Kakek Kura-kura Pemarah

Mu Lingyao yang berada di ruang istirahat, beberapa kali memperhatikan sekitar. Semua interior di dalamnya tidak bisa dikatakan mewah. Tapi sebenarnya agak aneh di mata wanita itu.

Pelayan yang mengantarnya tidak tinggal lama. Jadi dia sendirian di sana.

"Xiao Fu, di mana aku harus duduk?" tanyanya.

Mu Lingyao melihat seisi ruangan. Hanya ada beberapa batu karang yang dipahat rapi. Serta meja batu bundar di tengahnya.

"Di batu itu, tentu saja." Xiao Fu yang berenang di dalam bola air kristal tidak terlihat terkejut jika Mu Lingyao menanyakan hal tersebut.

"Tidak ada kursi?" tanyanya.

"Tuan, mereka manusia binatang. Kursi apa yang dibutuhkan untuk duduk jika mereka bisa tidur di mana saja," jelas ikan itu agak kesal.

"Bukankah ikan tidur di air?"

"..." Xiao Fu memilih untuk diam. Tuan konyolnya ini sedikit lebih bodoh dari pada perkiraannya.

"Aku tidak menyangka jika istana ini lumayan mewah. Semuanya bertema laut dan ikan. Ada terumbu karang, batu karang unik, mutiara, bebatuan bawah laut, kolam buatan yang dalam, dinding dengan ukiran lumba-lumba dan paus ..." Mu Lingyao mulai mengingat apa saja yang ditunjukkan pelayan padanya saat berkeliling tadi.

"... Tidak kusangka kamu memiliki ingatan yang bagus," kata Xiao Fu agak terkesan.

"Tentu saja. Aku harus mengingatnya untuk memastikan, apakah ada sesuatu yang boleh dimakan atau tidak."

"..." Kutarik kata-kata ku tadi, dasar tuan bodoh! Batin Xiao Fu.

Mu Lingyao akhirnya duduk di batu karang yang telah dipahat. Ia juga memeriksa kualitas meja batu yang tampaknya juga berasal dari dalam laut.

Apakah semua benda di istana ini dari laut? Pikirnya.

Ia mulai bosan dan akhirnya memilih untuk melihat pemandangan luar dari lubang yang cukup lebar.

"Lubang udara ini lumayan," gumamnya.

"Itu jendela," kata Xiao Fu yang diletakkan di atas meja batu.

"Jendela? Sekecil ini? Bahkan ini hanya muat kepalaku saja," keluhnya.

"...."

Memang hanya bisa muat kepala Mu Lingyao. Xiao Fu tahu itu.

Tapi!

Tetapi!

Tetapi jika jendela bulat berjejer hingga ke ujung, apakah masih dikatakan lubang udara?

Ada lebih dari sembilan jendela buat di depan mereka.

Apakah tuannya ini buta? Pikir Xiao Fu.

Pemandangan di luar disuguhkan dengan kolam luas alami. Ada beberapa batu sungai di pinggirannya sebagai pembatas.

Mu Lingyao bisa melihat beberapa ikan berenang di sana.

Mungkinkah dia bisa memancing juga? Harusnya ikan di kolam bukan jenis duyung 'kan?

"Eh, Xiao Fu. Ada anak kura-kura di sana. Tempurung nya cantik," katanya seraya buru-buru mengambil bola air kristal dan meminta Xiao Fu melihatnya.

Ketika Xiao Fu melihat apa yang dimaksud tuannya, dia mendengus.

"Tuan, apakah kamu buta? Jelas itu kura-kura dewasa, ukurannya saja yang kecil. Jangan tertipu," jelasnya.

"Bukankah kura-kura dewasa memiliki tubuh yang besar?"

Xiao Fu memiliki keinginan untuk memutar bola matanya. "Memang benar. Tapi yang ini berbeda. Itu kura-kura peramal."

"Mungkinkah itu kakek kura-kura yang dimaksud Ibu Suri?"

"Mana aku tahu."

Xiao Fu tidak pernah bertemu dengannya. Apa lagi melihat dan berkenalan. Dan terlebih lagi, kura-kura itu tidak muncul di novel aslinya.

