bab 16 (anak yang malang)

Happy Reading

*

*

*

Setelah berjalan cukup lama, shaqueena pun sampai di desa dumi, ia melihat sekitar pemandangan desa ini sangat asri.

Rumah mereka terbuat dari kayu dan batu, sangat indah, di depan rumah mereka di tumbuhi bunga bunga yang menyejukan mata.

Dan setelah menelisik lebih, banyak dari warga juga memiliki ternak, seperti sapi, domba dan berbagai macam unggas.

di depan sana ada sebuah pasar kecil, sepertinya khusus untuk para penduduk desa dumi, karna kebanyakan mereka menjual sayur, dan buah, tapi ada juga benda lain seperti ikan, daging dan pernak-pernik anak.

"Nak seperti nya kamu bukan penduduk desa kami, kemana tujuan mu, apakah jauh? " tanya seseorang pada shaqueena.

Shaqueena menatap orang itu, ternyata seorang kakek tua, ia tersenyum pada shaqueena.

"Ah benar kek, saya bukan penduduk desa, tujuan saya menuju ibukota. " jawab shaqueena lembut.

"Kamu sangat cantik, walaupun memakai cadar, apakah kamu membutuhkan kuda, kebetulan kakek ingin menjual kuda. " tanya si kakek.

"Ah saya memang butuh, tapi saya tidak memiliki uang. " ucap shaqueena sedih.

"Tidak apa2, tukar kan saja dengan apa yang kamu ingin tukarkan. " jawab si kakek.

Shaqueena pun tersenyum ia mengambil tanaman langka bernama middles red, sebuah tanaman obat yang memiliki banyak khasiat, di salam saku celana nya.

"Saya hanya memiliki ini kek. " kata shaqueena menyerahkan tanaman itu pada sang kakek.

"Nak ini tanaman langka, di mana kamu mendapatkan nya. " tanya sang kakek dengan tersenyum, lalu mengambil tanaman itu dari tangan shaqueena.

"Saya mendapatkan nya dari hutan foresta kek. " ucap shaqueena tersenyum.

"Ah hutan foresta, terimakasih nak ini sangat berharga, mari saya antar menuju kandang kuda nya. " ucap sang kakek berjalan menuju sebuah rumah kecil, dengan kandang kuda di belakang rumah nya.

"Kamu pasti sangat kuat nak, hingga dapat menembus lapisan hutan foresta. " kata sang kakek.

Shaqueena hanya tersenyum menanggapinya, ia melihat kuda yang terlihat sakit di dalam kandang, kuda itu sangat gagah berwarna putih bersih.

"Apakah kudanya sedang sakit kek. " tanya shaqueena sambil mendekati kuda yang terlihat murung itu.

"Benar nak, kuda nya tidak mau makan dan tidur selama beberapa hari ini. " jawab sang kakek, dengan nada khawatir.

Shaqueena yang mendengar itu pun merapalkan matra penyembuhan, sebuah cahaya muncul di telapak tangan nya dan mengucapkan telapak tangan itu pada kepala kuda itu.

Dengan perlahan cahaya itu menghilang, dengan kuda yang terlihat kembali segar dan aktif, kuda itu bersuara dan mendusel manja kepala nya pada tangan shaqueena, seolah mengucapkan terimakasih.

"Wah nak kamu bisa menggunakan mantra penyembuhan, kamu sangat hebat. " ucap sang kakek.

"Nak apakah kakek bisa meminta bantuan mu, istri kakek menderita penyakit aneh sejak satu bulan yang lalu, para tabib di desa dumi pun sudah angkat tangan. " kata sang kakek murung.

"Baiklah mari kita lihat neneknya kek. " jawab shaqueena.

Mereka pun masuk ke dalam rumah kayu yang minimalis itu, di dalam rumah itu sangat sederhana itu.

terdapat tungku untuk membuat tanaman herbal , meja kecil dan dua buah kursi yang terbuat dari bambu.

Mereka memasuki sebuah ruangan yang shaqueena yakini adalah sebuah kamar, terdapat seorang perempuan tua yang terbaring lemah di sana, shaqueena mendekati nenek itu dan memegang dahi sang Nenek.

Merapalkan matra penyembuhan shaqueena pun mencoba fokus, ah ternyata ada sebuah racun yang mengendap di ulu hati sang nenek, shaqueena pun menghentikan mantra nya, dan menatap sang kakek.

"Kek, ternyata di tubuh nenek memiliki racun, dan racun itu mengendap di ulu hatinya, racun jenis ini sangat sulit terdeteksi, karna sifatnya yang seperti air. " kata shaqueena.

Shaqueena mengambil pil penyembuhan yang ia buat bersama dewi Aphrodite, di kantong celana nya, pil itu ia masukan ke mulut sang nenek.

