Bab 14 Membantu seseorang

"Kau tidak perlu tau, yang jelas kau haru segera melakukan pengobatan" jawab Anhe dingin

"Tuan apa anda tabib, apa bisa anda menolong tuanku, aku mohon tuan bantulah kami, kami kemari ingin mendapatkan obat tapi ternyata obat kami di rusak oleh orang orang tadi" ucap pengawal pribadi tadi.

"Apa untungnya aku membantu kalian aku pun tidak kenal kalian" ucap Anhe santai

"Lu ayo pergi" ucap Anhe mendengar itu pengawal pribadi itu pun kaget

" Tuan aku mohon.... apa pun keinginan tuan aku akan turuti sekalipun nyawaku asal tuanku sembuh dan baik baik saja" ucap pengawal pribadi itu

Melihat ketulusan itu membuat Anhe kagum dan senang,

"Baik jika begitu bawa dia ke rumah ku, aku akan mengobatinya" ucap Anhe lalu berjalan duluan bersama Lulu

Mendengar itu kedua pria tadi pun sangat senang lalu mereka mengikuti Anhe, sang tuan pria itu sudah sangat lemas hingga tidak bisa bicara.

tidak lama mereka sampai di satu kereta, dan memasukan si pria kedalamnya.

"Lu jalan" ucap Anhe

"Baik " jawab Lulu. Lalu mereka pun jalan menuju kota, yang untung saja sudah sepi karena sudah malam

Sesampainya mereka di rumah baru Anhe mereka membawa kedua pria tadi kekamar tamu, dan membaringkannya disana.

"Baringkan dia disana" ucap Anhe

"Lu masak Ai dan rebut ramuan ini" ucap Anhe dan itu membuat Lulu bingung. Tapi dia tidak bertanya.

"Dari mana nona membawa ramuan ini perasaan dari tadi tidak ke toko obat, hemmm nona yang sekarang sangat misterius, tapi baguslah nona sangat hebat" ucap Lulu dalam hati lalu pergi kedapur untuk memasak air dan obat.

Sedangkan Semua budak yang di beli Anhe sudah beristirahat dan di kediaman dalam. yang di tempati tamu Anhe adalah kediaman depan, yang lebih kecil.

Anhe sengaja tidak mau Meraka tau jika didalam banyak orang orangnya.

"Buka baju tuanmu dan dudukan dia aku akan melakukan akupuntur padanya" perintah Anhe

"Baik tuan" ucap pemuda itu, ia pun membantu sang tuan untuk duduk lalu membuka baju atasan nya, setelah selesai Anhe mendekati nya lalu mulai Melakukan pengobatannya aku pintu yang ia temukan di perpustakaan Istana miliknya.

Setelah Anhe menusuk kan semua jarum akupuntur teratai emas miliknya, ia pun mulai menyalurkan tenaganya untuk mencari kumpulan racun. Di dalam tubuh pria itu,

Cahaya putih dan emas mengelilingi Jarum jarum akupuntur itu, sang pengawal pribadi itu sampai terbelalak melihat semuanya.

Tidak lama pria itu memuntahkan banyak darah hitam yang berbau busuk

Setelah itu Anhe mencabut semua jarumnya dan menghilang.

" bersihkan dia dengan air ini dan gantikan pakaian nya, lalu nanti kau berikan ramuan yang di bawa oleh saudara ku, dan satu lagi jika sampai orang lain tau apa yang kau lihat tadi maka kalian akan ku antar menuju raja akhirat atau raja neraka" ucap Anhe lalu pergi.

Pengawal itu yang mendengar ucapan. Anhe yang sangat dingin dan memiliki aura yang sangat besar pun hanya menelan ludah saja.

"Tuan dia sangat mengerikan sekali, semoga kau cepat sadar dan kita bisa pergi setelah membalas kebaikannya, aku baru sekali ini bertemu pemuda yang memiliki aura sebesar ini, siapa dia" batin pengawal pribadi itu.

