Bab 3. peristiwa

"Datanglah ke jl xxx sebuah rumah tua, jika tidak bos mu akan mati saat ini juga dan satu lagi tidak ada yang boleh tau soal ini jika tidak kau akan kehilangan hal berharga mu" ucap orang tersebut

Saat Liana akan menelpon orang itu sudah tidak aktif.

"kurang ajar... Berani sekali dia" ucap Liana lalu bersiap pergi menuju lokasi

Liana menggunakan motornya dengan kecepatan tinggi, perjalanan yang harusnya di tempuh satu setengah jam ini hanya 45 menit saja.

Tanpa Liana tau Luo dan shu An, melihat ya saat di jalan, yang menggunakan motor dengan kecepatan tinggi.

"Luo... itu bukanya ketua, kenapa mengendarai motor nya begitu cepat tidak biasanya ia seperti ini, ada apa ya?" tanya Shu An

"Aku tidak tau, ayo cepat ke markas kita harus melaporkan ini pada Bos besar dan bertanya padanya" ucap Luo lalu mereka pun pergi menuju markas dengan buru buru.

Sesampainya mereka di markas mereka segera berlari menuju ruangan bos besar mereka.

Tok....

Tok....

Tok.....

"Masuk" jawab orang yang di dalam ruangan

"Oh kalian ada apa?" tanya nya

"Bos apa Ketua Liana datang kemari?" tanya Luo

"Liana... tidak dia dirumah" jawab Lian paman dari Liana

"Lalu kepama ketua pergi dengan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, dan seperti orang panik" tanya Shu An

Mendengar itu membuat Lian kaget,

"Apa maksudnya Liana menggunakan motornya dengan kecepatan tinggi?" tanya Liana panik

"Benar bos kami melihat Ketua saat di perjalanan, ketua menggunakan motor nya begitu ngebut dan seperti terburu buru, tidak biasanya begitu walau keadaan mendesak bagaimana pun ketua tidak pernah membawa kendaraan begitu cepat" jawab Luo

"Ada apa ini, kenapa perasaanku tidak enak, cepat keruang monitor lihat cctv arena jalanya yang di lalui Liana, aku akan bersiap" perintah Lian

"Baik bos laksanakan perintah" Jawab keduanya lalu pergi keruang monitor yang ada.

Sedangkan di posisi Liana sesampainya di alamat yang di tujuh, Liana pun turun dan masuk kedalam rumah itu dengan cepat.

Disana terlihat sepi tidak ada siapa pun, begitu gelap dan tiba tiba terdengar derap kaki yang sangat nyaring.

Tab...

Tab...

Tab..

Sura langkah itu semakin nyaring terdengar karena semakin dekat di mana Liana sedang berdiri,

Prokkk...

Prokkk...

Prokkk...

Suara tepukan dari seseorang lalu bersama menyalanya lampu menerangi tempat itu membuat Liana melihat siapa orang itu.

"Kau... Kau anggota baru dari black lion, kenapa kau disini?" tanya Liana

bingung

"Wah ketua pertama anda ternyata sangat mengingat anggota lain juga ya, aku kira kau hanya bisa mengingat bos besar saja" ucap nya

"Apa maksud mu Niang, aku tidak mengerti, Kenapa kau disini atau kau yang sudah menelpon ku dengan ancaman itu, lalu di mana bos?" tanya Liana dingin

"Hahahah.... Kau baru sadar aku yang menelpon mu, jadi tentu aku ada disini bukan. Bos tentu di markas atau di rumahnya dasar bodoh" ucap Niang sembari tertawa mengejek

"Kau mempermainkan ku Niang, Jia bos dirumah aku tidak akan datang dengan leluconmu ini, apa maksud mu dengan melakukan ini, ini sangat tidak lucu kau mempermainkan nyawa bos" ucap Liana marah

"Ini semua karena kua, Kau itu perempuan j**a*g yang selalu saja menjilat pada bos, kau merayunya hingga dia sangat membelamu" jawab Niang

"Apa tentu wajar jika dia dekat dengan ku, kami dari dulu sudah bersama jadi wajar kami dekat, apa salahnya dengan itu?" tanya Liana dingin

"Apa kau cemburu, jika ia kau salah cemburu padaku" lanjut Liana sembari menatap Niang

"Dasar munafik, kau haru mati hari ini agar aku bisa memiliki Lian seutuhnya tanpa pengganggu sepertimu yang selalu menempel padanya, aku membencimu" ucap Niang dengan menyerang Liana dengan memb**i-buta

Niang menyerang dengan brutal, sedangkan Liana menangkisnya dan membalas serangan itu, Liana menendang Niang hingga terjatuh.

