Episode 06 : Raja Rimba

Bel istirahat berbunyi. Akhirnya penderitaan Zea dan kawan-kawannya berakhir. Karena jam pelajaran matematika sudah selesai, mau tidak mau pak Budi menyuruh mereka mengumpulkan hasil tugas seadanya. Nilai yang akan mereka dapat jangan ditanya lagi, yang jelas tidak mungkin dapat 100.

"Zea, ayo ke ruang musik, hari ini grub band sekolah kita latihan. Gue suka denger lagu yang dinyanyiin ayank Zio," kata Nina.

"Nina, Lo suka beneran sama Zio?" tanya Zea.

Nina diam dan hanya tersenyum. Sesaat kemudian dia mengangguk.

"Gue pikir Lo cuma ngefans sama dia? Kok Lo bisa suka dia? Lo tau kan saingan Lo banyak buat dapetin Zio? Termasuk si Amara, cewek paling cantik di sekolah kita," jawab Zea.

"Gak masalah saingan gue banyak, yang penting saingan gue bukan Lo. Gue gak mau rebutan cowok sama sahabat gue. Lo juga jangan tiba-tiba berubah pikiran. Benci ya benci, jangan berubah jadi suka."

"Gak akan."

"Syukur deh. Meskipun dimasa depan semua belum pasti. Ya udah, ayo ke ruang musik," ajak Nina lagi.

"Gimana cara gue ngomong sama Nina, ya?" Kalau dia tulus suka sama si kodok itu, dia bakal marah sama gue. Kan lucu dia suka sama suami gue?" batin Zea.

Zea dan Nina tiba di ruang musik. Ternyata Amara dan teman-temannya juga ada di sana. Amara memang suka mengikuti kemanapun Zio pergi. Untunglah mereka tidak sekelas. Coba kalau sekelas, pasti Amara selalu menempel pada Zio, seperti kutu menempel pada rambut manusia.

Band sekolah yang diberi nama "Cool Band" beranggotakan 5 orang. Zio sebagai vokalis. Denis sebagai gitaris, Arka sebagai drummer, Robbi sebagai pemain keyboard. Nunu teman dekat Robbi sebagai pemain bass.

Zio memang aktif dalam hampir semua kegiatan di sekolah. Dia ketua tim basket, vokalis band sekolah, ketua OSIS, ketua kelas dan ketua PMR sekolah. Wajar banyak siswi suka padanya karena Zio paket komplit. Dia ganteng, kaya, cerdas, dan memiliki banyak prestasi. Kalau dibandingkan dengan Zea bagai langit dan bumi. Hanya satu kelebihan Zea yang tidak bisa Zio lakukan yaitu melukis atau menggambar.

Lagu kedua yang Zio nyanyikan dalam kegiatan latihan mereka ini adalah lagu dari band lawas yang cukup terkenal. Judul lagunya "Jadian". Musik pun di mulai.

Aku suka dia

Tapi ku tak tahu untuk

Bilang kepadanya

Jika aku suka

Jatuh cinta kepadanya

Dia cinta yang pertama

Dia yang bisa membuat aku

Merasa deg-degan

Berdebar di dada

setiap saat mengingatnya

Reff :

Bulan tolong katakan

Bintang bantu bisikkan

Kepada dirinya

Kalau aku mau

Jadi kekasihnya

Ooo

Aku yakin diriku

Nanti pasti membuatnya

Suka kepadaku

Cinta kepadaku

Dan kita akan jadian

Kembali ke Reff 3 kali

"Ini kan lagu kesukaan gue?" batin Zea.

"Merdu banget suara ayank Zio," kata Nina.

"Apa Lo bilang? Ayank? Siapa yang Lo panggil Ayank? Zio? Hellow, jangan mimpi, Zio itu milik gue!" kata Amara.

"Milik Lo? Kapan kalian jadian?" jawab Nina, tidak mau kalah.

"Aduh Nina, gak usah Lo ladenin si centil ini. Gak penting," kata Zea pada Nina.

"Apa Lo bilang? Gue gak penting? Ini lebih penting dari harga diri kalian berdua. Jangan pernah panggil Zio dengan sebutan ayank. Cuma gue yang boleh panggil dia dengan sebutan ayank, paham?" tegas Amara.

"Gak mau," jawab Nina, dengan nada mengejek.

"Rese!" Amara langsung maju menjambak rambut Nina.

"Gue bales Lo!" sahut Nina. Rambut Amara juga dijambak oleh Nina. Akhirnya mereka berdua main jambak-jambakan. Ruang musik menjadi ribut. Fokus semua orang yang melihat Zio latihan akhirnya buyar.

Akhirnya Zio dan teman-temannya terpaksa berhenti main musik. Zio tersenyum melihat Nina dan Amara main jambak-jambakan memperebutkan dirinya. Bagi Zio, dua gadis ini tidak penting, yang ada Zio malah terhibur karena ulah konyol Nina dan Amara yang memperebutkannya, padahal Zio sama sekali tidak tertarik pada keduanya.

"Dasar lampir!" umpat Nina pada Amara.

"Dasar kutu kupret!" umpat Nina balik.

"Nina, Amara, berhenti." Zea berusaha memisahkan Nina dan Amara. Dua antek Amara malah memperkeruh suasana dengan menyemangati Amara agar menjabat rambut Nina lebih ganas lagi.

