Bab 13 membeli budak

Mereka pun naik dan mengelilingi lantai atas itu tapi tidak ada yang menarik sampai akhir nya pandangan Anhe tertuju pada rak paling pojok dan juga paling bawah.

Benda itu bersinar terang dalam penglihatan Anhe tapi tidak bagi Lulu, Lulu melihat benda itu sangat usang

"Nona selamat anda mendapat nya" seru Cang Yi senang

"Apa ini, seruling.... untuk apa?" tanya Anhe heran pada Cang Yi dari pikirannya.

"Nona ini adalah seruling jiwa dan bisa di sebut seruling akar jika, jika anda dapat memainkan nya dengan sempurna maka anda akan bisa membuat jiwa seseorang menjadi takluk kepada anda, itu juga bisa membuat semua tumbuhan bermekaran, tumbuhan mati bisa bertunas dan tempat yang gersang bisa menjadi ladang hijau yang subur, tergantung niat saat nona meniupnya" jawab Cang Yi dengan menjelaskan

"Luar biasa jika begitu, baiklah aku akan membelinya" ucap Anhe

"Bagus nona setelah anda membelinya cepat masukkan kesini, tapi sebelum itu teteskan darah anda nanti aku akan mengurusnya di dalam sini untuk. menetralkan auranya agar tidak ada yang menyadari jika benda ini ada pada anda" jelas Cang Yi

"Baiklah kak, terima kasih penjelasan nya, tidak salah jika kau menjadi kakek ku karena kau serba tau" ucap Anhe dan itu membuat Cang Yi kesal

"Lu ayo kita beli ini saja, lalu kita pergi ke penjualan budak itu" ucap Anhe

"Baik tuan" jawab Lulu lalu mereka pun pergi dari sana menuju pemilik toko untuk membayar.

"Tuan aku ingin membeli ini, berapa harganya?" tanya Anhe

Sang pemilik toko yang melihat apa yang ingin di beli Pemuda di depannya sangat terkejut

"Tuan apa anda yakin ingin membeli barang itu, lihat itu sangat jelek dan tidak layak" ucap sang penjual.

"Saya yakin, berapa ini harganya tuan?" tanya Anhe

"Tidak perlu di bayar tuan muda, bawa saja" ucap Penjual itu

"Tidak bisa tuan aku mengambilnya dari toko anda jadi aku harus membayar nya, ini untuk anda tidak tau ini kurang atau tidak" ucap Anhe

"Tuan ini terlalu banyak" ucap pemilik itu

''Tidak masalah tuan" jawab Anhe

"Tidak bisa tuan, tunggu sebentar" ucap penjual itu lalu pergi kedalam tidak lama ia datang kembali membawa sebuah kotak kecil.

"Tuan ini saya berikan untuk anda, selamat jalan tuan terima kasih atas kunjungan nya" ucap penjual itu tanpa berbicara apa pun lagi.

"Baik jika begitu, terima kasih tuan kami pamit" ucap Anhe lalu pergi dari sana menuju tempat penjualan Budak

"Tuan kita sudah sampai" ujar Lulu

"Jadi begini tempat nya, sangat tidak manusiawi" ucap Anhe

"Benar tuan, dulu saya pernah merasakan tempat ini" ucap Lulu sembari menerawang jauh

"Sudah jangan di ingat, ayo kita masuk" ucap Anhe

"Selamat datang pelanggan terhormat ada yang bisa saya bantu?" tanya seseorang

"Kalian memiliki berapa orang disini?" tanya Anhe

"Kamu memiliki 1500 orang tuan, anda memerlukan berapa?" tanya penjaga itu

"Semua" Jawa Anhe singkat

"Apa tuan semua?" tanya penjaga itu

"Benar dan satu Minggu lagi aku mau jumlah yang sama kirimkan padaku dan ini alamatku dan ini bayaran untuk semuanya" ucap Anhe

"Baik baik tuan akan kami siapkan semua surat kepemilikan nya dan juga menyiapkan semua budak" ucap penjaga itu

"Siapkan kereta untuk semuanya dan ini uangnya dan antar mereka malam hari" ucap Anhe

"Baik tuan kami akan laksanakan dan sisa nya akan kami kirim besok" ucap Penjaga itu

