Wanita yang Istimewa

Bukankah itu ikan koi?

Long Mujue masih bisa merasakan energi spiritual dari ikan itu. Dilihat dari auranya saja, ia tahu ikan itu berasal dari ras koi. Harusnya memiliki usia yang jauh lebih tua darinya.

Melihat Mu Lingyao lagi, pria itu sedikit penasaran.

"Yaoyao, tahukah kamu ikan itu?" tanyanya.

"Tahu!" Mu Lingyao mengangguk. "Namanya Xiao Fu ... Ikan peliharaanku."

"..."

Beranikah kamu menjadikan ikan koi itu sebagai hewan peliharaan? Batinnya.

"Sungguh, namanya Xiao Fu!" Mu Lingyao melihatnya terdiam, mengira tidak mempercayainya. "Benarkan, Xiao Fu?" Ia melirik ikan itu.

Ikan koi kecil itu menggoyangkan tubuhnya sedikit. "... Benar."

Long Mujue tidak terkejut ketika mendengar Xiao Fu berbicara. Ia hanya kaget karena Mu Lingyao mengatakan jika koi itu peliharaannya.

"Bagaimana ... bisa menjadi ikan peliharaan?" tanyanya ragu.

"Oh, soal itu ..." Mu Lingyao tertawa canggung. "Sebenarnya ... Aku tak sengaja melihat Xiao Fu yang tubuh gemuknya tersangkut di lubang anak kepiting."

"Lubang anak kepiting?"

Long Mujue tidak tahu seperti apa lubang anak kepiting. Tetapi Xiao Fu berbeda.

Beraninya berkata dirinya tersangkut di lubang anak kepiting?

Seberapa besar lubang anak kepiting?

Jangankan tubuhnya, kepalanya sendiri bahkan tidak bisa masuk ke lubang yang digali anak kepiting.

"Yang Mulia!" Zhu Yu dan Yue Yu dengan cepat menyusul. "Nona Mu, apakah kamu baik-baik saja?" tanya Zhu Yu.

"Aku baik-baik saja. Maaf, membuat kalian khawatir."

Zhu Yu dan Yue Yu langsung menggelengkan kepala berulang kali ketika melihat tatapan Long Mujue.

"Tidak, tidak, tidak. Ini karena kami berdua yang terlalu berlebihan saat kamu belum kembali ke gua."

Long Mujue melihat ikan koi di sungai, lalu melihat Mu Lingyao. "Kembali dulu ke gua. Mari bahas sisanya besok," katanya.

"Tapi, Xiao Fu ... Aku tidak bisa meninggalkannya di sini." Mu Lingyao benar-benar tidak tahu bagaimana cara membawa Xiao Fu.

"Jangan khawatir."

Long Mujue menggunakan kekuatan spiritualnya. Ia membentuk bola air seukuran toples ikan hias.

Bola air yang sangat bening itu menarik perhatian Mu Lingyao.

"Ini bola air kristal yang sering ras kami buat untuk dibawa bepergian jauh di daratan. Ikan itu bisa hidup di dalam dan kamu bisa membawanya ke mana pun," jelas Long Mujue.

"Bukankah ini mudah pecah?" Mu Lingyao menerima bola air itu. Ternyata permukaannya sangat keras.

"Jangan khawatir, tidak akan pecah bahkan jika mengenai batu karang sekali pun," jawab pria itu.

"Benarkah?"

Mu Lingyao penasaran. Dia menyerahkan lentera pada Long Mujue lalu membawa bola air kristal ke bebatuan yang ada di tepi sungai.

Ia mengetes apakah benar bola air kristal tidak akan pecah.

"Tuan, kamu tidak perlu mengetesnya. Benar-benar tidak akan pecah!"

Xiao Fu ingin sekali meninggalkan sungai dingin ini dan tinggal di bola air kristal.

Suara ikan koi itu menarik perhatian Zhu Yu dan Yue Yu. Keduanya segera berlutut dan meminta berkah.

"Tuan Koi, tolong berkahi kami dengan keberuntungan!"

"Jangan minta padaku. Aku bukan dewa koi!" Xiao Fu menolak.

