Love Me My Wife
"Pah...Apa Papa sudah tidak waras, bagaimana bisa Papa menjodohkan aku dengan pria cacat seperti dia, aku gak mau pah..."Tolak Gadis tegas
"Papa Tidak ingin mendengar penolakan, yg Papa ingin sekarang kamu mempersiapkan diri untuk menjadi Istri Ragana Morgan.."Paksa Papa yg tidak ingin ada bantahan.
"Kenapa Papa egois begini..Aku ini putri Papa satu-satunya, apa Papa tega menyerahkan putri papa pada pria cacat seperti dia? pokonya aku tidak mau, aku sudah punya pilihan aku sendiri, dan papa tidak berhak mengatur urusan pribadi ku.."
"Baiklah jika itu pilihan kamu, tapi kamu harus pergi dari rumah ini, dan tinggalkan semua fasilitas yg Papa kasih ke kamu, karna penolakanmu adalah pilihan kehilangan semua fasilitas yg selama ini kamu miliki..pergi dari rumah ini dan jangan bawa sepeserpun uang Papa, kamu bebas menetukan apa pun di luar sana, tapi ingat tidak ada mobil tidak ada uang, tidak ada kartu credit, semuanya Papa sita.."Ancam Papa Gadis.
"Pah.....itu tidak adil..
"Itu bukan ketidak adilan, itu sebuah pilihan, jika kamu memilih menolak, konsekuensinya seperti itu..jika kamu menerima perjodohan ini kamu akan mendapat lebih dari sekarang.
"Pah...kenapa papa, jahat begini sih, kenapa Papa setega ini sama aku, Aku tidak mau menikahi pria cacat, aku malu, teman-temanku pasti akan mengolok-ngolok aku, jika mereka semua tahu aku menikah dengan pria cacat..
"Raga akan sembuh nanti, sekarang dia sedang mengikuti terapi, kamu hanya perlu memberinya semangat, dan menemani dia terapi, Raga pasti akan semangat menjalankan terapinya..
"Aku tetep tidak mau Pah, aku tidak mau mempunyai suami cacat, "Gadis kekeuh pada pendiriannya menolak perjodohannya..
"Kalau begitu silahkan pergi dari rumah ini, kejar apa pun yg kamu mau di luaran sana, tapi ingat tidak untuk membawa apapun yg pernah Papa kasih ke kamu, mengerti, "Ujar Papa Gadis lalu pergi meninggalkan putri semata wayangnya tersebut..
"Non...Noon tidak apa-apa kan,? "Tanya Bik Ana menghampiri Anak majikan yg telah di urusnya sejak dari kecil.
"Bik...Papa jahat, Papa egois "Ucapnya menangis di pelukan perempuan Tua yg telah mengurusnya dari kecil.
"Sudah-sudah jangan menangis lagi, lebih baik Non istirahat , Bibik yakin Tuan hanya sedang marah, mungkin Tuan sedang banyak masalah di kantor, sekarang Non istirahat, besok Non bicarakan lagi dengan Tuan, siapa tau besok Tuan berubah pikiran.."Bik Ana memberi saran..
"Kalau papa tetap pada pendiriannya bagaimana Bik? aku tidak mau menikah dengan orang cacat, aku tidak mencintainya, aku tidak mau menikah dengan pria cacat, "
"Jika memang itu terjadi, Bibik yakin, Tuan melakukan ini demi kebahagiann Non, Tuan sangat menyayangi Non Gadis, Tuan pasti melakukan ini untuk kebaikan Non,
"Kebaikan apa Bik? Papa mau menikahkan aku dengan pria cacat, apa yg disebut kebaikan, ini musibah Bik buat aku..karna aku yakin setelah aku menikah semua orang akan melihat aku dengan tatapan merendahkan, mencemoh, menertawakan, bahkan aku yakin tidak sedikit orang yg akan menghina aku..
"Aku gak mau Bik, aku gak mau, "sambung Gadis mengais keras, membayangkan saja sudah membuatnya pusing bagaimana menjalankannya,
"Ini koyol, benar-benar koyol, bagaimana bisa Papa menjodohkan aku dengan pria cacat,
Gadis pun bergegas naik ke atas menuju kamarnya, didalam kamar Gadis mempunyai ide,
Ok, Pah, kita lihat siapa yg akan menyerah Papa atau aku, "gumam Gadis.
Gadis memasukan beberapa pakaian ke dalam koper, dia akan melakukan aksi protes kepada ayahnya, Gadis yakin jika ucapan ayahnya hanya gertakan semata untuk dirinya.
