JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹
Jika setiap orang melakukan aktivitas di pagi harinya dengan penuh kebahagian dan kecerian maka berbalik dengan pria tampan yang satu ini, Meski memiliki kekayaan yang berlimpah di tambah kekuasaan nya yang tak bisa di ragukan lagi pria tampan berwatak dingin itu tak pernah merasa bahagia atau pun senang melewati kehidupan nya sehari-hari.
Hari-hari nya di penuhi dengan kebencian dari kecil sampai besar pria tampan itu selalu memiliki kebencian. entah mengapa di dalam hidupnya iya selalu kehilangan seorang yang iya sayangi di mulai dari ibunya lalu cinta pertamanya yang meningal dengan cara tragis.
Kejadian masa lalu selalu menghantuinya terus menerus bahkan tak jarang pria tampan itu melampiaskan semua beban di pikiran nya dengan cara minum alkohol.
" Jam berapa ini, " Ucap pria tampan itu sambil melihat ke arah jam dinakas samping nya.
matanya terbalak saat melihat jam yang menunjukan jam 6 lebih.
Shitt !! menyerhitkan dahinya.
" Astaga saya kesiangan.. " Ucapnya sambil duduk berusaha mengumpulkan nyawanya sebentar lalu iya langsung berlari ke kamar mandi.
Setelah melakukan rutinitasnya di kamar mandi Rafa keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit di pingang nya pria tampan itu berjalan ke arah lemari berniat untuk mengambil baju yang akan di pakainya hari ini.
Derttttt..
suara dering ponsel membuat nya menoleh kearah nakas samping ranjang nya sambil mengancingkan baju kemejanya.
" Hallo.. " Ucap Rafa dingin lalu iya memdengarkan dengan intens suara orang di sebrang telpon itu.
" kerja bagus, sekarang selesaikan tugas kalian dengan baik, dan atur jadwal pertemuan ku dengan pemilik perusahaan itu." Ucap Rafa sambil tersenyum menyerigai, lalu mengakhiri pangilan nya sepihak.
Setelah memutuskan telpon nya Rafa langsung memakai dasi dan tak lupa menyemprotkan minyak wangi kesukaan nya sambil berdiri di depan cermin. matanya menangkap pantulan wajah dan tubuhnya semuanya terlihat sempurna dari atas sampai bawah tak ada satu pun kekurangan yang di perlihatkan di pantulan cermin itu.
" Ini baru permulaan, setelah ini akan ku pastikan adik mu akan menjadi boneka ku.. hahah , " Tersenyum puas.
lalu pria tampan itu melihat layar ponselnya yang memperlihatkan gambar sepasang anak remaja yang memakai seragam SMU wajah keduanya menampakan kebahagian terlihat dari mimik wajahnya yang tersenyum cerah.
matanya menatap sendu gambar gadis cantik di layar ponselnya itu, iya mengusap pelan wajah gadis itu tak terasa air matanya menetes karna merasakan sesak dan teringat kembali masa-masa indah nya dulu saat menjadi seorang siswa SMU yang baru mengenal cinta.
lalu tangan nya mengeser layar ponsel nya lagi dan menampilkan satu gambar lagi yang terlihat 3 orang anak remaja laki-laki dan 3 orang anak remaja perempuan.
Wajah yang tadinya sendu seketika berubah menjadi seram dan tatapan matanya sangat tajam.
🌹🌹🌹🌹
Disisi lain Ririn yang baru bangun tidur di kagetkan dengan teriakan sang ibu tiri yang berteriak memanggil-manggil namanya.
Gadis itu berlari tanpa menggunakan alas kaki bahkan rambut panjang nya iya biarkan terurai kebawah . Ririn menuruni tangga dengan kecepatan yang penuh, napas nya tersegal-segal saat sudah sampai di depan sang ibu tiri.
Bu Arini yang tak lain adalah ibu tiri Ririn menatap anak suaminya itu dengan tatapan kebencian lalu tangan terulur untuk menampar pipi mulus gadis lugu di depan nya.
" plakkkk...
" Anak pemalas.. siapa yang menyuruh mu tidur selama itu hah, " Teriak bu Arini tak puas habis menampar anak tirinya kini tangan bu Arini kembali terulur menjambak rambut halus Ririn dengan kejam iya menjambak rambut anak tirinya tanpa belas kasihan.
Ririn terus meringis merasakan sakit karna serangan mendadak ibu tirinya.
menangis dalam diam karna itu bukan pertama kalinya Ririn di perlakukan kejam seperti itu oleh ibu tirinya.
" Maaf bu, Tadi malem Ririn bergadang buat bikin tugas, " Ucap Ririn jujur sambil meringis karna tangan bu Arini tak melepaskan rambutnya.
" Hehh anak tiri, kamu pikir kamu siapa hah.. seenaknya bangun siang.. Kamu pikir si tua bangka itu ada buat belain kamu hah, dasar anak tidak tau diri, " Semakin menekan jambakan nya membuat Ririn meringis sangat kesakitan.
Semua pelayan yang melihat itu hanya diam jujur di dalam hati mereka merasa tak tega melihat Nona muda di rumah mereka di perlakukan seperti itu oleh bu Arini yang notabe hanya seorang ibu tiri tapi mereka juga tak bisa melakukan apa pun karna mereka juga takut kehilangan pekerjaan mereka berlebih lagi jika ada yang membantu Ririn pasti bu Arini akan semakin tambah kejam menyiksa Ririn.
"Sakit.. maaf kan aku.. Sa..kit." Ririn terus meringis namun bu Arini sepertinya tak berniat untuk melepaskan tangan nya dari rambut Ririn.
" Rasakan itu.. kamu pikir kamu disini nona muda hah, Kamu ingat itu hanya berlaku jika si tua bangka ada di rumah tapi jika si tua bangka tidak ada kamu hanya pembantu di rumah ini.. kamu dengar !! " suaranya Lantang.
" i..ya bu.. Ririn ngerti " Ucap Ririn menahan sakit. " Ya sudah sana pergi segera ganti baju mu itu dengan baju pelayan dan satu lagi jangan bicara apapun pada si tua bangka itu atau kamu akan tau akibat nya nanti, " Ucap bu Arini sedikit menekan kata-kata nya.
Ririn mengangguk setelah jambakan itu terlepas lalu iya berlari ke arah kamar dapur sambil meneteskan air mata, kepalanya serasa pusing tapi iya tetap kuat dan segera mengganti pakaian nya dengan baju pelayan lalu iya ikut membersihkan rumah bersama pelayan di rumah nya.
🌹🌹🌹🌹
percayalah ngak semua ibu tiri itu kejam, tapi kebanyakan nya gitu😭
Salam outhor imut manja😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 285 Episodes
Comments
Ara Dhani
Alhamdulillah aq punya ibu tiri tapi baiknya minta ampun.. selama ini..mau menerima aq dan papa q apa adanya😊.. terima kasih ibu😍dah menyayangi mbk selama ini☺
2025-01-21
1
Dia Amalia
nenek peyot ini blm tau nyr kau kena karma yo🤔🤔🤔
2024-08-02
0
ira
di rekam aja kelakuan Mak lampir itu biar jadi bukti
2023-07-25
0