12

***
Pagi-pagi sekali Laras sudah terbangun dan beranjak dari tempat tidurnya. Bangun pagi merupakan rutinitas sehari-hari baginya.
Matahari masih belum terbit, namun Laras sudah mandi duluan dan pergi ke kebun dengan lampu minyak yang dibawanya serta.
Beberapa saat berjalan, Laras mendapati rumah inap tempat Arga dan teman-temannya menginap tepat didepan rumah Pak Kades.
Laras melihat samar lampu menyala dari dalam.
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
“Mereka bangun pagi juga ternyata.”
Ceklek'
Langkah Laras terhenti saat pintu rumah inap terbuka. Seseorang berdiri di ambang pintu sambil melakukan peregangan. Juga menguap sesekali, tidak sadar Laras memperhatikannya.
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
Pagi, Arga. [Tersenyum ramah.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
“...” [Tangan menggantung diatas, lalu langsung menurunkan tangan.]
Matahari sudah mulai naik, perlahan terbit dari timur tidak terlalu tinggi, namun Arga dapat melihat senyuman cerah Laras tertuju padanya pagi ini.
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Too. [Tersenyum tipis.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Mau kemana? [Bersandar ke pintu.]
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
Kebun.
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Sepagi ini?
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
Um. [Mengangguk.]
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
Kemarin Bapak balik lagi ke kebun buat jagain kebun.
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
Jagung bagian ujung mau panen bentar lagi dan banyak tikus belakangan ini. Jadi mau diracun kemarin.
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Ngga takut sendirian? Mau gue temenin kesana?
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
[Menggeleng pelan.] Ngga usah, aku bisa sendiri.
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
Duluan, Arga. [Mulai melanjutkan langkahnya.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Hmm.. [Berdehem, memperhatikan punggung Laras yang menjauh.]
***
[08:22]
Cantika Jelita
Cantika Jelita
Tumben Lo bangunnya pagi banget? [Menggosok mata.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Lagi kepengen udara seger. [Melepas sepatu yang dikenakan.]
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Sempat-sempatnya Lo lari bentar ngga ngajak-ngajak gue. [Bersungut-sungut.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Makanya bangun pagi.
Andhika Diaksara
Andhika Diaksara
Emang Lo bangun jam berapaan?
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Setengah 4 subuh kayaknya. Ngga tau, ngga liat jam.
Andhika Diaksara
Andhika Diaksara
Pagi bener anjay.
Tok tok tok..
Fauza Sandria
Fauza Sandria
Biar gue. [Membuka pintu depan.]
Ceklek'
Albyan Saputra
Albyan Saputra
Baru bangun? Anjir, katanya mau adain pameran! Gimana sih?
Cantika Jelita
Cantika Jelita
Lah iya! Lupaaa!! [Berlari balik ke kamar.]
Albyan Saputra
Albyan Saputra
Mulai banyak yang ngumpul di balai. Cepetan gih.
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Anak-anak gimana? Mereka udah ngumpul semua?
Albyan Saputra
Albyan Saputra
Udah, karya mereka juga udah di pajang. Banyak yang jalan-jalan buat ngeliat.
Albyan Saputra
Albyan Saputra
Gue tunggu di balai, Lo semua harus datang buat acara utama kita.
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Asik, battle trio seniman muda kita nih.
***
Seluruh warga berkumpul di sepanjang jalan menuju balai desa. Melihat-lihat karya anak-anak mereka yang terpampang jelas disana.
Beberapa yang menarik bahkan difoto oleh mereka yang memiliki ponsel. Sebagian memberikan pujian-pujian yang layak atas karya itu.
Dari kejauhan, tampak sekelompok anak remaja yang berjalan menuju jalan balai.
Dari kejauhan mereka melihat begitu ramainya tempat itu. Mereka tak dapat menahan rasa senang.
Cantika Jelita
Cantika Jelita
Gue seneng banget ternyata banyak yang minat sama pameran seni.
Fauza Sandria
Fauza Sandria
Ngga heran sih. Yang mereka liat itu karya anak-anak mereka. Pasti bangga banget kalau dipamerin.
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Menurut gue pameran ini ide bagus.
Semuanya manggut-manggut setuju dengan perkataan Fahmi. Langkah mereka pun semakin dekat pada lokasi.
Beberapa anak-anak menghampiri mereka guna menyapa.
Albyan Saputra
Albyan Saputra
Yan! Laras mana?
Deandra Fikra
Deandra Fikra
Ngga tau, habis dari kebun ngga tau kemana. [Menghampiri Alby dkk.]
Albyan Saputra
Albyan Saputra
“Kemana, ya?” [Mencari-cari keberadaan Laras.]
Albyan Saputra
Albyan Saputra
Gue duluan, ya. Mau cari Laras dulu bentar. [Meninggalkan rombongan, berputar balik arah.]
Fauza Sandria
Fauza Sandria
Dasar bucin.
Andhika Diaksara
Andhika Diaksara
Kita harus siap-siap buat acara utama. [Merangkul Fauza dan Arga.]
Cantika Jelita
Cantika Jelita
Bye, trio artist!
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Come on, Buk Presenter. [Merangkul Cantika sok akrab.]
Cantika Jelita
Cantika Jelita
Pembawa acara aja deh. Kita ngga lagi presentasi soalnya. [Berjalan beriringan dengan Fahmi.]
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Hahaha. [Tertawa ringan.]
Tanasya Anggraini
Tanasya Anggraini
Kebiasaan deh ditinggalin mulu! [Berdecak sebal.]
Tanasya Anggraini
Tanasya Anggraini
Tungguin!! [Menyusul teman-temannya.]
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!