Niang yang mendapatkan semangat itu pun berpikir jika Laian sangatlah kuat dia tidak bisa begini terus,

Denga cepat Niang memberi perintah pada orang orang nya untuk keluar, dan ternyata semua itu adalah musuh dari organisasi Naga Phoenix,

"Halo Liana Tan, sudah lama kita Tidka bertemu setelah kau menghancurkan usahaku dan bisnisku, aku belum membuat pelajaran padamu dan organisasi hewan mu itu" ucap Seseorang

"Niang kau sudah Melawati batasmu karena cemburu buta tanpa menyelidiki dulu siapa aku dengan bos, kau menghianati, Naga Phoenix dengan orang rendah ini kau akan menyesal setelah ini dan ingat sampai keneraka pun aku tidak akan pernah memaafkan mu" ucap Liana marah

"Hahaha... Kau pikir aku peduli dengan ucapanmu yang sampah itu, yang kau tau aku harus membunuh mu agar aku bisa mendapatkan hati Lian Tan pria yang aku cintai" ucap Niang

"Hahahah kau hanya bermimpi dasar wanita rendah, aku tidak akan merestui hubungan nmu dengan Lian Tan kau Tidak pantas untuk nya, kau wanita iblis" ucap Liana

"Apa kau pikir dengan membunuh ku kau akan mendapatkan Lian, kau salah besar asal kau tau jika Lian Tan tau aku mati dia akan ikut mati bersamaku, karena apa... Karena hidupnya hanya untuk ku" ucap Liana da itu membuat Niang marah besar

"Kurang ajar kau wanita jalang kau harus mati di tanganku saat ini juga, ucap Niang lalu melempar serbuk yang di ketahui Liana. Ini bubuk pelemah.

karena kurang waspada membaut Liana menghirup sebuk itu, dan perlahan membuat Tubuh Liana melemas.

"Hahaha rasakan ini" ucap Niang lalu menyerang tanpa ampun...

Walau dalam keadaan lemah Liana terus berusaha melawan Niang dengan sisa kekuatannya,

Serangan demi serangan silih berganti dilalukan oleh Liana dan Niang, sedangkan ketua Black lion memandang mereka dengan senyum sinisnya.

"Dasar bodoh, kalian berdua akan mati malam ini" ucap nya dalam hati

Sedangkan di luar kelompok Dari moon star dan Lian Tan pun sudah sampai di lokasi Liana. Setelah Meraka

melacak keberadaan Liana mereka menemukan titik nya berada Disini dan benar saja, ia melihat motor Milik Liana.

"Bos, lihat ini motor ketua Liana" ucap Shu An

"Ayo cepat berpencar dan berhati hatilah" ucap Lian Tan

"Siap bos" ucap mereka semua

"Luo, Shu An Yo ikut aku" ucap Lian dan merka pun masuk dari pintu depan, saat mereka membuka pintu itu mereka sangat terkejut melihat Liana dalam keadaan luka parah dan tubuhnya penuh darah.

"Liana..!" seru Lian

"ketua ..!" seru Luo dan Shu An

Liana yang mendengar panggilan itu pun menoleh kearah mereka, saat Diana lengah tiba tiba tubuhnya sudah di Hujam dengan belati menusuk jantungnya

"Liana awas" teriak ketiganya yang shock tapi semua terlambat, Liana sudah ambruk karena tusukan itu.