"Baik, aku tunggu kalian di perbatasan Tai" Jawab Anhe lalu pergi bersama Lulu

"Kenapa harus malam tuan?" tanya Lulu

"Biar tidak ada orang yang melihat, aku takut Kekaisaran akan curiga dan mengira aku ingin memberontak" jawab Anhe

"Benar juga tuan, baiklah sebentar lagi malam tuan ayo kita ke perbatasan Tai " ucap Lulu

"Hemmm" ucap Anhe

Sedangkan di kediaman Gui, ketiga wanita ibu dan anak itu sedang berkumpul mereka sedang membuat rencana untuk melenyapkan atau menyingkirkan Anhe.

karena bagi meraka Anhe adalah ancaman tentang rahasia mereka, mereka juga sangat membenci Anhe yang di sayangi oleh keluarganya.

"Ibu bagaimana ini, aku tidak mau tau aku ingin Anhe pergi dari kediaman ini atau musnakan dia. Aku sangat tidak suka padanya" ucap Milan

"Benar ibu, aku tidak ingin jika sampai Anhe bersekolah di tempat ku, lihat wajah ja\\*g nya itu sudah berubah membuat aku muak, aku tidak mau jika sampai ia bertemu putra mahkota atau pangeran lainya" ucap Suan

"Kalian tenang saja, ibu akan membuat ia keluar dari rumah ini, jadi kalian tenang lah, satu lagi untuk sementara jangan buat masalah dengan nya, lihat pelayan itu mati entah karena siapa" ucap nyonya Ruo ibu dari Milan dan Suan

"Baik ibu kami mengerti" jawab mereka berdua.

Malam harinya di sebuah perbatasan Tai di tempat agak dalam terdapat dua orang yang sedang melawan beberapa pria berbaju hitam ya g sepertinya pembunuhan bayaran.

"Tuan cepat anda lari, biar aku yang menghalanginya" ucap seorang pengawal pribadi dari pria lain

"Tidak aku tidak mau pergi, aku akan tetap membantu disini" ucap sang tuan

"Tapi tuan racun anda saat ini sedang kambuh dan obat yang kita cari sudah hancur karena mereka" ucap pengawal pribadi.

"Aku baik baik saja" ucap sang tuan dan mulai menyerang lagi komplotan pembunuh bayaran itu.

"Tuan ... awasss ..." seru pengawal pribadi.

Sampai akhir sang tuan tadi hampir tumbang, dan akan terjatuh untung saja ada seseorang yang menangkapnya dan membantunya.

Mendapatkan pertolongan itu sang tuan tadi pun kaget, sesaat ia menatap wajah yang menolongnya dan seketika jantung nya berdegup kencang tanpa henti.

"Anda tidak apa apa tuan" tanya nya tanpa ekspresi

"Ti.... Tidak " jawab tuan itu

"Tunggu di sini, lu berikan obat ini padanya" ucap Anhe, ya Anhe lah yang membantunya

"Baik tuan, anda berhati hatilah" jawab Lulu

"Hemmm" jawab Anhe lalu pergi membantu pengawal pribadi sang tuan

"Kalian pengecut hanya berani menyerang orang yang sedang dalam keadaan lemah, jika begitu aku akan memusnahkan kalian yang tidak pergi ini" ucap Anhe lalu dengan tangan kosong Anhe menyerang pria pria itu dangan gesit tanpa ampun hingga membuat pria pria itu tumbang dengan tubuh terpental jauh.

Semua yang melihat sangat shock, pengawal pribadi itu pun sampai terbelalak dan tidak bergerak.

Dan dalam sekejap semua sudah selesai,

"Dasar lebah begitu saja sudah tumbang, yang begini jadi pembunuh, bodoh dan lebih bodoh yang mengutus" ucap Anhe pelan tapi masih di dengan pengawal pribadi dan pria yang ia tolong tadi

Setelah itu Anhe mendekati orang yang dia tolong lalu memeriksa denyut nadinya dan ia tau jika pria di depannya terkena racun yang mematikan.

"Hidupmu sudah tidak lama lagi jika racun ini tidak cepat di keluarkan" ucap Anhe

"Bagaimana kau tau aku terkena racun?" tanya pria yang di tolong Anhe

bersambung

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

apa itu pamannya yg reinkarnasi sama seperti Liana atau Anhe

2025-01-25

0

Lismawati

Lismawati

ceritanya bener" Kereeeenn thor , tapi cuma 1 bab 😭😭 , lanjuuuuut thor🙏🙏💪💪💪💪💪

2024-11-26

0

Yusrina Ina

Yusrina Ina

Lagi author upnya semangat 💪💪💪 sihat selalu ....

