Selera Mu Lingyao Sedikit Menakutkan

“Tungku? Apa itu?” tanya Zhu Yu.

"Barang yang dirancang untuk memasak atau memanaskan sesuatu,” jawab Mu Lingyao sesuai dengan pengetahuannya.

Dia memberi tahu ketiganya tentang batu seperti apa serta ukuran yang diinginkan. Pada akhirnya, Zhu Yu dan Yue Yu yang mencari patahan batu di sekitar gua.

Setelah menemukannya, ketiga batu itu diletakkan mengelilingi api unggun. Barulah Mu Lingyao meletakan panci yang telah diisi air, memasukkan semua kepiting sampai air mendidih.

Entah karena panci yang terlalu kecil atau memang kepitingnya yang besar. Beberapa capit kepiting mencuat ke tepian panci, seraya mencoba untuk melarikan diri dari air panas.

Sesekali Mu Lingyao akan memukul capit kepiting dengan capitan makanan. Semua kepiting itu akhirnya gagal untuk menyelamatkan hidup kecilnya.

“...”

Ketiga putra duyung itu merasa jika Mu Lingyao tidak akan segan untuk memasak ikan apa pun di masa depan.

Mungkinkah ras manusia ini juga bisa memasak mereka menjadi ikan rebus?

“Kepiting akan matang setelah warnanya berubah. Lihat!”

Pikiran ketiga pria itu tergantikan dengan suara Mu Lingyao. Wanita itu rupanya telah mengangkat salah satu kepiting yang berubah menjadi warna oranye kemerahan, uap panas yang mengepul dari panci membuat Long Mujue khawatir.

“Biar aku yang mengangkat semua kepiting,” katanya.

Zhu Yu dan Yue Yu belum pernah melihat kejadian seperti ini sebelum nya.

“Bagaimana kepiting itu bisa berganti warna? Apakah merupakan spesies baru?” tanya Yue Yu.

Sudut mulut Mu Lingyao berkedut. “Bukan. Itu karena karena reaksi antara pigmen astaxanthin dan protein crustacyanin."

"Asta ... Crus— apa?" Zhu Yu tidak bisa memahaminya sama sekali.

Nah, Mu Lingyao lupa apa artinya. Jadi dia hanya bisa mengelak.

"Pokoknya sesuatu yang membuat kepiting berubah warna ketika dimasak."

Setelah semua kepiting diangkat, Mu Lingyao mengganti panci dengan wajan. Menumis semua bumbu yang telah ia haluskan sebelumnya.

Aromanya sangat harum hingga ketiga putra duyung itu merasa lapar.

Mu Lingyao memasak dengan cepat tanpa menjelaskan apa pun.

Kepiting dimasukkan ke dalam bumbu saus pedas asam manis lalu diaduk rata selama beberapa menit. Ketika air kuah mulai mengental, itu artinya sudah matang.

"Lihat, kepiting saus pedas asam manis yang nikmat siap untuk dimakan. Aku sudah lapar. Sayangnya tidak ada nasi," katanya.

"Nasi? Apa lagi itu?"

"Oh, itu makanan pokok untuk sebagian di antara ras ku. Padi yang dibersihkan hingga menjadi beras lalu dimasak menjadi nasi," jawab Mu Lingyao tanpa ragu sedikit pun.

Ketiga putra duyung itu tidak bisa membayangkannya, sehingga berhenti bertanya. Mereka fokus dengan kepiting lezat di dalam wajan.

Long Mujue memetik daun lebar yang kokoh untuk menaruh kepiting sehingga mereka bisa makan dengan leluasa.

"Selamat makan!" Mu Lingyao berdoa terlebih dahulu sebelum makan lalu menyantap daging kepiting yang lezat.

Zhu Yu dan Yue Yu saling berpandangan sebentar sebelum akhirnya mencicipinya sedikit. Barulah mata keduanya berbinar saat mencoba rasa daging kepiting yang kaya akan cita rasa.

