12. Anniversary-3: Lose Control ¹⁸⁺
"Anniversary-3: Lose Control"
Frederick duduk di kursi kerjanya, menatap kosong ke tumpukan dokumen di mejanya. Sudah dua jam sejak ia meninggalkan kamar, memastikan Catrina tertidur sebelum ia pergi. Namun, pikirannya tetap tak bisa tenang.
Frederick meraih gelas whiskey di meja, menyesapnya perlahan. Matanya menerawang ke jendela besar yang menampilkan pekarangan mansion yang gelap.
Frederick Harrison
[ Kembali mengingat percakapan dengan Catrina beberapa jam lalu ]
Frederick Harrison
Aku sudah berjanji tak akan menyentuhnya, kecuali dia yang memancingnya.
Frederick Harrison
Kukira aku telah melongarkan rasa tertekanya, dan membuatnya merasa tenang.
Frederick Harrison
Namun disisi lain rasanya menganjal padaku, Sial!
Frederick Harrison
[ Mengeram pelan ]
Kenapa kau semakin sulit diatasi, Tuan Putri?
Frederick memejamkan mata, membiarkan pikirannya sesekali kembali ke masa lalu.
Ruangan besar itu dipenuhi oleh keluarga mereka. Pertemuan formal antara dua keluarga besar.
Di sanalah ia pertama kali melihatnya—Catrina.
Saat itu, Catrina baru berusia 18 tahun. Cantik, manis, tapi dengan tatapan mata yang begitu tajam hingga menusuk ke dalam dirinya. Bahkan sebelum mereka saling berbicara, Frederick tahu bahwa Catrina membencinya pada pandangan pertama.
Dan seiring berjalannya waktu, perasaan itu tak pernah berubah.
Frederick Harrison
Bahkan setelah pernikahan ini berjalan selama dua tahun, kurasa dia masih membenciku.
[ Seringai ]
Ia ingat bagaimana Catrina selalu menghindari kontak mata, bagaimana ia menentang banyak hal, bagaimana Catrina selalu berusaha menjauhi Frederick.
Tapi semuanya berubah setelah ia kembali dari perjalanan dinas panjangnya.
Frederick Harrison
Aku tahu ini karena Diana. Dia menekannya, memaksanya berubah.
[ Mengeraskan ragangnya ]
Frederick Harrison
Karena pada dasarnya, pernikahan ini hanya pencitraan untuk keuntungan masing-masing. Termasuk hartaku bagi Diana.
Namun Frederick, ia tak tahu kenapa ia begitu menikmati saat Catrina berusaha menyenangkannya, meskipun mungkin terpaksa. Ia menikmati saat Catrina mulai mendekatinya, meskipun dengan canggung.
Dan yang paling parah—Frederick tidak ingin menyelamatkannya dari Diana terlalu cepat.
Frederick Harrison
[ Terkekeh ]
Karena aku egois, aku tak ingin semua hilang begitu saja.
Frederick Harrison
[ Menghembuskan napas berat, menatap whiskey di tangannya ]
Frederick Harrison
[ Berdiri, berjalan ke jendela besar, menatap pantulan dirinya sendiri di kaca ]
Aku tak pernah menyangka Catrina. di balik semua ketajaman itu, ada sesuatu yang lebih.
Frederick Harrison
Kulitnya yang lembut.
Bibirnya yang manis.
Tatapan matanya yang begitu kuat.
Frederick menutup mata sejenak, lalu tersenyum kecil.
Sudah hampir tiga tahun sejak pernikahan mereka dimulai.
Dan malam ini... adalah hari itu.
Dengan langkah tenang, ia akhirnya berbalik, berjalan menuju kamar.
Begitu pintu terbuka, langkah Frederick langsung terhenti.
Catrina, Ia berdiri di sana. Mengenakan gaun tidur yang tipis dan sedikit tembus pandang, dengan warna lembut keabuan yang berpadu dengan cahaya remang di kamar. Punggungnya terbuka, menampilkan kulitnya yang halus, dan rambutnya terikat dengan gaya yang berbeda dari biasanya.
Frederick Harrison
[ Mengepalkan tangannya ]
-Catrina
Catrina Grace
[ Menoleh & Tersenyum lembut ]
Frederick, ku kira kau tidak akan tidur bersama ku-
Catrina Grace
[ Mendekat ]
Namun sebelum sempat benar-benar dekat—
Frederick bergerak lebih dulu.
Dalam satu gerakan cepat, ia memutar tubuh Catrina dan menguncinya dimeja rias lalu menatap tajam mata Catrina dari pantulan cermin.
Frederick Harrison
[ Membelai punggung Catrina dengan lembut, namun tatapannya menatap mata Catrina dari pantulan cermin ]
Catrina Grace
Mm-
[ Mengigit bibirnya ]
Frederick Harrison
[ Suara berat ]
Apa ini Tuan putri?!!
Catrina Grace
[ Sedikit gugup, tapi ia tidak menghindar ]
Frederick, har-
Frederick Harrison
CUP
[ Langsung menyambar bibir Catrina ]
Frederick tidak memberinya kesempatan bicara. Ia langsung mencium bibir Catrina, melumatnya dalam tanpa banyak kata.
Frederick Harrison
[ Memcium Catrina, Melumatnya ]
Cup-!