"Tuan Koi, kami benar-benar butuh berkahmu untuk kemakmuran ras ikan duyung biru."

"Berhentilah meminta padaku! Jangan memperpendek umur panjangku! Dasar manusia ikan!" Leluhur ikan koi itu marah.

"Bukankah kamu juga manusia ikan?" tanya Yue Yu.

"..."

Setidaknya aku adalah leluhur ikan koi! Batin Xiao Fu.

Dua manusia ikan dan seekor koi berdebat di tepi sungai.

Sedangkan Mu Lingyao sibuk mengetes bola air kristal. Ia telah berulang kali menjatuhkan bola air kristal ke batu dan bahkan menggepreknya juga. Hasilnya tetap sama, utuh sempurna.

"Luar biasa. Long Mujue, kekuatanmu benar-benar hebat!" Mu Lingyao tiba-tiba saja jatuh cinta pada bola air kristal itu.

"Baguslah kalau kamu suka."

Pria itu mengangguk tenang. Tapi ketenangan di hatinya telah menimbulkan riak. Ini perasaan yang tidak pernah ia miliki di kehidupan sebelumnya.

"Xiao Fu! Toples ini bagus. Kamu bisa tinggal di dalamnya tanpa khawatir sama sekali." Mu Lingyao menghampiri ikan itu.

Xiao Fu yang sedang berdebat dengan kedua pria itu, menoleh. "Itu bola air kristal, bukan toples!"

"Ini toples berbentuk bola, sama saja."

"Jangan menyebutnya toples. Kenapa kedengarannya begitu murahan?" Ikan koi itu ingin merajuk.

"Masih beruntung karena aku tidak memasukkan mu ke dalam panci."

"..." Itu bahkan lebih buruk lagi, pikir Xiao Fu.

Ia dengan cepat melompat ke dalam bola air kristal tanpa kesulitan sama sekali. Membuat Long Mujue terkejut sejenak.

Seperti yang diketahui ras manusia ikan lainnya, bola air kristal yang keras tidak mudah ditembus baik dari luar atau dari dalam.

Tetapi Xiao Fu melakukannya tanpa kesulitan sedikit pun. Peliharaan wanita itu benar-benar bukan ikan koi biasa. Ia harus mencari tahu identitas aslinya di masa depan.

"Mari kembali dulu. Ini sudah larut." Long Mujue mengajak mereka semua kembali ke tenda.

Mu Lingyao bersin saat kembali ke tenda. Ia sepertinya masuk angin dan segera menarik selimutnya untuk menghangatkan diri.

Sebelum memejamkan matanya untuk kembali tidur, pandangannya tertuju pada panci.

"Lobster nya besar sekali. Itu lobster terbesar yang pernah kulihat dalam hidupku," gumamnya.

Bola air kristal ditempat tak jauh di dekat api unggun. Xiao Fu berenang malas di dalamnya.

"Yang kamu pikirkan hanya makan dan makan!"

"Haruskah aku memakanmu juga?" Mu Lingyao kesal.

Apa yang diketahui seekor ikan tentang makanan?

Ikan koi itu juga makanan manusia.

"..." Xiao Fu benar-benar merajuk. Sungguh manusia yang menyebalkan!

Akhirnya, Mu Lingyao tertidur setelah merasa tubuhnya menghangat kembali. Tidak ada yang bersuara. Bahkan Zhu Yu dan Yue Yu yang penasaran dengan Xiao Fu, memilih diam.

Namun Xiao Fu tidak takut jika Mu Lingyao akan terbangunkan oleh suara-suara di sekitar. Wanita itu benar-benar kelelahan malam ini.

"Hei, manusia ikan, namamu benar-benar Long Mujue bukan?" tanyanya saat melihat Long Mujue yang duduk di dekat api unggun.

"Ya," jawab Long Mujue dengan suara datar.

"Mari bicara berdua. Biarkan mereka keluar dulu," ucap Xiao Fu.

Long Mujue mengerutkan kening. "Meskipun kamu berasal dari ras koi yang beruntung, aku juga kaisar ras duyung biru. Tidak mudah untuk menuruti keinginanmu," jelasnya.