Menunggu beberapa saat, sang nenek pun bangun dan terbatuk hebat, batuk itu mengeluarkan darah yang mengental berwarna hijau tua, itu adalah racun nya.

"Racun dalam tubuh nenek sudah keluar, sekarang hanya perlu istirahat dengan cukup dan minum pil ini selama tiga hari kedepan." ucap shaqueena menyerah pil penyembahan itu pada sang kakek.

"Nak Terima kasih banyak, karena terlah menyembuhkan istri kakek, sebagai hadiah ini kakek berikan pada mu nak. " ucap sang kakek senang memberikan bungkusan kepada shaqueena.

"Tidak perlu repot2 kek, tapi jika memaksa aku akan mengambilnya. " ucap shaqueena terkekeh geli.

"Haha tentu nak kakek memaksa. " ucap sang kakek tersenyum.

Shaqueena pun di jamu makan di rumah sang kakek, dengan sayur dan buah-buahan segar, setelah itu shaqueena ijin pamit pada sang kakek.

untuk melanjutkan perjalanannya menuju ibukota dengan kuda yang sudah ia beli tadi.

"Nak hati di jalan, ini bekal untuk mu di perjalanan. " ucap sang kakek.

sambil menyerah kan buah-buahan segar di dalan sebuah kantung pada shaqueena.

"Terima kasih kek, aku pamit dulu, jika ada kesempatan aku akan mampir kembali ke sini, menemui mu dan nenek, aku pamit. " kata shaqueena, melajukan kuda nya menuju ibukota.

Sang kakek memandangi shaqueena dengan tatapan tidak bisa di jelaskan.

"Kamu anak baik nak, aura mu sangat pekat, kuat dan anggun secara bersama an kamu akan menjadi sosok luar biasa di masa depan nanti. " ucap sang kakek.

***

Shaqueena menunggangi kuda nya, mereka sekarang berada di jalan setapak di antara bukit.

mereka telah menempuh jalan selama 3 jam-an lebih mereka telah beristrikan tadi, dan memakan buah-buahan segar yang kakek berikan tadi.

Setelah melewati bukit shaqueena melihat sebuah pantai dengan pemandangan laut lepas mereka berhenti sejenak di tepi pantai itu.

untuk meminum air yang ada di dekat pantai itu, air itu adalah air telaga karna terlihat lebih murni dan bersih juga tidak asin.

"Air di sini sangat segar~" ucap shaqueena, setelah meminum air di sana.

Krusuk

Krusuk

Byur

Shaqueena kaget melihat sesuatu yang tercebur ke dalam air  seperti nya itu orang, dan dapat shaqueena lihat orang itu kesusahan untuk kembali ke daratan.

Shaqueena pun berlari menuju sisi pantai yang lain, tempat orang itu mulai tenggelam, ternyata itu seorang anak kecil, ia terlihat tidak bisa berenang.

Shaqueena pun menyeburkan dirinya ke dalam air, ia menyelamatkan anak itu dengan cepat, anak itu terlihat lemas dan meminum banyak air laut.

Mereka pun berenang ke tepi pantai, dengan shaqueena yang menyeret tubuh mungil anak itu, setelah sampai ke daratan.

shaqueena pun membaringkan anak itu di pasir, merapalkan mantra penyembuhan, dan menyalurkan sedikit energi pada anak itu.

Uhuk

Uhuk

Tak lama terdengar batuk dari anak itu, shaqueena membantu mendudukkan anak itu, saat melihat pergerakan anak itu yang mencoba untuk duduk.

"Siapa nama mu?, dan kenapa kamu bisa terjatuh ke dalam air? " tanya shaqueena pada anak itu.

"Nama ku villo kak, aku berasal dari desa tami. " jawab villo.

"Desa tami, bukankah seharusnya kamu bisa berenang bukan??" kata Shaqueena.

Bukan karna apa, yang shaqueena tau mayoritas penduduk desa tami, adalah para elementer wasser.

pemilik elemen air, dan tidak asing dengan yang namanya air, juga desa tami terletak agak jauh dari tempat villo tenggelam.

***

Terpopuler

Comments

Yulia Setiani

Yulia Setiani

gak tau juga kita lihat nanti yaa

2024-09-10

0

Anahda Comeel

Anahda Comeel

kenapa gak di taruk di dalam ruangnya aja itu pega susnya sama anak beruangnya itu💪🔥

2024-09-09

2

Tiara Bella

Tiara Bella

lanjut .....