Catrina Grace
[ Menutup mata dan menikmatinya ]
Mmmh-
Frederick Harrison
[ Semakin memperdalam pautanya ]
*Mengigit kecil bibirnya Catrina
Catrina Grace
[ Meremat kerah kemeja Frederick ]
Tangan Frederick bergerak memutar tubuh Catrina, mendudukanya di meja dan menariknya mendekat.
Catrina Grace
[ Membelai rahang Frederick ]
Frederick Harrison
[ Membelai paha Catrina hingga kebagian dalam ]
Frederick Harrison
[ Semakin memanas ]
*Menarik tengkuk Catrina perlahan
Beberapa saat kemudian, Frederick akhirnya menarik diri, menatap Catrina dengan napas sedikit memburu.
Frederick Harrison
[ Mengatur napas ]
Ha-h, Maaf!
Frederick Harrison
[ Merasa bersalah ]
Catrina Grace
[ Mengerutkan Dahi & membelai wajah Frederick ]
Kenapa Frederick-?
Frederick Harrison
Aku telah mengingkari ucapanku sendiri, Catrina. Maafkan aku.
[ Mencium telapak tangan Catrina ]
Catrina Grace
[ Catrina terdiam sejenak, lalu terkekeh pelan ]
Kau ingin berhenti Frederick-?
Frederick Harrison
[ Menatap tajam Catrina ]
Ha-h, Catrina. Yang satu ini keterlaluan!
Frederick Harrison
Jangan bermain-main. Kau tahu konsekuensinya kan?
Catrina Grace
[ Terdiam sesaat ]
Frederick Harrison
[ Menatap tubuh Catrina dari pantulan Cermin ]
Frederick Harrison
Maafkan aku telah melewati batas Catrina, kau bisa pergi sekarang.
[ Nafas berat ]
Catrina Grace
[ Menatap Frederick ]
Tidak Frederick-
Frederick Harrison
[ Terkekeh ]
Catrina Grace
Frederick, aku tidak akan berhenti disini. Ak-aku ingin merasakan bibir ini menyentuh seluruh tubuhku..
[ Membelai bibir Frederick ]
Frederick Harrison
Sial-! berani-beraninya kau mengatakan hal se fulgar itu dihadapanku yang sedang horny!
*Batin
Frederick Harrison
[ Nafas memburu ]
Kau semakin memancingku Catrina!
Catrina Grace
Aku pernah memilih pergi saat kau mengancam ku untuk bertanggung jawab setelah aku mengodamu..
Frederick Harrison
[ Tatapan elang ]
Catrina, cukup! aku akan beri kesempatan dirimu untuk pergi.
Frederick Harrison
Kau bisa pergi dalam 3 detik, atau..
Frederick Harrison
Kau masih ingin menetap?
Frederick Harrison
[ Menatap tubuh Catrina ]
Kurasa sangat mudah juga untuk membuka pakaian mu, ini hanya kain tipis yang mungkin akan robek saat aku menariknya.
Frederick Harrison
Jadi pilih lah pilihan yang benar, Catrina.
Frederick Harrison
Tiga.. Dua..
Sebelum hitungan satu, Catrina mendekat, mengecup bibirnya perlahan.
Catrina Grace
Aku tak akan berhenti Frederick!! aku akan bertanggung jawab
[ Tersenyum ]
Frederick Harrison
Tuan putri ini juga sedang adamaunya.
[ Batin & Seringai ]
Catrina Grace
[ Melirik Jam ]
Frederick Harrison
[ Ikut melirik jam mengikuti Catrina ]
Catrina Grace
[ Berbisik ]
Catrina Grace
Frederick, happy 3rd wedding anniversary.
[ Berbisik sensual ]
Frederick Harrison
[ Terdiam ]
Frederick Harrison
[ Ia menatap wajah Catrina yang begitu dekat, lalu menyeringai kecil ]
Kurasa semuanya jelas sekarang.
*Batin
Frederick Harrison
Ini hadiah yang indah,Tuan Putri..
Tanpa menunggu lebih lama, ia kembali mencium Catrina. Kali ini lebih lembut, tapi tetap intens, seakan ingin mengingatkan siapa yang berkuasa di sini.
Catrina: "Aku sudah memutuskannya Frederick."
Author
Ekhem, kurang bar-bar ya?
Author
Oh ya hari ini hari minggu dan Author bakal umumin pembaca teraktif mingguan dan pembaca paling sering membaca di karya Author
Author
Terima kasih sebesar-besarnya untuk "Pacarnya Jun Gkook" sebagai Pembaca Teraktif Minggu Ini dan "Keenan Nur" sebagai Pembaca dengan Bacaan Terbanyak Minggu Ini! Dukungan kalian luar biasa dan membuatku semakin semangat menulis. Kalian keren banget!
Author
Dan tentu saja, terima kasih juga untuk semua pembaca lainnya yang sudah setia mengikuti "Di Bawah Gairah Suamiku".
Author
Setiap like, komen, dan vote dari kalian benar-benar berarti banget pokoknyaa
Author
Siapa yang akan jadi pembaca teraktif minggu depan? Ayo tunjukkan semangat kalian! Jangan lupa tetap stay tune dan nantikan episode selanjutnya!
Comments
🐰lily
lanjoooot kk.... chapter selanjutnya harus hot pokoknya💃💃
2025-02-11
1
Putri Putri
thorr up nya lama bgttt
2025-02-11
1
Viktorya fahtihmantul zahrah
sumpah gue senyum senyum sendiri cpet engga Thor up lagi yang banyak. gemes😚
2025-02-14
2