Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio

Hari ini adalah hari pernikahan Zio dan Zea. Akad nikah akan dilangsungkan dirumah Zea. Yang undang hanya orang-orang tertentu dan kerabat dekat. Meski demikian, setelah mereka cukup umur untuk menikah secara hukum, mereka akan menikah ulang dengan resepsi yang lebih meriah. Kenapa ini dipercepat? Agar Zio dan Zea tidak bisa berhubungan dengan pria maupun wanita lain, karena mereka sudah terikat tali pernikahan secara agama.

Keluarga Zio sudah datang, mereka datang sekaligus membawa banyak hantaran pernikahan, mulai dari mobil mewah, uang mahar sebanyak 500 juta, perhiasan emas, dan keperluan khusus wanita untuk Zea.

Nina hari ini tidak sekolah, dia izin sakit padahal dia tidak sakit. Dia hadir di pernikahan Zea dan Zio.

"Zea ... Zio dan keluarganya udah datang," kata Nina, masuk ke kamar pengantin.

"OMG, Lo cantik banget," puji Nina, dia terpesona pada kecantikan temannya. Zea memang cantik, tapi sehari-hari Zea selalu berpenampilan sederhana.

"Biasa aja," jawab Zea. MUA baru selesai merias Zea. Mereka pun keluar satu persatu meninggalkan Zea dan Nina berdua dikamar.

"Zea, jangan murung dong. Nanti kecantikan Lo berkurang. Ini hari bahagia," kata Nina menyemangati Zea.

"Heri bahagia apaan? Gue nikah bukan sama cowok yang gue suka," jawab Zea tidak bersemangat.

"Zea, Lo tau apa yang lebih penting dari cinta di dunia ini?"

"Memangnya Lo tau?"

"Awalnya gue gak tau, tapi karena dulu gue sering denger bokap dan nyokap gue berantem, akhirnya gue tau. Mereka berdua berantem cuma karena satu hal. Kurang duit."

"Duit?" Zea tidak mengerti.

"Iya. Lo tau sendiri bokap gue cuma karyawan biasa, nyokap gue dosen, otomatis penghasilan nyokap gue lebih tinggi. Gara-gara itu bokap sering rendah diri, nyokap sering ngeluh. Mereka nikah karena cinta, tapi akhirnya cerai karena saling benci. Sampai sekarang nyokap gue terus mendokrin gue supaya gue di masa depan nikah sama cowok yang punya duit. Persetan dengan cinta kata nyokap gue. Ini realistis. Dan salah satu alasan Zio digilai banyak cewek di sekolah, selain karena dia ganteng dan pintar, itu karena dia kaya," jelas Nina.

"Percaya deh sama gue, selama Lo nikah sama Zio gak kekurangan duit, cinta bisa datang belakangan. Bodo amat deh Zio ngeselin atau gimanapun. Setidaknya Lo gak rugi nikah sama dia," tambah Nina.

"Kok kesannya Lo matre dan nyuruh gue jadi cewek matre?" ucap Zea.

"Itu bukan matre tapi realistis. Kita perlu duit buat memelihara cinta."

"Terserah Lo deh. Gue hari ini tetap gak terima dinikahin paksa sama orangtua gue."

Nina geleng-geleng kepala lalu menghembuskan nafas berat, karena Zea tidak mau mendengar perkataannya. Tapi ya sudahlah, toh ini hidup Zea. Dia sendiri yang menjalaninya. Suatu hari dia pasti tau apa yang terbaik untuknya.

"Zea, ayo kita keluar, Zio dan keluarganya sudah datang. Dia banyak bawa hantaran. Mobil, duit, perhiasan, semuanya," kata Nina antusias.

Zea diam tidak menjawab, tapi dia beranjak dari kamarnya, keluar bersama Nina.

Di ruang tamu, Zio sudah duduk di depan penghulu. Orangtuanya dan orangtua tua Zea juga sudah bersiap-siap. Kakek Adi Ray juga hadir. Kakek Adi hari ini sangat bahagia karena cucunya akan menikah. Dia tak henti-hentinya dari tadi memberi wejangan untuk Zio, sebagai bekal untuk Zio berumah tangga.

"Kalau boleh kakek minta, cepat beri kakek cicit, orangtua kalian juga ingin punya cucu," pesan kakek Adi diakhir nasehatnya.

"Kita lihat aja nanti kek," jawab Zio dengan senyuman yang sangat terpaksa.

"Zea, sini sayang, pernikahan kalian mau dimulai," ucap Murni, saat melihat anaknya keluar setelah selesai di rias.

Zea di dudukan ibunya di sebelah Zio. Betapa bahagianya Murni melihat putri tunggalnya akan segera menikah.

"Eh keong, kok temen Lo datang? Bukannya kita udah sepakat buat merahasiakan pernikahan ini?" kata Zio berbisik ke Zea, saat melihat Nina ada di pernikahan mereka.

"Temen gue gak ember kaya temen-temen Lo. Udah, Lo tenang aja," jawab Zea dengan ketus.

"Awas ya kalau satu sekolah tau kita menikah. Berarti Lo dan teman Lo pelakunya," ucap Zio lagi.

"Rese banget sih Lo kodok. Amit-amit tiap hari ketemu Lo. Mau muntah gue rasanya."