"Ini enak sekali! Meski tidak selezat memakan daging tanpa dimasak, tapi rasa ini membuatku ketagihan." Yue Yu tidak berhenti makan saat bicara.

Zhu Yu sedikit batuk. "Mulutku rasanya mulai panas dan lidahku seperti terbakar."

"Itu karena rasa pedas." Mu Lingyao suka makanan pedas, jadi tidak masalah. "Bagaimana denganmu?" tanyanya seraya melirik Long Mujue yang duduk di sampingnya.

"Ini enak. Aku tidak tahu ada cara memasak seperti yang kamu sebutkan."

Biasanya, ras mereka hanya akan membuat api unggun untuk penerangan di malam hari. Setiap rumah akan menyalakan api unggun kecil tapi tidak pernah menggunakannya untuk hal lain.

Ia baru tahu jika api sebenarnya bisa digunakan untuk memasak makanan seperti ini.

"Benarkah? Oh, kalau begitu aku benar-benar luar biasa." Mu Lingyao memuji dirinya sendiri tanpa rasa malu sedikit pun.

"Akan ada banyak makanan lain yang ku masak di masa depan. Aku juga ingin memasak daging sapi dan ayam. Pasti sangat lezat!" imbuhnya seraya membayangkan semua kemungkinan yang akan terjadi.

Zhu Yu dan Yue Yu tersedak setelah mendengar keinginan Mu Lingyao. Bahkan Long Mujue batuk karena terkejut.

"Ada apa? Apakah ada yang aneh?"

Mu Lingyao melihat ketiganya tampak bersikap tak biasa, apa ada yang salah dengan perkataannya?

Long Mujue menggelengkan kepala. "Jika kamu ingin makan daging, aku akan mencarinya di hutan. Hanya hewan atau binatang liar yang bisa diburu."

"Bukankah sapi hanyalah hewan pemakan rumput biasa? Tidak mungkin manusia binatang juga bukan?" tanya wanita itu.

"Sapi dan ayam liar di hutan memang bisa dimakan. Tapi ada ras sapi dan ayam di daratan yang merupakan manusia binatang."

"..."

Mu Lingyao terdiam. Hidupnya benar-benar tidak mudah untuk makan daging di zaman beastman ini.

Ketika mereka menjadi hewan sepenuhnya, Mu Lingyao tidak akan bisa membedakan antara hewan sungguhan dan mana yang jadi-jadian.

"Apakah ... manusia binatang bisa berbicara saat mereka dalam wujud penuh?" tanyanya.

"Benar." Long Mujue mengangguk.

Ia khawatir Mu Lingyao tidak akan bisa membedakan mereka di masa depan. Mengingat bahwa wanita itu bukan manusia binatang.

Mungkin di mata Mu Lingyao, semua hewan sama saja, seonggok daging.

"Tidak heran saat aku jatuh dari langit dan tidak sengaja memeluk seekor burung migrasi, burung itu bisa bicara dan mengataiku betina gila," gumam Mu Lingyao.

"...."

Betina mana yang begitu berani untuk melakukan sesuatu pada jantan tanpa pandang bulu?

Bukankah memang gila?

Pikiran ketiga putra duyung itu tampaknya sinkron.

Belum lagi, selera Mu Lingyao terhadap makan daging tampak agak menakutkan.

Setelah selesai makan, Long Mujue merencanakan untuk kembali ke istana lebih awal. Dia akan membawa Mu Lingyao sebagai pasangannya.

Zhu Yu dan Yue Yu tidak keberatan. Siapa yang tidak mau menerima pasangan yang begitu cantik.

"Tapi aku benar-benar tidak bisa berenang sejauh itu di lautan," kata Mu Lingyao seraya mengeluh.

Air laut yang sangat dingin. Tubuhnya tidak akan tahan sama sekali.

"Tapi kamu bisa berenang?" Long Mujue menaikkan sebelah alisnya.

Wanita itu menepuk dadanya dengan perasaan bangga. "Tentu saja. Walaupun tubuhku kecil, gerakan renangku cepat."

