Bab 15 Lien Na

"Membujuk suling.... yang benar saja, jika dia tidak mau ya sudah matahkan atau kembalikan dia ke toko lagi apa sulitnya" jawab Anhe

"Ah benar juga nona, baiklah ayo kita patahkan atau kembalikan dia" tanya Cang Yi seperti berpikir.

"Lebih baik patahkan dan buang di kelembah selesai" jawab Anhe

Mendengar itu suling akar jiwa itu tiba tiba terbang.

"Tuan jangan, ampuni aku... maaf" ucanya yang berubah menjadi gadis kecil

"Siapa kau ?" tanya Anhe

"Tuan ini aku suling anda" ucap suling itu

"Benarkah, ternyata kau seorang gadis kecil" ucap Anhe

"Tuan aku bukan gadis kecil aku sudah dewasa" ucap si suling manja

"Kau lihat tubuh dan wajahmu saja masih kecil " terang Anhe

"Tapi usiaku sudah ratusan tahun jadi aku sudah dewasa" jawab si suling.

"Baiklah, jika begitu aku panggil kau nenek dan dia kakek sangat cocok sekali kalian" ucap Anhe tanpa expresi

Mendengar ucapan Anhe kedua makhluk kontrak Anhe sangat kaget,

dan saling pandang.

"Tuan, nona!" seru keduanya.

"Ada apa... Kalian membuat ku pusing yang satu tidak mau di bilang tua dan yang satu tidak mau di bilang muda, jadi nenek kakek silahkan berdiskusi berdua cucumu ini ingin jalan jalan" ucap Anhe lalu berlalu pergi dari sana

"Ini semua gara gara kau, membuat nona ku marah" ucap Cang Yi kesal

"Kok aku, ih tuan tunggu aku kau belum memberi ku nama yang cantik " teriak si suling.

"Diam kau biarkan tuan menenangkan diri jika kau mengganggu nya kau akan di patahkan lalu di buang" ucap Cang Yi lalu pergi dari sana

"Kakek tua kau jangan tinggalkan aku, aku ikut" ucap si suling berisik.

"Kau ini berisik sekali, diam nona tidak suka banyak bicara" ucap Cang Yi

Sedangkan di posisi Anhe saat ini ia sedang melihat semua isi ruangan.

"Ternyata banyak senjata dan ini semua senjata ku dulu, ternyata mereka ikut dengan ku" gumam Anhe

"Bagus ini yang ku suka, ini semua bisa ku gunakan untuk para pasukan ku nati" gumam Anhe

"Baiklah aku akan pergi menuju ruang lain" ujar Anhe lalu keluar dari sana menuju ruang sebelah nya yang ternyata ruang pakaian wanita dan pakaian laki laki dengan kualitas premium dan sangat luar biasa.

Setelah itu Anhe pergi keruangan lainya yang ternyata itu adalah ruang obat obatan dan tempat pembuatan pil itu sangat membuat Anhe gembira, alat kedokteran pun ada di sana.

"Ini luar biasa, aku sangat menyukai nya" ucap Anhe setelah puas Anhe pergi menuju ruang terakhir yang terbuka karena ada 4 pintu lagi yang belum bisa terbuka.

Saat buka yang terakhir adalah ruang harta yang jumlahnya tidak bisa di hitung lagi bergunung gunung.

"Ini emas, aku sungguhan kaya, jika orang lain tau pasti mereka akan pingsan melihat ini, ini sangat luar biasa aku bisa membantu banyak orang tanpa takut uang akan tidak cukup" ucap Anhe sangat senang.

Setelah itu Anhe pun keluar dari sana menuju ruang latihan, Anhe mulai melakukan banyak latihan, hingga pertahanan sangat kuat hampir 100%.

Setelah lama berlatih, Anhe pun keluar menuju kamarnya untuk mandi dn berganti baju, lalu ia menuju dapur untuk memasak karena dia sedikit lapar dan rindu makanan duni modern nya.

