Helen terkejut saat mendapati sang suami tiba-tiba sudah berdiri di belakangnya saat ia baru saja menutup teleponnya dengan Adam barusan. Melihat kehadiran sang suami yang secara mengejutkan muncul di belakangnya tentu saja membuat Helen terkejut sekaligus takut kalau sang suami mendengar apa yang barusan ia dan Adam bicarakan.
"Sayang, kamu sudah lama berdiri di sana?"
"Kamu barusan menelpon siapa?"
"Adam. Kami berbincang sebentar barusan."
Tuan Dunn tak mengatakan apa pun dan meraih pakaiannya yang ada di dalam lemari pakaian dan ia sama sekali tak mengatakan apa pun pada Helen saat masuk ke dalam kamar mandi. Helen menghela napasnya panjang saat melihat sang suami masuk ke dalam kamar mandi tanpa banyak bertanya padanya.
"Semoga saja dia benar-benar tidak mendengar apa yang aku dan Adam bicarakan di telepon barusan."
Helen kini berusaha untuk bersikap biasa saja untuk menghindari pertanyaan dari suaminya yang bisa saja tuan Dunn akan melihat gelagat anehnya dan kemudian malah bertanya padanya. Helen tentu saja tak mau kalau sampai hal itu terjadi dan kini ia sudah menantikan sang suami di ruang makan bersama menantu dan cucunya.
"Ada apa, Ma?" tanya Sisil yang merupakan menantunya.
"Bukan apa-apa, suamimu belum pulang?" tanya Helen.
"Belum, katanya mungkin dia akan pulang agak telat," jawab Sisil.
Obrolan di meja makan itu harus terhenti kala tuan Dunn duduk di kursi meja makan dan mereka pun mulai menyantap hindangan yang memang sudah tersaji di depan mereka. Helen masih saja khawatir kalau suaminya ini sudah mendengar percakapan antara dirinya dan Adam lewat telepon tadi namun ternyata semua yang menjadi ketakutan Helen sepertinya tidak terjadi karena sampai saat ini tuan Dunn sama sekali tak mengungkit soal percakapan antara Helen dan Adam lewat telepon tadi. Selepas makan malam, Helen menyusul sang suami yang sudah terlebih dahulu masuk ke dalam kamar.
"Sayang, mau sampai kapan kita akan tinggal di sini?"
"Kalau kamu mau pulang ke Skotlandia, maka pulanglah.…
Dipanggil Perawan Tua
Takut Ketahuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 64 Episodes
Comments
Fifid Dwi Ariyani
trusceria
2025-03-13
0