Ada terlalu banyak hal yang tak kuketahui sebelumnya, selain urusan Diana.
[ Melirik ke meja kerjanya ]
Gideon Maximilian
Dan kau memilih menanganinya saat aku berbulan madu. Bukankah itu menyebalkan?
[ Berdecih ]
Frederick Harrison
[ Terkekeh ]
Aku tahu kau akan mengeluh, maafkan aku.
Frederick Harrison
Tapi percuma kau marah, nantinya semua ini akan terulang lagi.
Gideon Maximilian
[ Gideon menggelengkan kepala ]
Sayangnya kau benar. Tapi tenang saja, Frederick.
Gideon Maximilian
Anak perusahaan yang kau berikan pada Diana sedang dalam masalah besar. Kami sudah melepas beberapa kerja sama dengan mereka.
Frederick Harrison
Secepat ini?'
Gideon Maximilian
Ck jangan remehkan aku! ha- Jika sesuai perhitungan, empat bulan lagi mereka akan bangkrut.
Gideon Maximilian
Dan kita akan ambil keuntungan kembali dari kebangkrutan itu.
Frederick Harrison
[ Melangkah ke jendela ]
Hm. memang benar, dia tak akan bisa mempertahankan sebuah bisnis.
Frederick Harrison
ini memang harus terjadi.
Gideon Maximilian
[ Meliriknya, lalu bertanya santai ]
Ngomong-ngomong, di mana Nyonya Catrina?
Frederick berbalik perlahan, sudut bibirnya sedikit terangkat.
Frederick Harrison
[ Seringai ]
Dia beristirahat.
Gideon Maximilian
[ Meninggikan alis ]
Oh? Tumben.
Frederick Harrison
Kurasa aku terlalu melelahkanya.
[ Tersenyum samar ]
Gideon Maximilian
[ Menatapnya lama sebelum akhirnya mendengus kecil ]
Gideon Maximilian
[ Menatap sebuah foto di meja Frederick ]
Oh- Nyonya Catrina ternyata narsis juga.
Frederick Harrison
[ Menoleh, Seringai ]
Gideon Maximilian
[ Menatap Frederick ]
Itu diusia 18 tahun?
Frederick Harrison
[ Angguk & mengambil fotonya ]
Hm-
Gideon Maximilian
Dia memang benar-benar gadis cantik, kau malahan mengacuhkanya.
Frederick Harrison
[ Menatap Gideon ]
Kau benar, aku sangat menyesal setelah mengalaminya.
Gideon Maximilian
Kau terdengar aneh Frederick-
Frederick Harrison
[ Terkekeh & Meletakkan foto tersebut ]
Lupakan hal itu-
Gideon Maximilian
[ Menyipitkan mata ]
Jangan main-main Frederick, dia masih muda.
Frederick Harrison
[ Menatap Gideon ]
Aku bisa mengatasinya,
Gideon Maximilian
[ Memutar bola matanya ]
Ck- terserah padamu.
...
Toko Bunga
Sebuah toko bunga mewah dikelilingi kerumunan. Beberapa bodyguard menjaga jarak antara pelanggan biasa dan seorang pria tampan yang menjadi pusat perhatian.
Pria itu dengan tenang memilih bunga tanpa peduli pada kerumunan yang memperhatikannya
???
Apa ini cukup indah?
Asistennya yang berdiri di sampingnya mengangguk
???
Ya, itu sangat Cantik Tuan..
Pria itu tersenyum tipis, lembut, namun matanya tetap tajam.
???
Buatkan aku buket dengan bunga ini. Pastikan terlihat sempurna.
Saat buket selesai, pria itu mengambilnya dengan hati-hati. Bibirnya melengkung sedikit saat ia bergumam pelan
???
Nona pasti akan menyukainya.
[ Tersenyum kemenangan ]
Comments
Wiwlea
Jngan" ni orang mau ngasih bunga buat catrina lebih tepatnya suka sma catrina
2025-02-19
1
Mictes.O
part-nya agak dipanjangin dong torr,baguss ceritanya smngt trus yaaa!!!!
2025-02-20
1
.....
bau" pembinor nihhh makinnn seruuu 🤭😁
2025-02-19
1