Episode 17 : Akting

Murni masuk ke dalam setelah mengomeli putrinya. Di kamar, dia mengambil ponselnya, menelepon kakek Adi. Setelah telepon tersambung, kakek Adi langsung mengangkatnya.

"Hallo Om Ray," ucap Murni.

"Murni, ada apa? Tumben pagi-pagi menelepon?" tanya Adi dari seberang telepon.

"Zio dan Zea masih malu-malu kucing Om Ray. Kalau gini caranya bagaimana mereka cepat punya anak. Hubungan mereka juga tampaknya kurang baik." Murni mengadu.

"Gawat kalau begitu."

"Om Ray, Murni perlu bantuan Om. Om tau sendiri Zio dan Zea sayang sama Om."

"Apa yang harus ku bantu. Aku siap melakukannya. Agar aku cepat ketemu cicitku."

"Om harus pura-pura sakit parah. Om gunakan saja penyakit jantung Om. Bilang pada mereka untuk segera punya anak, baru Om bersedia operasi."

"Oke, oke, tenang, Om pandai berakting.".

"Makasih ya Om."

"Sama-sama." Panggilan telepon berakhir.

"Papa teleponan sama siapa?" tanya Rangga.

"Besanmu. Rangga, kata Murni hubungan Zea dan Zio kurang baik. Jika ini dibiarkan, mereka bisa cerai. Pokoknya kita harus bantu mereka akrab," kata Adi pada anaknya.

"Lalu apa yang harus kita lakukan, Pa?" tanya Rangga balik.

"Ini semua usul Murni. Papa akan pura-pura pingsan lagi. Dokter datang dan bilang penyakit jantung Papa sangat parah dan harus dioperasi. Papa menolak operasi karena dokter tidak bisa menjamin keselamatan Papa setelah operasi, tapi operasi itu harus dilakukan, jika tidak papa akan cepat mati. Nah, Zio dan Zea pasti mendorong Papa untuk cepat operasi, di situ Papa akan membuat syarat. Bagaimana menurutmu?" tanya Adi.

"Ide yang bagus, Pa. Ayo kita mulai, Pa." Rangga setuju.

***

"Zea, mana baju gue?!" teriak Zio.

"Kaya bocah aja sih Lo gak bisa cari baju sendiri?" sahut Zea, yang baru datang ke kamar.

"Gue kedinginan habis mandi. Masa gue seharian harus pakai handuk gini? Gue perlu pasang baju. Lo kan udah gue gajih untuk menyediakan semua keperluan gue. Layani gue dong dengan baik."

"Lo gak bisa cari baju sendiri?"

"Enggak, dulu pembantu yang nyiapin buat gue. Gue tinggal pasang."

"Ih, ngeselin banget. Dasar anak manja."

"Terserah Lo mau bilang gue anak manja atau apa. Lo tau sendiri gue Alzio Ray, sejak kecil gue terbiasa hidup bagai pangeran. Itu resiko Lo nikah sama pangeran kaya seperti gue," jawab Zio dengan bangga.

"Nyesel gue nikah sama Lo. Setiap hari gue harus jadi babu."

"Kalau Lo gak mau, balikin kartu itu. Terus gue tinggal cari babu yang lain."

"Kartu yang udah di beri gak boleh diminta lagi. Ya udah tunggu sebentar, gue siapin semua keperluan Lo. Baru kali ini gue ketemu cowok manja kaya Lo. Apes banget sih hidup gue."

Zea akhirnya mau menyiapkan pakaian untuk Zio walau sambil menggerutu. Zio tersenyum samar melihat Zea mencarikan pakaian untuknya. "Zea, Zea, rame banget sih hidup gue. Padahal gue boong. Gue sengaja aja pengen dimanja sama Lo. Jadi gini ya rasanya punya istri, semua keperluan gue bakal disiapin sama Zea," batin Zio, senang.

"Nih, ada lagi?" Zea menyodorkan pakaian untuk Zio.

"Gak ada. Gue pasang baju dulu. Lo masih di sini? Atau mau liat gue ganti pakaian?"

"Ogah, gak ada yang bisa diliat juga dari badan Lo," tolak Zea.

"Yakin?" tanya Zio, sedikit menggoda. Zio tanpa aba-aba langsung menarik pinggang Zea, masuk ke pelukannya. Zio memeluk Zea dengan erat dan menatap wajahnya dengan senyuman. Zea terkejut atas apa yang Zio lakukan.

"Lepasin gue, Lo mau apa?" ucap Zea. Melihat senyum tampan Zio, membuat Zea terpana. Tangan Zea tanpa sadar meraba badan Zio sedikit demi sedikit. "Wow," batin Zea. Takjub karena badan Zio cukup sispex.

"Gimana, bagus kan badan gue?" tanya Zio ulang.

Mendengar pertanyaan Zio membuat Zea langsung sadar. "Lepasin! Apaan sih!" Zea langsung menjauh.

"Udah puas merabanya?" goda Zio.

"Siapa yang meraba badan Lo. Lo yang narik gue, jadinya gak sengaja kepegang," jawab Zea, ngeles.

"Masa?" goda Zio lagi.

"Cepetan sana ganti baju!" jawab Zea, mengalihkan pembicaraan. Zea kemudian berbalik, dia tidak mau melihat Zio berganti pakaian.

Namun, tiba-tiba saja jantung Zea berdetak kencang. Pipinya memerah semerah tomat. Zea memegang dadanya. Suara debaran jantung Zea benar-benar hebat.

"Kok gue gini? Gue kenapa?" batin Zea.

