Bab 6. Ruang dimensi galaxy

"Jadi aku sekarang masuk ketubuh gadis lemah dan bodoh ini, ya ampun apa tidak ada tubuh yang elit sedikit apa. Aku seorang pemimpin dari dunia modern harus masuk ketubuh gadis ini" ucap Nya pelan.

"Baiklah aku Liana Tan akan menggunakan tubuh ini dengan baik dan akan membalas dendam mu pada gadis gadis bodoh itu" ucap Liana atau sekarang menjadi Anhe

Setelah itu Anhe pun duduk di depan di kasurnya dengan bersandar sembari menonton semua orang yang sedang menangisi dirinya.

Ia duduk dengan cueknya bersandar di sana,

"Ibu ayah apa belum selesai menangis ya, suara kalian semua sangat berisik, aku tidak bisa istirahat. Dari pada menangis lebih baik ibu dan lainya pulang dulu beristirahat lah pasti lelah menangis dari tadi" ucap Anhe santai.

Sedangkan semua orang yang mendengar nya pun shock, melihat Anhe sudah sadar dan duduk disana dengan tenang seakan tidak terjadi apa apa.

"Anhe... Kau sudah sadar nak, apa masih ada yang sakit" ucap nyonya Anci

"Tidak ibu, aku baik baik saja, ibu tenang lah tidak perlu menangis, dan juga aku tidak bilang ingatan aku ingat semua bahkan aku ingat apa yang terjadi sebelum aku terjatuh ke kolam bukan begitu jie jie Milan dan jie jie Suan" ucap Anhe dengan senyum yang menakutkan membuat semua orang menoleh ke arah Milan dan Suan serempak

Sedangkan Milan dan Suan merasa sangat takut dan gugup.

"Jadi ayah ibu dan semuanya, kembalilah untuk istirahat besok kita akan berbicara lagi, aku masih sangat lemas saat ini" ucap Anhe pura pura lemah karena dia sangat risih melihat semua orang

"Baik lah sayang, istirahat lah kita akan berbicara besok, tapi kau benar-benar tidak merasa sakit lagi bukan" tanya nyonya Anci

"Tidak ibu, semua baik baik saja" Jawab Anhe

"Baiklah jika begitu, ayo kita keluar biarkan An'Er istirahat" ucap kakek Gui Dwei

"Terima kasih kakek sayang" ucap Anhe dan itu membuat semua terkejut apa lagi sang kakek. Tapi mereka tetap keluar setelah tersadar dari keterkejutan ini.

Setelah semua keluar Anhe bernafas lega,

 "Merepotkan saja" keluh Anhe

"Anhe..." terdengar suara seseorang

"hemmm... siapa?" tanya Anhe pelan

"Liana Tan...." terdengar lagi

"Ehh...siapa." terkejut Anhe hingga bangkit dari duduknya

"Tuan ini Cang Yi" ucap Cang Yi

"Cang Yi, kau dimana?" tanya Anhe

"Tuan aku ada di dalam cincin dimensi galaxy" jawab Cang Yi

"Haa... Cincin, cincin ma- , eh cincin ini mengikuti ku kemari?" tanya Anhe kaget

"Tentu saja tuan, bukankah hamba sudah pernah bilang jika cincin itu akan mengikuti tuan kemana pun tuan pergi" jawab Cang Yi

"Ahhh aku lupa soal itu, tapi bagaimana bisa kau ada disana?, wah kau benar benar setan atau jin ya" ucap Anhe asal

"Tuan sembarangan saja aku ini makhluk ilahi, dan aku salah penjaga cincin dimensi ini. Tuan juga bisa masuk kemari" ucap Cang Yi

"Benarkah, bagaimana caranya" Tanya Anhe

"Tuan sentuh cincin itu lalu bilang masuk maka tuan akan masuk" jawab Cang Yi

" Benarkah semudah itu" ucap Anhe

"Tentu tuan, karena tuan adalah pemilik ya, jadi itu sangat mudah baginya tuan dan tidak akan ada yang bisa masuk ini tanpa seizin tuan dan hanya kita berdua dan mahkluk kontrak tuan yang bisa masuk sini, jadi ayo tuan masuklah" ucap Cang Yi

"Baiklah aku akan coba" ucap Anhe

Lalu Anhe mulai menyentuh cincinnya dan berucap masuk dan tiba tiba Anhe merasa seperti tersedot masuk kesuatu tempat.

