8. Godaan terbesar
Catrina membuka matanya perlahan.
Kepalanya masih berat, tubuhnya terasa lelah, tapi yang membuatnya lebih terkejut adalah...
Dia sudah di rumah.
Catrina Grace
"Bagaimana aku bisa pulang?"
[ Duduk ]
Catrina Grace
Ah- kepalaku sakit..
[ Melihat bajunya ]
Catrina Grace
Siapa yang menganti pakaian ku? Kurasa aku tak menganti pakaian.
[ Berusaha mengingat ]
Catrina Grace
[ Menatap sekeliling dan melihat Frederick yang sedang mengobrol dengan seseorang di telfon ]
Catrina Grace
[ Berdiri ]
*Menghampiri
Fredrick-?
Frederick Harrison
[ Menoleh ]
Frederick Harrison
[ Memutus panggilan ]
Frederick Harrison
[ Seringai ]
Pagi Putri, Kau tidur nyenyak?
Catrina Grace
[ Angguk ]
Lumayan..
Frederick Harrison
Baguslah.
[ Meletakkan ponsel diatas sofa ]
Catrina Grace
Frederick apa yang terjadi kemarin? Dan pakaianku-?
[ Mengerutkan dahi ]
Frederick Harrison
[ Menikan satu alisnya ]
Kau tidak ingat?
Frederick Harrison
Tentu aku yang membawa mu pulang, Putri.
Frederick Harrison
[ Mendekat ]
Aku juga yang telah mengganti pakaian mu.
Catrina Grace
[ Melongo ]
K-kau tidak melakukan Sesuatu yang aneh, kan?
Frederick Harrison
[ Tertawa pelan ]
Sebenanya sedikit, tapi kalau aku benar-benar menginginkan sesuatu, aku tidak akan setengah-setengah Catrina.
Frederick Harrison
Jadi, biar kelanjutan hari ini.
Frederick Harrison
[ Mengangkat tubuh Catrina dan mendudukanya di atas meja kayu ]
*Seringai
Catrina Grace
[ Terkejut ]
F-fredrick
Frederick Harrison
[ Berbisik ]
Saat ini kau sedang berhutang padaku.
Catrina Grace
[ Mengernyit berusaha bergerak tapi Frederick begitu kuat menahanya ]
Apa! Aku tidak ingat apapun!!
Frederick Harrison
Mau ku ingatkan.. ?
Catrina Grace
[ Menatap Frederick sekilas ]
Tidak perlu!!
Frederick Harrison
[ Tersenyum evil ]
Tuan putri.
Frederick Harrison
Kemarin kau mengajak ku untuk membuat seorang anak.
Frederick Harrison
Kau benar-benar lupa, hm?
Catrina Grace
[ Melongo ]
Ap-apa!!
Frederick Harrison
[ Seringai ]
Mau bukti?
Frederick Harrison
*Menurunkan kemejanya dan menunjukan bekas kissmark di bagian leher bawah
Frederick Harrison
Kurasa kau sengaja melakukan ini, kan?
[ Memiringkan kepalanya ]
Catrina Grace
Jangan aneh-aneh, mana mungkin aku melakukannya!!
[ Tegas tapi gugup ]
Frederick Harrison
[ Terkekeh ]
Catrina Grace
Aku tidak melakukanya!!
[ Tegas ]
Frederick Harrison
[ Terkekeh ]
Kau memang tidak mengingatnya karena mabuk.
Catrina Grace
Tidak mungkin..!!
Frederick Harrison
[ Membuang nafas ]
Frederick Harrison
Yang pasti putri, kemarin kau sungguh merepotkan ku. dan kau harus membayarnya!!
[ Menatap Bibir Catrina ]
Frederick Harrison
[ Menyentuh bibir Catrina dengan lembut ]
Catrina Grace
[ Menatap tajam Frederick ]
Frederick Harrison
[ Seringai ]
*Dengan gerakan lembut, Frederick memasukan jarinya kedalaman mulu Catrina
Frederick Harrison
[ Menjelajah mulut Catrina dengan ibu jarinya ]
*Mendesis
Catrina Grace
[ Mencengkeram lengan Frederick ]
"Dia?!"
Frederick Harrison
Aku ingin merasakan bibir ini lagi.
*Menatap Bibir Catrina
Frederick Harrison
Bolehkah aku-?
[ Menatap mata Catrina ]
Catrina Grace
[ Geleng ]
"Frederick aku!!"
Frederick tidak menghiraukan jawab Catrina dan memilih langsung melahap bibir itu, Frederick mencium dan melumatnya dengan lembut dan benar-benar dalam.
Catrina tentu memberontak dan ingin pergi, namun semakin lama Catrina terbuat dengan ciuman itu dan mulai menutup matanya, lagi-lagi Catrina bergantung pada permainan lidah Frederick
Catrina Grace
[ Melingkarkan lenganya pada tengkuk Frederick ]
Mmh-
Frederick Harrison
[ Melumat dan melumat, membelai punggung hingga menekan tengkuk Catrina ]
"Ah, aku sangat suka suara nafas ini!!"