Di sekolah dulu, dia mengikuti ekstrakulikuler renang. Guru sering memujinya karena cepat belajar. Padahal semua itu berkata keberuntungan yang dimilikinya.

Tapi dia benar-benar tidak bisa berenang terlalu lama di lautan. Dia bukan Xiao Fu.

Di Ruang Koi, Xiao Fu yang berwujud anak kecil kini memutar bola matanya.

Apakah Mu Lingyao memujinya karena pandai berenang?

Atau mengejeknya karena benar-benar seekor ikan?

Long Mujue tersenyum dan menyentuh rambut Mu Lingyao yang sangat halus. Ia ketagihan untuk mengelusnya lagi. Dia tidak pernah menyentuh rambut sehalus ini. Bahkan ibu dan neneknya tidak memilikinya.

"Jangan khawatirkan itu. Ras ikan memiliki pil ajaib yang mampu membuat manusia binatang yang berasal dari daratan bisa bernapas di dalam air."

"Apakah hal seperti itu ada?" Mu Lingyao berharap.

Jika benar-benar ada, ia tidak sabar untuk mengarungi lautan dan menangkap beberapa ikan untuk dimakan.

"Tentu saja." Long Mujue mengangguk. Melihat Mu Lingyao tampak antusias, ia lega.

"Mari pergi besok pagi. Cuaca malam hari di musim gugur sangat dingin. Tidak cocok untuk berenang." Long Mujue menatap ke luar gua yang mulai gelap.

"Baiklah." Mu Lingyao benar-benar tidak sabar untuk mencobanya. "Aku tidak sabar untuk makan ikan panggang besok pagi."

"...."

Tidakkah kamu sadar bahwa kami bertiga juga ikan? Batin Long Mujue tampak tidak berdaya.

Ia tiba-tiba khawatir jika Mu Lingyao akan berubah menjadi predator dan memakan mereka di tengah malam.