Xiao Fu mendengus dan berkata, "Aku sudah menjadi leluhur ras koi sebelum leluhur ikan duyung biru muncul. Tidakkah kamu penasaran kenapa bisa kembali lagi ke masa ini?"

Pria itu terkejut dengan pertanyaan Xiao Fu. Apakah ikan koi itu tahu sesuatu?

Mungkinkah kemunculan Mu Lingyao ada hubungannya dengan Xiao Fu?

Setelah berpikir cukup lama, Long Mujue langsung mengusir kedua pengawal pribadinya.

"Yang Mulia, jika butuh sesuatu, kami ada tak jauh dari sini," kata Zhu Yu yang langsung paham jika pembicaraan keduanya mungkin penting.

Keduanya segera pergi. Barulah setelah suasananya sepi, Long Mujue bertanya lebih dulu.

"Tahukah kamu jika aku dilahirkan kembali?"

Xiao Fu berenang dengan tubuh terbalik seraya menggoyangkan ekornya dengan malas.

"Tahu saja. Setiap kelahiran kembali memiliki alasan dan tujuan untuk memperbaiki kehidupan sebelumnya yang salah langkah. Dewa benar-benar memberimu kesempatan," jelasnya.

"Lalu bagaimana dengan Yaoyao?"

"Wanita itu, jangan banyak tahu tentang identitasnya. Kamu cukup tahu saja jika dia ditakdirkan di dunia ini. Dia merupakan wanita yang istimewa. Dewa Koi selalu menyertainya. Yah ... Walaupun dia agak lambat berpikir dan sedikit konyol, maklumi saja. Tugasmu hanya menjaganya."

Xiao Fu menjelaskannya dengan panjang kali lebar. Semua ini hanya demi misi.

Bagaimana dia tahu?

Tentu saja setelah ia mencerna lagi isi buku tentang dunia para manusia binatang ini.

Yang uniknya lagi, jalan cerita Long Mujue telah berubah dan tidak lagi terikat dengan buku novel.

Itu artinya hanya ada satu alasan ....

Pihak lain telah dilahirkan kembali.

Terpopuler

Comments

Sonya Kapahang

Sonya Kapahang

Lambat berpikir, konyol, dan suka makan.. Yaoyao, keren sekali jalan hidupMu.. 🤣🤣🤣🤣🤣

