring terjatuh lebih tepatnya di jatuhkan.
" Siapa yang memasakan ini untuk ku !! " Teriak Rafa mengelegar membuat Ririn yang hendak masuk ke kamar nya mengurungkan niatnya dan berjalan ingin melihat kekecauan yang ada di bawah.
Para pelayan berjejer semuanya nampak menundukan kepalanya. "Maaf tuan Nona Muda lah yang memasakan nya, " Ucap kepala pelayan sambil menunduk.
" Ririn Anatasya !! " Teriak Rafa memenaggil nama Ririn.
" Kenapa? apa ada masalah dengan masakan ku? " ucap Ririn sambil berjalan ke arah Rafa.
Prengg..
prengg..
semua masakan yang di buat Ririn di buang kelantai dan Ririn yang melihat itu sungguh sangat sakit hati karna hasil jerih payah nya memasak dengan kondisi tubuhnya yang sedang drof di buang dengan cara yang tidak manusiawi oleh suaminya.
" Kamu kira aku akan sudi memakan masakan mu? tidak akan pernah !! Cepat bereskan kekacauan ini !! dan jika ada yang membantunya aku pastikan kalian semua akan mendapatkan pesangon kalian, " Ucap Rafa sambil melirik para pelayan nya.
Dengan tubuh yang gemetar hebat Ririn memungut pecahan piring dan mangkuk itu, iya tak menghiraukan darah yang mengalir di tangan nya karna goresan pecahan piring yang mengenai jari2 lentiknya.
Wajahnya nampak datar meski tubuhnya bergetar hebat dan hal itu membuat Rafa kesal karna tidak melihat gadis yang iya benci itu tidak menangis seperti apa yang iya bayangkan.
" Baiklah jika kau ingin bermain dengan ku, dengan senang hati aku akan selalu menyiksa mu.. hha " Tersenyum menyerigai.
tak jauh dari tempat itu terluhat Zex yang nampak ikut sedih melihat perlakuan tuan mudanya yang memperlakukan Ririn dengan sangat kejam itu. jelas iya tahu keadaan Ririn meski iya tidak melihat gadis bertubuh kurus itu menangis namun iya bisa melihat bahwa Ririn menahan sejuta kesedihan bisa di lihat dari bibirnya yang gemetar.
" Anda sungguh kejam tuan, " Batin Zex tak habis pikir dengan sang majikan.
_________
🌹🌹🌹🌹
kepanjangan hehe😂
TBC😚
" Astaga.. malang sekali nasib mu nak, harus menjadi istri tuan muda yang kejam itu, " Batin pelayan satu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 285 Episodes
Comments
ira
ku harap kau akan menyesal banget Rafa 😤😤😤😤kasian ririn😭😭😭😭
2023-07-25
1
Soerya Abdul Soerya
Awas aj kalau lo bucin akoh ketuk kepala mu tu🤣🤣
2023-01-11
1
AsnitaParassa Tabang
awal kejam lama lama bicin
2022-08-25
0