"Kalian berdua ngapain sih rebutan si kodok, gak guna banget!" teriak Zea. "Berhenti!!!" teriak Zea sangat nyaring. Kalau Zea sudah berteriak, semua orang akan tutup telinga. Suara Zea benar-benar menggelegar.

"Gue bilang berhenti ya berhenti," titah Zea lagi dengan berteriak. Nina dan Amara akhirnya berhenti main jambak-jambakan.

"Apa sih untungnya main jambak-jambakan? Diam Lo lampir!" titah Zea melotot tajam pada Nina, membuat Nina menunduk takut.

"Lo juga, kutu kupret!" ucap Zea pada Amara. Kalau Zea sudah marah semua orang akan terdiam. Zea adalah gadis tergalak di sekolah ini. Ibarat hutan, Zea lah sang raja rimba. Semua orang takut padanya.

Terpopuler

Comments

fsf

fsf

ternyata zea ada kelebihannya juga 🤣🤣🤣

2024-10-21

0

⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛

⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛

hahahaha 🤣🤣🤣
bagus kalo Zea galak and orang" takut,, ga asikkan kalo Zea d bully...

2024-09-24

1

𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐

𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐

wow keren Zea..

2024-09-24

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 01 : Kodok dan Keong
2 Episode 02 : Pernikahan Dipercepat
3 Episode 03 : Malu Tapi Mau
4 Episode 04 : Pacar Zea
5 Episode 05 : Lo ganteng, Lo aman
6 Episode 06 : Raja Rimba
7 Episode 07 : Ciuman Pertama
8 Episode 08 : Cemburu
9 Episode 09 : Sahabat
10 Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio
11 Episode 11 : Sah
12 Episode 12 : Bocil Lucu
13 Episode 13 : Lingerie Merah
14 Episode 14 : Kerja di Malam Hari
15 Episode 15 : Perkara Di Blokir
16 Episode 16 : Rencana Study Tour
17 Episode 17 : Akting
18 Episode 18 : Pura-pura atau Nyata?"
19 Episode 19 : Zea Cemburu
20 Episode 20 : Main Band
21 Episode 21 : Tim Cheerleaders
22 Episode 22 : Tentang Ponsel
23 Episode 23 : Pernikahan Rahasia
24 Episode 24 : Kamu Yang Ku Tunggu
25 Episode 25 : Suami dan Mantan Pacar
26 Episode 26 : Insiden Di Panggung
27 Episode 27 : Juara
28 Episode 28 : : Pernyataan Cinta
29 Episode 29 : Konglomerat
30 Episode 30 : Tetap Sahabat
31 Episode 31 : Masalah Perusahaan
32 Episode 32 : Senda Gurau Di Pagi Hari
33 Episode 33 : Gosip Pagi
34 Episode 34 : Perjalanan Jauh
35 Episode 35 : Jebakan
36 Episode 36 : Selamat
37 Episode 37 : I Love You
38 Episode 38 : Berdamai
39 Episode 39 : Masalah
40 Episode 40 : Berpisah Untuk Sementara
41 Episode 41 : Kakek Meninggal
42 Episode 42 : Rahasia Pernikahan
43 Episode 43 : Saling Peduli
44 Episode 44 : Obat Lelah
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Episode 01 : Kodok dan Keong
2
Episode 02 : Pernikahan Dipercepat
3
Episode 03 : Malu Tapi Mau
4
Episode 04 : Pacar Zea
5
Episode 05 : Lo ganteng, Lo aman
6
Episode 06 : Raja Rimba
7
Episode 07 : Ciuman Pertama
8
Episode 08 : Cemburu
9
Episode 09 : Sahabat
10
Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio
11
Episode 11 : Sah
12
Episode 12 : Bocil Lucu
13
Episode 13 : Lingerie Merah
14
Episode 14 : Kerja di Malam Hari
15
Episode 15 : Perkara Di Blokir
16
Episode 16 : Rencana Study Tour
17
Episode 17 : Akting
18
Episode 18 : Pura-pura atau Nyata?"
19
Episode 19 : Zea Cemburu
20
Episode 20 : Main Band
21
Episode 21 : Tim Cheerleaders
22
Episode 22 : Tentang Ponsel
23
Episode 23 : Pernikahan Rahasia
24
Episode 24 : Kamu Yang Ku Tunggu
25
Episode 25 : Suami dan Mantan Pacar
26
Episode 26 : Insiden Di Panggung
27
Episode 27 : Juara
28
Episode 28 : : Pernyataan Cinta
29
Episode 29 : Konglomerat
30
Episode 30 : Tetap Sahabat
31
Episode 31 : Masalah Perusahaan
32
Episode 32 : Senda Gurau Di Pagi Hari
33
Episode 33 : Gosip Pagi
34
Episode 34 : Perjalanan Jauh
35
Episode 35 : Jebakan
36
Episode 36 : Selamat
37
Episode 37 : I Love You
38
Episode 38 : Berdamai
39
Episode 39 : Masalah
40
Episode 40 : Berpisah Untuk Sementara
41
Episode 41 : Kakek Meninggal
42
Episode 42 : Rahasia Pernikahan
43
Episode 43 : Saling Peduli
44
Episode 44 : Obat Lelah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!