Bab 10. Permintaan

"Tidak perlu bibi, aku akan datang kesana sendiri, terima kasih kau boleh pergi' ucap Anhe dari dalam

"Baik nona jika begitu saya permisi" pamit pelayan utama kediaman Gui

"Lulu ayo kita harus pergi kesana dan berhati hatilah pada ketiga nenek sihir itu dan para pelayannya" ucap Anhe

"Baik nona saya mengerti" ucap Lulu

Lalu mereka berdua pun pergi dari sana, menuju ruang makan.

"Sepertinya belum ada yang tau tentang kematian Pelayang bodoh itu?" ucap Anhe dalam hati

Sepanjang jalan banyak yang memandang Anhe dengan heran, dari cara berjalan yang tidak menunduk

aura wajahnya yang tegas dan juga cantik. Belum lagi langkah tegas Anhe membuat semua para pelayan heran.

"Salam kakek, ayah ibu, bibi dan paman, Salam para Kakak sepupu kembar dan kakak Gui Feng cun" ucap Anhe dengan membungkuk sedikit kepalanya.

"Salam mu kami terima nak, ayo duduk lah lain kali tidak perlu begitu kita keluarga jika di dalam kediaman. Kecuali jika kita ada di perguruan" ucap kakek Dwei.

"Terima kasih kakak" jawab Anhe dengan sopan tapi terlihat tegas

"Ayo duduk lah sayang kita makan dulu, apa mau ibu ambilkan, mau makan yang mana?" tanya sang ibu dengan kasih sayang

Melihat itu Anhe tersenyum kecil lalu menggenggam tangan sang ibu.

"Ibu maaf jika selam ini Anhe sudah membuat ibu dan ayah serta keluarga lainya khawatir tapi Anhe janji mulai hari ini Anhe akan berubah menjadi lebih kuat agar bisa menjaga ibu lebih baik lagi dan mulai sekarang bunga jauh semua kekhawatiran ibu pada Anhe karena Anhe yang sekarang bukanlah Anhe yang dulu gadis lemah yang hanya diam saat ada yang mengganggu tapi tidak untuk sekarang" ucap Anhe

Sang ibu yang mendengar itu menangis bahagia begitu juga yang lain tapi tidak dengan ketiga wanita iblis itu.

Merekah meremas tangan mereka sangat kuat, karena kesal dan marah.

"Baiklah nak ibu percaya padamu, putri ibu sudah berubah lebih baik. Ibu bangga padamu" ucap ibu Anci yang sangat bahagia melihat putrinya sudah mulai dewasa bisa berpikir mana yang baik dan salah.

"Terima kasih ibu, baiklah ayo ibu makan yang banyak biar ibu sehat dan bisa terus tpil cantik untuk ayah, agar ayah tidak berpaling lagi pada wanita lain," ucap Anhe sembari tersenyum kecil sembari melirik seseorang

"Kau ada ada saja sampai kapan pun ibumu adalah cinta ayah" ucap sangat ayah.

kakek Dwei tersenyum bahagia melihat keluarga nya yang rukun.

"Kakek dan para paman serta ayah, setelah makan Anhe ingin mengajak kalian berbicara penting, dan juga para kakak, apa bisa?" tanya Anhe

"Tentu saja Setelah makan kita keruang kerja kakek, dan jangan ada yang menolak" ucap kakek Dwei

"Baik" jawab semua nya

"Terima kasih kakek" ucap Anhe

Lalu mereka pun mulai makan di Agi itu, sedangkan ketiga wanita itu merasakan kesal dan marah serta penasaran dengan apa yang di katakan oleh Anhe pada para pria.

...****************...

Setelah makan selesai, para pria pun pergi menuju ruang kerja Sang kakek sedangkan ibu Anci dan bibi Luaning. Pergi ke taman bersama para pelayan pribadi mereka sedangkan. Ketiga wanita iblis itu pergi menuju kediaman mereka.

