07

***
“You're the right time At the right moment You're the sunlight Keeps my heart going, oh-whoa..”
Suara merdu Arga terdengar di keramaian, banyak warga yang menikmati acara musik kecil-kecilan para mahasiswa itu sebagai hiburan.
Bersyukur ada Fahmi dengan gitar setianya yang selalu dibawa, Arga dan Fahmi adalah kombinasi yang cocok dalam bermusik.
“Know when I'm with you I can't keep myself from falling Right time at the right moment It's you..”
Petikan gitar itu mengalun indah di telinga banyak orang. Tepat disana Laras berdiri diantara mereka menatap kedua pemuda itu.
Arga tanpa sengaja menatapnya.
“You, it's you You, it's you..”
Suaranya yang merdu terdengar indah di telinga Laras. Entah kenapa ia tersenyum, saat itu juga Arga merasakan degupan kencang di jantungnya tak mampu ia hentikan.
Laras tersenyum padanya di malam itu.
Arga kembali mengingatnya dengan tatapan matanya tertuju pada langit-langit kamar.
Kedua tangannya ke belakang menahan kepalanya sendiri.
Kembali mengingat kejadian beberapa jam yang lalu, membuatnya sulit tidur sekarang.
Tap tap tap..
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Melek lagi Lo? Udah mau jam 12 njir. [Tak beralih dari game.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Ngaca, bray. [Tak menatap, masih di awang-awang.]
Andhika Diaksara
Andhika Diaksara
Ujaa.. [Terlelap dalam mimpi yang indah.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
[Menoleh ke Dhika yang terlelap.]
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Padahal tinggal confess doang tu anak. [2in.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Insecure, maklum aja lah. [Mengalihkan pandangan kembali ke langit-langit kamar.]
“...”
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Lo tau apa hubungannya Laras sama Alby?
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Hah? Katanya temenan sih. Childhood friend. [Menaruh ponsel, menggosok mata lalu menatap Arga.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
[Menatap balik Fahmi.]
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Tapi menurut gue nih, Alby suka sama Laras. Lo pasti ngerasain, kan?
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Hm. Sayangnya Laras engga.
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Nah itu, miris gue.
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Lagian tu cewek kek mahal banget ngga, sih? Ngga banyak cewek kayak gitu jaman sekarang.
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Susah banget dideketin, temboknya kuat banget.
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Dia pandai ngebatasi diri dalam pergaulan, salut sih gue.
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Bahkan udah lama temenan sama Alby, tapi ngga ada rasa sama sekali.
“...”
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Lo tertarik sama dia? Lo deket sama dia belakangnya ini, kan?
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Ampe geer gue ngirain tadi dia senyum sama gue pas nyanyi, nyatanya sama elo.
Fahmi Kurniawan
Fahmi Kurniawan
Manis bet oy.
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Tau aja Lo sama yang cakep. [Terkekeh.]
Dua pemuda itu menghabiskan malam mereka dengan cerita random satu sama lain. Beralih dari satu topik ke topik yang lain.
Hingga pukul 3 pagi mereka baru akan terlelap.
***
Tok tok tok..
Ceklek'
Cantika Jelita
Cantika Jelita
Laras? Ada apa?
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
Kalian bisa benerin pipa air?
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Kenapa? Bocor? [Bersandar di pintu, tangan diatas kepala Cantika.]
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
[Mengangguk.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Dimana?
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
Saya antar. [Berbalik.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Oy bangun, kerja, kerja!! [Mengeraskan suara, lalu menyusul Laras terlebih dahulu.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
[Menoleh ke belakang.] Can, jangan lupa kumpul di rumah belajar nanti jam 10! Lo kasih tau Fauza sana!
Cantika Jelita
Cantika Jelita
Okee!
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
[Mempercepat langkah, menyamakan langkah dengan Laras.]
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
“Pendek, tapi jalannya cepet banget kayak buru-buru.”
Beberapa saat mereka berjalan, mereka tiba di sebuah rumah sederhana dengan pondasi terbuat dari kayu.
Terdapat tangga kecil disana yang terbuat dari semen dan bebatuan, Laras menaikinya dan berjalan menuju kursi di teras.
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
Pak, mereka bisa bantu benerin pipanya.
Larasati Fauziah
Larasati Fauziah
Bapak mending istirahat aja.
Wisnu Wirayudha
Wisnu Wirayudha
Karna Bapak sesak nafas lagi, Bapak jadi ngerepotin kamu, Nak.
Argantara Dewangga
Argantara Dewangga
Ngga papa, Pak. Tujuan kami berada disini juga buat bantu-bantu warga desa, Pak.
“Mbaakkk!!! Airnya nyemprot terus niiiihhh!!!!! Ngga bisa di lakbaaaannnn!!!!”
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!