"Tuan buka lah mata anda, anda sudah sampai" ucap Cang Yi

Mendengar itu Anhe pun membuka matanya perlahan dan berma saja dia sudah disebuah tempat yang sangat cantik.

"Ini tidak salah ada di dalam cincin?" tanya Anhe

"Eh kau benar Cang Yi, tapi kau terlihat lebih tampan" ucap Anhe dan itu membuat Cang Yi malu.

"Terima kasih tuan" jawab Cang Yi

"Jadi Cang Yi jawab ini sungguh dunia dalam cincin?" tanya Anhe

"Tentu tuan, selamat datang tuan di ruang di mensi galaxy, disini adalah dunia milik tuan. Anda bebas mau apa pun itu" ucap Cang Yi

"Dunia milik ku, jadi aku boleh kapan saja masuk, dan sampai kapan pun?" tanya Anhe lagi

"Tentu tuan, saya akan mengajak anda berkeliling dan menjelaskan semuanya tapi sebelum itu, tuan harus merendam di danau itu di bawah air terjun itu" ucap Cang Yi

"Untuk apa aku berendam disana?" tanya Anhe

"Untuk membersihkan sisa racun dan membuka semua meredian tuan yang masih tertutup, jika tertutup tuan tidak akan bisa berkultivasi" jawab Cang Yi

"Kultivasi juga di bagi menjadi beberapa tingkatan dan juga anda akan memiliki elemen" ucap Cang Yi

"Lalu apa saja tingkatan nya?" tanya Anhe

"Kultivasi :

- Rana prajurit 1-3

- Rana jendral 1-3

- Rana raja 1-3

- Rana kaisar 1-3

- Rana bumi 1-3

- Rana langit 1-3

- Rana Dewa Dewi 1-3

- Rana ilahi 1-3

- Rana abadi 1-3

"Elemen :

- Elemen tanah

- Elemen Air

- Elemen api

- Elemen angin

- Elemen tumbuhan

- Elemen Es

- Elemen cahaya

- Elemen kegelapan

"Dan terakhir elemen Teratai Bulan sabit, yang artinya Memiliki semua elemen dan memiliki kekuatan abadi serta darah sang pemilik elemen spesial ini bisa membangkitkan seseorang yang sudah mati jika jiwanya masih disana. Karena itulah banyak di buru orang" ucap Cang Yi

"Oh begitu baiklah aku mengerti, ayo kita mulai aku sudah tidak sabar memiliki kekuatan itu" ucap Anhe

"Apa tuan tidak takut jika ternyata pemilik elemen Teratai Bulan Sabit itu adalah tuan?" tanya Cang Yi

"Kenapa takut, itu bukanya bagus jadi tidak perlu di pikirkan" jawab Anhe santai

"Baiklah jika begitu, mari tuan silahkan ikuti saya untuk menuju danau itu" ucap Cang Yi

"hmmm" jawab Anhe singkat lalu mengikuti Cang Yi

Sesampainya di danau itu, Anhe di suruh Cang Yi untuk masuk kedalam danau itu.

"Tuan masuklah kesana, dan duduk di atas batu itu lalu bermeditasi lah disana rasakan dan serap semua energi yang ada disini, ikuti saja naluri tuan yang akan menuntun tuan untuk selanjutnya, saya akan ada di atas Nana untuk menjaga tuan" ucap Cang Yi

"Baiklah aku mengerti" jawab Anhe lalu berjalan masuk kedalam air danau itu lalu duduk tepat di atas batu bawah air terjun.

Anhe duduk disana dengan duduk lotus, lalu memejamkan matanya mencari titik meredian nya.

Sedangkan Cang Yi yang melihat itu tersenyum kecil lalu naik ke atas untuk menunggu Anhe sampai selesai.

"Kita lihat, seberapa kuat tuan ku ini apa benar dengan ramalan itu jika benar tidak sia sia aku terkurung ratusan tahun digua jelek itu" ucap Cang Yi lalu ia pun bermeditasi sembari menunggu Anhe

Bersambung

Terpopuler

Comments

Wahyuningsih

Wahyuningsih

D tnggu upnya thor gk pke lma jgn lpa upnya yg buanyk thor n hrs tiap hri, sellu jga keshtn,istrht yg ckp,mkan tept wktu 🦾💪🦾💪🦾🫶🫶🫶

2024-11-20

0

Mutiara Nisak

Mutiara Nisak

menarik dan alangkah lbh menarik lg,klo ceritanya d double...biar g nanggung bacanya....