Cang Yi dan si suling yang mencium bau harum masakan pun merasa lapar, Meraka mencari asal bau harum itu, saat mereka ke dapur mereka sangat terkejut saat melihat Anhe sedang memasak di sana.

"Kalian kenapa, cepat duduk makan ini jika kalian bisa makan, aku tidak tau kakek tua makhluk apa tapi pasti bisa makan, sedangkan kau suling aku tidak yakin bisa makan, jika suling mu di isi nasi pasti akan tersumbat dan aku tidak bisa menggunakan mu lagi" ucap Anhe santai

Cang Yi yang mendengar itu tertawa terbahak bahak sedangkan si suling sudah sangat kesal

"Tuan aku juga seperti kalian bisa makan dan masuk keperut bukan ke dalam suling ku, ini suling nya dan aku adalah jiwa dari suling ini" jelas suling itu

"Oh begitu mana aku tau, jika kau tidak jelaskan, cepat makan jika begitu" ucap Anhe

Saat mereka makan mereka sangat terkejut karena rasa masakan Anhe sangat enak dan belum pernah mereka merasakannya.

"Nona ini apa kenapa enak sekali, dan rasanya berbeda" ucap Cang Yi

"Benarkah enak, bagus jika enak" ucap Anhe

Setelah selesai makan mereka pun berbicara sebentar untuk memberikan nama pada si suling

"Tuan beri aku nama, aku tidak memiliki nama" ucap Si suling

"Jangan panggil aku tuan, aku ini wanita saat ini kecuali jika aku sedang menyamar" ucap Anhe

"Maaf nona, jadi bisakah anda memberi ku nama?" tanya suling lagi

"Lien Na... Namamu Lien Na, apa kau suka?" tanya Anhe

"Lien Na... Terima kasih nona aku sangat suka, Lien Na memberi salam pada nona pemilik suling akar teratai" ucap Lien Na

"Salam mu aku terima tapi lain kali tidak perlu begitu, bangun dan duduk lah" ucap Anhe

"Kak Cang Yi aku mau tanya kenapa ada beberapa ruangan yang belum bisa di buka?" tanya Anhe

"Itu karena nona belum sampai ketahap selanjutnya, jika kekuatan nona bertambah maka pintu pintu itu akan terbuka sendiri" jawab Cang Yi

"Oh begitu, baiklah jika begitu aku akan keluar seperti ya di luar sudah akan pagi, aku sudah sangat lama disini dan kau Lien Na tetap didalam latihlah dirimu, aku merasa kau belum sepenuhnya pulih" ucap Anhe

"Baik nona Lien Na mengerti, Memeng benar perkataan nona jika keadaan ku belum seratus persen pulih, aku akan berlatih dan memulihkan kekuatan jiwa ku, tapi jika nona membutuhkan ku panggil saja aku, aku akan selalu siap" ucap Lien Na

"Baiklah anak baik" ucap Anhe sembari mengusap kepala Lien Na yang membuat Lien Na sangat bahagia,

Sedangkan Cang Yi iri melihat itu, lalu Anhe pun pergi dari sana.

"Ahhh aku yang paling cantik di sayang nona" ucap Lien Na pamer pada Cang Yi, lalu pergi

"Karena bocah nakal ini aku tidak mendapatkan perhatian dari nona, awas saja kau, jika buka. karena hukuman ini sudah ku buat kau menjadi suling selamanya" kesal Cang Yi.

Di luar sana Anhe sudah berada di kamarnya, baru saja ia sampai di kamarnya sudah mendapatkan ketukan pintu dari luar.

Anhe Pun membukakan pintu, saat ia melihat ternyata itu Lulu.

"Aku kira siapa tenyata kau Lulu" ucap Anhe

Bersambung

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

cang.yi udah sabar ya jangan cemburu sesama hrs akur

2025-03-01

0

Yusrina Ina

Yusrina Ina

semangat 💪💪💪 lagi upnya author....

