Episode 03 : Malu Tapi Mau

"Hei Keong," panggil Zio pada Zea yang baru keluar dari toilet perempuan.

"Mata Lo rabun? Ini toilet cewek, kalau kebelet, sana! Ke toilet cowok!" jawab Zea dengan ketus.

"Lo gak usah sok caper sama gue. Kalau Lo suka ya tinggal bilang. Lagian Lo cewek paling beruntung yang pernah ada. Tanpa bersusah payah, di masa depan Lo bakal jadi istri gue," kata Zio.

"Gue caper? Gak akan. Percaya diri banget Lo." Zea malas meladeni sikap Zio. Dia pun hendak pergi. Namun Zio menahan tubuh Zea. Membuat Zea semakin mundur ke belakang, sampai mendekati dinding. Zio mendekatkan wajahnya ke wajah Zea. Hingga bibir mereka hanya berjarak beberapa senti.

Zio tersenyum. Tapi senyuman itu tak membuat Zea terkecoh. Zea tau Zio hanya mempermainkan dirinya. Karena dulu Zio sudah jelas mengatakan bahwa Zio tidak akan menaruh hati pada cewek jelek seperti Zea.

Melihat bibir merah alami Zea, ingin sekali rasanya Zio mencicipinya. Tanpa sadar Zio perlahan merapatkan bibir mereka. Merasakan hal itu akan terjadi, sontak Zea langsung memukul kepala Zio memakai kepalanya.

"Au," lirih Zio kesakitan, sambil memegang kepalanya. "Itu kepala atau kelapa sih? Keras banget," kesal Zio.

"Dasar mesum. Lo mau ngapain? Jangan mimpi cium bibir gue!"

"Gue gak ngapa-ngapain, Lo aja yang kegeeran dan salah paham. Siapa juga yang mau cium bibir Lo yang kekeringan itu. Makanya jadi cewek make up dikit. Dasar keong jelek," hina Zio. "Gue kenapa sih? Kok tadi gue mau nyosor duluan? Jangan sampai niat gue ketahuan. Bisa jatuh harga diri gue," batin Zio.

"Dasar kodok ngeselin," umpat Zea.

Tiba-tiba ponsel Zio berdering. Yang menelepon adalah ibunya. Zio pun langsung mengangkat panggilan ibunya.

"Ada apa, Mi?" tanya Zio to the point.

"Sayang Kamu sekarang sama Zea?" tanya Olivia.

"Iya, Mi, kenapa?"

"Kakek Kamu pingsan lagi. Dia mau Kamu dan Zea ke rumah kita sekarang."

"Apa, Mi? Iya, Mi, Zio dan Zea pulang sekarang juga."

"Oh ya Sayang, orangtua Zea juga ada di sini, kasih tau Zea."

"Iya, Mi."

"Kalian hati-hati di jalan ya?"

"Pasti, Mi," jawab Zio lagi, kemudian mengakhiri panggilan telepon.

"Kenapa Lo bawa-bawa nama gue waktu Mami Lo nelepon?" tanya Zea.

"Kakek pingsan lagi. Orangtua gue sama orangtua Lo sekarang ada di rumah gue. Mereka mau kita ke sana sekarang," jawab Zio.

"Kenapa kakek bisa pingsan lagi?" Zea terkejut.

"Mana gue tau. Ayo ikut gue kalau Lo penasaran."

"Tapi gue ke sini dibonceng sama Nina. Terus Nina gimana?"

"Biarin aja dia pulang sendiri. Gak bakal juga dia nyasar. Lo ikut naik motor gue."

"Tapi?"

"Ayo!" tarik Zio paksa. Tangan Zea langsung dia tarik mengikutinya.

Motor sport besar dengan merk mahal, berwarna merah, adalah motor terkeren yang pernah ada. Di antara siswa laki-laki SMA-SMA se Jakarta cuma Zio yang memiliki motor keren ini. Motor Zio sebelumnya juga tidak pernah di duduki wanita manapun. Zea untuk pertama kalinya menduduki motor itu dibelakang Zio.

Zio melajukan motornya dengan kecepatan diatas rata-rata, untuk membelah jalanan ibukota, agar mereka cepat sampai. Karena takut jatuh, terpaksa Zea memeluk erat pinggang Zio, membuat Zio semakin salah paham padanya.

"Hebat juga dia, memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan," batin Zio. Zio tersenyum dibalik helm nya karena Zea memeluk erat pinggangnya.

"Dasar kodok sialan, pasti dia sengaja ngebut gini. Aduh, bisa-bisa badan gue meriang. Rasanya badan gue udah masuk angin," batin Zea.

Karena mereka mengebut, akhirnya mereka tiba dengan cepat di rumah Zio.

"Zio, Lo sengaja kan ngebut gitu biar gue masuk angin?" kesal Zea.

"Tapi Lo suka kan?" jawab Zio dengan percaya diri. Zio pun langsung masuk ke dalam.

"Najis," jawab Zea kesal. Zea mengikuti langkah Zio ke dalam sambil menggerutu.