"An'er ada apa, apa yang ingin kau bicarakan pada kami?" tanya sang kakek

"Kakek, ayah dan paman, Anhe ingin masuk perguruan kita" ucap Anhe

"Oh itu tentu saja boleh, kenapa perlu minta izin bukanya sudah sejak lama kakek dan semuanya menyuruh kau untuk masuk perguruan, jadi tidak masalah jika kau mau" jelas Sangat kakek senang

"Bukan kek, kakek salah paham. Aku bukan mau masuk perguruan teratai tapi aku mau masuk di perguruan Bulan sabit" ucap Anhe membuat semuanya kaget

"Apaaaa....!" seru mereka semua kaget

"Iya aku ingin masuk kedalam perguruan itu" ucap Anhe

"Tapi nak apa kau tau jika itu perguruan para pria bukan wanita, ada wanita itu pun hanya yang memiliki kualitas Rana Raja tingkat 2 sedangkan kau, maaf bukan maksud paman" ucap paman Gui Long merasa bersalah

"Tidak apa paman, Anhe tahu kekhawatiran paman tapi apa ini cukup untuk Anhe masuk kesana" ucap Anhe sembari mengeluarkan aura Rana kaisar tingkat 2 nya. Ya Anhe masih menutupi sampai sana ia tidak mau semua dunia geger karena nya.

Sedangkan semua para keluarga pria yang merasakan itu dan melihat dengan mata mereka sendiri membuat mereka shock, lalu berdiri dari duduk mereka.

"Ka... ka... Kau punya kultivasi, bagaimana bisa dan sejak kapan adik?" tanya Feng Cun sang kakak Anhe

"Tadi pagi aku mendapatkan Kanya" jawab Anhe

"Apa tadi pagi, bagaimana bisa secepat itu kau tau nak untuk mendapatkan itu harus melakukan kultivasi tertutup dalam beberapa tahun tapi kini kau bilang hanya dengan semalam, ini tidak masuk akal" ucap sang kakek

"Aku tidak tau, semalam saat aku tidur aku di datangi seorang kakek dan ia meminta ku untuk melakukan kultivasi dan aku pun menurutinya dan benar saja aku bisa mendapatkan ini, dan itu hanya di rana kaisar aku payah sekal" keluh Anhe berderama.

sedangkan semua orang yang mendengar itu hampir muntah darah mendengar ucapan Anhe yang mengeluh dengan hasil pencapaian nya.

Cang Yi sendiri yang di jadikan kambing hitam dan di bilang kakek tua pun kesal,

"Nona kau sangat tega, aku yang tampan ini dan masih sangat muda kau bilang aku kakek tua, aku sungguh sakit hati" ucap Cang Yi Melalui pikiran Anhe

"Diam kau kak, aku tidak mungkin bilang sebenarnya bukan, jika kau adalah jin penunggu kotak, atau kakek moyang. Lagi pula usia mu itu sudah ratusan sedangkan aku baru belasan saat ini, jadi kakek tampan sabarlah" ucap Anhe dan itu membuat Cang Yi sebal tapi juga malu

"Adik kau luar biasa, kau sangat jenius aku bangga padamu kakek, ayah, paman izinkan saja An'er untuk belajar disana, lagian juga bukan hanya dia murid wanita disana, ada dua orang bukan dan kami juga akan menjaga adik" ucap Gui Lian

"Nak apa kau serius untuk masuk sana, apa kau tidak akan menyesal, karena disana sangat berat ujiannya " ucap ayah Anhe Gui Fang

"Ayah tidak perlu khawatir, aku akan melewati semua rintangan itu dan aku juga akan membuktikan jika aku pantas dan mampu serta aku berjanji akan menjadi murid wanita perta untuk kakek buyut atau master guru" ucap Anhe meyakinkan ayahnya, ayahnya yang melihat kesungguhan dan tekat yang besar oleh putrinya pun setuju.

bersambung

Terpopuler

Comments

Rias Gremory

Rias Gremory

Kenapa ya setiap aku baca novel tentang kultivasi jika keluarga nya merasa ada yang aneh dengan MC pasti alasannya di datangi 'kakek'? Kenapa alasanya di datangi kakak Peri atau Dewi? Kenapa harus kakek? Hmmm mungkin alasannya karena sepuh kali ya🤣🤣🤣🤣🤣