Bersambung

Terpopuler

Comments

mecca

mecca

cemburu buta dan keserakahan mengakibatkan malapetaka niang gadis dungu yg serakah kau akan menerima karmamu tunggu aja huh😡😡😡😡

2024-11-17

0

Alan Banghadi

Alan Banghadi

Dasar Niang wanita yg bodoh karena cemburu Dy berkhianat pada lian,dan bahkan membunuh liang yg keponakan bodms

2025-01-27

0

Ayu Dani

Ayu Dani

ini nih yang namanya penjahat bodoh tanpa mencari tau lebih dulu main eksekusi bae

2024-11-28

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.Menyelesaikan Misi
2 Bab 2 kegelisahan
3 Bab 3. peristiwa
4 Bab 4. Kematian
5 Bab 5. Kehidupan Baru
6 Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7 Bab 7. Selesai Berkultivasi
8 Bab 8.Mencari tau
9 Bab Menyingkirkan
10 Bab 10. Permintaan
11 Bab 11. Setuju
12 Bab 12
13 Bab 13 membeli budak
14 Bab 14 Membantu seseorang
15 Bab 15 Lien Na
16 Bab 16
17 Bab 17, izin
18 Bab. 18 Wei Lu
19 Bab 19 Pertemuan
20 Bab 20 latihan
21 Bab 21
22 Bab. 22
23 Bab 23
24 Bab 24 hukuman
25 Bab 25 lulus ujian
26 Bab 26 ujian ketiga
27 Bab 27, hutan ilusi
28 Bab 28 Chan bersaudara
29 Bab 29 Berlatih
30 Bab 30 Membantu
31 Bab 31 Hukuman
32 Bab 32. Menghukum 2
33 Bab 33 Rencana
34 Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35 Bab 35 Bertemu
36 Bab 36 Bangkit
37 Bab 37 menerima token
38 Bab 38 Pedang Phoenix
39 Bab 39 Wujud Wei Lu
40 Bab 40
41 Bab 41 Cang Tian
42 Bab 42 Kedatangan
43 Bab 43 Bertemu Kembali
44 Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45 Bab 45
46 Bab 46 Undangan
47 Bab 47 Datang ke istana
48 Bab 48 Acara
49 Bab 49 Bertemu Cang Tian
50 Bab 50 Pergi
51 Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52 Bab 52 pecahan jiwa
53 Bab 53 Desa mati
54 Bab 54 sampai
55 Bab 55 pertemuan
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60 perperangan
61 Bab 61 perperangan 2
62 Bab 62 kemenangan dan kembali
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Bab 1.Menyelesaikan Misi
2
Bab 2 kegelisahan
3
Bab 3. peristiwa
4
Bab 4. Kematian
5
Bab 5. Kehidupan Baru
6
Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7
Bab 7. Selesai Berkultivasi
8
Bab 8.Mencari tau
9
Bab Menyingkirkan
10
Bab 10. Permintaan
11
Bab 11. Setuju
12
Bab 12
13
Bab 13 membeli budak
14
Bab 14 Membantu seseorang
15
Bab 15 Lien Na
16
Bab 16
17
Bab 17, izin
18
Bab. 18 Wei Lu
19
Bab 19 Pertemuan
20
Bab 20 latihan
21
Bab 21
22
Bab. 22
23
Bab 23
24
Bab 24 hukuman
25
Bab 25 lulus ujian
26
Bab 26 ujian ketiga
27
Bab 27, hutan ilusi
28
Bab 28 Chan bersaudara
29
Bab 29 Berlatih
30
Bab 30 Membantu
31
Bab 31 Hukuman
32
Bab 32. Menghukum 2
33
Bab 33 Rencana
34
Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35
Bab 35 Bertemu
36
Bab 36 Bangkit
37
Bab 37 menerima token
38
Bab 38 Pedang Phoenix
39
Bab 39 Wujud Wei Lu
40
Bab 40
41
Bab 41 Cang Tian
42
Bab 42 Kedatangan
43
Bab 43 Bertemu Kembali
44
Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45
Bab 45
46
Bab 46 Undangan
47
Bab 47 Datang ke istana
48
Bab 48 Acara
49
Bab 49 Bertemu Cang Tian
50
Bab 50 Pergi
51
Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52
Bab 52 pecahan jiwa
53
Bab 53 Desa mati
54
Bab 54 sampai
55
Bab 55 pertemuan
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60 perperangan
61
Bab 61 perperangan 2
62
Bab 62 kemenangan dan kembali
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!