Episode 04 : Pacar Zea

Keputusan orangtua Zea dan Zio tidak bisa diganggu gugat, mereka harus menikah Minggu depan dan mereka tau sendiri apa konsekuensinya jika menolak. Merasa di posisi terjepit, Zio memiliki ide. Dia memohon pada kakeknya agar dia dan Zea hanya menikah siri untuk sementara, setelah berusia 19 tahun dan memenuhi syarat untuk menikah secara hukum, baru mereka mengadakan pernikahan mewah seperti yang diharapkan orangtua mereka.

Kakek Zio setuju dengan permintaan Zio. Karena mereka masih muda dan belum cukup umur, pernikahan hanya diadakan sederhana dan secara siri. Tamu yang diundang hanya keluarga dekat. Setahun lagi baru mereka dinikahkan dengan pesta pernikahan meriah. Zio senang permintaannya dikabulkan oleh kakeknya. Setidaknya mereka untuk sementara tidak akan ketahuan sudah menikah oleh teman-teman di sekolah.

Sepulang dari rumah Zio, Zea tampak menangis karena masih tidak terima dinikahkan. Tapi apalah daya dia tidak bisa melawan. Zea langsung masuk ke kamarnya, mengunci kamar dan menangis sepuasnya di dalam.

"Murni, kasihan Zea," ucap Hafiz.

"Biarin aja Bang, di masa depan dia pasti berterima kasih pada kita karena sudah memilihkan calon suami yang tepat untuknya," jawab Murni.

Sementara itu dalam kamar, Zea terus menangis meratapi nasibnya.

"Lihat aja entar, gue bakal bikin ulah biar gue cepet cerai dari tuh kodok. Gini amat ya nasib gue. Gue sukanya sama siapa, tapi nikahnya sama siapa. Ayang Robbi, maafkan Zea ya. Padahal kita baru jadian sebulan yang lalu," kata Zea dengan air mata yang tak henti-hentinya bercucuran.

Di rumahnya Zio tengah duduk di pinggir kolam renang. Dia menatap layar ponselnya dengan serius. Pasalnya di group WA kelas, sekretaris kelas yang tak lain pacar Zea tengah melakukan pengumuman kalau dirinya dan Zea sebenarnya sudah jadian. Semua orang di group ramai memberikan selamat termasuk Nina teman dekat Zea, Arka dan Denis teman dekat Zio serta Si cewek centil Amara and the gengs, yaitu ketua tim Cheerleader sekolah juga memberikan selamat.

"Gila, tuh cewek sudah punya pacar ternyata? Kasian banget sih Lo, Rob, jadi pelampiasan Zea. Pasti sebentar lagi Lo bakal nangis kejer karena diputusi Zea. Secara, Zea bakal nikah sama gue. Untung hati gue seluas samudra, jadi nanti tetap bisa akur dengan mantan pacar istri gue." Zio tersenyum membayangkan nasib malang Robbi yang akan segera diputusi.

Keesokan harinya, suasana pagi di SMA 25 tampak ramai seperti biasa. Terlihat murid-murid berdatangan dan memarkir kendaraan mereka dengan baik. Ada yang pakai sepeda, motor, mobil maupun naik angkot. Zea datang pagi sekali dengan menaiki motor matic berwarna putih kesayangannya. Dia memarkir di sebelah motor Nina. Nina sudah datang lebih dulu.

Tidak lama kemudian datanglah Robbi diantar oleh supir pribadinya. Robbi sendiri adalah anak kepala sekolah. Melihat sang pacar berada diparkiran, Robbi langsung menghampirinya dengan penuh senyuman.

"Cie ... yang baru jadian," kata Nina meledek. "Gue gak mau ah jadi nyamuk, gue duluan ya, silahkan berjalan ke kelas sambil bergandengan tangan," lanjut Nina lagi. Nina pun pergi duluan.

"Sayang, ayo barengan ke kelas," kata Robbi.