2024-11-27

0

Sribundanya Gifran

Sribundanya Gifran

lanjut up lagi thor💪💪💪💪

2024-11-27

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.Menyelesaikan Misi
2 Bab 2 kegelisahan
3 Bab 3. peristiwa
4 Bab 4. Kematian
5 Bab 5. Kehidupan Baru
6 Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7 Bab 7. Selesai Berkultivasi
8 Bab 8.Mencari tau
9 Bab Menyingkirkan
10 Bab 10. Permintaan
11 Bab 11. Setuju
12 Bab 12
13 Bab 13 membeli budak
14 Bab 14 Membantu seseorang
15 Bab 15 Lien Na
16 Bab 16
17 Bab 17, izin
18 Bab. 18 Wei Lu
19 Bab 19 Pertemuan
20 Bab 20 latihan
21 Bab 21
22 Bab. 22
23 Bab 23
24 Bab 24 hukuman
25 Bab 25 lulus ujian
26 Bab 26 ujian ketiga
27 Bab 27, hutan ilusi
28 Bab 28 Chan bersaudara
29 Bab 29 Berlatih
30 Bab 30 Membantu
31 Bab 31 Hukuman
32 Bab 32. Menghukum 2
33 Bab 33 Rencana
34 Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35 Bab 35 Bertemu
36 Bab 36 Bangkit
37 Bab 37 menerima token
38 Bab 38 Pedang Phoenix
39 Bab 39 Wujud Wei Lu
40 Bab 40
41 Bab 41 Cang Tian
42 Bab 42 Kedatangan
43 Bab 43 Bertemu Kembali
44 Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45 Bab 45
46 Bab 46 Undangan
47 Bab 47 Datang ke istana
48 Bab 48 Acara
49 Bab 49 Bertemu Cang Tian
50 Bab 50 Pergi
51 Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52 Bab 52 pecahan jiwa
53 Bab 53 Desa mati
54 Bab 54 sampai
55 Bab 55 pertemuan
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60 perperangan
61 Bab 61 perperangan 2
62 Bab 62 kemenangan dan kembali
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Bab 1.Menyelesaikan Misi
2
Bab 2 kegelisahan
3
Bab 3. peristiwa
4
Bab 4. Kematian
5
Bab 5. Kehidupan Baru
6
Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7
Bab 7. Selesai Berkultivasi
8
Bab 8.Mencari tau
9
Bab Menyingkirkan
10
Bab 10. Permintaan
11
Bab 11. Setuju
12
Bab 12
13
Bab 13 membeli budak
14
Bab 14 Membantu seseorang
15
Bab 15 Lien Na
16
Bab 16
17
Bab 17, izin
18
Bab. 18 Wei Lu
19
Bab 19 Pertemuan
20
Bab 20 latihan
21
Bab 21
22
Bab. 22
23
Bab 23
24
Bab 24 hukuman
25
Bab 25 lulus ujian
26
Bab 26 ujian ketiga
27
Bab 27, hutan ilusi
28
Bab 28 Chan bersaudara
29
Bab 29 Berlatih
30
Bab 30 Membantu
31
Bab 31 Hukuman
32
Bab 32. Menghukum 2
33
Bab 33 Rencana
34
Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35
Bab 35 Bertemu
36
Bab 36 Bangkit
37
Bab 37 menerima token
38
Bab 38 Pedang Phoenix
39
Bab 39 Wujud Wei Lu
40
Bab 40
41
Bab 41 Cang Tian
42
Bab 42 Kedatangan
43
Bab 43 Bertemu Kembali
44
Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45
Bab 45
46
Bab 46 Undangan
47
Bab 47 Datang ke istana
48
Bab 48 Acara
49
Bab 49 Bertemu Cang Tian
50
Bab 50 Pergi
51
Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52
Bab 52 pecahan jiwa
53
Bab 53 Desa mati
54
Bab 54 sampai
55
Bab 55 pertemuan
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60 perperangan
61
Bab 61 perperangan 2
62
Bab 62 kemenangan dan kembali
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!