Gadis menuruni tangga, Papa yg berada di ruang keluarga mendongkak saat mendengar langkah kaki menuruni tangga, papa mengerutkan dahinya saat melihat putri satu-satunya turun dengan koper di sebelah kiri dan tas kecil di sebelah kanan.
"Aku akan pergi jika papa tetap bersih keras untuk menikahkan aku dangan pria cacat itu, "Gadis bersuara memulai aksi protesnya,
"Pergilah, jika kau bisa..jika satu langkah saja kamu melangkah dari pintu utama, maka saat itu juga kau bukan putri ku lagi.."Ancam papa Gadis, di luar duagaan Gadis.
"Papa...."teriak Gadis. "kenapa Papa setega itu? Papa lebih mementingkan uang dari pada kebahagiaan Papa, kenapa Pah? Papa sudah memiliki semuanya, apa semua yg papa miliki ini masih kurang?
"Tolong Pah, aku tidak ingin menikah dengan pria cacat itu, aku tidak mau, "sambung Gadis menangis.
"Dia mempunyai nama, namanya adalah Ragana, dia akan sembuh, dan untuk kesembuhannya kamu yg akan menemaninya nanti, jadi jika kamu masih membutuhkan fasiltas yg pernah Papa berikan, bersiap-siaplah besok mereka akan datang untuk makan malam bersama disini
"Tapi jika kamu menolak, silahkan pergi dari rumah ini, tapi harus kamu ingat satu langkah saja kamu melangkah dari rumah ini, kamu tidak akan di terima lagi di rumah ini, walau kamu mengiba terhadap ku, "Sambung Papa Gadis dengan ancaman.
Papa Gadis yg melihat kesedihan di wajah putrinya ikut sedih, bagaimana tidak Putri satu-satunya yg keras kepala dan tidak mudah di kendalikan itu saat ini menangis, bahkan Papa Gadis melihat putrinya menangis hingga dua kali dalam sehari,
Tapi Papa harus melakukan ini, mungkin dengan menikahkan Gadis dengan Ragana akan membuat Gadis berubah menjadi anak yg baik dan penurut, karena melihat Ragana yg lembut, membuat Papa bersi keras ingin menjodohkan putrinya..
"Pergilah jika kamu ingin pergi, Papa tidak akan melarangmu, jika kemaren-kemaren Papa selalu melarang mu untuk ke club atau minum-minum, sekarang kamu Papa bebaskan..."Sambung kembali Papa Gadis, setelah keheningan beberapa saat.
"Pah..kenapa harus menikahi pria cacat, kenapa Papa tidak menyuruh ku menikahi pria miskin saja, itu tidak akan membuat ku malu, "Jawab Gadis yg masih kekeuh pada pendiriannya..
"Karena Raga adalah laki-laki yg pas untuk mu, dia baik, perpendidikan, dan dia memiliki sifat yg lembut, Papa yakin dia akan membuat kamu berubah menjadi wanita yg lebih baik..
"Maksud Papa aku bukan wanita baik begitu?
"Papa tidak mengatakan demikian, tapi papa berharap banyak darimu, agar kamu berubah,
"Sudut pandang mana yg harus aku rubah Pah, aku akan merubahnya, aku janji akan berubah, asal Papa membatalkan perjodohan ini, "Ujar Gadis serius.
"Benarkah?....hindari dunia malam, mambuk, clubbing, hura-hura.maka Papa akan pikirkan cara untuk menolak keluarga Morgan.."jawab Papa, yg membuat Gadis menarik napas memburu.
"Aku akan mencobanya, tapi berikan aku waktu, Aku tidak bisa meninggalkan dunia kesenangan ku begitu saja.."jawab Gadis berat.
"No...no....yg Papa ingin jawaban IYA atau TIDAK..jika kamu Ok, akan meninggalkan kebiasan buruk itu, Papa yg akan mendatangi keluarga Morgan, dan membatalkan perjodohan ini,
"Tapi jika kamu menolak, ada dua pilihan, pergi dari rumah ini, atau bertahan dengan menerima perjodohan ini. "sambung Papa Gadis.
*
*
Selamat membaca,
Jangan lupa jejaknya ya, like komen ramein komentar kalian, jika ada poin boleh kasih semangat
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Diana Susanti
kayaknya rame nih
2023-02-15
0
hartatik hartatik
seru dech ky nya
2022-01-13
0
The Taste Of Love👩🍳👨🍳
aku mampir thor
2021-07-13
0