2024-11-25

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.Menyelesaikan Misi
2 Bab 2 kegelisahan
3 Bab 3. peristiwa
4 Bab 4. Kematian
5 Bab 5. Kehidupan Baru
6 Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7 Bab 7. Selesai Berkultivasi
8 Bab 8.Mencari tau
9 Bab Menyingkirkan
10 Bab 10. Permintaan
11 Bab 11. Setuju
12 Bab 12
13 Bab 13 membeli budak
14 Bab 14 Membantu seseorang
15 Bab 15 Lien Na
16 Bab 16
17 Bab 17, izin
18 Bab. 18 Wei Lu
19 Bab 19 Pertemuan
20 Bab 20 latihan
21 Bab 21
22 Bab. 22
23 Bab 23
24 Bab 24 hukuman
25 Bab 25 lulus ujian
26 Bab 26 ujian ketiga
27 Bab 27, hutan ilusi
28 Bab 28 Chan bersaudara
29 Bab 29 Berlatih
30 Bab 30 Membantu
31 Bab 31 Hukuman
32 Bab 32. Menghukum 2
33 Bab 33 Rencana
34 Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35 Bab 35 Bertemu
36 Bab 36 Bangkit
37 Bab 37 menerima token
38 Bab 38 Pedang Phoenix
39 Bab 39 Wujud Wei Lu
40 Bab 40
41 Bab 41 Cang Tian
42 Bab 42 Kedatangan
43 Bab 43 Bertemu Kembali
44 Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45 Bab 45
46 Bab 46 Undangan
47 Bab 47 Datang ke istana
48 Bab 48 Acara
49 Bab 49 Bertemu Cang Tian
50 Bab 50 Pergi
51 Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52 Bab 52 pecahan jiwa
53 Bab 53 Desa mati
54 Bab 54 sampai
55 Bab 55 pertemuan
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60 perperangan
61 Bab 61 perperangan 2
62 Bab 62 kemenangan dan kembali
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Bab 1.Menyelesaikan Misi
2
Bab 2 kegelisahan
3
Bab 3. peristiwa
4
Bab 4. Kematian
5
Bab 5. Kehidupan Baru
6
Bab 6. Ruang dimensi galaxy
7
Bab 7. Selesai Berkultivasi
8
Bab 8.Mencari tau
9
Bab Menyingkirkan
10
Bab 10. Permintaan
11
Bab 11. Setuju
12
Bab 12
13
Bab 13 membeli budak
14
Bab 14 Membantu seseorang
15
Bab 15 Lien Na
16
Bab 16
17
Bab 17, izin
18
Bab. 18 Wei Lu
19
Bab 19 Pertemuan
20
Bab 20 latihan
21
Bab 21
22
Bab. 22
23
Bab 23
24
Bab 24 hukuman
25
Bab 25 lulus ujian
26
Bab 26 ujian ketiga
27
Bab 27, hutan ilusi
28
Bab 28 Chan bersaudara
29
Bab 29 Berlatih
30
Bab 30 Membantu
31
Bab 31 Hukuman
32
Bab 32. Menghukum 2
33
Bab 33 Rencana
34
Bab 34 Keluar Hutan Ilusi
35
Bab 35 Bertemu
36
Bab 36 Bangkit
37
Bab 37 menerima token
38
Bab 38 Pedang Phoenix
39
Bab 39 Wujud Wei Lu
40
Bab 40
41
Bab 41 Cang Tian
42
Bab 42 Kedatangan
43
Bab 43 Bertemu Kembali
44
Bab 44. Membantu dewa tumbuhan
45
Bab 45
46
Bab 46 Undangan
47
Bab 47 Datang ke istana
48
Bab 48 Acara
49
Bab 49 Bertemu Cang Tian
50
Bab 50 Pergi
51
Bab 51 Cambuk Petir Surgawi
52
Bab 52 pecahan jiwa
53
Bab 53 Desa mati
54
Bab 54 sampai
55
Bab 55 pertemuan
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60 perperangan
61
Bab 61 perperangan 2
62
Bab 62 kemenangan dan kembali
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!