Sedangkan Anhe saat ini menuju dapur dan menemui Lulu yang sudah selesai memasak ramuan itu

" Lulu jika sudah kita akan pulang aku takut mereka semua kesulitan untuk mencari alasan pada keluarga tentang diriku" ucap Anhe

"Baik nona, hamba mengerti" ucap Lulu lalu berjalan menuju kamar tamu tadi untuk memberikan obat dan makanan.

Setelah itu ia pamit pergi, sebelum pergi Anhe mendatangi orang orangnya yangbada di dalam.

"Di kediaman utama ada seseorang yang ku bawa untuk pengobatan, kalian awasi dia, dan jangan keluar dari sini, aku akan pulang ke rumahku dulu malam ini besok malam kita kan mulai semuanya" ucap Anhe

" Baik tuan" jawab semuanya

"Ayo lu kita pergi" ucap Anhe lalu menghilang semua yang melihat itu sangat kagum dengan tuan baru mereka yang baik walau terkesan dingin.

Tidak lama Anhe sudah sampai di rumahnya di halaman belakang.

Hueekkk.... Lulu tiba tiba muntah,

"Kau kenapa?" tanya Anhe

"Nona tadi kita kenapa dan keadaan itu membuat ku mual dan pusing" jawab Lulu

".Kau ini lemah sekali minum ini, kita tadi berteleportasi, tentu saja kau pusing saat menembus ruang dan waktu" jawab Anhe santai lalu berjalan masuk.

"Apa tadi nona bilang, menembus ruang dan waktu, yang benar saja ini kenapa burung banyak sekali" ucap Lulu lalu meminum air yang di berikan oleh Anhe dan beberapa saat kemudian ia sudah membaik

"Aku tidak mau melakukan itu lagi, ini menyiksa perut dan kepala " ujar Lulu lalu pergi mengejar sang nona

, Sesampainya di depan kamarnya ternyata Anhe melihat beberapa pelayannya yang menunggu.

"Kalian kenapa disini, bukan istirahat?" tanya Anhe

"Nona anda susah pulang, syukurlah kami sangat khawatir noan tidak pulang dari pagi" ucap salah satu pelayan

"Maaf kau sedang mencari tempat untuk kita semua setelah ini" jawab Anhe

" Sekarang kalian istirahat lah besok malam kita mulai latihan dan kalian bisa bertemu pada anggota baru lainya" ucap Anhe

"Baik nona, tapi nona tapi nyonya Anci ingin bertemu anda tapi kami memberi alasan jika anda ingin tidur seharian tanpa gangguan jadi nyonya pun kembali dengan wajah khawatir" ucap salah satu pelayan

" Baiklah biar besok pagi aku bertemu padanya, kalian kembalilah dan kau Lulu juga pergilah istirahat besok pekerjaan kita akan lebih berat" ucap Anhe

"Baik nona jika begitu kami izin pamit" ucap semuanya lalu pergi sedangkan Anhe bukanya istirahat ia justru masuk kedalam ruang dimensi nya.

"Kak kau sedang apa?" tanya Anhe saat melihat Cang Yi duduk di pinggir danau

"Kau membuat ku terkejut, bagaimana jika aku mati" ucap Cang Yi

"Mati ya mati saja bukanya wajar jika sudah tua" ucap Anhe enteng

"Nona kau jahat sekali padaku" keluh Cang Yi

"Cengeng, jadi ada apa kakak disini?" tanya Anhe

"Lihat itu, dia tidak mau bangun Dari sana semenjak masuk sini, dan dia ingin kau yang membujuknya" ucap Cang Yi

"Membujuk suling.... yang benar saja, jika dia tidak mau ya sudah matahkan atau kembalikan dia ke toko lagi apa sulitnya" jawab Anhe

"Ah benar juga nona, baiklah ayo kita patahkan atau kembalikan dia" tanya Cang Yi seperti berpikir.

"Lebih baik patahkan dan buang di kelembah selesai" jawab Anhe

Mendengar itu suling akar jiwa itu tiba tiba terbang.

"Tuan jangan, ampuni aku... maaf" ucanya yang berubah menjadi gadis kecil

Bersambung

Terpopuler

Comments

mecca

mecca

nex thor ...makin seru ceritanya tetap semangat dan semoga sehat selalu💪💪💪💪

2024-11-26

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

wk..wk..wk....kejam.se x anhe....si seruling langsung kicep..