Tampaknya segalanya mulai berubah setelah Mu Lingyao memasuki dunia novel ini.

Mu Lingyao penasaran hingga akhirnya dia keluar ruang istirahat untuk mengeceknya sendiri. Setelah diam-diam pergi ke halaman belakang, akhirnya ia bisa melihat kolam luas yang jernih.

Di tepi kolam ikan, kura-kura kecil melihat Mu Lingyao, akhirnya menyembunyikan tubuhnya ke dalam tempurung.

"Tidak mungkin kakek kura-kura peramal. Lihatlah tempurungnya, ini jelas betina," kata Mu Lingyao percaya diri.

"Hanya karena tempurungnya cantik, bukan berarti betina, tuanku. Ini jelas jantan. Usianya juga lebih dari seribu tahun."

"Tidak mungkin!" Mu Lingyao mengambil kura-kura kecil itu. "Pasti betina."

"Sudah kubilang itu jantan. Aku ini ikan dan tahu jenis kelamin hewan lain. Kamu mau meremehkanku?"

Mu Lingyao akhirnya terdiam. Ia merasa sangat disayangkan jika kura-kura ini berjenis kelamin jantan.

Kenapa harus memiliki tempurung yang cantik?

Mungkinkah kura-kura juga memiliki perawatan kecantikan?

"Seandainya ini bukan kura-kura peramal, aku pasti akan membuat sup kura-kura," katanya.

"Kamu hanya memikirkan makanan. Apakah manusia memang seperti itu?" Xiao Fu merasa heran.

Tampaknya Mu Lingyao tidak pernah berhenti membahas makanan.

"Tanpa makanan, manusia mati," jawabnya.

"Humph! Ikan juga pasti mati jika tidak makan!" Xiao Fu juga seekor ikan, bukan dewa.

Mu Lingyao memperhatikan kura-kura itu. Ia hanya bisa memperhatikan tempurungnya saja. Apakah kura-kura ini pemalu?

"Kura-kura tua memiliki gizi yang banyak. Sayangnya pasti alot dan harus merebusnya untuk waktu yang lama," katanya lagi.

Tiba-tiba saja, kepala dan keempat kaki kura-kura yang dipegang Mu Lingyao, keluar begitu saja. Yang sangat mengejutkan wanita muda itu.

Suara lelaki tua terdengar dari kura-kura itu. "Dasar manusia! Siapa yang ingin kamu rebus? Dasar anak muda tidak sopan!"

Kepala kura-kura yang menyembul dari cangkangnya terlihat keriput di mana-mana. Bahkan membuka mulutnya, menatap Mu Lingyao dengan tajam.

Mu Lingyao seketika berteriak dan melempar kura-kura itu ke kolam ikan. Dengan jantung berdebar, dia mengucapkan banyak kata yang tidak dimengerti siapa pun.

Kemudian dia bergumam, "Demi Dewa Langit dan Bumi, kura-kura itu jelek sekali! Mengagetkanku sampai mati!"

Ia menepuk dadanya beberapa kali dan menenangkan jantungnya yang berdebar.

Seekor kura-kura kecil yang dilempar ke kolam akhirnya muncul ke permukaan. Tubuhnya mengambang seraya menatap Mu Lingyao, tidak bersahabat sama sekali.

"Siapa yang kamu bilang jelek? Semua anggota keluarga mu jelek!" ejek kura-kura tua itu.

"Jangan fitnah! Aku bahkan tidak tahu rupa orangtua kandungku. Bagaimana mungkin mereka jelek jika aku terlahir cantik?"

Mu Lingyao menyentuh wajahnya sendiri. Dia sangat cantik, oke?

"...."

Kura-kura Tua itu terdiam setelah mendengar jawaban Mu Lingyao. Dia bukan lelaki tua yang usil. Tapi dia cukup pendendam.

"Apakah kamu betina yang dibawa anak naga itu?" tanyanya mengalihkan topik.

"Kura-kura Tua, jangan panggil aku betina, panggil aku wanita. Aku ini manusia," kata Mu Lingyao mengoreksi. "Siapa anak naga yang kamu maksud?" tanyanya balik.

"... Long Mujue," jawabnya.

"Oh, jadi ikan biru itu. Benar! Panggil aku Yaoyao. Kura-kura Tua, sapa namamu?"