"Yang ada gue yang jadi korban di sini. Tiap hari dengar Lo teriak-teriak. Tau sendiri kan suara Lo bisa bikin kuping orang sakit."

Mendengar ucapan kasar Zio, Zea benar-benar menahan kekesalannya. "Oke, gue bakal pastiin dalam seminggu kuping Lo bakal copot dari telingan Lo!" balas Zea.

"Berani Lo sama gue?"

"Iya, gue berani."

"Mau Lo jadi istri durhaka?"

"Gua gak bakal jadi istri durhaka, karena gue gak nganggep Lo suami, paham?"

"Oh, gitu? Bakal gue pastiin ke Lo, kalau Lo akan jadi istri gue sesungguhnya, liat aja nanti malam," jawab Zio dengan tersenyum penuh arti. "Dengan begitu, Lo bakal jadi istri durhaka kalau Lo berani melawan gue," lanjut Zio lagi.

"Maksudnya?"

Terpopuler

Comments

Nurwana

Nurwana

mudah mudahan visual zea adalah cut Sifa.

2025-04-02

0

fsf

fsf

emang bener apa kata Nina ngak ada fulus semua ngak mulus 😄😄

2024-10-21

0

范妮·廉姆

范妮·廉姆

ak tau ap it hahaha

2024-10-13

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 01 : Kodok dan Keong
2 Episode 02 : Pernikahan Dipercepat
3 Episode 03 : Malu Tapi Mau
4 Episode 04 : Pacar Zea
5 Episode 05 : Lo ganteng, Lo aman
6 Episode 06 : Raja Rimba
7 Episode 07 : Ciuman Pertama
8 Episode 08 : Cemburu
9 Episode 09 : Sahabat
10 Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio
11 Episode 11 : Sah
12 Episode 12 : Bocil Lucu
13 Episode 13 : Lingerie Merah
14 Episode 14 : Kerja di Malam Hari
15 Episode 15 : Perkara Di Blokir
16 Episode 16 : Rencana Study Tour
17 Episode 17 : Akting
18 Episode 18 : Pura-pura atau Nyata?"
19 Episode 19 : Zea Cemburu
20 Episode 20 : Main Band
21 Episode 21 : Tim Cheerleaders
22 Episode 22 : Tentang Ponsel
23 Episode 23 : Pernikahan Rahasia
24 Episode 24 : Kamu Yang Ku Tunggu
25 Episode 25 : Suami dan Mantan Pacar
26 Episode 26 : Insiden Di Panggung
27 Episode 27 : Juara
28 Episode 28 : : Pernyataan Cinta
29 Episode 29 : Konglomerat
30 Episode 30 : Tetap Sahabat
31 Episode 31 : Masalah Perusahaan
32 Episode 32 : Senda Gurau Di Pagi Hari
33 Episode 33 : Gosip Pagi
34 Episode 34 : Perjalanan Jauh
35 Episode 35 : Jebakan
36 Episode 36 : Selamat
37 Episode 37 : I Love You
38 Episode 38 : Berdamai
39 Episode 39 : Masalah
40 Episode 40 : Berpisah Untuk Sementara
41 Episode 41 : Kakek Meninggal
42 Episode 42 : Rahasia Pernikahan
43 Episode 43 : Saling Peduli
44 Episode 44 : Obat Lelah
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Episode 01 : Kodok dan Keong
2
Episode 02 : Pernikahan Dipercepat
3
Episode 03 : Malu Tapi Mau
4
Episode 04 : Pacar Zea
5
Episode 05 : Lo ganteng, Lo aman
6
Episode 06 : Raja Rimba
7
Episode 07 : Ciuman Pertama
8
Episode 08 : Cemburu
9
Episode 09 : Sahabat
10
Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio
11
Episode 11 : Sah
12
Episode 12 : Bocil Lucu
13
Episode 13 : Lingerie Merah
14
Episode 14 : Kerja di Malam Hari
15
Episode 15 : Perkara Di Blokir
16
Episode 16 : Rencana Study Tour
17
Episode 17 : Akting
18
Episode 18 : Pura-pura atau Nyata?"
19
Episode 19 : Zea Cemburu
20
Episode 20 : Main Band
21
Episode 21 : Tim Cheerleaders
22
Episode 22 : Tentang Ponsel
23
Episode 23 : Pernikahan Rahasia
24
Episode 24 : Kamu Yang Ku Tunggu
25
Episode 25 : Suami dan Mantan Pacar
26
Episode 26 : Insiden Di Panggung
27
Episode 27 : Juara
28
Episode 28 : : Pernyataan Cinta
29
Episode 29 : Konglomerat
30
Episode 30 : Tetap Sahabat
31
Episode 31 : Masalah Perusahaan
32
Episode 32 : Senda Gurau Di Pagi Hari
33
Episode 33 : Gosip Pagi
34
Episode 34 : Perjalanan Jauh
35
Episode 35 : Jebakan
36
Episode 36 : Selamat
37
Episode 37 : I Love You
38
Episode 38 : Berdamai
39
Episode 39 : Masalah
40
Episode 40 : Berpisah Untuk Sementara
41
Episode 41 : Kakek Meninggal
42
Episode 42 : Rahasia Pernikahan
43
Episode 43 : Saling Peduli
44
Episode 44 : Obat Lelah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!