"Robbi, kok kamu umumin ke semua orang di kelas kalau kita udah jadian?" tanya Zea. Walau Zea bicara dengan semua temannya dengan bahasa gaul tapi dia terbiasa bicara dengan Robbi dengan bahasa sopan.

"Biar semua orang tau kalau kamu pacarku. Zea, aku takut kehilanganmu. Kamu cantik, walau matematika sering dapat nol tapi kamu hebat dalam melukis, kamu juga punya banyak kelebihan. Cewek kaya kamu pasti bakal di incar banyak cowok," jawab Robbi. Robbi meraih tangan Zea.

Mendengar jawaban Robbi, Zea semakin merasa bersalah padanya. Robbi berbeda jauh dengan Zio. Sejak awal Robbi selalu memperlakukan dirinya spesial tidak seperti Zio yang selalu meledeknya. Mana mungkin Zea mau kehilangan Robbi. Kalau bisa memilih, lebih baik Zea menendang Zio sampai ke ujung dunia, agar Zio berhenti hadir dalam hidupnya. Namun sayang seribu sayang, mimpi tetaplah mimpi.

Baru saja Zea berangan-angan untuk menendang Zio dari kehidupannya, si Zio malah muncul.

"Hai Zio, selamat karena tim basket kalian menang lagi," ucap Robbi.

Selesai memarkir motor besarnya, Zio menghampiri Zea dan Robbi. Zio melihat Robbi memegang tangan Zea. Tiba-tiba saja Zio kesal.

"Katanya cewek berjilbab tapi dipegang tangannya oleh cowok yang bukan muhrim mau," ucap Zio dengan sinis.

Zea langsung melepas tangan Robbi. "Sial banget sih ketemu Lo pagi-pagi gini. Bikin kesal aja. Bisa gak dalam sehari gak usah bikin gue kesal?" ucap Zea.

"Oh tidak bisa," jawab Zio.

"Ayang Zio ..." Amara berteriak sambil berlari untuk menghampiri Zio. Di belakang Amara seperti biasa dua anteknya selalu ikut, siapa lagi kalau bukan Yuni dan Vani, babu Amara tapi berkedok teman.

"Ayang Zio, kamu ke mana aja kemarin? Kok aku cari-cari gak ada? Padahal kami mau merayakan kemenangan Ayang Zio," tanya Amara.

"Tuh cewek Lo nyariin. Kalau begitu gue dan pacar gue pergi duluan. Robbi Sayang, ayo pergi," ucap Zea. Robbi mengangguk, keduanya pun pergi dari parkiran.

Kepergian Zea dan Robbi membuat Zio semakin kesal, ditambah kedatangan Amara dan dua temannya.

"Jangan panggil gue 'ayang'! Gue bukan pacar Lo, ngerti!" bentak Zio pada Amara. Amara terdiam. Di sekolah tidak ada yang berani pada Zio kalau Zio marah. Secara, Zio siswa terkaya dan ketua OSIS yang dihormati semua teman-temanya.

Zio pun pergi dari sana.

"Ih, nyebelin, susah banget naklukin tuh cowok. Tapi gue gak boleh nyerah. Mau saingan sebanyak apapun. Gue harus menang," kata Amara.

Terpopuler

Comments

fsf

fsf

eh ada yg cemburu 🤭

2024-10-21

0

Mrs.Riozelino Fernandez

Mrs.Riozelino Fernandez

naaah ketahuan kan siapa yang gamon 😆😆😆
panas panas deh...

2024-09-23

0

Mrs.Riozelino Fernandez

Mrs.Riozelino Fernandez

laaaah tadi katanya gak suka Zea...
biarin aja la Zea dengan Robi,
kenapa kamu sibuk ngurusin...