2024-09-07

2

lihat semua
Episodes
1 bab 1 ( suara asing)
2 bab 2 (bertemu seseorang)
3 bab 3 (mencintai mu)
4 bab 4 (dimana?)
5 bab 5 (dunia Baru)
6 bab 6 (mencari tau)
7 bab 7 (merindukan sosok dia)
8 bab 8 (membangkitkan Mana)
9 bab 9 (bertemu ayah dan bunda)
10 bab 10 (kisah sangat iblish)
11 bab 11 (mengajar sang ramalan)
12 bab 12 (penyerangan diam-diam)
13 bab 13 (memutuskan untuk ke ibukota)
14 bab 14 (tempat tinggal para iblish)
15 bab 15 (desa Dumi)
16 bab 16 (anak yang malang)
17 bab 17 (membantu melepaskan mana yang tersegel)
18 bab 18 ( desa Tumy)
19 bab 19 (sampai di ibu kota)
20 bab 20 (tempat lelang, vietato)
21 bab 21 (bertemu kembali dengan tuan Ar)
22 bab 22 (menolong anak kecil)
23 bab 23 (aku menemukan kalian)
24 bab 24 (sihir ilusi)
25 bab 25 (pertemuan pertama setelah 11 tahun)
26 bab 26 ( mana yang melemah)
27 bab 27 (sama-sama terluka)
28 bab 28 (memburu para penculik)
29 bab 29 (apakah kamu dewi)
30 bab 30 (bertemu pangeran adelio)
31 bab 31 ( melawan murid academy)
32 bab 32 (kembali pada keluarga)
33 bab 33 ( tanda lahir istimewa)
34 bab 34 (di larang memberi tau kebenaran)
35 bab 35 (mana yang tidak stabil)
36 bab 36 (First kiss)
37 bab 37 ( bercerita tentang academy)
38 bab 38 (persiapan pesta debut)
39 bab 39 ( tanding pedang dengan tangan kanan Duke)
40 bab 40 (pertarungan yang menyenangkan)
41 bab 41 (berkunjung ke dalam kalung ruang)
42 bab 42 (rencana pertama shaqueena)
43 bab 43 (gantungan kunci naga)
44 bab 44 ( memberikan hadiah)
45 bab 45 (makan bersama)
46 bab 46 (hari pesta tiba)
47 bab 47 ( pangeran Adelio Te Avalon)
48 bab 48 (kenapa tidak datang)
49 bab 49 (mari bertemu dengan identitas sesungguhnya)
50 pengumuman
51 bab 50 ( hadiah dari ayah)
52 bab 51 (Ending)?
Episodes

Updated 52 Episodes

1
bab 1 ( suara asing)
2
bab 2 (bertemu seseorang)
3
bab 3 (mencintai mu)
4
bab 4 (dimana?)
5
bab 5 (dunia Baru)
6
bab 6 (mencari tau)
7
bab 7 (merindukan sosok dia)
8
bab 8 (membangkitkan Mana)
9
bab 9 (bertemu ayah dan bunda)
10
bab 10 (kisah sangat iblish)
11
bab 11 (mengajar sang ramalan)
12
bab 12 (penyerangan diam-diam)
13
bab 13 (memutuskan untuk ke ibukota)
14
bab 14 (tempat tinggal para iblish)
15
bab 15 (desa Dumi)
16
bab 16 (anak yang malang)
17
bab 17 (membantu melepaskan mana yang tersegel)
18
bab 18 ( desa Tumy)
19
bab 19 (sampai di ibu kota)
20
bab 20 (tempat lelang, vietato)
21
bab 21 (bertemu kembali dengan tuan Ar)
22
bab 22 (menolong anak kecil)
23
bab 23 (aku menemukan kalian)
24
bab 24 (sihir ilusi)
25
bab 25 (pertemuan pertama setelah 11 tahun)
26
bab 26 ( mana yang melemah)
27
bab 27 (sama-sama terluka)
28
bab 28 (memburu para penculik)
29
bab 29 (apakah kamu dewi)
30
bab 30 (bertemu pangeran adelio)
31
bab 31 ( melawan murid academy)
32
bab 32 (kembali pada keluarga)
33
bab 33 ( tanda lahir istimewa)
34
bab 34 (di larang memberi tau kebenaran)
35
bab 35 (mana yang tidak stabil)
36
bab 36 (First kiss)
37
bab 37 ( bercerita tentang academy)
38
bab 38 (persiapan pesta debut)
39
bab 39 ( tanding pedang dengan tangan kanan Duke)
40
bab 40 (pertarungan yang menyenangkan)
41
bab 41 (berkunjung ke dalam kalung ruang)
42
bab 42 (rencana pertama shaqueena)
43
bab 43 (gantungan kunci naga)
44
bab 44 ( memberikan hadiah)
45
bab 45 (makan bersama)
46
bab 46 (hari pesta tiba)
47
bab 47 ( pangeran Adelio Te Avalon)
48
bab 48 (kenapa tidak datang)
49
bab 49 (mari bertemu dengan identitas sesungguhnya)
50
pengumuman
51
bab 50 ( hadiah dari ayah)
52
bab 51 (Ending)?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!