Ponsel Zio berdering. Mendengar ponselnya berdering, Zio langsung berjalan menuju sofa, kemudian meraih ponselnya di atas meja. Zio melihat dilayar, kakeknya lah yang menelepon.

"Iya, kek?" jawab Zio.

"Ini Papa, Zio. Kakek kamu pingsan lagi. Kami sudah menelpon dokter Aryan. Dokter Aryan akan datang ke sini. Kamu dan Zea juga ke sini, ya?" kata Rangga, berakting.

"Iya, Pa, aku dan Zea ke sana sekarang." Telepon pun di tutup.

"Siapa yang telepon? Kok Lo panik gitu?" tanya Zea, yang sudah berbalik badan sejak tadi.

"Kakek pingsan lagi. Ayo kita ke rumah orangtua gue sekarang." Zio cepat-cepat memasang pakaiannya. Dia cemas dan khawatir pada kakeknya. Tak bisa di dustai, dia sangat menyayangi kakek Adi. Terlebih saat ayah dan ibunya sibuk bekerja mengurus perusahaan, Zio kecil lebih banyak bermain dengan kakeknya.

Terpopuler

Comments

Mrs.Riozelino Fernandez

Mrs.Riozelino Fernandez

laaaah besanan ternyata kerjasama 😆

2024-09-28

0

⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛

⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛

waduuhhh,, penyakit jangan dibawa becanda dong mom,, ini grandpa juga ikut"an...

2024-09-28

1

yuning

yuning

siapkan siapkan 😁

2024-09-28

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 01 : Kodok dan Keong
2 Episode 02 : Pernikahan Dipercepat
3 Episode 03 : Malu Tapi Mau
4 Episode 04 : Pacar Zea
5 Episode 05 : Lo ganteng, Lo aman
6 Episode 06 : Raja Rimba
7 Episode 07 : Ciuman Pertama
8 Episode 08 : Cemburu
9 Episode 09 : Sahabat
10 Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio
11 Episode 11 : Sah
12 Episode 12 : Bocil Lucu
13 Episode 13 : Lingerie Merah
14 Episode 14 : Kerja di Malam Hari
15 Episode 15 : Perkara Di Blokir
16 Episode 16 : Rencana Study Tour
17 Episode 17 : Akting
18 Episode 18 : Pura-pura atau Nyata?"
19 Episode 19 : Zea Cemburu
20 Episode 20 : Main Band
21 Episode 21 : Tim Cheerleaders
22 Episode 22 : Tentang Ponsel
23 Episode 23 : Pernikahan Rahasia
24 Episode 24 : Kamu Yang Ku Tunggu
25 Episode 25 : Suami dan Mantan Pacar
26 Episode 26 : Insiden Di Panggung
27 Episode 27 : Juara
28 Episode 28 : : Pernyataan Cinta
29 Episode 29 : Konglomerat
30 Episode 30 : Tetap Sahabat
31 Episode 31 : Masalah Perusahaan
32 Episode 32 : Senda Gurau Di Pagi Hari
33 Episode 33 : Gosip Pagi
34 Episode 34 : Perjalanan Jauh
35 Episode 35 : Jebakan
36 Episode 36 : Selamat
37 Episode 37 : I Love You
38 Episode 38 : Berdamai
39 Episode 39 : Masalah
40 Episode 40 : Berpisah Untuk Sementara
41 Episode 41 : Kakek Meninggal
42 Episode 42 : Rahasia Pernikahan
43 Episode 43 : Saling Peduli
44 Episode 44 : Obat Lelah
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Episode 01 : Kodok dan Keong
2
Episode 02 : Pernikahan Dipercepat
3
Episode 03 : Malu Tapi Mau
4
Episode 04 : Pacar Zea
5
Episode 05 : Lo ganteng, Lo aman
6
Episode 06 : Raja Rimba
7
Episode 07 : Ciuman Pertama
8
Episode 08 : Cemburu
9
Episode 09 : Sahabat
10
Episode 10 : Hari Pernikahan Zea dan Zio
11
Episode 11 : Sah
12
Episode 12 : Bocil Lucu
13
Episode 13 : Lingerie Merah
14
Episode 14 : Kerja di Malam Hari
15
Episode 15 : Perkara Di Blokir
16
Episode 16 : Rencana Study Tour
17
Episode 17 : Akting
18
Episode 18 : Pura-pura atau Nyata?"
19
Episode 19 : Zea Cemburu
20
Episode 20 : Main Band
21
Episode 21 : Tim Cheerleaders
22
Episode 22 : Tentang Ponsel
23
Episode 23 : Pernikahan Rahasia
24
Episode 24 : Kamu Yang Ku Tunggu
25
Episode 25 : Suami dan Mantan Pacar
26
Episode 26 : Insiden Di Panggung
27
Episode 27 : Juara
28
Episode 28 : : Pernyataan Cinta
29
Episode 29 : Konglomerat
30
Episode 30 : Tetap Sahabat
31
Episode 31 : Masalah Perusahaan
32
Episode 32 : Senda Gurau Di Pagi Hari
33
Episode 33 : Gosip Pagi
34
Episode 34 : Perjalanan Jauh
35
Episode 35 : Jebakan
36
Episode 36 : Selamat
37
Episode 37 : I Love You
38
Episode 38 : Berdamai
39
Episode 39 : Masalah
40
Episode 40 : Berpisah Untuk Sementara
41
Episode 41 : Kakek Meninggal
42
Episode 42 : Rahasia Pernikahan
43
Episode 43 : Saling Peduli
44
Episode 44 : Obat Lelah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!