2024-09-23

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 01 : Kodok dan Keong
2 Episode 02 : Pernikahan Dipercepat
3 Episode 03 : Malu Tapi Mau
4 Episode 04 : Pacar Zea
5 Episode 05 : Lo ganteng, Lo aman
6 Episode 06 : Raja Rimba
7 Episode 07 : Ciuman Pertama
8 Episode 08 : Cemburu
9 Episode 09 : Sahabat
10 Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio
11 Episode 11 : Sah
12 Episode 12 : Bocil Lucu
13 Episode 13 : Lingerie Merah
14 Episode 14 : Kerja di Malam Hari
15 Episode 15 : Perkara Di Blokir
16 Episode 16 : Rencana Study Tour
17 Episode 17 : Akting
18 Episode 18 : Pura-pura atau Nyata?"
19 Episode 19 : Zea Cemburu
20 Episode 20 : Main Band
21 Episode 21 : Tim Cheerleaders
22 Episode 22 : Tentang Ponsel
23 Episode 23 : Pernikahan Rahasia
24 Episode 24 : Kamu Yang Ku Tunggu
25 Episode 25 : Suami dan Mantan Pacar
26 Episode 26 : Insiden Di Panggung
27 Episode 27 : Juara
28 Episode 28 : : Pernyataan Cinta
29 Episode 29 : Konglomerat
30 Episode 30 : Tetap Sahabat
31 Episode 31 : Masalah Perusahaan
32 Episode 32 : Senda Gurau Di Pagi Hari
33 Episode 33 : Gosip Pagi
34 Episode 34 : Perjalanan Jauh
35 Episode 35 : Jebakan
36 Episode 36 : Selamat
37 Episode 37 : I Love You
38 Episode 38 : Berdamai
39 Episode 39 : Masalah
40 Episode 40 : Berpisah Untuk Sementara
41 Episode 41 : Kakek Meninggal
42 Episode 42 : Rahasia Pernikahan
43 Episode 43 : Saling Peduli
44 Episode 44 : Obat Lelah
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Episode 01 : Kodok dan Keong
2
Episode 02 : Pernikahan Dipercepat
3
Episode 03 : Malu Tapi Mau
4
Episode 04 : Pacar Zea
5
Episode 05 : Lo ganteng, Lo aman
6
Episode 06 : Raja Rimba
7
Episode 07 : Ciuman Pertama
8
Episode 08 : Cemburu
9
Episode 09 : Sahabat
10
Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio
11
Episode 11 : Sah
12
Episode 12 : Bocil Lucu
13
Episode 13 : Lingerie Merah
14
Episode 14 : Kerja di Malam Hari
15
Episode 15 : Perkara Di Blokir
16
Episode 16 : Rencana Study Tour
17
Episode 17 : Akting
18
Episode 18 : Pura-pura atau Nyata?"
19
Episode 19 : Zea Cemburu
20
Episode 20 : Main Band
21
Episode 21 : Tim Cheerleaders
22
Episode 22 : Tentang Ponsel
23
Episode 23 : Pernikahan Rahasia
24
Episode 24 : Kamu Yang Ku Tunggu
25
Episode 25 : Suami dan Mantan Pacar
26
Episode 26 : Insiden Di Panggung
27
Episode 27 : Juara
28
Episode 28 : : Pernyataan Cinta
29
Episode 29 : Konglomerat
30
Episode 30 : Tetap Sahabat
31
Episode 31 : Masalah Perusahaan
32
Episode 32 : Senda Gurau Di Pagi Hari
33
Episode 33 : Gosip Pagi
34
Episode 34 : Perjalanan Jauh
35
Episode 35 : Jebakan
36
Episode 36 : Selamat
37
Episode 37 : I Love You
38
Episode 38 : Berdamai
39
Episode 39 : Masalah
40
Episode 40 : Berpisah Untuk Sementara
41
Episode 41 : Kakek Meninggal
42
Episode 42 : Rahasia Pernikahan
43
Episode 43 : Saling Peduli
44
Episode 44 : Obat Lelah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!