2025-01-14

1

_cloetffny

_cloetffny

berasa kurang panjang/Cry/

2025-01-14

2

Hasna 💙

Hasna 💙

kebiasaan q nih pdahal dah baca 2 bab masih berasa kurang terus /Grin/

2025-01-14

1

lihat semua
Episodes
1 Bertransmigrasi
2 SAPAAN PENULIS!
3 Menjalankan Misi
4 Pikiran Long Mujue
5 Kamu Milikku, Pasanganku
6 Tidak Sulit Untuk Dibesarkan
7 Selera Mu Lingyao Sedikit Menakutkan
8 Long Mujue Memikirkan Masa Depan
9 Wanita yang Istimewa
10 Musuh Di Jalan Sempit
11 Predator Di Antara Predator
12 Disukai Para Ikan
13 Naga Biru dari Selatan
14 Pulau Atlantis Selatan
15 Menjadi Leluhur (Dimanja)
16 Kakek Kura-kura Pemarah
17 Misi Mengubah Plot Berdarah
18 Pernikahan Kaisar Duyung Biru
19 Kesayangan Dewa Koi
20 Asal-usul Long Mujue
21 Tanda Kepemilikan Naga Biru
22 Pergi Ke Daratan Luar Pulau
23 Ras Naga Api yang Nakal
24 Kelinci Temperamental
25 Pukulan Palu Keberuntungan
26 Jatuh Cinta Pada Mu Lingyao
27 Pria Duyung Bermata Emas
28 Mimpi Adalah Pertanda
29 Musuh Di Balik Kegelapan
30 You Thie Mengalami Nasib Sial
31 Mengakui Segalanya
32 Memicu Misi Tersembunyi
33 Menyusun Rencana
34 Menganggap Naga Sebagai Rusa
35 Hong Zhaoren Menggoda Yaoyao
36 Mendandani Pria Cantik
37 Orangtua Tidak Normal
38 Akan Ada Badai
39 Rencana Tersembunyi Musuh
40 Kelinci yang Malang
41 Progres Penyelesaian Misi
42 Menjadi Duyung Koi
43 Serangan Di Alam Mimpi
44 Pernikahan yang Berjalan Lancar
45 Penemuan Tidak Terduga
46 Rencana Merebut Harta Karun
47 Perlindungan Hewan Langka Tidak Berlaku
48 Merak yang Tidak Sopan Dan Sombong
49 Mengembalikan Harta Karun
50 Tidak Sengaja Memicu Keberhasilan Misi
51 Menjadi Duyung Koi
52 Harimau Tetaplah Seekor Kucing Besar
53 Sudah Lama Menantikan Kedatanganmu
54 Misi Advance Terpicu
55 Bencana Keluar Dari Mulut
56 Kunjungan Tidak Terduga
57 Keberhasilan Misi Advance
58 Musuh Datang Ke Pintu
59 Mu Lingyao Vs Mo Hualing
60 Diterjang Badai Lautan
61 Kelompok Pemberontak
62 Akan Terjadi Cepat Atau Lambat
63 Pembawa Pesan Dari Utara
64 Menguntungkan Satu Sama Lain
65 Menginjak Alam Para Dewa
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Bertransmigrasi
2
SAPAAN PENULIS!
3
Menjalankan Misi
4
Pikiran Long Mujue
5
Kamu Milikku, Pasanganku
6
Tidak Sulit Untuk Dibesarkan
7
Selera Mu Lingyao Sedikit Menakutkan
8
Long Mujue Memikirkan Masa Depan
9
Wanita yang Istimewa
10
Musuh Di Jalan Sempit
11
Predator Di Antara Predator
12
Disukai Para Ikan
13
Naga Biru dari Selatan
14
Pulau Atlantis Selatan
15
Menjadi Leluhur (Dimanja)
16
Kakek Kura-kura Pemarah
17
Misi Mengubah Plot Berdarah
18
Pernikahan Kaisar Duyung Biru
19
Kesayangan Dewa Koi
20
Asal-usul Long Mujue
21
Tanda Kepemilikan Naga Biru
22
Pergi Ke Daratan Luar Pulau
23
Ras Naga Api yang Nakal
24
Kelinci Temperamental
25
Pukulan Palu Keberuntungan
26
Jatuh Cinta Pada Mu Lingyao
27
Pria Duyung Bermata Emas
28
Mimpi Adalah Pertanda
29
Musuh Di Balik Kegelapan
30
You Thie Mengalami Nasib Sial
31
Mengakui Segalanya
32
Memicu Misi Tersembunyi
33
Menyusun Rencana
34
Menganggap Naga Sebagai Rusa
35
Hong Zhaoren Menggoda Yaoyao
36
Mendandani Pria Cantik
37
Orangtua Tidak Normal
38
Akan Ada Badai
39
Rencana Tersembunyi Musuh
40
Kelinci yang Malang
41
Progres Penyelesaian Misi
42
Menjadi Duyung Koi
43
Serangan Di Alam Mimpi
44
Pernikahan yang Berjalan Lancar
45
Penemuan Tidak Terduga
46
Rencana Merebut Harta Karun
47
Perlindungan Hewan Langka Tidak Berlaku
48
Merak yang Tidak Sopan Dan Sombong
49
Mengembalikan Harta Karun
50
Tidak Sengaja Memicu Keberhasilan Misi
51
Menjadi Duyung Koi
52
Harimau Tetaplah Seekor Kucing Besar
53
Sudah Lama Menantikan Kedatanganmu
54
Misi Advance Terpicu
55
Bencana Keluar Dari Mulut
56
Kunjungan Tidak Terduga
57
Keberhasilan Misi Advance
58
Musuh Datang Ke Pintu
59
Mu Lingyao Vs Mo Hualing
60
Diterjang Badai Lautan
61
Kelompok Pemberontak
62
Akan Terjadi Cepat Atau Lambat
63
Pembawa Pesan Dari Utara
64
Menguntungkan Satu Sama Lain
65
Menginjak Alam Para Dewa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!