"..."

Kura-kura Tua itu akhirnya sadar jika wanita yang berdiri di depannya saat ini adalah orang yang ditakdirkan dalam mimpinya. Agak bodoh ... pikirnya.

Ia berenang menuju tepian kolam. Namun bebatuan di tepi kolam cukup tinggi untuknya sehingga membuat tubuh kecilnya kesulitan naik.

Akhirnya, Mu Lingyao turun tangan untuk membantunya. Dia mengangkat Kura-kura Tua itu.

"Kenapa tubuhmu begitu kecil jika jiwamu sangat tua? Mungkinkah wujud manusia binatang mu seorang lelaki tua bungkuk?"

Kura-kura Tua itu sangat marah hingga menggertakkan semua kakinya di udara.

"Dasar manusia tidak sopan! Turunkan aku! Kamu pikir aku tidak mampu memanjat, hah?"

"Kura-kura Tua, aku hanya membantumu. Jangan malu!"

"Dasar manusia tidak tahu malu! Siapa yang malu?!" Suara Kura-kura Tua itu tidak kecil sehingga membuat ikan-ikan di kolam itu menonton diam-diam.

Mu Lingyao meletakkan Kura-kura Tua di atas batu besar sehingga ia tidak harus menunduk untuk berbicara dengannya.

Xiao Fu yang berada di dalam bola air kristal hanya terdiam. Kura-kura Tua itu cukup pemarah, pikirnya.

Mungkin karena marah setelah diejek Mu Lingyao, Kura-kura Tua itu akhirnya berubah menjadi seorang lelaki tua berambut putih. Tubuhnya lebih pendek dari Mu Lingyao, sedikit bungkuk seperti kakek berumur pada umumnya.

Janggut dan kumisnya panjang. Bahkan alisnya saja hampir menutupi matanya.

Mu Lingyao terkejut sejenak sebelum akhirnya menemukan sesuatu yang berbeda dari tubuh pria tua itu.

"Kakek Kura-kura, kenapa kamu tidak memiliki tempurung di punggungmu?"

Terpopuler

Comments

nadya_hime

nadya_hime

Hadddeuh .. ngakak mulu aq dari tadi, si Yaoyao polos beud & konyol jadi emang terkesan bodoh yak.. kocak asli dah.. 😅