Sesampai di dalam, kekesalan Zea semakin memuncak, betapa tidak, baru saja mereka tiba, kedua orangtua mereka sudah memberitahu mereka kabar buruk, bahwa pernikahan mereka akan dipercepat menjadi minggu depan.

"Mampus, mimpi apa gue semalam bakal nikah Minggu depan sama Lo," kata Zio pada Zea di depan kakek dan orangtua mereka.

"Lo pikir gue mau nikah secepat ini sama Lo. Gue yang rugi," jawab Zea, yang juga tidak terima.

Terpopuler

Comments

范妮·廉姆

范妮·廉姆

spasi di ibu kota.

2024-10-13

0

⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛

⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛

dasar kodok sama keong...
kodok gengsinya minta ampun,, padahal mah udah kemakan omongan sendiri... wkwkwk 🤣

2024-09-23

1

⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛

⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛

🤣🤣🤣🤣🤣

2024-09-23

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 01 : Kodok dan Keong
2 Episode 02 : Pernikahan Dipercepat
3 Episode 03 : Malu Tapi Mau
4 Episode 04 : Pacar Zea
5 Episode 05 : Lo ganteng, Lo aman
6 Episode 06 : Raja Rimba
7 Episode 07 : Ciuman Pertama
8 Episode 08 : Cemburu
9 Episode 09 : Sahabat
10 Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio
11 Episode 11 : Sah
12 Episode 12 : Bocil Lucu
13 Episode 13 : Lingerie Merah
14 Episode 14 : Kerja di Malam Hari
15 Episode 15 : Perkara Di Blokir
16 Episode 16 : Rencana Study Tour
17 Episode 17 : Akting
18 Episode 18 : Pura-pura atau Nyata?"
19 Episode 19 : Zea Cemburu
20 Episode 20 : Main Band
21 Episode 21 : Tim Cheerleaders
22 Episode 22 : Tentang Ponsel
23 Episode 23 : Pernikahan Rahasia
24 Episode 24 : Kamu Yang Ku Tunggu
25 Episode 25 : Suami dan Mantan Pacar
26 Episode 26 : Insiden Di Panggung
27 Episode 27 : Juara
28 Episode 28 : : Pernyataan Cinta
29 Episode 29 : Konglomerat
30 Episode 30 : Tetap Sahabat
31 Episode 31 : Masalah Perusahaan
32 Episode 32 : Senda Gurau Di Pagi Hari
33 Episode 33 : Gosip Pagi
34 Episode 34 : Perjalanan Jauh
35 Episode 35 : Jebakan
36 Episode 36 : Selamat
37 Episode 37 : I Love You
38 Episode 38 : Berdamai
39 Episode 39 : Masalah
40 Episode 40 : Berpisah Untuk Sementara
41 Episode 41 : Kakek Meninggal
42 Episode 42 : Rahasia Pernikahan
43 Episode 43 : Saling Peduli
44 Episode 44 : Obat Lelah
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Episode 01 : Kodok dan Keong
2
Episode 02 : Pernikahan Dipercepat
3
Episode 03 : Malu Tapi Mau
4
Episode 04 : Pacar Zea
5
Episode 05 : Lo ganteng, Lo aman
6
Episode 06 : Raja Rimba
7
Episode 07 : Ciuman Pertama
8
Episode 08 : Cemburu
9
Episode 09 : Sahabat
10
Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio
11
Episode 11 : Sah
12
Episode 12 : Bocil Lucu
13
Episode 13 : Lingerie Merah
14
Episode 14 : Kerja di Malam Hari
15
Episode 15 : Perkara Di Blokir
16
Episode 16 : Rencana Study Tour
17
Episode 17 : Akting
18
Episode 18 : Pura-pura atau Nyata?"
19
Episode 19 : Zea Cemburu
20
Episode 20 : Main Band
21
Episode 21 : Tim Cheerleaders
22
Episode 22 : Tentang Ponsel
23
Episode 23 : Pernikahan Rahasia
24
Episode 24 : Kamu Yang Ku Tunggu
25
Episode 25 : Suami dan Mantan Pacar
26
Episode 26 : Insiden Di Panggung
27
Episode 27 : Juara
28
Episode 28 : : Pernyataan Cinta
29
Episode 29 : Konglomerat
30
Episode 30 : Tetap Sahabat
31
Episode 31 : Masalah Perusahaan
32
Episode 32 : Senda Gurau Di Pagi Hari
33
Episode 33 : Gosip Pagi
34
Episode 34 : Perjalanan Jauh
35
Episode 35 : Jebakan
36
Episode 36 : Selamat
37
Episode 37 : I Love You
38
Episode 38 : Berdamai
39
Episode 39 : Masalah
40
Episode 40 : Berpisah Untuk Sementara
41
Episode 41 : Kakek Meninggal
42
Episode 42 : Rahasia Pernikahan
43
Episode 43 : Saling Peduli
44
Episode 44 : Obat Lelah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!