2024-12-23

1

mecca

mecca

nex thor...tetap semangat dan semifa sehat selalu💪💪💪💪

2024-11-23

0

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

tunjukkan semangat juang mu anhe

2024-12-14

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.Menyelesaikan Misi
2 Bab 2 kegelisahan
3 Bab 3. peristiwa
4 Bab 4. Kematian
5 Bab 5. Kehidupan Baru
6 Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7 Bab 7. Selesai Berkultivasi
8 Bab 8.Mencari tau
9 Bab Menyingkirkan
10 Bab 10. Permintaan
11 Bab 11. Setuju
12 Bab 12
13 Bab 13 membeli budak
14 Bab 14 Membantu seseorang
15 Bab 15 Lien Na
16 Bab 16
17 Bab 17, izin
18 Bab. 18 Wei Lu
19 Bab 19 Pertemuan
20 Bab 20 latihan
21 Bab 21
22 Bab. 22
23 Bab 23
24 Bab 24 hukuman
25 Bab 25 lulus ujian
26 Bab 26 ujian ketiga
27 Bab 27, hutan ilusi
28 Bab 28 Chan bersaudara
29 Bab 29 Berlatih
30 Bab 30 Membantu
31 Bab 31 Hukuman
32 Bab 32. Menghukum 2
33 Bab 33 Rencana
34 Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35 Bab 35 Bertemu
36 Bab 36 Bangkit
37 Bab 37 menerima token
38 Bab 38 Pedang Phoenix
39 Bab 39 Wujud Wei Lu
40 Bab 40
41 Bab 41 Cang Tian
42 Bab 42 Kedatangan
43 Bab 43 Bertemu Kembali
44 Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45 Bab 45
46 Bab 46 Undangan
47 Bab 47 Datang ke istana
48 Bab 48 Acara
49 Bab 49 Bertemu Cang Tian
50 Bab 50 Pergi
51 Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52 Bab 52 pecahan jiwa
53 Bab 53 Desa mati
54 Bab 54 sampai
55 Bab 55 pertemuan
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60 perperangan
61 Bab 61 perperangan 2
62 Bab 62 kemenangan dan kembali
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Bab 1.Menyelesaikan Misi
2
Bab 2 kegelisahan
3
Bab 3. peristiwa
4
Bab 4. Kematian
5
Bab 5. Kehidupan Baru
6
Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7
Bab 7. Selesai Berkultivasi
8
Bab 8.Mencari tau
9
Bab Menyingkirkan
10
Bab 10. Permintaan
11
Bab 11. Setuju
12
Bab 12
13
Bab 13 membeli budak
14
Bab 14 Membantu seseorang
15
Bab 15 Lien Na
16
Bab 16
17
Bab 17, izin
18
Bab. 18 Wei Lu
19
Bab 19 Pertemuan
20
Bab 20 latihan
21
Bab 21
22
Bab. 22
23
Bab 23
24
Bab 24 hukuman
25
Bab 25 lulus ujian
26
Bab 26 ujian ketiga
27
Bab 27, hutan ilusi
28
Bab 28 Chan bersaudara
29
Bab 29 Berlatih
30
Bab 30 Membantu
31
Bab 31 Hukuman
32
Bab 32. Menghukum 2
33
Bab 33 Rencana
34
Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35
Bab 35 Bertemu
36
Bab 36 Bangkit
37
Bab 37 menerima token
38
Bab 38 Pedang Phoenix
39
Bab 39 Wujud Wei Lu
40
Bab 40
41
Bab 41 Cang Tian
42
Bab 42 Kedatangan
43
Bab 43 Bertemu Kembali
44
Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45
Bab 45
46
Bab 46 Undangan
47
Bab 47 Datang ke istana
48
Bab 48 Acara
49
Bab 49 Bertemu Cang Tian
50
Bab 50 Pergi
51
Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52
Bab 52 pecahan jiwa
53
Bab 53 Desa mati
54
Bab 54 sampai
55
Bab 55 pertemuan
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60 perperangan
61
Bab 61 perperangan 2
62
Bab 62 kemenangan dan kembali
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!