2025-02-11

0

Sonya Kapahang

Sonya Kapahang

heroine nya kali ini lucu bgt, Kak Risa.. Konyol dan unik.. 😂😂😂

2025-01-18

1

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

/Facepalm//Facepalm//Facepalm/hayoo loh Lingyao

2025-01-18

1

lihat semua
Episodes
1 Bertransmigrasi
2 SAPAAN PENULIS!
3 Menjalankan Misi
4 Pikiran Long Mujue
5 Kamu Milikku, Pasanganku
6 Tidak Sulit Untuk Dibesarkan
7 Selera Mu Lingyao Sedikit Menakutkan
8 Long Mujue Memikirkan Masa Depan
9 Wanita yang Istimewa
10 Musuh Di Jalan Sempit
11 Predator Di Antara Predator
12 Disukai Para Ikan
13 Naga Biru dari Selatan
14 Pulau Atlantis Selatan
15 Menjadi Leluhur (Dimanja)
16 Kakek Kura-kura Pemarah
17 Misi Mengubah Plot Berdarah
18 Pernikahan Kaisar Duyung Biru
19 Kesayangan Dewa Koi
20 Asal-usul Long Mujue
21 Tanda Kepemilikan Naga Biru
22 Pergi Ke Daratan Luar Pulau
23 Ras Naga Api yang Nakal
24 Kelinci Temperamental
25 Pukulan Palu Keberuntungan
26 Jatuh Cinta Pada Mu Lingyao
27 Pria Duyung Bermata Emas
28 Mimpi Adalah Pertanda
29 Musuh Di Balik Kegelapan
30 You Thie Mengalami Nasib Sial
31 Mengakui Segalanya
32 Memicu Misi Tersembunyi
33 Menyusun Rencana
34 Menganggap Naga Sebagai Rusa
35 Hong Zhaoren Menggoda Yaoyao
36 Mendandani Pria Cantik
37 Orangtua Tidak Normal
38 Akan Ada Badai
39 Rencana Tersembunyi Musuh
40 Kelinci yang Malang
41 Progres Penyelesaian Misi
42 Menjadi Duyung Koi
43 Serangan Di Alam Mimpi
44 Pernikahan yang Berjalan Lancar
45 Penemuan Tidak Terduga
46 Rencana Merebut Harta Karun
47 Perlindungan Hewan Langka Tidak Berlaku
48 Merak yang Tidak Sopan Dan Sombong
49 Mengembalikan Harta Karun
50 Tidak Sengaja Memicu Keberhasilan Misi
51 Menjadi Duyung Koi
52 Harimau Tetaplah Seekor Kucing Besar
53 Sudah Lama Menantikan Kedatanganmu
54 Misi Advance Terpicu
55 Bencana Keluar Dari Mulut
56 Kunjungan Tidak Terduga
57 Keberhasilan Misi Advance
58 Musuh Datang Ke Pintu
59 Mu Lingyao Vs Mo Hualing
60 Diterjang Badai Lautan
61 Kelompok Pemberontak
62 Akan Terjadi Cepat Atau Lambat
63 Pembawa Pesan Dari Utara
64 Menguntungkan Satu Sama Lain
65 Menginjak Alam Para Dewa
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Bertransmigrasi
2
SAPAAN PENULIS!
3
Menjalankan Misi
4
Pikiran Long Mujue
5
Kamu Milikku, Pasanganku
6
Tidak Sulit Untuk Dibesarkan
7
Selera Mu Lingyao Sedikit Menakutkan
8
Long Mujue Memikirkan Masa Depan
9
Wanita yang Istimewa
10
Musuh Di Jalan Sempit
11
Predator Di Antara Predator
12
Disukai Para Ikan
13
Naga Biru dari Selatan
14
Pulau Atlantis Selatan
15
Menjadi Leluhur (Dimanja)
16
Kakek Kura-kura Pemarah
17
Misi Mengubah Plot Berdarah
18
Pernikahan Kaisar Duyung Biru
19
Kesayangan Dewa Koi
20
Asal-usul Long Mujue
21
Tanda Kepemilikan Naga Biru
22
Pergi Ke Daratan Luar Pulau
23
Ras Naga Api yang Nakal
24
Kelinci Temperamental
25
Pukulan Palu Keberuntungan
26
Jatuh Cinta Pada Mu Lingyao
27
Pria Duyung Bermata Emas
28
Mimpi Adalah Pertanda
29
Musuh Di Balik Kegelapan
30
You Thie Mengalami Nasib Sial
31
Mengakui Segalanya
32
Memicu Misi Tersembunyi
33
Menyusun Rencana
34
Menganggap Naga Sebagai Rusa
35
Hong Zhaoren Menggoda Yaoyao
36
Mendandani Pria Cantik
37
Orangtua Tidak Normal
38
Akan Ada Badai
39
Rencana Tersembunyi Musuh
40
Kelinci yang Malang
41
Progres Penyelesaian Misi
42
Menjadi Duyung Koi
43
Serangan Di Alam Mimpi
44
Pernikahan yang Berjalan Lancar
45
Penemuan Tidak Terduga
46
Rencana Merebut Harta Karun
47
Perlindungan Hewan Langka Tidak Berlaku
48
Merak yang Tidak Sopan Dan Sombong
49
Mengembalikan Harta Karun
50
Tidak Sengaja Memicu Keberhasilan Misi
51
Menjadi Duyung Koi
52
Harimau Tetaplah Seekor Kucing Besar
53
Sudah Lama Menantikan Kedatanganmu
54
Misi Advance Terpicu
55
Bencana Keluar Dari Mulut
56
Kunjungan Tidak Terduga
57
Keberhasilan Misi Advance
58
Musuh Datang Ke Pintu
59
Mu Lingyao Vs Mo Hualing
60
Diterjang Badai Lautan
61
Kelompok Pemberontak
62
Akan Terjadi Cepat Atau Lambat
63
Pembawa Pesan Dari Utara
64
Menguntungkan Satu Sama Lain
65
Menginjak Alam Para Dewa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!