2024-11-20

1

R@3f@d lov3😘

R@3f@d lov3😘

hmm...menarik 🤪 paman lian mungkin akan ikut juga disini dan jadi jodohnya anhe 🤭

2024-11-20

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.Menyelesaikan Misi
2 Bab 2 kegelisahan
3 Bab 3. peristiwa
4 Bab 4. Kematian
5 Bab 5. Kehidupan Baru
6 Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7 Bab 7. Selesai Berkultivasi
8 Bab 8.Mencari tau
9 Bab Menyingkirkan
10 Bab 10. Permintaan
11 Bab 11. Setuju
12 Bab 12
13 Bab 13 membeli budak
14 Bab 14 Membantu seseorang
15 Bab 15 Lien Na
16 Bab 16
17 Bab 17, izin
18 Bab. 18 Wei Lu
19 Bab 19 Pertemuan
20 Bab 20 latihan
21 Bab 21
22 Bab. 22
23 Bab 23
24 Bab 24 hukuman
25 Bab 25 lulus ujian
26 Bab 26 ujian ketiga
27 Bab 27, hutan ilusi
28 Bab 28 Chan bersaudara
29 Bab 29 Berlatih
30 Bab 30 Membantu
31 Bab 31 Hukuman
32 Bab 32. Menghukum 2
33 Bab 33 Rencana
34 Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35 Bab 35 Bertemu
36 Bab 36 Bangkit
37 Bab 37 menerima token
38 Bab 38 Pedang Phoenix
39 Bab 39 Wujud Wei Lu
40 Bab 40
41 Bab 41 Cang Tian
42 Bab 42 Kedatangan
43 Bab 43 Bertemu Kembali
44 Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45 Bab 45
46 Bab 46 Undangan
47 Bab 47 Datang ke istana
48 Bab 48 Acara
49 Bab 49 Bertemu Cang Tian
50 Bab 50 Pergi
51 Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52 Bab 52 pecahan jiwa
53 Bab 53 Desa mati
54 Bab 54 sampai
55 Bab 55 pertemuan
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60 perperangan
61 Bab 61 perperangan 2
62 Bab 62 kemenangan dan kembali
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Bab 1.Menyelesaikan Misi
2
Bab 2 kegelisahan
3
Bab 3. peristiwa
4
Bab 4. Kematian
5
Bab 5. Kehidupan Baru
6
Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7
Bab 7. Selesai Berkultivasi
8
Bab 8.Mencari tau
9
Bab Menyingkirkan
10
Bab 10. Permintaan
11
Bab 11. Setuju
12
Bab 12
13
Bab 13 membeli budak
14
Bab 14 Membantu seseorang
15
Bab 15 Lien Na
16
Bab 16
17
Bab 17, izin
18
Bab. 18 Wei Lu
19
Bab 19 Pertemuan
20
Bab 20 latihan
21
Bab 21
22
Bab. 22
23
Bab 23
24
Bab 24 hukuman
25
Bab 25 lulus ujian
26
Bab 26 ujian ketiga
27
Bab 27, hutan ilusi
28
Bab 28 Chan bersaudara
29
Bab 29 Berlatih
30
Bab 30 Membantu
31
Bab 31 Hukuman
32
Bab 32. Menghukum 2
33
Bab 33 Rencana
34
Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35
Bab 35 Bertemu
36
Bab 36 Bangkit
37
Bab 37 menerima token
38
Bab 38 Pedang Phoenix
39
Bab 39 Wujud Wei Lu
40
Bab 40
41
Bab 41 Cang Tian
42
Bab 42 Kedatangan
43
Bab 43 Bertemu Kembali
44
Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45
Bab 45
46
Bab 46 Undangan
47
Bab 47 Datang ke istana
48
Bab 48 Acara
49
Bab 49 Bertemu Cang Tian
50
Bab 50 Pergi
51
Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52
Bab 52 pecahan jiwa
53
Bab 53 Desa mati
54
Bab 54 sampai
55
Bab 55 pertemuan
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60 perperangan
61
Bab 61 perperangan 2
62
Bab 62 kemenangan dan kembali
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!