Terpopuler

Comments

_cloetffny

_cloetffny

Siap menunggu kelanjutan ceritanya besok!!/Determined//Determined//Determined/

2025-01-13

1

Molly

Molly

next ditunggu update selanjutnya thor semangattt 💪🌹

2025-01-13

1

Wulan

Wulan

semangat Thor up nya 🤗🤗

2025-01-13

1

lihat semua
Episodes
1 Bertransmigrasi
2 SAPAAN PENULIS!
3 Menjalankan Misi
4 Pikiran Long Mujue
5 Kamu Milikku, Pasanganku
6 Tidak Sulit Untuk Dibesarkan
7 Selera Mu Lingyao Sedikit Menakutkan
8 Long Mujue Memikirkan Masa Depan
9 Wanita yang Istimewa
10 Musuh Di Jalan Sempit
11 Predator Di Antara Predator
12 Disukai Para Ikan
13 Naga Biru dari Selatan
14 Pulau Atlantis Selatan
15 Menjadi Leluhur (Dimanja)
16 Kakek Kura-kura Pemarah
17 Misi Mengubah Plot Berdarah
18 Pernikahan Kaisar Duyung Biru
19 Kesayangan Dewa Koi
20 Asal-usul Long Mujue
21 Tanda Kepemilikan Naga Biru
22 Pergi Ke Daratan Luar Pulau
23 Ras Naga Api yang Nakal
24 Kelinci Temperamental
25 Pukulan Palu Keberuntungan
26 Jatuh Cinta Pada Mu Lingyao
27 Pria Duyung Bermata Emas
28 Mimpi Adalah Pertanda
29 Musuh Di Balik Kegelapan
30 You Thie Mengalami Nasib Sial
31 Mengakui Segalanya
32 Memicu Misi Tersembunyi
33 Menyusun Rencana
34 Menganggap Naga Sebagai Rusa
35 Hong Zhaoren Menggoda Yaoyao
36 Mendandani Pria Cantik
37 Orangtua Tidak Normal
38 Akan Ada Badai
39 Rencana Tersembunyi Musuh
40 Kelinci yang Malang
41 Progres Penyelesaian Misi
42 Menjadi Duyung Koi
43 Serangan Di Alam Mimpi
44 Pernikahan yang Berjalan Lancar
45 Penemuan Tidak Terduga
46 Rencana Merebut Harta Karun
47 Perlindungan Hewan Langka Tidak Berlaku
48 Merak yang Tidak Sopan Dan Sombong
49 Mengembalikan Harta Karun
50 Tidak Sengaja Memicu Keberhasilan Misi
51 Menjadi Duyung Koi
52 Harimau Tetaplah Seekor Kucing Besar
53 Sudah Lama Menantikan Kedatanganmu
54 Misi Advance Terpicu
55 Bencana Keluar Dari Mulut
56 Kunjungan Tidak Terduga
57 Keberhasilan Misi Advance
58 Musuh Datang Ke Pintu
59 Mu Lingyao Vs Mo Hualing
60 Diterjang Badai Lautan
61 Kelompok Pemberontak
62 Akan Terjadi Cepat Atau Lambat
63 Pembawa Pesan Dari Utara
64 Menguntungkan Satu Sama Lain
65 Menginjak Alam Para Dewa
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Bertransmigrasi
2
SAPAAN PENULIS!
3
Menjalankan Misi
4
Pikiran Long Mujue
5
Kamu Milikku, Pasanganku
6
Tidak Sulit Untuk Dibesarkan
7
Selera Mu Lingyao Sedikit Menakutkan
8
Long Mujue Memikirkan Masa Depan
9
Wanita yang Istimewa
10
Musuh Di Jalan Sempit
11
Predator Di Antara Predator
12
Disukai Para Ikan
13
Naga Biru dari Selatan
14
Pulau Atlantis Selatan
15
Menjadi Leluhur (Dimanja)
16
Kakek Kura-kura Pemarah
17
Misi Mengubah Plot Berdarah
18
Pernikahan Kaisar Duyung Biru
19
Kesayangan Dewa Koi
20
Asal-usul Long Mujue
21
Tanda Kepemilikan Naga Biru
22
Pergi Ke Daratan Luar Pulau
23
Ras Naga Api yang Nakal
24
Kelinci Temperamental
25
Pukulan Palu Keberuntungan
26
Jatuh Cinta Pada Mu Lingyao
27
Pria Duyung Bermata Emas
28
Mimpi Adalah Pertanda
29
Musuh Di Balik Kegelapan
30
You Thie Mengalami Nasib Sial
31
Mengakui Segalanya
32
Memicu Misi Tersembunyi
33
Menyusun Rencana
34
Menganggap Naga Sebagai Rusa
35
Hong Zhaoren Menggoda Yaoyao
36
Mendandani Pria Cantik
37
Orangtua Tidak Normal
38
Akan Ada Badai
39
Rencana Tersembunyi Musuh
40
Kelinci yang Malang
41
Progres Penyelesaian Misi
42
Menjadi Duyung Koi
43
Serangan Di Alam Mimpi
44
Pernikahan yang Berjalan Lancar
45
Penemuan Tidak Terduga
46
Rencana Merebut Harta Karun
47
Perlindungan Hewan Langka Tidak Berlaku
48
Merak yang Tidak Sopan Dan Sombong
49
Mengembalikan Harta Karun
50
Tidak Sengaja Memicu Keberhasilan Misi
51
Menjadi Duyung Koi
52
Harimau Tetaplah Seekor Kucing Besar
53
Sudah Lama Menantikan Kedatanganmu
54
Misi Advance Terpicu
55
Bencana Keluar Dari Mulut
56
Kunjungan Tidak Terduga
57
Keberhasilan Misi Advance
58
Musuh Datang Ke Pintu
59
Mu Lingyao Vs Mo Hualing
60
Diterjang Badai Lautan
61
Kelompok Pemberontak
62
Akan Terjadi Cepat Atau Lambat
63
Pembawa Pesan Dari Utara
64
Menguntungkan Satu Sama Lain
65
Menginjak Alam Para Dewa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!