Frederick Harrison
"Catrina! Aku sunguh sangat menyesal telah menghiraukan bibir lembut ini selama 2 tahun lamanya"
[ Melumat ]
Hah-
Frederick Harrison
[ Membuka matanya dan menatap mata Catrina yang masih tertutup ]
"Seandainya aku sadar sejak awal, tentang fisik ini."
Catrina Grace
[ Membelai leher dan dada Frederick ]
"Aku kehilangan kendali."
Catrina Grace
"Frederick kau terlalu lembut.."
Saat mereka semakin terbuai, Frederick melepas pautanya dan menatap tajam Catrina.
Catrina Grace
Hah- ha
[ Mengatur Nafas ]
Catrina Grace
Kenapa tiba-tiba berhenti..?
[ Menatap tajam Frederick ]
Frederick Harrison
[ Seringai ]
Kau menikmatinya, Putri?
Catrina Grace
[ Tidak menjawab dan hanya menatap wajah Frederick ]
Frederick Harrison
[ Seringai ]
Sayangnya aku tidak bisa menahan lebih lama untuk saat ini, Catrina.
Frederick Harrison
Aku harus menjaga batasan, benar?
Catrina Grace
Kalau begitu kenapa mencium.
[ Bergumam ]
Frederick Harrison
Kau bilang apa, hm?
Catrina Grace
[ Mengeleng dengan cepat, tapi masih menatap mata Frederick ]
Frederick Harrison
[ Tersenyum ]
Frederick Harrison
[ Tiba-tiba mengelap bibir catrina yang basah dengan ibu jarinya ]
Tatapan itu minta diterkam kau tahu?
*Seringai
Catrina Grace
[ Semakin menatap Frederick tanpa berkedip ]
Frederick Harrison
[ Tersenyum lalu membelai surai Catrina ]
Mandi dan bersiaplah Putri, kita harus bersiap untuk ke Kediaman Earl.
Catrina Grace
[ Mengerutkan Dahi ]
Kerumah Nenek? Kenapa?
Frederick Harrison
Kau akan tahu saat disana.
[ Menatap Catrina ]
Catrina Grace
[ Mengerucutkan bibirnya ]
Menjengkelkan.
Frederick Harrison
[ Terkekeh ]
Huh, Expresi apa itu?
Frederick Harrison
Kau sedih karena aku tidak melakukan hal lebih padamu? Kau ingin lebih?
Catrina Grace
[ Melotot ]
Tidak!! jangan ngelantur-!
Frederick Harrison
Kalau begitu pergilah.
Frederick Harrison
Atau ku angap kau akan bertanggung jawab dengan sesuatu yang lebih dari sekedar Ciuman.
[ Seringai ]
Catrina Grace
[ Menatap Frederick dan begidik ngeri ]
No!!
Catrina dengan cepat langsung meloncat untuk turun dari meja dan segera berlari menuju ke kamar mandi dan meninggalkan Frederick.
Frederick Harrison
[ Tertawa singkat, dan langsung menyandarkan tubuhnya ke dinding ]
Frederick Harrison
Ini gila, Catrina.
[ Menyentuh bibirnya ]
Frederick Harrison
[ Tatapan pindah kearah tumpukan berkas diatas bufet ]
Merpati kecil ini layak untuk di bebaskan, Kan?
Frederick Harrison
[ Berjalan kearah berkas tersebut ]
Catrina, aku menikahinya di usianya yang masih 19 tahun.
Frederick Harrison
[ Terkekeh ]
Tapi dia sudah bertumbuh dengan cepat dan benar-benar mulai menjadi godaan terbesarku saat ini.
Frederick Harrison
[ Membuka berkas dan mengeluarkan sebuah foto ]
Diana Victoria-!
Frederick Harrison
Kali ini, kau akan menyesal karena telah melukai ratu-ku.
[ Meremat foto Diana dan membuagnya ]
Author
Ehem, sesuai janji authorr
Author
Pembaca paling aktif dan paling banyak membaca di karya Author minggu ini adalah.....
Author
Terima kasih untuk para pembaca paling aktif dan paling sering membaca di minggu ini! Dukungan kalian luar biasa dan sangat berarti buat Author love uuu. buat yang lain juga aktif kok♡
Author
Oke deh, Kita tunggu siapa yang akan jadi pembaca aktif minggu depan—jadi tetap semangat untuk like, komen, dan vote ya!♡
Comments
UhAhShit💩
yeaayy Frederick akhirnya tau ,, bntar lg lanjooott 🌚🌚🌚
2025-02-03
1
Queen16🌷🐜
semangat Thor,, up yg bnyk 😁
2025-02-02
1
🌺💮🏵️🌸elaxsc🌸🏵️💮🌺
Gilaaaa!!, keren amayy
2025-02-03
3