2025-03-01

0

Hasna 💙

Hasna 💙

kk tolong di koreksi lg , masih banyak typo nya

2024-12-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.Menyelesaikan Misi
2 Bab 2 kegelisahan
3 Bab 3. peristiwa
4 Bab 4. Kematian
5 Bab 5. Kehidupan Baru
6 Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7 Bab 7. Selesai Berkultivasi
8 Bab 8.Mencari tau
9 Bab Menyingkirkan
10 Bab 10. Permintaan
11 Bab 11. Setuju
12 Bab 12
13 Bab 13 membeli budak
14 Bab 14 Membantu seseorang
15 Bab 15 Lien Na
16 Bab 16
17 Bab 17, izin
18 Bab. 18 Wei Lu
19 Bab 19 Pertemuan
20 Bab 20 latihan
21 Bab 21
22 Bab. 22
23 Bab 23
24 Bab 24 hukuman
25 Bab 25 lulus ujian
26 Bab 26 ujian ketiga
27 Bab 27, hutan ilusi
28 Bab 28 Chan bersaudara
29 Bab 29 Berlatih
30 Bab 30 Membantu
31 Bab 31 Hukuman
32 Bab 32. Menghukum 2
33 Bab 33 Rencana
34 Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35 Bab 35 Bertemu
36 Bab 36 Bangkit
37 Bab 37 menerima token
38 Bab 38 Pedang Phoenix
39 Bab 39 Wujud Wei Lu
40 Bab 40
41 Bab 41 Cang Tian
42 Bab 42 Kedatangan
43 Bab 43 Bertemu Kembali
44 Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45 Bab 45
46 Bab 46 Undangan
47 Bab 47 Datang ke istana
48 Bab 48 Acara
49 Bab 49 Bertemu Cang Tian
50 Bab 50 Pergi
51 Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52 Bab 52 pecahan jiwa
53 Bab 53 Desa mati
54 Bab 54 sampai
55 Bab 55 pertemuan
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60 perperangan
61 Bab 61 perperangan 2
62 Bab 62 kemenangan dan kembali
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Bab 1.Menyelesaikan Misi
2
Bab 2 kegelisahan
3
Bab 3. peristiwa
4
Bab 4. Kematian
5
Bab 5. Kehidupan Baru
6
Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7
Bab 7. Selesai Berkultivasi
8
Bab 8.Mencari tau
9
Bab Menyingkirkan
10
Bab 10. Permintaan
11
Bab 11. Setuju
12
Bab 12
13
Bab 13 membeli budak
14
Bab 14 Membantu seseorang
15
Bab 15 Lien Na
16
Bab 16
17
Bab 17, izin
18
Bab. 18 Wei Lu
19
Bab 19 Pertemuan
20
Bab 20 latihan
21
Bab 21
22
Bab. 22
23
Bab 23
24
Bab 24 hukuman
25
Bab 25 lulus ujian
26
Bab 26 ujian ketiga
27
Bab 27, hutan ilusi
28
Bab 28 Chan bersaudara
29
Bab 29 Berlatih
30
Bab 30 Membantu
31
Bab 31 Hukuman
32
Bab 32. Menghukum 2
33
Bab 33 Rencana
34
Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35
Bab 35 Bertemu
36
Bab 36 Bangkit
37
Bab 37 menerima token
38
Bab 38 Pedang Phoenix
39
Bab 39 Wujud Wei Lu
40
Bab 40
41
Bab 41 Cang Tian
42
Bab 42 Kedatangan
43
Bab 43 Bertemu Kembali
44
Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45
Bab 45
46
Bab 46 Undangan
47
Bab 47 Datang ke istana
48
Bab 48 Acara
49
Bab 49 Bertemu Cang Tian
50
Bab 50 Pergi
51
Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52
Bab 52 pecahan jiwa
53
Bab 53 Desa mati
54
Bab 54 sampai
55
Bab 55 pertemuan
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60 perperangan
61
Bab 61 perperangan 2
62
Bab 62 kemenangan dan kembali
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!