Dinda masih memikirkan apa yang Alex katakan bahwa apa pun yang terjadi ia dan Alex akan tetap menikah dan hal itu sungguh membuat Dinda merasakan perasaan yang campir aduk saat ini. Ia merasa bahwa pria itu sangat serius sekali kala mengatakan bahwa apa pun yang terjadi mereka akan menikah.
"Kenapa dia sangat serius sekali, ya?"
"Mbak Dinda mikirin apa?" tanya Ghea yang tiba-tiba muncul di sebelahnya dan duduk di kursi yang berhadapan dengan Dinda.
"Bukan apa-apa."
Dinda bukannya tak mau bercerita lebih pada Ghea namun untuk saat ini tidak seharusnya ia mau terbuka pada Ghea kalau tak lama lagi ia dan Alex akan segera menikah.
"Ya udah kalau Mbak gak mau cerita, aku juga gak akan maksa kok."
Setelah beberapa saat sama sekali tak ada obrolan antara mereka berdua hingga Dinda pun berdehem dan mulai membuka obrolan supaya suasana di antara mereka sama sekali tidak canggung.
"Ghea, saya mau tanya sama kamu, kalau tiba-tiba ada cowok yang ngajakin kamu nikah, apa kamu mau melakukan itu?"
"Tergantung seperti apa cowoknya. Kalau dia baik-baik maka akan aku pertimbangkan tapi kalau dia brengsek mending gak usah."
"Begitu, ya?"
"Kenapa memangnya? Mbak Dinda mau nikah?"
"Siapa yang mau nikah? Kamu suka bicara sembarangan aja!"
"Kali aja kalau Mbak Dinda beneran mau nikah. Kalau memang bener ya aku bakal ucapin selamat."
Dinda menggelengkan kepalanya dan kemudian memutuskan untuk tak mau membahas soal ini lagi dengan Ghea. Dinda kemudian gegas kembali ke ruangan kerjanya dan menarik napas dalam-dalam. Ia berusaha untuk tenang dan melanjutkan pekerjaannya, ia tak mau sampai masalah pribadi akan berdampak buruk pada kinerjanya di kantor. Baru saja ia ingin fokus dengan laptop yang ada di depannya, layar ponselnya memperlihatkan nama Alex di sana.
"Kenapa dia menghubungiku?"
Karena diselimuti oleh rasa penasaran maka Dinda gegas menjawab telepon dari Alex ini.
"Awas saja kalau kamu mau bicara hal yang tidak masuk akal. Saya akan tutup sekarang juga."
"Kamu mau aku jadi mualaf se…
Dipanggil Perawan Tua
Batal Nikah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 64 Episodes
Comments
martina melati
wadoh... masa dinda membiayai hidup alex sih
2025-02-14
0
Bzaa
lahhh kok bs, kasian melvin
2025-04-02
0
Andriyati
lach mw jadi mokondo kamu lex
2025-01-21
0